Save Him

Save Him

last update最終更新日 : 2022-05-15
作家:  Val Sims完了
言語: English
goodnovel16goodnovel
10
27 評価. 27 レビュー
214チャプター
102.9Kビュー
読む
本棚に追加

共有:  

報告
あらすじ
カタログ
コードをスキャンしてアプリで読む

概要

CEO

Revenge

Independent

Third-Person POV

Misunderstanding

Adventurous

Forbidden Love

Rebel

Mystery

Natalie Taylor has one goal when she signs up as a companion at Dreams: to make a shit ton of money and get out fast. She's not looking for adventure or hoping for love and romance. But days into her moonlighting job, her quiet determination is shaken when she confronts her biggest problem yet—Levi Van Holt, heir to a mega-billion hotel chain and CEO of a gaming startup. Levi is everything she wants in a man. Gorgeous, wealthy and generous to boot. There's just one problem. He's her new boss... Harbouring a dark secret and nursing wounds from his past, Levi has one rule and one rule only for his companion: no falling in love. But with his desires continually tested, the more time he spends with Natalie, it doesn't take long for both their lives, real and secret, to converge, the lines between illusion and reality begin to blur, and the temptation to break his only rule becomes harder to resist. © 2022 Val Sims. All rights reserved. No part of this novel may be reproduced, distributed, or transmitted in any form or by any means, including photocopying, recording, or other electronic or mechanical methods, without the prior written permission of the author and publishers.

もっと見る

第1話

1|Her Only Reason

“Ya ampun! Kalau sampai aku terlambat, habislah aku...!”

Langkah kaki Jenn menggema di sepanjang koridor marmer putih itu, sepatu pelayan yang sederhana memantulkan suara terburu-buru.

Di tangannya, tergenggam erat sebuah buket bunga mawar putih yang dihiasi pita satin, bunga yang akan segera dibawa ke calon Nyonya rumahnya yang akan melangkah ke altar dalam waktu kurang dari dua puluh menit lagi.

Keringat dingin itu mengalir di pelipis Jenn.

Ini adalah hari besar, bukan hanya untuk keluarga bangsawan tersohor tempatnya bekerja, tetapi juga bagi dirinya yang diberi tanggung jawab besar.

Namun, tepat di tikungan lorong menuju kamar pengantin, kejadian tidak terduga menghentikan langkah kaki cepatnya.

Brukkk!

“Ya ampun... Akhhh!” Jenn menjerit pelan. Tubuhnya terdorong mundur dan jatuh terduduk di lantai berlapis karpet merah tua. Buket bunga terlempar dari tangannya, mendarat dengan suara lembut di atas lantai, beberapa kelopak mawar terlepas dari tangkainya.

Di hadapannya, berdiri seorang wanita yang wajahnya hampir seluruhnya tertutupi oleh masker satin berwarna gading. Hanya mata tajamnya yang terlihat, memancarkan keterkejutan yang sama seperti yang Jenn rasakan saat itu. Gaunnya anggun, namun nampak asing, tidak seperti tamu undangan yang Jenn kenali.

“Anda...” gumam Jenn sambil menatap wanita itu, mencoba untuk mengenali.

Namun wanita itu tidak mengatakan sepatah kata pun. Ia segera berbalik, langkahnya cepat dan tergesa, menghilang di balik lengkungan koridor seolah tidak peduli apa yang baru saja terjadi.

Jenn hanya bisa menghela napas panjang, menahan rasa jengkel yang muncul. Ia bangkit perlahan, memungut buket bunga yang terlihat sedikit rusak.

“Untung saja hanya sedikit,” bisiknya, berusaha memperbaiki susunan bunga sebisanya.

Ia pun bergegas melanjutkan langkah kakinya.

Begitu sampai di ruangan yang dituju, Jenn mengetuk pintu kamar itu beberapa kali, nadanya semakin cepat.

“Nona Cassandra? Ini saya, Jenn. Saya membawa buketnya,” panggilnya sambil melirik jam kecil di pergelangan tangannya. Waktu terus berdetak, semakin mendekati dimulainya upacara.

Tidak ada jawaban dari dalam.

Jenn menelan ludah, lalu memberanikan diri untuk memutar kenop pintu.

Pintu itu terbuka perlahan dengan suara derit yang halus.

Ruangan di dalamnya tampak sunyi, diterangi lembut oleh cahaya matahari sore yang menyusup melalui tirai tipis di ujung ruangan.

“Nona Cassandra?” panggilnya lagi dengan suara lebih pelan, hampir seperti bisikan.

Namun yang menyambutnya hanya keheningan.

Tatapan Jenn langsung tertuju pada gaun putih yang tergantung rapi di sandaran kursi meja rias. Gaun itu seharusnya telah dikenakan saat ini, bukan tergeletak begitu saja seperti belum tersentuh sama sekali.

Jemarinya mengepal di sisi tubuh saat ia melangkah masuk, matanya terus menyapu seluruh ruangan. “Nona Cassandra...?”

Sepatu kaca terletak di bawah kursi, masih dalam kotak beludru silver. Meja rias dipenuhi perlengkapan rias wajah, namun cermin di atasnya tidak memantulkan siapa-siapa.

Jenn melangkah ke kamar mandi kecil di sudut, menahan napas saat mendorong pintunya perlahan. Masih nihil.

“Ini… tidak mungkin,” gumamnya, kini mulai panik.

“Waduh! Ke mana Nona Cassandra?” bisik Jenn, jantungnya mulai berdetak lebih cepat. Ini bukan hanya soal pernikahan yang hampir batal, ini adalah kepergian mendadak yang jelas tidak masuk akal.

Dan entah mengapa, bayangan wanita bermasker tadi kembali muncul di benaknya, tatapan mata itu tergesa-gesa seakan sedang kabur dari sesuatu dan situasi.

“Apa tadi itu Nona Cassandra?”

Jenn memandangi buket bunga yang masih digenggamnya. “Aku harus menemui Nyonya Farah. Aku harus memberi tahu kalau Nona Casandra menghilang.”

Dengan terburu-buru, ia meraih kenop pintu.

Namun, pintu itu bergerak cepat, dibuka dari luar.

Klik...

Pintu terbuka perlahan dari luar, dan cahaya dari koridor menyinari sosok yang berdiri di ambangnya.

Itu bukan Cassandra.

Itu Tuan Javier.

Pria itu mengenakan setelan formal berwarna abu gelap, dasi masih tergantung longgar di lehernya, seperti belum sempat dirapikan dengan benar.

Dahi dan pelipisnya tampak berkeringat, dan sorot matanya tajam, campuran antara bingung, cemas, dan marah.

“Kau?” suaranya rendah namun mengandung tekanan. “Apa yang kau lakukan di sini? Cassandra sudah siap? Dia di mana?”

Jenn menelan ludah. “T-Tuan… saya… saya tidak menemukan Nona Cassandra di dalam. Saya sudah ketuk pintu tadi, tidak ada jawaban. Saat saya masuk, ruangan ini sudah kosong.”

Javier menatapnya lekat-lekat, lalu melangkah masuk dengan cepat, pandangannya menyapu seluruh ruang kamar.

“Apa kata mu barusan? Kosong?” gumamnya, lebih kepada dirinya sendiri. Matanya berhenti di atas gaun pengantin yang masih tergeletak rapi di kursi.

Ia mendekatinya, menyentuh ujung renda gaun itu dengan ujung jarinya, seolah mencoba meyakinkan diri bahwa ini adalah nyata.

“Kamar mandi, sudah mencarinya?” tanyanya singkat.

“Sudah saya periksa. Tidak ada siapa-siapa di kamar ini.”

Javier meraih gaun pengantin itu, meremas dengan cengkraman yang kuat penuh amarah. “Sialan. Dia sedang mempermainkan ku. Baiklah jika kau maunya seperti ini, akan ku ikuti permainanmu, Cassandra.”

Javier menghela napas dalam, lalu menatap Jenn dengan sorot mata tajam yang membuat gadis itu refleks menunduk menahan ngeri.

Namun saat pria itu berbicara lagi, suaranya terdengar lebih rendah nadanya, namun lebih menakutkan pada tekanannya.

“Siapa namamu?” tanya Javier.

“... Jenn, Tuan.”

Javier menyodorkan gaun itu kepada Jenn. “Pakai ini. Cepat!”

Jenn melotot kaget. “Hah...?”

もっと見る
次へ
ダウンロード

最新チャプター

続きを読む

読者の皆様へ

Welcome to GoodNovel world of fiction. If you like this novel, or you are an idealist hoping to explore a perfect world, and also want to become an original novel author online to increase income, you can join our family to read or create various types of books, such as romance novel, epic reading, werewolf novel, fantasy novel, history novel and so on. If you are a reader, high quality novels can be selected here. If you are an author, you can obtain more inspiration from others to create more brilliant works, what's more, your works on our platform will catch more attention and win more admiration from readers.

評価

10
100%(27)
9
0%(0)
8
0%(0)
7
0%(0)
6
0%(0)
5
0%(0)
4
0%(0)
3
0%(0)
2
0%(0)
1
0%(0)
10 / 10.0
27 評価 · 27 レビュー
レビューを書く

レビューもっと

Chioma Ezefunamba
Chioma Ezefunamba
every story written by this author is a must read
2026-06-11 03:14:28
1
0
Chinenye Ike
Chinenye Ike
Lovely book. When is Andre's book coming out?
2024-07-29 00:28:41
3
1
Tamanny
Tamanny
Great story! Can’t wait for Andre’s story
2024-07-07 16:51:35
1
0
Olga Del Toro
Olga Del Toro
Love this story
2024-06-24 13:03:34
2
0
02Pickles20
02Pickles20
I love this story. Great read. Will Mark, Seth and Emily get their own stories?
2024-06-19 08:57:20
1
1
214 チャプター
無料で面白い小説を探して読んでみましょう
GoodNovel アプリで人気小説に無料で!お好きな本をダウンロードして、いつでもどこでも読みましょう!
アプリで無料で本を読む
コードをスキャンしてアプリで読む
DMCA.com Protection Status