ログイン“Kenapa lo repot-repot jelasin semuanya ke gue?” Ayla nyeletuk sambil duduk di sofa, nada suaranya santai tapi… ada ketegangan halus di ujung suaranya. Dia nggak mau kelihatan gemetaran, tapi jantungnya berdetak lebih kencang dari biasanya.
Damian menatap lurus, santai tapi serius. “Karena gue nggak mau ada salah paham. Gue… suka lo, La.”
Ayla menatap ke samping, menutupi reaksi di wajahnya. “Ngapain juga lo bilang begitu? Gue nggak mi
Satu tahun berlalu sejak Damian Lee berlutut di panggung Grand Finale. Hari ini, udara musim gugur terasa sejuk, dan Ayla Morgan, yang kini sudah menjadi Nyonya Ayla Lee, terbangun bukan oleh alarm studio atau dering telepon darurat, melainkan oleh aroma kopi dan roti panggang dari lantai bawah.Mereka tidak lagi tinggal di apartemen mewah Damian. Mereka tinggal di rumah yang mereka bangun bersama: sebuah duplex modern yang dinamai "T.S." (Terusan Senja). Rumah ini terletak di lingkungan perbukitan yang tenang, jauh dari hiruk pikuk media, dengan banyak jendela kaca yang menyambut matahari pagi.Ayla ters
Beberapa bulan telah berlalu sejak Grand Finale Couple 90 Days. Sekarang, udara Jakarta sudah selesai musim kemarau, membawa harapan dan aroma bunga yang segar. Ayla dan Damian tidak lagi tinggal di apartemen mewah Damian yang dikepung media. Berkat bonus kemenangan dan reward mereka, mereka sedang dalam proses membangun rumah impian Ayla di pinggiran kota yang lebih tenang.Ayla, yang kini resmi bertitel CEO perusahaan event organizer kecil bernama 'The TS Events' (singkatan dari Terusan Senja), berdiri di lahan kosong tempat calon rumah mereka. Ia mengenakan helm
Alarm di apartemen Damian berbunyi, bukan dari jam weker, melainkan dari dering telepon Ayla yang tak henti-henti. Matahari Minggu pagi sudah terbit, tetapi di luar jendela apartemen penthouse itu, suasana terasa seperti pusat gempa.Ayla menggeliat, merasakan lengan Damian yang melingkar erat di pinggangnya. Mereka terbangun sebagai pasangan tunangan yang nyata untuk pertama kalinya. Tadi malam, setelah gemuruh studio mereda, mereka kembali ke apartemen ini, bukan lagi sebagai partner kasus, melainkan sebagai sepasang kekasih yang baru bertunangan, bebas dari kontrak, dan kaya raya."Pagi, tunanganku," bisik Damian, mencium rambut Ayla. Suaranya terdengar serak dan sangat lega.
Di ruang tunggu yang dingin, di balik panggung Grand Finale, udara terasa tipis karena ketegangan. Ayla dan Damian, yang kini bukan lagi aktor, merasakan beban emosi yang nyata. Mereka sama-sama mengenakan mic yang merekam setiap bisikan mereka."Gue nggak tahu kenapa Bu Lena harus bikin ini se-dramatis ini," bisik Ayla, memutar cincin keychain T.S. di jarinya."Karena kita yang paling dramatis, La," balas Damian, merapikan gaun emerald green Ayla. "Kita adalah plot twist
Minggu ke-12, minggu terakhir Couple 90 Days, terasa seperti berada di dalam pressure cooker. Safe house yang awalnya tempat sembunyi, kini terasa seperti sangkar berlapis kamera. Hanya tersisa dua pasangan: Ayla Morgan dan Damian Lee versus Leo dan Maya.Host Risa membuka sesi Minggu ke-12 dengan senyum bengis."Selamat datang di Minggu Grand Finale! Kalian berdua adalah yang terkuat, yang tersisa setelah drama fake dating dan konspi
Studio Couple 90 Days terasa segar sekaligus tegang. Papan nama baru sudah terpasang, mencerminkan reality show yang kini diposisikan sebagai "Cinta Setelah Konspirasi." Host baru yang energik, Risa, membuka siaran langsung Minggu ke-11 dengan senyum yang dipaksakan."Selamat siang, pemirsa! Minggu ini terasa berbeda! Setelah plot twist yang menggemparkan, kita memasuki babak baru: Minggu Keterbukaan dan Komitmen! Di sofa tersisa dua pasangan: Leo dan Maya, yang dikenal sweet dan
“Menurut kalian, cinta bisa bertahan tanpa kepercayaan?”Suara Clara Jung menggema dari pengeras suara studio, lembut tapi menusuk.Semua pasangan refleks saling menatap… termasuk Damian dan Ayla. Di layar besar, Clara muncul dengan senyum khasnya, manis tapi dingin seperti kaca. Lampu studio menyal
Matahari pagi nyengat tapi nggak terlalu terik. Suasana taman hiburan rame tapi masih enak buat live streaming. Ayla berdiri di depan kamera handheld, napasnya masih agak panik. Damian di sampingnya, santai banget, bahkan senyum nakal di wajahnya bikin Ayla ngerasa… aneh.Ayla senyum kaku, jantungn
Ayla berdiri di pinggir panggung setengah jadi, kabel berserakan di mana-mana, napasnya masih pelan setelah Damian muncul. Clara Jung? Masih di lokasi, berdiri di sisi lain, tampak tenang tapi menempel mata.Ayla narik napas panjang, tangan masih pegang daftar vendor, dan mulai ngetik di g
“Clara… Jung?”Ayla masih ngeliatin layar ponselnya. Jantungnya kayak disiram air es. Di situ, jelas banget … wajah cewek yang semalam dia lihat bareng Damian di balkon. Senyum lembut. Tatapan yang… terlalu akrab.“Lo… tahu nggak siapa dia, Dam?” suaranya pelan, tapi dingin.Damian berhenti di dep







