Share

BAB 6 Kebenaran Ucapan Pelakor

Brakkk!!! Daun pintu itu terbanting dengan keras.

“Mas Levi!” teriak Dea di rumah kakak lelakinya.

Tak ada sahutan, “Mas Levi! Mbak Nina! Cepat Keluar!” teriaknya tanpa henti memanggil tuan rumah yang tak kelihatan batang hidungnya.

Emosinya tak bisa dikontrol lagi setelah melakukan pertemuan dengan Icha. Ia sempat menyiram perempuan itu habis-habisan karena ucapannya yang sangat menyakitkan. Ditambah banyak fakta tak terduga yang disampaikan istri kedua suaminya itu. Kini dia akan menghajar Levi dan Nina karena telah berani mengkhianatinya.

“Apa-apaan kamu Dea!” sahut Nina istri dari Levi yang berjalan menghampirinya. Wanita itu menatap adik iparnya dengan begitu tajam, bahkan tak ada sedikit senyuman di wajahnya. Kehadiran Dea dengan perilaku tak etis itu jelas membuat pemilik rumah marah.

Dengan nafas yang ngos-ngosan Dea memaksa kakak iparnya memanggil Levi.

“Panggil Mas Levi sekarang!” ucap Dea penuh penekanan.

“Suamiku sedang sibuk!” ketus Nina.

“Panggil sekarang atau aku botakin rambutmu!” ancam Dea dengan tangan yang sudah menjambak rambut Nina.

“Akh!” pekik perempuan itu kesakitan, “Oke aku akan memanggil Mas Levi. Lepaskan tanganmu!”

Mata bengis itu membuat Nina bergidik, ia segera berlari menghampiri suaminya yang berada di ruang kerja. Langkah kakinya tampak tergesa-gesa takut menjadi mangsa adik iparnya yang berada dalam mode on fire.

“Mas! Dea datang,” ucap Nina dengan nafas tersenggal-senggal. Levi mengacuhkan istrinya dan masih berkutat dengan laptopnya.

“Mas!” panggil perempuan itu. Sayangnya tak digubris oleh lelaki yang sibuk dengan pekerjaannya.

Tak butuh waktu lama, tiba-tiba... PLAKKK!!! PLAKKK!!!

Tangan itu melayang di pipi kanan dan kiri Levi dengan beringas hingga menghasilkan suara nyaring yang sangat panas. Tatapan tajam berisi gejolak emosi tak tertahankan di matanya.

Nina yang menyaksikan hanya bisa menutup mulutnya dengan mata melotot tak percaya.

“Fuck! Apa-apaan kamu Dea!” teriak Levi penuh amarah. Tamparan itu menyebabkan pipinya terasa panas dan perih. Tangan kanannya memegang pipi yang memerah.

“Sial*n kau Levi!” Dea ingin menampar kakaknya sekali lagi tapi tertahan oleh tangan kekar lelaki di depannya.

Dengan kuat perempuan itu menyibakkan tangan itu lalu merampas laptop yang bertengger di atas meja.

PRAKKK!!! PRAKKK!!!

“Astaga!” pekik Nina yang kaget melihat barang mahal itu terlempar.

Mesin ketik modern itu terlempar ke dinding hingga menyebabkan keyboard  berhamburan dengan layar yang porak poranda.

Ting! Ting! Tinggg! Bunyi besi dari mesin laptop yang terjatuh ke lantai.

“Dea!!!” teriak Levi dengan tangan yang mendorong tubuh adiknya ke belakang. Ada sedikit penyelasan dalam dirinya karena sudah jahat membuat adiknya terdorong hingga tertabrak meja di belakang.

“Apa!? Laki-laki tak tahu diri kau!” sahut Dea yang tak kalah keras. Levi hanya menatap adiknya dengan tajam, dadanya kembang kempis mendapat makian dari adiknya.

“Kakak si*lan!” teriak adik perempuannya. “Bagaimana bisa kamu buat adikmu sebagai bahan taruhan!!!”

Mata Levi melotot, tubuhnya membeku seketika. Ia sangat terkejut mendengar ucapan yang terlontar dari mulut Dea. Sorotan mata lelaki itu sangat sulit diartikan, tapi Dea paham dengan arti tatapan Levi.

Respon pria didepannya yang terkejut itu membuat Dea semakin yakin jika ucapan Icha memang benar.

‘Ternyata wanita murahan itu tidak berbohong kepadaku,’ batin Dea yang terpaksa mengakui ucapan Icha.

Sedangkan Nina semakin tidak paham dengan arah pembicaraan adik ipar dan suaminya.

“Dan kau Nina! Wanita murahan! Berani-beraninya-”

PLAKKK!!!

Komen (3)
goodnovel comment avatar
Sri Handayani
Siapapun juga juga akan melakukan hal yang sama seperti Dea.. karna yg mengkhianati adalah kakaknya sendiri selain suaminya...
goodnovel comment avatar
Gan Dot
diselingkuhin,itu memang berat, & melepas ssuatu, yang kita sukai itu amat sulit ,maka carilah bahagia mu,jangan sampai seperti dea,yang telah diperbudak oleh perasaan dhatinya yang menjadi labil ...,dan semoga kita selalu di jahukan dari sifat serakah,& sehat selalu,untuk penulisnya semangat trus.
goodnovel comment avatar
Karya Komat
jalan cerita yg tragedis... penkhiyanatan Dr suami terlalu berat UK di terima...
LIHAT SEMUA KOMENTAR

Bab terkait

Bab terbaru

DMCA.com Protection Status