Share

Kemarahan Sang Raja Pedang

Author: Jimmy Chuu
last update publish date: 2026-01-18 18:30:46

Dini hari belum sepenuhnya tiba. Langit masih gelap dengan warna kebiruan yang samar di ufuk timur. Udara dingin menusuk tulang, membawa embun yang membasahi segala yang disentuhnya.

Di halaman Kuil Awan Putih, pohon plum yang meranggas berdiri dengan dahan-dahan kosongnya yang menjulang ke langit. Beberapa tunas bunga plum mulai muncul di ujung ranting, tanda bahwa musim semi akan segera tiba.

Namun, keindahan itu terasa hambar di tengah kesunyian yang mencekam.

Lonceng angin yang tergantung d
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter
Comments (1)
goodnovel comment avatar
Sabam Silalahi
makin seru
VIEW ALL COMMENTS

Latest chapter

  • Dari Penguasa Kegelapan Menjadi Raja Pedang    Getar Cermin di Xuefeng Du

    Liang Cheng mengetuk cangkir dengan kuku. “Kabar berisik memang sering dipotong supaya ruangan tidak kotor.”Zhao Mingde memandangnya. “Kalau hanya kotor, cukup disapu. Orang memotong karena takut sesuatu terlihat utuh.”Juru arsip muda di sudut menelan ludah. Kuasnya akhirnya menyentuh kertas, tetapi garis yang keluar miring, dan ia buru-buru menutupnya dengan lengan.He Yuanji mengangkat mata. “Kalian berdua sama-sama melompat terlalu cepat. Laporan pertama belum cukup untuk menilai tubuh bayangan, tetapi cukup untuk membuktikan bahwa ada bayangan lewat.”Ruangan menjadi hening. He Yuanji jarang memberi kalimat yang mudah dibaca, dan saat ia melakukannya, para juru tulis di sekitar meja biasanya memperlambat napas.Liang Cheng menatapnya. “Paviliun Perak Langit juga menganggap orang itu layak diperhatikan?”&l

  • Dari Penguasa Kegelapan Menjadi Raja Pedang    Tiga Cap Menuju Dataran Tengah

    Duan Rong masih berusaha menjaga senyum. “Pemimpin Luo terlalu cepat menilai.”Luo Chenghai menutup peti biru. “Kalau begitu tulis ulang di depan kami. Tulis sesuai laporan asli, tambahkan catatan bahwa salinan pertama sempat diturunkan bahasanya, lalu tekan cap pos. Jika Tuan Duan merasa semua itu penghinaan, silakan tulis keberatan di bawah nama sendiri.”Juru salin kecil yang tadi menyindir Wei Song salah mencelupkan kuas. Tinta hitam menetes ke lengan bajunya, dan ia buru-buru menyembunyikan tangan di bawah meja.Pengawal karavan yang sempat tertawa kini pura-pura memeriksa tali sepatu. Mereka tidak lagi berani ikut meremehkan nama Tuan Jubah Putih setelah melihat satu juru salin utama pos dipaksa menulis ulang di depan orang banyak.Wei Song mendorong lembar kosong ke tengah meja. “Mulai ulang saja, Tuan Duan. Kuda kurir masih sanggup membawa kebenaran, asal penulis

  • Dari Penguasa Kegelapan Menjadi Raja Pedang    Nama Putih yang Hendak Dipotong

    Laporan resmi dari Benteng Utara Jin Gao meninggalkan halaman militer ketika embun masih menggantung di ujung panji Kekaisaran Bai Feng.Tabung bambu itu tampak kecil di tangan kurir muda bernama Wen An, tetapi cap merah Han Beitang di permukaannya membuat setiap pos jalan wajib memperlakukannya sebagai urusan wilayah, bukan cerita yang lahir dari meja rumah teh.Di dalam tabung itu, nama Tuan Jubah Putih belum menjadi legenda. Ia baru berupa catatan dingin yang menyebut Rumah Teh Seruling Senja, Sekte Puncak Matahari, Sekte Hutan Zhulin, Paviliun Awan Bijaksana, Balai Angin Senja, Klan Naga Air, dan Benteng Utara Jin Gao sebagai saksi berlapis atas kemunculan seorang pria berjubah putih di wilayah barat Kekaisaran Bai Feng.Namun kabar resmi selalu berjalan dengan kaki lebih berat daripada rumor.Saat kuda Wen An baru meninggalkan debu gerbang benteng, dua pengawal karavan sudah menceritakan versi m

  • Dari Penguasa Kegelapan Menjadi Raja Pedang    Nama yang Masuk Laporan Militer

    Tombak-tombak di depan tidak patah. Mereka hanya miring sepersekian, cukup untuk membuat garis komando kehilangan sudut.Langkah kedua jatuh di sisi kiri. Baris belakang yang seharusnya menutup celah mendadak bergerak terlalu cepat, lalu tertahan oleh posisi kaki mereka sendiri.Langkah ketiga menekan pusat formasi.Seluruh tombak miring ke tanah satu demi satu.Tak seorang pun jatuh ke tanah, tetapi barisan itu sudah kehilangan bentuknya. Ujung-ujung tombak miring, langkah para prajurit tertahan, dan di depan mata semua saksi, Rong Tian meruntuhkan wibawa formasi tanpa perlu membuat satu tubuh pun berdarah.Prajurit muda yang tadi paling cepat menegakkan dada kini menunduk lebih dulu. Tombaknya masih di tangan, tetapi ujungnya menghadap tanah, dan di bawah tatapan para karavan yang tertahan, itu sudah cukup untuk membuat wajahnya panas.Cao Zhen berdiri kaku

  • Dari Penguasa Kegelapan Menjadi Raja Pedang    Gerbang Jin Gao Menguji Tuan Jubah Putih

    Salinan penilaian Paviliun Awan Bijaksana sampai ke Benteng Utara Jin Gao sebelum matahari hari berikutnya condong ke barat.Kuda pengantar pesan tiba dengan busa putih di mulut, pelananya basah oleh keringat, dan pembawa suratnya tak sempat membersihkan debu dari alis sebelum gulungan dipindahkan ke tangan penjaga gerbang.Benteng Utara Jin Gao tidak sebesar kota, tetapi nadinya jauh lebih keras.Dindingnya tebal, parit kering mengitari sisi luar, panji Kekaisaran Bai Feng berkibar di atas menara, dan halaman dalam dipenuhi bunyi tombak panjang, sepatu besi, tali busur, serta perintah pendek yang dilatih agar tidak bergantung pada emosi.Han Beitang membaca laporan itu di ruang kerjanya yang sederhana. Di hadapannya ada peta wilayah barat Kekaisaran Bai Feng, satu baki teh hitam, segel militer, dan dua orang kepercayaan yang sudah terlalu lama berdiri di dekat kekuasaan untuk berpura-pura tidak cema

  • Dari Penguasa Kegelapan Menjadi Raja Pedang    Qi yang Tidak Ditolak Bai Feng

    Cheng Yuwen mengangkat tangan kecil, menghentikan Sun Kehui sebelum pria itu membalas. “Kami tidak ingin berdebat sebelum menimbang. Paviliun Awan Bijaksana punya Formasi Tujuh Lapis untuk membaca aliran qi, keselarasan dengan tanah, stabilitas meridian, dan kemungkinan jejak teknik yang merusak.”Ia menunjuk lingkaran di lantai. “Jika qi Tuan selaras dengan hukum wilayah, kami akan mencatatnya. Jika tidak, kami juga harus mencatatnya.”Rong Tian berjalan ke tengah formasi. “Alat yang jujur boleh membaca.”Sun Kehui tersenyum lagi, kali ini lebih tipis. “Semoga Tuan tetap berkata demikian setelah hasilnya keluar.”Wei Dazhi mengambil kuas. Tangannya belum gemetar, tetapi genggamannya lebih rapat daripada sebelumnya.Cheng Yuwen memberi isyarat. Lonceng kecil di sisi meja diketuk, dupa penenang di empat sudut menyala lebih terang, da

  • Dari Penguasa Kegelapan Menjadi Raja Pedang    Dua Semi Devil Perbatasan Barat

    Ular iblis bersayap semakin dekat. Sayap mereka mengepak dengan bunyi yang mengerikan, tubuh panjang berkelok-kelok di udara.Mata mereka menyala merah di kegelapan. Taring panjang terlihat jelas ketika mulut terbuka, racun menetes dari ujungnya.Tiba-tiba, bunyi lonceng bergema di udara. Dentang p

    last updateLast Updated : 2026-03-27
  • Dari Penguasa Kegelapan Menjadi Raja Pedang    Keberangkatan ke Barat

    Halaman kekaisaran membentang luas di bawah langit pagi yang cerah. Lantai berlapis batu giok putih memantulkan cahaya matahari dengan kilauan yang dingin dan megah.Pasukan tentara berbaris dengan disiplin ketat di sepanjang halaman. Langkah mereka serentak, tombak tegak sempurna, tidak ada satu g

    last updateLast Updated : 2026-03-27
  • Dari Penguasa Kegelapan Menjadi Raja Pedang    Aliansi dan Kapal Roh

    Rong Tian diam sejenak mendengar pertanyaan itu. Pikirannya bekerja dengan cepat, menganalisis situasi dan maksud di balik pertanyaan.Informasi memang menyebar cepat di Jianghu dan ibu kota, apalagi setelah kejadian di Paviliun Harta Karun Langit. Ini bukan hal yang mengejutkan baginya sama sekali

    last updateLast Updated : 2026-03-27
  • Dari Penguasa Kegelapan Menjadi Raja Pedang    Kemarahan Bai Lie

    Qiu Ren adalah teknisi lambung yang memeriksa kondisi kayu dan struktur kapal. Ia berkeliling dengan palu kecil, mengetuk bagian-bagian tertentu untuk mendengar suara yang tidak normal.Ma Cheng adalah koki yang bertanggung jawab menyediakan makanan untuk semua orang di kapal. Ia dulunya adalah ten

    last updateLast Updated : 2026-03-27
More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status