Share

saja

Ke mana ya? Ke taman," jawab Naura antusias.

"Ke taman? Baiklah. Tanya sama Papa, boleh atau tidak Kita pergi ke taman berdua," ucap Cahya.

"Oke."

Naura turun dari pangkuan Cahya dan mendekat ke arah Hasbi yang pura-pura sibuk dengan file di depannya.

"Pa, Nau ke taman boleh? Please, Naura hanya sebentar saja kok. Janji nggak lama-lama. Ya?" rengek Naura.

"Taman samping kantor saja ya? Nanti kalau Papa sudah selesai Papa nyusul," jawab Hasbi.

"Ye ... ayo, Ma. Papa bolehin Kita pergi berdua. Nanti main ayunan di sana ya, Ma."

"Siap!"

Cahya langsung beranjak dan membawa Naura tanpa meminta izin ulang kepada Hasbi, membuat Hasbi rasa jik Cahya sedang tidak baik-baik saja.

***

Cahya kini berada di taman sekitar kantor. Ia dan Naura bermain dan tak sengaja menangkap netra, melihat Hardian yang sedang berdiri di depan mobilnya. Cahya yakin, mobil Hardian sedang mengalami masalah. Namun, ia enggan bertanya dan memang sudah enggan berurusan dengan Hardian.

"Sial! Mana ini udah siang lagi. Bis
Bab Terkunci
Membaca bab selanjutnya di APP

Bab terkait

Bab terbaru

DMCA.com Protection Status