Beranda / Fantasi / Dewa Abadi Bangkit Dari Lubang Sampah / BAB 9: Intervensi Utusan Utama

Share

BAB 9: Intervensi Utusan Utama

Penulis: Aldric Sage
last update Tanggal publikasi: 2026-05-19 11:00:34
Langkah kaki para pengawal yang membopong Long Zhen baru saja menghilang di balik tikungan jalan setapak, namun atmosfer di halaman gubuk belum juga mereda. Long Tian menekan dadanya, merasakan sirkulasi darah yang bergejolak hebat di dalam tubuh fana ini. Getaran dari benturan dengan perisai Qi milik praktisi Kondensasi Qi barusan memaksa setitik darah segar kembali merembes dari sela bibirnya yang terkatup rapat.

‘Wadah fana ini benar-benar menyedihkan. Baru memicu tiga persen dari gerak refle
Lanjutkan membaca buku ini secara gratis
Pindai kode untuk mengunduh Aplikasi
Bab Terkunci

Bab terbaru

  • Dewa Abadi Bangkit Dari Lubang Sampah   BAB 475: Pesan yang Tidak Pernah Sampai

    Kegelapan kembali menyelimuti Pengadilan Pedang Darah.Long Tian berdiri sendirian.Ingatan tentang Bai Jian telah berakhir, tetapi kalimat terakhirnya masih menggema di dalam pikirannya.“Aku memilih menjadi pengkhianat... agar Long Tian tetap hidup.”Long Tian menatap tempat di mana bayangan Bai Jian menghilang.Selama bertahun-tahun ia mengira Bai Jian telah meninggalkannya.Ternyata orang itu justru mati demi melindunginya.Namun ada satu hal yang mengganggunya.Perempuan yang disebut Bai Jian sebagai Su Yan.Bai Jian telah menitipkan pesan.Jik

  • Dewa Abadi Bangkit Dari Lubang Sampah   BAB 474: Utusan Dewa Agung

    Cahaya putih memenuhi seluruh medan perang.Sosok yang menyebut dirinya utusan dari Alam Dewa Sejati berdiri di hadapan Bai Jian tanpa menunjukkan sedikit pun keraguan.Tekanan yang keluar dari tubuhnya membuat seluruh medan perang seolah kehilangan warna.Bai Jian masih menggenggam pedangnya.Tubuhnya telah terluka parah, tetapi punggungnya tetap tegak.“Keselamatan sekte,” kata sang utusan dengan tenang, “ada di tanganmu.”Bai Jian menatapnya.“Jelaskan.”“Serahkan jejak Long Tian.”Sang utusan mengangkat satu tangan.Sebuah cahaya muncul di udara.

  • Dewa Abadi Bangkit Dari Lubang Sampah   BAB 473: Lapisan Kedua: Bai Jian

    Gerbang pertama tertutup di belakang Long Tian.Suara langkahnya menggema di lorong baru yang jauh lebih sempit daripada sebelumnya. Tidak ada cahaya di sepanjang dinding. Hanya garis merah tipis yang bergerak mengikuti langkahnya, seolah-olah Pengadilan Pedang Darah sedang membaca setiap jejak yang ia tinggalkan.Jimat suara Qin Rou masih berada di dekat dadanya.Long Tian menyentuhnya sebentar.Ia tidak mengaktifkannya.Suara Qin Rou telah membantunya keluar dari lapisan pertama. Namun setelah melewati ujian itu, Long Tian menyadari bahwa ia tidak bisa selamanya bergantung pada suara orang lain.Jika ingin mengetahui kebenaran tentang Bai Jian, ia harus melihatnya sendiri.Di ujung lorong, sebuah cahaya putih munc

  • Dewa Abadi Bangkit Dari Lubang Sampah   BAB 472: Jangkar Suara Qin Rou

    Ruangan itu kembali sunyi.Bayangan Su Yan telah menghilang.Namun kata-katanya masih tertinggal di dalam pikiran Long Tian.“Niat baik tidak selalu menghapus akibat buruk.”Long Tian berdiri tanpa bergerak.Untuk pertama kalinya, ia tidak tahu apakah harus membantah atau menerima.Pengadilan Pedang Darah telah memperlihatkan sesuatu yang berbeda dari apa yang selama ini ia yakini.Ia memang pernah menjadi korban.Bai Jian mungkin dijebak.Su Yan mungkin menyimpan rahasia.Para Dewa Agung mungkin telah memainkan peran yang jauh lebih besar dalam kehan

  • Dewa Abadi Bangkit Dari Lubang Sampah   BAB 471: Su Yan Sebagai Saksi

    Su Yan berdiri di hadapan Long Tian.Tidak ada pedang di tangannya.Tidak ada aura pembunuh.Ia hanya mengenakan jubah putih yang sederhana, sama seperti sosok yang tersimpan dalam ingatan Long Tian dari masa lalu.Namun justru kesederhanaan itu membuat Long Tian semakin waspada.Ia telah melihat terlalu banyak hal di Pengadilan Pedang Darah.Korban yang menuntut jawaban.Perang yang selama ini hanya ia ingat dari sudut pandangnya sendiri.Dan sekarang...Su Yan.Perempuan yang namanya selalu terhubung dengan luka terdalam dalam kehidupannya.“Su Yan.”Long Tian menyebut namanya perlahan.Perempuan itu menatapnya.Tatapannya tidak menunjukkan kebencian.Tidak pula kasih sayang.Hanya ketenangan yang aneh.“Aku dipanggil sebagai saksi,” katanya.Suara itu sama.Terlalu sama.Long Tian tidak segera menjawab.“Kalau begitu katakan.”Su Yan berjalan perlahan mendekati kursi saksi.Setiap langkahnya meninggalkan riak cahaya putih di lantai hitam.“Apa yang ingin kau dengar?”“Kebenaran.”S

  • Dewa Abadi Bangkit Dari Lubang Sampah   BAB 470: Korban dari Masa Kejayaan

    Pertanyaan itu terus bergema.“Long Tian... jawab kami.”Long Tian berdiri di tengah lautan bayangan.Tidak ada satu pun pedang yang diarahkan kepadanya.Tidak ada serangan.Namun tekanan yang ia rasakan jauh lebih berat daripada tekanan dari ribuan pendekar.Karena untuk pertama kalinya, ia tidak sedang berhadapan dengan musuh.Ia sedang berhadapan dengan akibat dari dirinya sendiri.Sebuah bayangan bergerak.Pengadilan Pedang Darah kembali memperlihatkan masa lalu.Long Tian melihat dirinya dalam kehidupan sebelumnya.

  • Dewa Abadi Bangkit Dari Lubang Sampah   BAB 7: Badai di Kediaman Long

    Cahaya emas redup yang menyelimuti tubuh Long Tian sepanjang malam perlahan menyusut, mengalir kembali melalui pori-pori kulitnya saat fajar menyingsing. Ketika ia membuka mata, sepasang pupil matanya berkilat sesaat dengan warna emas tipis sebelum kembali menjadi hitam pekat yang tenang.‘Napas Nag

  • Dewa Abadi Bangkit Dari Lubang Sampah   Bab 3: Janji Sang Kaisar

    Long Tian menyibak tirai kain usang yang sudah tipis dan berlubang. Bau obat-obatan murah yang sudah basi bercampur aroma lembap kayu lapuk langsung menyergap indranya. Di atas ranjang kayu yang berderit ringkih, seorang wanita paruh baya terbaring dengan napas yang terdengar pendek dan berat.Itu

  • Dewa Abadi Bangkit Dari Lubang Sampah   Bab 2: Siapa Sampah Sebenarnya?

    Pemuda yang berdiri di ambang pintu itu bernama Long Hu. Ia adalah sepupu jauh Long Tian yang selalu jumawa hanya karena telah mencapai tingkat ketiga ranah Penguatan Tubuh. Di lingkungan keluarga cabang yang terpencil ini, kekuatan itu sudah cukup bagi Long Hu untuk merasa seperti raja kecil. Bagi

  • Dewa Abadi Bangkit Dari Lubang Sampah   Bab 1: Mahkota Berlumur Darah

    Puncak Langit Abadi kini telah berubah menjadi ladang pembantaian yang mengerikan. Langit yang seharusnya biru cerah tertutup oleh awan hitam pekat yang berputar layaknya pusaran neraka. Sambaran petir ungu terus menghantam bumi, mencerminkan gejolak energi Qi yang tidak stabil dari sang penguasa y

Bab Lainnya
Jelajahi dan baca novel bagus secara gratis
Akses gratis ke berbagai novel bagus di aplikasi GoodNovel. Unduh buku yang kamu suka dan baca di mana saja & kapan saja.
Baca buku gratis di Aplikasi
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status