/ Romansa / Di Ranjang Sepupu Suamiku / 45. Tidak Bisa Lepas Dari Keluarga Mananta

공유

45. Tidak Bisa Lepas Dari Keluarga Mananta

작가: Wideliaama
last update 최신 업데이트: 2025-12-16 16:15:25

Suara pendingin ruangan terdengar terlalu jelas di antara mereka. Jusuf masih memijat pelipisnya, seolah mencoba menahan sakit kepala yang datang bersamaan dengan kesadaran bahwa generasi setelahnya jauh lebih sulit dikendalikan daripada yang ia perkirakan.

“Kalau begitu urusanmu selesai di sini, Sean.” Jusuf berkata dengan tegas, namun Hilson dapat menangkap kelelahan yang terkandung di dalamnya.

Hilson sudah bekerja sejak Jusuf masih di usia sangat muda. Meski usia mereka terpaut sekitar sepuluh tahun, Jusuf membimbingnya sampai ia benar-benar memahami tugasnya sebagai penanggung jawab umum. Selama itu, ia sudah menyaksikan banyak peristiwa entah itu masalah eksternal ataupun internal. Termasuk saat anak-anak Jusuf memilih pasangan untuk dinikahi. Dan sekarang, seolah mengulang masa lalu, keturunan dari putra-putra Jusuf kembali membuat pria yang sudah tidak lagi muda itu merasa gagal dalam mengatur rumah tangga keturunanya. Padahal, dalam dunia bisnis ia selalu menang.

Sean menga
이 책을.
QR 코드를 스캔하여 앱을 다운로드하세요
잠긴 챕터

최신 챕터

  • Di Ranjang Sepupu Suamiku   68. Kecemasan

    Clara cepat-cepat menyeka air matanya sebelum isaknya sempat terdengar. Ia menarik napas panjang, mencoba menenangkan detak jantungnya yang masih tidak beraturan. Namun tubuhnya berkhianat. Kakinya terasa lemah, dan punggungnya bersandar pada dinding dingin di koridor dapur.“Bee?”Suara Regan memanggilnya lembut, namun cukup untuk membuat Clara terlonjak. Ia tidak tahu sejak kapan pria itu menyadari kehadirannya. Regan mematikan kompor dan berbalik, wajahnya langsung berubah saat melihat mata Clara yang memerah.“Ada apa?” cemasnya sambil melangkah mendekat. Clara menggeleng cepat. “Tidak apa-apa. Aku hanya baru bangun.”Regan tidak langsung percaya, tetapi ia memilih diam. Ia meraih tangan Clara, menggenggamnya hangat lalu menariknya masuk ke pelukan. Aroma masakan, sabun, dan dirinya sendiri menyatu dan itu saja sudah cukup untuk membuat Clara merasa lebih tenang. “Kamu menangis,” ucap Regan. “Aku hanya mimpi aneh. Mungkin karena kelelahan.”Regan menghela napas, lalu mencium ra

  • Di Ranjang Sepupu Suamiku   67. Potongan Ingatan (21++++++)

    Clara tidak tahu sudah berapa kali mereka bercinta seharian ini. Ia bahkan tidak tahu apakah di luar sana langit masih terang atau sudah kembali gelap karena Regan terus mencumbunya tanpa rasa lelah seperti singa yang sedang birahi. Dan itu berlangsung sejak tiga hari lalu setelah Regan memperlihatkan akta pernikahan mereka, tepat setelah ia terbangun dari percintaan panas yang ia sendiri pun tidak ingat bagaimana itu berakhir. Ini semua karena salahnya sendiri yang meminta Regan untuk tidak menahan diri. Dan Clara baru tahu bahwa Regan Oliver Mananta ternyata memiliki gairah seksual segila ini. Clara merasa sudah tidak bertenaga ketika Regan mengangkat tubuhnya dan menyadarkannya di dinding ruang TV sambil terus mencium turun perut bawahnya yang halus. Ia hanya bisa melenguh frustasi setiap kali Regan bermain-main di puncak kecilnya menggunakan mulut. "Sampai kapan kita akan terus seperti ini?" Clara tidak tahan lagi. Ia sudah berkali-kali mendapat pelepasan sampai tubuhnya terasa

  • Di Ranjang Sepupu Suamiku   66. Pengampunan (21+++++)

    "Oh, Regan..."Clara hanya bisa mendesis dan menggelinjangkan tubuh ketika Regan menumbuknya tanpa ampun. Ia memang mempersilahkan pria itu untuk melakukan apa pun tanpa perlu berusaha menahan diri lagi seperti sebelumnya. Ia hanya tidak menyangka jika Regan akan sangat bersemangat dan masih belum juga selesai setelah Clara mengejang dalam keadaan kacau dan sebenarnya memalukan untuk dilihat. "Kamu sungguh cantik, Be..." Seolah belum puas, Regan mengangkat tubuh Clara agar menduduki pangkal pahanya tanpa melepaskan inti mereka. Clara hanya menurut karena ia sendiri sesungguhnya sudah hampir pingsan setelah terus didera tanpa henti. Tapi ia tidak ingin Regan kecewa setelah meyakinkan pria itu bahwa dirinya siap menerima apapun. Clara berpegangan pada bahu Regan yang sedang dalam posisi setengah duduk. Regan Oliver Mananta adalah pria yang sangat keras dan besar. Clara baru saja tahu jika bercinta dalam posisi ini akan membuat dirinya terasa lebih penuh dan sesak sampai bibirnya te

  • Di Ranjang Sepupu Suamiku   65. Aroma Mie Instan

    Regan tidak mengira jika ia akan tertidur sampai berjam-jam karena tubuhnya memang terasa ringan setelah dipijat oleh Clara. Saat terbangun, ia melihat jam sudah pukul sembilan malam dan Clara tidak ada di kamar. Regan segera keluar untuk mencari Clara dan rupanya wanita cantik berambut hitam itu sedang menyantap mie instan sambil menonton TV di ruang tengah. "Maaf aku ketiduran," ucap Regan lalu mencium pipi Clara dari belakang sofa. Clara mendongak. "Kenapa sudah bangun?" "Karena kamu tidak ada," jawab Regan kemudian ikut duduk di sampingnya. "Kenapa tidak membangunkanku kalau lapar?""Aku tidak lapar. Aku makan mie instan karena di luar sedang hujan."Clara mengucapkannya dengan bibir mengkilap karena minyak dari mie instan yang ia makan. Meski sebenarnya mangkuk itu sudah kosong, tapi aroma soto masih tercium dari bibirnya. "Cuaca di luar memang sedang dingin," ucap Regan yang tiba-tiba mengusap bibir Clara dengan ibu jarinya yang keras. "Apa kamu masih kedinginan?"Sepertiny

  • Di Ranjang Sepupu Suamiku   64. Layanan Pijat

    "Kami sengaja melakukannya supaya kamu tidak mengingat peristiwa itu lagi," jelas Regan yang kini memperlihatkan penyesalan di wajahnya. "Karena sebenarnya kamu bukan mengalami kecelakaan tunggal, tapi diculik dan terlempar ke jalan saat aku coba mengejar kalian."Regan meraih tangan Clara yang berubah menjadi kaku karena shock. "Maaf karena sudah membohongimu.""Siapa yang menculikku? Untuk apa dia menculik perempuan yang tidak punya apa-apa sepertiku?"“Karena dia membenciku,” jawab Regan sambil menggenggam Clara lebih erat. “Aku bukan orang baik, Bee. Aku punya terlalu banyak musuh dan mereka akan menghancurkan apa pun yang berarti bagiku.”Clara sungguh sangat terkejut dengan fakta tersembunyi yang selama ini berusaha ia cari kebenarannya, dan Clara tidak pernah menyangka jika Regan akan menjawab pertanyaannya dengan begitu jujur dan pasrah. “Maafkan aku…” Regan menunduk, bahu yang biasanya selalu tegap itu kini bergetar samar. “Aku sudah menyeretmu ke dalam semua ini dan aku ma

  • Di Ranjang Sepupu Suamiku   63. Euphoria

    Dua hari sebelumnya... Hujan belum berhenti ketika Regan kembali ke gedung tua tempat para tetua menunggu. Ia melangkah tenang dengan mantelnya yang basah dan berdiri di tengah aula, menatap lingkaran wajah-wajah tua yang menagih kepastian. Satu bulan lalu, Regan berdiri di tempat yang sama untuk menyerahkan Edward dalam keadaan nyaris tidak bisa dikenali, dan kini ia berdiri untuk menagih hasil dari kesepakatan yang telah mereka buat. “Sudah selesai,” katanya singkat tanpa perlu menjelaskan detail. Para tetua saling bertukar pandang, membaca kesimpulan dari nada suaranya yang mengartikan bahwa sudah tidak ada lagi ancaman bagi klan mereka. Satu urusan ditutup. Regan tidak menunggu pujian, ia hanya menunggu pengesahan sampai ketukan tongkat terdengar pelan tanda bahwa laporan diterima. Ia berbalik dengan langkah yang selalu tenang dan ringan. Ia pergi meninggalkan aula, meninggalkan klan, meninggalkan darah dan warisan. “Jadi kau benar-benar berpikir ini pengorbanan?” Ru

더보기
좋은 소설을 무료로 찾아 읽어보세요
GoodNovel 앱에서 수많은 인기 소설을 무료로 즐기세요! 마음에 드는 책을 다운로드하고, 언제 어디서나 편하게 읽을 수 있습니다
앱에서 책을 무료로 읽어보세요
앱에서 읽으려면 QR 코드를 스캔하세요.
DMCA.com Protection Status