MasukPada hari ketiga mengabaikanku, Gravin alias suamiku sekaligus CEO perusahaan kami, menyetujui sebuah proyek real estat yang diajukan oleh asistennya, Vanessa. Proyek itu sudah dipastikan akan merugi. Dia mengira aku akan menerobos masuk ke kantornya dan memaksanya untuk membatalkan proyek tersebut. Namun, aku tidak melakukannya. Seminggu kemudian, dia kembali dari perjalanan bisnis. Ketika melihat bahwa aku tidak berdebat ataupun membuat keributan, dia menatapku dengan rasa puas untuk pertama kalinya dalam beberapa bulan. Kemudian, dia memberikan posisiku kepada Vanessa. Dia mengira hal itu akan membuatku kehilangan kendali. Ternyata tidak. Aku merapikan semua berkas proyek dan menatanya dengan rapi di meja kerja baru Vanessa. Kemudian, Gravin menghapus namaku dari proposal yang kutulis dan menggantinya dengan nama Vanessa hanya supaya dia bisa mendapatkan bonusnya. Aku tetap tidak melawan. Vanessa tersenyum puas sambil berkata kepadanya, “Lihat? Aku sudah bilang, jangan melawan Evelyn secara langsung. Kamu cukup mengucilkannya sampai dia menyerah. Dia sangat takut kehilanganmu. Itu sebabnya dia akhirnya mulai menurut.” Gravin mempercayai setiap perkataannya. Dia bahkan memujinya pintar. Malam itu, dia memanggilku ke kantornya dan menjanjikan kenaikan gaji, mengembalikan posisiku yang lama, serta bulan madu ke Eropa yang telah dia tunda selama tiga tahun. Itu adalah hal baik pertama yang dia tawarkan kepadaku setelah sekian lama. Dia mengira aku akan menangis bahagia. Tapi, aku tidak melakukannya. Karena tujuh hari sebelumnya, saat terburu-buru menyetujui kesepakatan real estat Vanessa yang sudah dipastikan akan gagal, Gravin telah menandatangani surat perjanjian perceraian yang tersembunyi di dalam tumpukan dokumen itu tanpa membacanya sedikit pun. Hanya saja, dia belum tahu.
Lihat lebih banyak“Kamu nggak perlu datang ke London.”Aku mengangkat kontrak kerjaku ke arah kamera.“Ini adalah kontrak kerja selama lima tahun. Aku nggak bisa pergi begitu saja. Pengajuan izin tinggal jangka panjangku juga sudah disetujui.”“Aku nggak akan pulang.”Gravin menatap kontrak itu lama.Kotak cincin terlepas dari tangannya.“Kamu sudah merencanakan semua ini sejak awal?”“Ya.”“Jadi, semua ini nggak pernah dimaksudkan untuk membuatku takut?”“Nggak pernah.”Aku mengakhiri panggilan dan berhenti menjawab pesan-pesannya.…Sebulan kemudian, perusahaan dana investasi menyelesaikan akuisisi distrik finansial lama.Aku menandatangani dokumen terakhir atas nama mereka.Pada hari yang sama, pembangunan di Harbor Point dihentikan.Ketika para pekerja membuka fondasi lama, mereka menemukan sejumlah besar limbah industri yang terkubur di bawah tanah.Pemerintah kota segera menyegel lokasi tersebut.Pihak bank menggunakan klausul dalam perjanjian pinjaman untuk menuntut pelunasan lebih awal.Para pem
Kembali ke dunia real estat internasional ternyata jauh lebih mudah daripada yang kukira.Selama tiga tahun di Witama Karya, aku tidak pernah berhenti mempelajari pasar.Dalam rapat akuisisi distrik finansial lama itu, aku mendapati bahwa penjual menyembunyikan kewajiban pajak sebesar 1,2 triliun.Jika kami menandatangani kesepakatan hari itu, dana investasi akan bertanggung jawab atas seluruh utang tersebut.Aku menghentikan kesepakatan itu dan membuka kembali negosiasi.Tiga hari kemudian, harga pembelian berhasil diturunkan sebesar 1,8 triliun.Dewan direksi menyetujui perjanjian baru tersebut dengan suara bulat.Di hadapan semua orang, Robert berkata, “Selamat datang kembali, Evelyn. Posisi ini memang seharusnya menjadi milikmu.”Setelah rapat, aku menerima beberapa pesan dari Gravin.[Vanessa sudah dicopot dari posisi Direktur Pengembangan.][Aksesnya ke rumah sudah dihapus. Dia nggak akan pernah masuk ke rumah kita lagi.][Kamarmu nggak disentuh. Pulanglah. Semuanya akan kembali
Alih-alih berdebat dengannya, aku mengeluarkan ponsel dan menelepon polisi.“Halo. Ada seseorang yang menghalangi saya meninggalkan kantor. Alamatnya ….”Ekspresi Gravin berubah.Dia segera melepaskan gagang pintu.“Evelyn, kamu sudah gilƒa?”“Nggak. Aku hanya ingin polisi menjelaskan apakah seorang suami berhak menahan istrinya di luar kehendaknya.”Dia meraih ponselku. Aku mundur dan menyalakan pengeras suara.Suara petugas operator terdengar jelas.“Nyonya, apakah Anda aman sekarang? Apa orang tersebut membawa senjata?”Tangan Gravin berhenti.Dia tidak berani menyentuhku lagi.“Dia aman,” katanya ke arah ponsel. “Ini hanya masalah rumah tangga.”“Kalau begitu, awas.”Aku menatap lurus ke arahnya.Beberapa detik berlalu sebelum akhirnya Gravin menyingkir.Aku memberi tahu petugas bahwa aku tidak lagi berada dalam bahaya, lalu mengakhiri panggilan.Wajah Gravin merah padam.“Kamu menelepon polisi hanya untuk memaksaku mengalah?”“Kamu nggak mau membiarkanku pergi.”Dia menahan amarah
Gravin menatap surat perjanjian perceraian itu. Seluruh tubuhnya menegang.Kilatan kegembiraan melintas di mata Vanessa. Walau dia buru-buru menundukkan kepala, aku tetap melihatnya.“Evelyn, jangan bersikap gegabah,” katanya lembut. “Kalian sudah menikah selama tiga tahun. Jangan melepaskan semuanya hanya karena satu kesalahpahaman kecil ….”“Keluar,” kata Gravin.Vanessa membeku.“Gravin, aku hanya khawatir ….”“Aku bilang keluar.”Suaranya tidak keras, tetapi cukup dingin untuk membuat Vanessa diam.Vanessa menggigit bibir.“Oke. Bicarakan baik-baik. Jangan saling menyakiti hanya karena aku.”Dia berjalan keluar dengan senyum yang nyaris tidak bisa disembunyikannya.Begitu pintu tertutup, Gravin meraih surat perjanjian perceraian itu.“Apa yang kamu mau?”Dia membolak-balik halaman-halamannya.“Kamu mau kembali ke posisimu? Lebih banyak uang? Atau kamu mau Vanessa dikeluarkan dari Harbor Point?”“Aku nggak mau apa pun.”“Nggak usah berpura-pura lagi.”Dia membanting surat perjanjian






Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.