Short
Aku Tak Menginginkan Cinta yang Datang Terlambat

Aku Tak Menginginkan Cinta yang Datang Terlambat

Von:  ArifAbgeschlossen
Sprache: Bahasa_indonesia
goodnovel4goodnovel
12Kapitel
3Aufrufe
Lesen
Zur Bibliothek hinzufügen

Teilen:  

Melden
Übersicht
Katalog
CODE SCANNEN, UM IN DER APP ZU LESEN

Zusammenfassung

POV Pria

Cinta Toxic

Drama

Pilih Kasih/Egois

Kejam

Kriminal

Penebusan

Sekeluarga Mengejar

Aku mencintai Salsa selama lima tahun dan dia pun menjadi tunanganku. Namun ketika kakekku berada di ambang kematian karena sakit, Salsa tidak mengulurkan bantuan. Semua itu karena anak angkat Keluarga Junarwa memberinya sebuah saran. Dia menyuruh Salsa memanfaatkan kesempatan ini untuk melunakkan sifatku, sekaligus membuatku menjadi lebih kuat. Kakek meninggal dalam keadaan tak berdaya. Memang seperti yang diinginkannya, sifatku memang tidak lagi keras. Aku menjadi lebih kuat dan tidak lagi mengganggunya. Tentu saja, aku juga tidak lagi mencintainya.

Mehr anzeigen

Kapitel 1

Bab 1

Saat tertatih-tatih kembali ke pusat kota, aku telah menjadi bahan tertawaan di kalangan mereka.

Mereka semua berkata bahwa tuan muda Keluarga Junarwa yang sejak kecil hidup terlantar di luar itu tidak punya kemampuan berarti, tetapi emosinya besar. Berani-beraninya aku berselisih dengan anak angkat yang sudah masuk perusahaan, bahkan mengancam orang tuaku.

Pada akhirnya, aku kabur dari rumah tanpa sepeser pun uang dan sampai harus meminjam uang dari orang.

Para berandal kaya yang pernah menghinaku juga entah dari mana mengetahui keberadaanku. Mereka datang dengan pongah ke pusat kota bersama sekelompok orang, lalu tanpa malu-malu mengarahkan ponsel ke arahku untuk mengambil foto.

Aku bahkan tidak mengangkat tangan untuk menutupi wajah demi menjaga harga diriku. Bagaimanapun, seluruh harga diriku sudah sedikit demi sedikit terkikis oleh orang-orang yang menagih utang itu.

Sejak dipaksa berlutut di tanah dan menampar wajahku sendiri, hatiku tidak lagi terusik oleh apa yang disebut gengsi a.

Scott yang dulunya selalu membuat masalah dan selalu bersikap waswas untuk menyembunyikan rasa rendah dirinya, kini telah tiada. Keluarga Junarwa dan Salsa-lah yang membunuhnya dengan tangan mereka sendiri.

Tiba-tiba, beberapa mobil bisnis berwarna hitam melaju mendekat seolah tidak memedulikan siapa pun di sekitar. Begitu melihat pelat nomornya, para berandal kaya itu langsung berpencar ke segala arah.

Mobil terdepan tampak sederhana dan tidak mencolok, tetapi aku tahu siapa yang duduk di dalamnya.

Salsa, penguasa Keluarga Indraguna, sekaligus tunanganku.

Melihat mobil itu, aku tanpa sadar menghentikan langkah, lalu berbalik hendak mengambil jalan memutar.

Pintu mobil terbuka, dan seorang wanita berjas turun dari dalam. Dia berjalan ke hadapanku. Saat melihat jelas wajah dan penampilanku, dia sempat tertegun karena terkejut.

Aku tahu betapa menyedihkan penampilanku sekarang.

Pakaian yang kukenakan masih kemeja putih yang kupakai saat mengurus pemakaman kakek. Kemeja itu kusut, bahkan ada beberapa bekas telapak sepatu yang terlihat jelas di atasnya.

Wajahku bengkak kemerahan. Sehari sebelumnya, aku ditampar hingga wajahku membengkak dan bekasnya masih belum hilang. Sela-sela kukuku dipenuhi lumpur hitam, jari-jariku masih sedikit gemetar. Satu kaki memakai sepatu yang kupungut dari tempat sampah, sementara kaki yang lain telanjang dan memerah karena kedinginan.

Sekretaris Salsa menundukkan pandangan untuk menyembunyikan keterkejutannya, lalu memberi isyarat mempersilakan dengan sopan.

"Pak Scott, Bu Salsa minta Anda datang."

Aku menunduk dan mundur selangkah. Suaraku serak parah, tenggorokanku terasa perih setiap kali berbicara. "Nggak usah. Aku mau pulang ke Keluarga Junarwa."

Setelah berkata demikian, aku melewatinya dan bersiap pergi.

Sang sekretaris tampak terkejut.

Bagiku, Salsa dulu adalah penyelamat. Selama lima tahun aku selalu mengikutinya. Meski setiap kali bertemu dia tidak pernah menunjukkan wajah yang ramah, aku tetap memutar otak mencari alasan untuk mendekatinya.

Namun sekarang, aku malah menganggapnya seperti bencana yang harus kuhindari.

Tidak heran jika sekretaris yang sudah terbiasa melihatku bersikap keras kepala dan terus mengejar Salsa merasa begitu terkejut.

"Scott!"

Suara dingin itu membuatku berhenti melangkah tanpa sadar.

Melihat bibirku yang terkatup rapat, sekretaris itu ragu sejenak, tetapi tetap memberi isyarat mempersilakanku masuk.

Aku berusaha menegakkan punggung. Sambil menahan rasa tidak nyaman di kaki kiri dan mengabaikan tatapan sekretaris yang seolah ingin mengatakan sesuatu, aku pun naik ke dalam mobil dengan perlahan.

Salsa duduk di sana.

Dia mengangkat kepala dari dokumen yang sedang dibacanya. Saat melihat penampilanku yang sangat berantakan, dia tidak menunjukkan sedikit pun kepedulian. Sebaliknya, alisnya langsung berkerut erat dan suaranya terdengar sangat tidak senang.

"Kamu sedang cosplay jadi pengemis? Penampilanmu berantakan begini. Nggak takut mempermalukan diri sendiri?"

Hatiku tidak lagi terasa perih karena kata-kata tajamnya seperti dulu.

Aku juga tidak merasa kecewa karena dia sama sekali tidak melihat luka-luka di tubuhku. Aku hanya menundukkan kepala dan menjawab pelan.

Erweitern
Nächstes Kapitel
Herunterladen

Aktuellstes Kapitel

Weitere Kapitel

An die Leser

Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.

Keine Kommentare
12 Kapitel
Entdecke und lies gute Romane kostenlos
Kostenloser Zugriff auf zahlreiche Romane in der GoodNovel-App. Lade deine Lieblingsbücher herunter und lies jederzeit und überall.
Bücher in der App kostenlos lesen
CODE SCANNEN, UM IN DER APP ZU LESEN
DMCA.com Protection Status