Share

Bab 69

last update publish date: 2022-04-19 18:54:23
"Kita hadapi ini bersama, Dia." Nadia menganggukkan kepalanya tanda sepakat dengan sang suami. Gio mendekatkan kepalanya ke telinga Nadia, lalu membisikkan sesuatu. "Terima kasih semalam sudah merecharge semangatku." Gio tersenyum menggoda dihadapan istrinya tersebut.

Nadia tersipu malu, hingga rona
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter
Comments (3)
goodnovel comment avatar
Endang Subyowati
duh bagaimana dgn Nadia, Hana sahabat rasa penjahat , penasaram bgt gimana lanjutannya , terimakasih mimin udah di kasih gratis utk baca novel yg seru ceritanya ....
goodnovel comment avatar
Yung
orang tua tak punya hati alias syetan
goodnovel comment avatar
BhiWie Handayani
Mimpi anda ketinggian nona. ini juga Helena oon banget, masa Hana yang buat Leo meningsoy malah di sayang...
VIEW ALL COMMENTS

Latest chapter

  • Dia yang Terluka    Bab 380

    Rio mencium kening Ishana yang terlelap dengan wajahnya yang masih terlihat pucat. Lelaki yang kini telah bergelar suami itu merapikan selimut agar menutupi tubuh istrinya hingga sebatas dada. Rio pun bergegas keluar untuk menemui keluarga yang sudah berkumpul di luar kamar. Meskipun pernikahan dil

  • Dia yang Terluka    Bab 379

    Setelah pintu terbuka sebuah kejutan bagi Rio saat melihat keluarganya datang, meskipun harus tanpa adanya Dio. Adik yang tentunya juga sangat dia rindukan, karena setelah pernikahannya hingga saat ini Rio belum bertemu kembali Dio kembali. Ternyata bukan hanya keluarga Oetama yang datang tetapi pa

  • Dia yang Terluka    Bab 378

    Sebagai orang yang dianggap paling dekat dengan Ishana, tentu Bumi menjadi terduga paling utama sebagai pelaku yang telah memberikan racun kepada Ishana. Karena itulah Bumi kembali ke Amerika untuk memberi keterangan dan membuktikan jika dirinya bukanlah pelaku kejahatan tersebut. Penyelidikan yang

  • Dia yang Terluka    Bab 377

    Rio menatap boneka yang berbentuk bulan, yang saat ini menemani Ishana tidur. Senyum terukir indah di bibir Rio kala mengingat saat dia membeli boneka itu untuk Ishana. Rio sangat yakin jika sampai detik ini Ishana masih mencintainya dan akan bersedia untuk menikah dengannya. Sebenarnya tidak masala

  • Dia yang Terluka    Bab 376

    "Maafkan sikap mamanya Isha!" pinta Satria. Saat ini Rio dan Satria sedang duduk berhadapan berada di sebuah restaurant, Satria tahu jika sejak kedatangannya Rio belum makan sama sekali. "Apa yang terjadi pada Isha, Om?" tanya Rio yang sejak tadi belum mendapatkan jawaban. "Ada orang yang ingin m

  • Dia yang Terluka    Bab 375

    "Sudah merasa lebih baik?" tanya Bumi kepada Ishana Putri sulung Handa dan Satria membersihkan sisa muntahan yang masih ada di sekitar mulutnya dengan tisu yang di sodorkan oleh Bumi. Tak ada satu orang pun yang ingin merasaka sakit, begitu juga dengan Ishana, meskipun saat ini dia menempati ruang

  • Dia yang Terluka    Bab 229

    Rio, Dio dan Bia dengan tergesa-gesa berjalan menuju ke kamar kedua orang tuanya, kebetulan pintu tidak tertutup sempurna, sehingga mereka bisa melihat betapa sayang sang ayah kepada bunda mereka. Bagi Rio dan Dio, Gio adalah sosok ayah yang layak untuk menjadi panutan, sedangkan bagi Bia, tentu lel

  • Dia yang Terluka    Bab 223

    "Jangan bohong!" "Ayah tidak bohong, Bunda! Jika Bunda tidak percaya, Bunda bisa baca surat perjanjian yang sudah kami tanda tangani." "Maafkan bunda, mungkin sejak awal bunda terlalu berlebihan." Tanpa Nadia sadari bulir-bulir bening mulai menetes membasahi pipinya. Gio segera merengkuh tubuh Na

  • Dia yang Terluka    Bab 222

    Dua pasang kaki menjejakkan langkahnya di atas pasir. Rio dan Ishana memilih pantai menjadi tempat untuk melepas rasa penat mereka. Rio yang harus mengisi hari-harinya denga tumpukan berkas dan file, sedangkan Ishana harus belajar menjelang ujian, kini mereka berjalan-jalan menikmati suasana pantai

  • Dia yang Terluka    Bab 221

    Setelah Satria meninggalkan ruang kerjanya, Rio kembali melanjutkan pekerjaannya yang sempat tertunda. Sulung tiga bersaudara itu hanya ingin segera menyelesaikan perkerjaannya, hingga dia rela melewatkan makan siang. "Masuk!" ucap Rio setelah mendengar suara pintu di ketuk dengan pandangan yang ma

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status