Share

Part 6: Tamu Tengah Malam

Penulis: Desma Limb
last update Terakhir Diperbarui: 2023-12-11 15:10:34

Danu buru-buru bangkit dari duduknya, dan langsung menuju kamar mandi. Sekitar 10 menit, pria itu sudah keluar dari apartemennya. Setiba di lift, ia memencet nomor lantai yang berada tepat dibawah lantai apartemennya. Sudah sebulan, Danu ikut menyewa apartemen type studio di gedung yang sama dengan Andara.

Setibanya di depan pintu apartemen yang ditempati kekasihnya dengan type yang sama dengannya itu, Danu langsung memencet bel. Tak menunggu lama, pintu apartemen itu pun terbuka dari dalam. Menampakkan wajah Andara dengan mata yang masih merah. Danu bisa menebak kalau wanita tercintanya itu baru saja menangis.

“Sayang ….” Danu langsung maju dan meraih tubuh Andara ke dalam pelukannya. Sebelah kakinya pun mendorong pintu agar tertutup kembali. Pria tampan itu mencium kening dan mata Andara penuh kasih sayang. “Maafkan aku, ya? Sudah buat kamu menangis lagi hari ini. Padahal, aku udah janji akan membahagiakanmu kembali.”

Andara tak menjawab, hanya isak tangisnya yang kembali terdengar. Hati Danu semakin teremas sakit melihat wanita yang masih sangat dicintainya sejak dua tahun yang lalu itu. Gara-gara ulah Anna, hubungan mereka terpaksa berakhir setahun yang lalu karena ia harus bertanggung jawab telah meniduri Anna tanpa sadar. Namun, rasa cinta di hati keduanya yang tidak pernah padam, membuat keduanya kembali bersama sejak tiga bulan yang lalu. Kali ini, Andara yang menjadi pelakor dalam rumah tangga sahabatnya sendiri.

“Itu bukan anakku. Tapi, aku tidak bisa ceritakan ke kamu apa yang terjadi.” Danu meraih wajah Andara, lalu mengusap pelan air mata di wajah kekasihnya.

“Percayalah padaku, Sayang. Aku akan menyelesaikan semua ini secepatnya. Kamu terus saja jadi sahabat Anna yang baik, jangan bikin dia curiga sama kamu.”

“Apa Anna selingkuh, Mas?” tanya Andara penasaran.

“Hmm … enggak juga. Tapi, bisa dibilang … aku yang telah atur semuanya. Soalnya, aku udah gak tahan hidup sama wanita hyper kayak dia. Ah, udahlah, gak usah dibahas lagi tentang perempuan itu. Kamu hanya harus percaya sama aku.” 

“Apa yang sudah Mas la … hhmmpp ….” Suara Andara langsung lenyap begitu Danu tiba-tiba menyergap bibirnya. Lalu, tangan kekar Danu telah memeluk pinggangnya semakin erat dan mengangkat tubuhnya tanpa melepas ciuman mereka. Berlahan, Danu melangkah menuju ranjang sambil membawa Andara yang melekat erat di tubuh atletisnya. Gairahnya selalu saja datang saat bersama kekasih hatinya itu. Reaksi yang berbeda saat Anna yang mencoba memancing gairahnya.

***

Rasa cinta, benci, dan sakit hati yang dirasakan Anna untuk Danu terus menemani hari-harinya dalam menjalani hidupnya sendirian. Apalagi mengandung benih dari pria yang tak dikenalnya. Namun, Anna mencoba menerima semuanya. Ia merasa, ini adalah balasan atas perbuatannya di masa lalu. Merusak hubungan Danu dengan sahabatnya, Andara. Ia bertekad akan hidup lebih baik lagi bersama anak yang dikandungnya kini. Ia akan bertanggung jawab membesarkan anaknya sendiri di masa depan nanti.

Malam itu, Anna baru saja akan merebahkan tubuhnya di ranjang ketika ia mendengar suara kendaraan berhenti di depan rumahnya. Tak lama kemudian, pagar rumah terdengar dibuka. Anna menajamkan telinganya, sehingga ia bisa mendengar cukup jelas suara kunci pintu rumah yang dibuka. Karena letak kamarnya bersebelahan dengan pintu masuk.

Apa Mas Danu yang pulang? Soalnya yang punya kunci rumah ini kan Cuma kami berdua.

Anna beringsut ke pinggir ranjang, ia ingin memastikan apakah benar, Danu yang sudah masuk ke rumah mereka setelah hampir dua bulan suaminya itu tak menunjukkan batang hidungnya sejak pertengkaran mereka gara-gara kehamilannya.

Belum sempat Anna berdiri dari duduknya, pintu kamar terbuka dari luar. Benar dugaan Anna, Danu yang masuk ke kamar sembari menarik kopernya. Pria itu langsung melirik pada Anna yang terpaku menatapnya.

“Besok orang tuaku mau datang! Jadi, jangan GR! Aku pulang bukan karena dirimu,” ucap Danu dingin pada wanita yang masih berstatus sebagai istri sahnya. Wanita yang sedang hamil 3 bulan oleh pria lain.

Anna menganggukkan kepalanya. “Oh, ya, udah, besok aku siapin kamar sebelah untuk Ayah dan Ibu. Hmm ... Mas Danu sudah makan? Kalau belum, biar aku siapin.”

“Gak usah sok perhatian! Urus aja diri masing-masing!” jawab Danu ketus. 

"Oke, kalo Mas maunya begitu." Anna pun kemudian bersiap-siap untuk membaringkan tubuhnya di ranjang. Ia menyamankan posisi tidurnya dengan membelakangi pria yang masih berstatus suami sahnya secara hukum. Ia pun tak peduli lagi apapun yang akan dikerjakan oleh Danu. Saat Anna akan terlelap, ia kembali membuka mata ketika merasakan kehadiran Danu yang ikut merebahkan diri di belakang tubuhnya.

Lanjutkan membaca buku ini secara gratis
Pindai kode untuk mengunduh Aplikasi

Bab terbaru

  • Dibuang Suami, Dinikahi CEO Tampan   60. Pria Simpanan Ibu Tiri

    "Alahhh, jangan pura-pura! Kamu pikir saya akan percaya aja dengan kejadian papa saya yang tiba-tiba jantungan saat kamu mengaku hamil saat itu!" balas Harry sinis. "Saya sudah tahu, kalau bayi di perutmu itu adalah hasil hubungan gelapmu dengan Anton!""Apa?! Kamu selingkuh dengan sekretaris suamimu sendiri? Astagaa, perempuan macam apa kamu ini, Melia?" Hendry pun tak bisa tinggal diam mendengar penjelasan Harry."Bohong! Dia pasti ngarang!" bantah Melia keras sembari menunjuk Harry. "Sejak dulu, Harry menentang pernikahan kami! Dia pasti ingin menguasai semua harta suami saya!""Heh, Nyonya! Dengar ya, saya punya data yang akurat serta saksi yang bisa dipercaya. Apa perlu saya buka sekarang juga aibmu itu, Bu Melia? Atau...kita tunggu bayimu lahir dulu, baru kita tes DNA, gimana?" Harry bicara dengan tenang sembari memangku tangan di dada. "Saya hanya ingin kedua orang tua saya tenang di alam sana, jadi saya tidak ingin ribut-ribut tentang warisan mereka. Kalau kamu mau pergi denga

  • Dibuang Suami, Dinikahi CEO Tampan   59. Skandal Ibu Tiri

    Menjelang waktu magrib, Andara tiba di apartemen sederhana yang disewanya sejak tiga bulan yang lalu sembari menggendong bayinya yang baru diambil dari tempat penitipan bayi. Tiga bulan yang lalu, sepulangnya dari rumah sakit, Andara langsung membawa bayinya ke sana. Ia berusaha menerima kenyataan. Awalnya memang sulit bagi Andara menerima bayinya yang cacat. Bahkan, selama seminggu dirawat di rumah sakit, ia sangat terpuruk. Andara bahkan menolak menyusui bayinya itu. Ia pun tak menghubungi orang tua atau saudaranya yang berada di Jawa Tengah. Andara tidak punya nyali untuk memberitahu keluarga besarnya mengenai kehancuran rumah tangganya dengan Danu. Bahkan, ia pun menyembunyikan kehamilannya pada mereka. Hidupnya sungguh sangat memalukan. Hamil dengan suami orang saat ia masih terikat pernikahan dengan Danu, ditambah lagi bayi yang dilahirkannya cacat.Selama tiga bulan, Andara merawat bayinya sendiri. Ia tak ingin menambah dosa dengan membuang bayi itu. Apalagi, ia pun mulai menc

  • Dibuang Suami, Dinikahi CEO Tampan   58. Nasib Sang Pelakor

    Anna kembali aktif bekerja di perusahaan yang didirikan oleh mertuanya tiga bulan setelah melahirkan anak keduanya. Saat ini, usia Ameera sudah berjalan tujuh bulan. Jadi, sudah empat bulan, ia kembali aktif menjadi sekretaris sang CEO sekaligus ayah dari kedua anaknya. Sebenarnya, Harry menyerahkan keputusan pada istri tercintanya itu, apakah mau terus bekerja sebagai sekretarisnya atau di rumah saja menjaga kedua anak mereka, tapi karena Bu Ningsih masih betah tinggal bersama keluarga mereka, maka Anna menjadi lebih tenang meninggalkan anak-anaknya di bawah pengawasan Bu Ningsih dengan dua orang babysitter dan dua orang ART. Ditambah lagi, ada tukang kebun, satpam, dan Pak Ilham--suami Bu Ningsih yang sering berkunjung. Jadi tidak ada alasan buat Anna dan Harry untuk tidak tenang meninggalkan anak-anak mereka selama bekerja.Anna malah merasa, menjaga suaminya yang mantan playboy kelas kakap itu lebih penting. Walaupun sudah menikah selama dua tahun lebih, dan terlihat Harry begitu

  • Dibuang Suami, Dinikahi CEO Tampan   57. ODGJ

    Akhirnya, keesokan harinya, Anna bersama Harry dan kedua orang tuanya datang ke kantor polisi membezuk Danu. Mereka juga membawa dokter ahli jiwa yang terkenal untuk memeriksa kondisi Danu. Mereka ingin mendengar langsung dari dokter itu, apakah Danu perlu dirawat dokter jiwa atau depresi pria itu hanya sesaat saja akibat terguncang karena tiba-tiba masuk penjara.Di sana sudah menunggu Irsyad dan Rahma. Kedua orang tua Danu itu sudah tiba sejak pagi. Anna langsung menyapa dan menyalami mantan mertuanya itu dengan tulus. Bahkan, Anna memeluk Rahma. Ia benar-benar kasihan melihat kedua orang tua yang juga sangat ia sayangi sejak masih remaja dulu."Gimana keadaan Ayah dan Ibu?" tanya Anna usai menyalami Irsyad dan memeluk Rahma."Alhamdullillah, keadaan kami baik, Nak. Cuma kemarin habis pulang dari rumah kamu, Ayah sedikit drop kondisinya, tapi tadi habis subuh, alhamdullillah sudah membaik," jawab Rahma sambil tersenyum haru melihat kebaikan hati mantan menantunya itu. Andai dulu, Da

  • Dibuang Suami, Dinikahi CEO Tampan   56. Depresi

    Semuanya menatap pada Harry, tak menyangka Suami Anna itu akan langsung bertanya seperti itu pada orang tua Danu.Tak lama, Rahma menunduk, lalu terlihat mengusap matanya dengan ujung jilbabnya. Sedangkan Irsyad, hanya menghela napas panjang."Pas datang ke Jakarta, kami langsung ke kantor polisi menjenguk Danu. Polisi yang menjawab Hp Danu saat Bapaknya telpon Danu hari Minggu itu." Setelah cukup tenang, Rahma menjawab pertanyaan Harry."Bapak tetap memarahi Danu ketika kami bertemu di sana walaupun wajah Danu terluka," sambung Rahma lagi."Dia pantas menerima semua itu! Aku tidak pernah mendidiknya jadi manusia jahat! Kamu yang selalu memanjakannya sejak dulu!" Irsyad malah balik memarahi istrinya."Sudahlah, semua ini sudah terjadi. Semoga Danu bisa menjadi lebih baik setelah masa tahanannya berakhir nanti." Thohir akhirnya tidak tahan juga. Jauh disudut hatinya, ia juga tidak tega pada mantan besannya itu sekaligus sahabat karibnya sejak masa kuliah dulu. Hubungan mereka merenggan

  • Dibuang Suami, Dinikahi CEO Tampan   55. Tamu Tak Diundang

    "Di ujung jalan rumah kita. Dia parkir mobilnya di sana. Pas dia mau masuk mobil, kami datang sama polisi," jelas Harry sembari merengkuh bahu istrinya. "Sekarang kamu tenang ya, akan kupastikan dia mendekam di penjara dalam waktu yang lama, biar nggak bikin masalah lagi sama kita!" "Iya, Pi. Aku juga lega sekarang. Tapi, aku nggak habis pikir sama sikapnya tadi. Aku nggak nyangka aja dia bakal minta maaf dan sikapnya sama Arez juga baik banget. Padahal aku sempat kepikiran pas Arez hilang, dia bakal jahatin anak kita, tapi malah diantar sendiri ke sini." Anna mengungkapkan kebingungannya atas sikap Danu yang tidak seperti biasanya. "Mungkin pas bersama Arez dia jadi sadar. Ya, nggak ngertilah, tiba-tiba, dia bisa berubah baik kayak gitu. Tapi yang pasti, kita jangan sampai lengah gara-gara sikapnya itu. Dia harus dihukum, biar tahu rasa," ujar Harry. "Betul, walaupun Arez tidak apa-apa, papa juga tidak mau memaafkannya begitu saja. Dia harus mendapat balasan dari semua perbuatan

Bab Lainnya
Jelajahi dan baca novel bagus secara gratis
Akses gratis ke berbagai novel bagus di aplikasi GoodNovel. Unduh buku yang kamu suka dan baca di mana saja & kapan saja.
Baca buku gratis di Aplikasi
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status