Share

???

Penulis: Senjaaaaa
last update Tanggal publikasi: 2025-12-06 11:30:07

Di antara dua pusara yang berdampingan, Andreas terkulai lemah. Di satu sisi, makam Alina, wanita yang dicintainya lebih dari apa pun. Di sisi lain, makam Hansen, sahabat sekaligus saudara yang selalu ada untuknya. Dua orang yang begitu berarti dalam hidupnya kini telah tiada, meninggalkan luka menganga yang tak mungkin tersembuhkan.

Dirga, dengan setia berdiri di belakang Andreas, memberikan dukungan tanpa kata. Ia tahu, tidak ada kalimat yang mampu m
Lanjutkan membaca buku ini secara gratis
Pindai kode untuk mengunduh Aplikasi
Bab Terkunci

Bab terbaru

  • Dikhianati Suami Payah, Dicintai Pria Berkuasa   220

    Di dalam mobil sunyi. Catalina menggenggam setir dengan erat, matanya lurus ke depan. Wajahnya kaku, tanpa ekspresi. Aku duduk di sampingnya. Mengerti… atau setidaknya mencoba mengerti. Kami sama-sama diliputi kecemasan. Namun saat mobil mulai keluar dari jalur biasa aku mengernyit. “Catalina… kita ke mana dulu?” tanyaku pelan. Tanpa menoleh, ia menjawab singkat “Bank.” Aku menatapnya. “Ngapain?” Jawabannya membuat jantungku berdegup lebih cepat. “Ambil uang tebusan.” Aku membeku. “Tebusan apa?” Beberapa detik Catalina diam. Lalu akhirnya ia bicara. Tentang pesan itu. Tentang ancaman. Tentang… pertukaran. Antara aku dan Rayhan. Tanganku perlahan mengepal. “Kamu… bakal jadiin aku tebusan?” tanyaku pelan. Catalina menatapku sekilas. Tatapannya dingin. “Rayhan hilang karenamu.” Aku langsung menoleh. “Catalina, kamu terlalu gegabah.” “Diam,” potongnya tajam. Aku menahan napas. “Kita bisa pikirin cara lain” “Diam!” bentakny

  • Dikhianati Suami Payah, Dicintai Pria Berkuasa   219

    Kekacauan masih berlangsung. Suara langkah kaki, instruksi, dan tangis bercampur jadi satu. Di tengah semua itu ponsel Catalina bergetar. Tangannya yang gemetar membuka layar. Satu pesan masuk. Tak dikenal. Matanya membaca cepat lalu membeku. “Diam. Jangan katakan pada siapapun kalau tidak anakmu mati. Kamu bisa tukar anakmu dengan Nadira dan juga 5 miliar uang tunai. Ingat, ini hanya kita. Jangan coba-coba lapor polisi, atau nyawa anakmu taruhannya.” Napas Catalina tercekat. Dunianya seperti berhenti. Tangannya langsung mengetik, buru-buru “Apa yang harus aku lakukan?” Beberapa detik yang terasa sangat lama balasan masuk. “Bawa Nadira ke lokasi ini. Dan uangnya. Sendiri.” Sebuah titik lokasi terkirim. Catalina menatap layar itu lama. Jantungnya berdetak kencang. Lalu “Baiklah.” Ia menekan kirim. Tangannya perlahan turun. Matanya kosong. Di sekelilingnya Andreas dan Hansen masih sibuk mengatur pencarian. Nadira masih berdiri dengan wajah pucat, air mata belum

  • Dikhianati Suami Payah, Dicintai Pria Berkuasa   218

    Di dalam mobil yang melaju cepat membelah jalanan kota suasana tegang terasa jelas. Mesin meraung pelan, lampu-lampu jalan berkelebat di kaca depan. Di kursi belakang seorang bayi kecil terbungkus selimut. Rayhan. Masih tertidur… tidak tahu apa yang sedang terjadi. Maudy memeluknya erat. Tangannya sedikit gemetar, tapi matanya tajam. Di depan, Jack menggenggam setir dengan kuat. Wajahnya tegang. Rahangnya mengeras. “Gila…” gumamnya pelan. Ia melirik kaca spion. “Ini gila, Maudy. Resikonya gede banget.” Maudy tidak langsung menjawab. Ia menatap bayi di pelukannya. Lalu tersenyum tipis. “Gak ada pilihan lain.” Nada suaranya dingin. Jack menghela napas kasar. “Itu anak orang berpengaruh. Kalau ketahuan kita bisa habis.” Maudy mengangkat wajahnya. Menatap ke depan. “Makanya kita gak boleh ketahuan.” Sunyi sejenak. Hanya suara mesin dan napas mereka. Jack kembali bicara. “Serius kamu mau lanjut sampai minta tebusan?” Maudy mengangguk. “Ya.” Ia mengusap pelan ke

  • Dikhianati Suami Payah, Dicintai Pria Berkuasa   217

    Hari Minggu itu terasa ringan. Mall dipenuhi orang-orang yang menikmati akhir pekan, tapi di antara keramaian itu dua wanita dengan satu bayi justru mencuri perhatian. “Astaga… dia ketawa lagi!” Catalina tertawa kecil sambil mendorong stroller. Rayhan di dalamnya menggerakkan tangan kecilnya, matanya berbinar melihat lampu-lampu dan warna-warni di sekitarnya. Aku berjalan di samping mereka, menunduk gemas. “Lucu banget sih… sini aku gendong.” Tanpa menunggu izin, aku langsung mengangkat Rayhan dari stroller. Bayi itu malah semakin aktif, tangannya mencengkeram bajuku. “Aduh… gemes banget kamu,” gumamku sambil mencubit pelan pipinya. Catalina memperhatikan dengan senyum hangat. “Hati-hati, dia sekarang lagi aktif banget.” Aku tertawa kecil. “Justru itu yang bikin gemes.” Beberapa langkah kemudian, kami berhenti di depan sebuah toko bayi. Aku langsung menatap ke dalam. Mataku berbinar. “Catalina…” Nada suaraku berubah. Catalina langsung tahu. “Jangan bilang…” Aku su

  • Dikhianati Suami Payah, Dicintai Pria Berkuasa   216

    Siang itu butik dipenuhi kesibukan. Suara mesin jahit terdengar bersahutan, kain-kain mewah terbentang di berbagai meja kerja, dan beberapa pelanggan terlihat menunggu dengan sabar sambil sesekali melirik ke arahku. Aku berdiri di tengah ruangan, memegang beberapa sketsa sekaligus. “Yang ini ubah potongannya jadi lebih slim, bagian bahu jangan terlalu kaku,” ucapku cepat pada salah satu penjahit. “Iya, Bu Nadira.” Belum sempat aku beralih “Bu, untuk pesanan gaun malam yang ini, kainnya mau tetap pakai silk atau diganti?” tanya karyawan lain. Aku menoleh. “Ganti ke satin premium. Warnanya tetap, tapi aku mau jatuhnya lebih tegas.” “Baik, Bu.” Aku menghela napas pendek. Belum selesai satu, datang lagi yang lain. “Bu, fitting jam dua sudah datang.” Aku mengangguk. “Iya, tunggu di ruang fitting. Aku ke sana lima menit lagi.” “Siap.” Di tengah semua itu Danuel berdiri di sampingku, tablet di tangannya, mencatat semuanya dengan cepat. “Jadwal hari ini overbooked,” ucapnya

  • Dikhianati Suami Payah, Dicintai Pria Berkuasa   214

    “WAAAAAA…!!!” Tangisan bayi memecah segalanya. Catalina yang sedang duduk santai langsung berdiri. “Ya ampun, Rayhan bangun…” Sementara itu Hansen yang baru keluar dari kamar dengan rambut masih acak-acakan langsung menegang. “Kenapa lagi? Laper? Atau… oh no…” Ia melirik ke arah bayi mereka yang mulai meronta di boks. Catalina sudah menggendong Rayhan. Ia mengendus pelan… lalu langsung menatap Hansen dengan ekspresi paham. “Hansen…” Nada suaranya tenang. “Ganti popok.” Hansen langsung mundur setengah langkah. “Kenapa aku?” Catalina menatap datar. “Karena aku mau bikin susu.” Tanpa menunggu jawaban, Catalina berjalan ke dapur sambil menggendong Rayhan sebentar, lalu menyerahkannya ke Hansen. “Pegang yang benar.” Hansen menerima bayi itu dengan canggung. Rayhan masih menangis. “Iya… iya… bentar… ayah juga lagi belajar…” Ia menelan ludah. Lalu perlahan membaringkan Rayhan di meja ganti. Beberapa detik ia hanya menatap… popok itu. Ekspresinya berubah. “Catalina…”

  • Dikhianati Suami Payah, Dicintai Pria Berkuasa   190

    Aku mengerutkan kening. “Apa ini?” “Tadinya aku mau kasih di hari ulang tahunmu,” katanya pelan. “Tapi kupikir… sekarang waktu yang lebih cocok.” Aku menerima map itu dengan bingung. Perlahan kubuka. Di dalamnya ada beberapa lembar dokumen resmi. Mataku membaca baris demi baris. Nama pe

  • Dikhianati Suami Payah, Dicintai Pria Berkuasa   189

    Apartemen terasa tenang saat aku masuk. Dua bodyguard memastikan pintu terkunci sebelum berpamitan. Aku melepas heels-ku, menaruh tas di meja konsol, lalu berjalan perlahan ke kamar. Hari ini cukup panjang. Aku membuka resleting gaun, membiarkannya jatuh perlahan ke

  • Dikhianati Suami Payah, Dicintai Pria Berkuasa   188

    “Dikta.” Nama itu terucap pelan dari bibirku. Dia menatapku terkejut. Begitu pun aku. Dalam hati aku hanya bisa bergumam, Dikta… Jeng Novi… sayang? Astaga, lelucon apa ini. Wajahnya memerah. Jelas menahan malu. Sement

  • Dikhianati Suami Payah, Dicintai Pria Berkuasa   187

    Waktu terasa begitu cepat berlalu. Pesawat yang kami tumpangi akhirnya mendarat dengan mulus. Jam menunjukkan pukul 09.30 pagi saat kami keluar dari bandara. Udara kota ini berbeda. Lebih hangat. Lebih akrab. Sudah lebih dari satu tahun aku tidak kembali ke sini. Kota tempat aku dilahirkan.

Bab Lainnya
Jelajahi dan baca novel bagus secara gratis
Akses gratis ke berbagai novel bagus di aplikasi GoodNovel. Unduh buku yang kamu suka dan baca di mana saja & kapan saja.
Baca buku gratis di Aplikasi
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status