Share

25. Wisuda

Author: Blue Rose
last update publish date: 2026-02-18 01:26:10
Di hari Wisuda yang cerah ini. Ningsih sudah berada di Jakarta bersama kedua adik Siti. Ia langsung ke kosan sepetak milik Siti, sebelum kemudian akan menuju ke kampus.

Ningsih sebenarnya masih sangat penasaran, ingin bertemu dengan tunangan sang putri. Saat Siti merias wajahnya sendiri, Ningsih tiba-tiba meraih tangannya dan melihat ada cincin indah di jari manisnya.

Cincin yang begitu indah dan terasa sangat mahal. Namun bagi Ningsih yang sudah mengarungi pahit manis kehidupan, tentu tid
Blue Rose

Terima kasih udah baca, semoga suka di bab ini😘 Masukin ke daftar baca biar dapet info update-nya ya🤩

| 8
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter
Comments (5)
goodnovel comment avatar
Alfiah Ummi Hani
semoga kedepan kingslay menyayangi Siti ya
goodnovel comment avatar
Blue Rose
aduh makasih banget udah komen, jadi semangat deh...
goodnovel comment avatar
Blue Rose
wah makasih banyak kak ami hehe oke nanti ya
VIEW ALL COMMENTS

Latest chapter

  • Dinikahi Duda dengan 4 Anak Bujang   143. Fitnah Nenek

    Setelah Juloan dan Vanessa pergi, ruangan itu menyisakan Siti, Nenek Clara, Victor, Edric, dan Elin Zhang di dalam ruangan, keheningan sempat bertahan selama beberapa saat. Atmosfer ruangan yang luas itu berangsur-angsur melunak, meski kehadiran sang tertua, Nenek Clara, tetap memberikan tekanan tersendiri. Wanita paruh baya yang masih tampil sangat modis dengan setelan berkelas itu duduk bersandar di sofa seberang ranjang, matanya yang tajam di balik kacamata bermerek tidak lepas dari sosok bocah perempuan manis di dekat Victor. Elin Zhang, dengan gaun kasual pastelnya, berdiri agak ragu di dekat boks bayi transparan. Tangannya yang mungil memegangi tepian boks, sementara matanya yang bulat besar berbinar-binar menatap makhluk kecil yang ada di dalam sana, Maya Karina de Kingsley. "Adek... cantik," gumam Elin lirih, suaranya begitu lembut sampai membuat Siti yang bersandar di kasur langsung tersenyum meleleh. "Elin suka ya sama Adek Maya?" tanya Siti dengan nada lembut, berus

  • Dinikahi Duda dengan 4 Anak Bujang   142. Ternyata Tak Seburuk Espektasi

    "Siti gak bicara apa pun tentang hubunganmu dengan Miss Vanessa. Dia gak pernah menyinggung secara spesifik. Tapi, sebelum dia masuk ke ruang bersalin tadi pagi, dia hanya memegang tangan Papi dan meminta Papi untuk selalu ingat... bagaimana kerasnya perjuangan pernikahan kami berdua dulu saat ditentang oleh banyak pihak." Kieran menghela napas pendek, sebuah gestur kelonggaran yang sangat jarang ia perlihatkan. Tatapannya melembut sedikit saat mengingat wajah istrinya. "Siti mengingatkan Papi untuk menjadi orang tua yang objektif. Menjadi kepala keluarga yang tidak menggunakan emosi semata atau kepentingan bisnis pribadi untuk mengukur kebahagiaan anak-anaknya. Papi menyadari hal itu. Papi tidak ingin menjadi orangtua egois yang menghancurkan masa depan anaknya sendiri hanya karena ego," ungkap Kieran dengan nada berwibawa yang mendalam. Mendengar penuturan jujur dari ayahnya, dada Julian mendadak terasa begitu sesak oleh rasa haru. Logika dingin yang biasa ia siapkan untuk berd

  • Dinikahi Duda dengan 4 Anak Bujang   141. Janda Anak Satu

    Atmosfer di dalam ruangan VIP itu mendadak begitu pekat, seolah oksigen di sekitar mereka menipis dalam hitungan detik. Perkenalan yang terjadi setelahnya berjalan dengan sangat formal dan kaku. Syukurlah karena Vanessa punya latar belakangnya sebagai seorang akademisi hukum di Boston, ia tau caranya bersikap baik untuk calon keluarganya. Ia berusaha keras mempertahankan ketenangannya. Ia membungkuk hormat, menjabat tangan Clarissa yang menatapnya dengan pandangan menilai yang tajam, lalu beralih menyapa Kieran dengan nada suara yang terkontrol dengan baik. Kieran Kingsley diam. Pria tampan hot daddy yang harusnya menjadi incaran Vanessa alih-alih Julian yang berondong baginya--justru menampilkan ketenangan yang jauh lebih mengintimidasi daripada teriakan amarah. Setelah mengamati dinamika di dalam ruangan selama beberapa saat, mata elang Kieran beralih pada putranya. "Julian, Vanessa. Ikut Papi ke ruang lain di lantai bawah. Kita bicara di sana," titah Kieran dingin, mutlak tan

  • Dinikahi Duda dengan 4 Anak Bujang   140. Tamu Mengejutkan

    "Aw!!!" Kieran meringis pelan sambil mengusap pinggangnya yang baru saja menjadi korban cubitan maut dari sang istri. "Ngomongnya dijaga! Gak cuma kita di sini, ih!" bisik Siti dengan wajah memerah karena malu, melirik ibunya yang duduk di samping ranjang. Ibu kandung Siti langsung tertawa renyah melihat reaksi spontan anak dan menantunya itu. Setelah tawa ringannya mereda, wanita paruh baya itu teringat sesuatu dan bertanya dengan bahasa yang sopan. "Nak Kieran, kalau boleh Ibu tanya, besan Bu Clarissa sampai jam berapa nggih?" Kieran merapikan kembali kemejanya, berdeham pelan untuk mengembalikan wibawanya yang sempat runtuh akibat cubitan tadi. "Sepertinya nanti sore, Bu. Jadwal penerbangannya dari Paris sempat mundur sedikit karena cuaca buruk, tapi sekarang posisinya sudah transit menuju Jakarta." "Oh, nggih, alhamdulillah kalau begitu," sahut Ibu Siti sambil manggut-manggut paham. Setelah itu, obrolan mengalir santai ke berbagai topik hangat seputar kelahiran Maya

  • Dinikahi Duda dengan 4 Anak Bujang   139. Rebutan

    "Maya Karina de Kingsley." "Apa, Pih?" tanya Edric yang sejak tadi menggunakan headset kabel. "Budek, bjir!" sebut Victor. "Apa sih orang gue tanya, Papi." "Maya..." balas Victor lagi. "Panjangnya siapa, Pih?" tanya Edric lagi. "Maya... Karina... De Kingsley," Victor mengeja nama itu satu per satu dengan nada agak emosi. Bayi itu terlihat menggeliat sebentar, tapi langsung ditenangkan oleh Victor. "Sstttt" Kemudian Edric berkata. "Gila, ada 'De'-nya. Kesannya ningrat banget, Pi. Indonesianya dapet ada nama Maya Karina, tapi tetep pas digabung ama Kingsley." "Iya, dong. Adek gue satu-satunya cewek, harus paling spesial," sahut Victor yang langsung membuat Esric kesal. Si bungsu itu buru-buru mengeluarkan sebotol hand sanitizer dari saku celananya, menggosok tangannya dengan heboh sampai wangi alkohol menyengat, lalu menengadahkan tangan ke arah Victor. "Sini, Bang. Gantian, gue mau gendong Adek Maya. Gue kan sekarang udah resmi naik pangkat jadi Abang!" "E

  • Dinikahi Duda dengan 4 Anak Bujang   138. Putri Cantik Kingsley Launching

    "Bang Jul ama Bang Victor udah ke sampe di Jakarta," ujar Edric. Keiron pun mengangguh, "Jemput gih!" Edric cemberut, kemudian tetap pergi memerintahkan bawahan ayahnya untuk menjemput sang kakak. Ia tentu tak mau berangkat sendiri. Di antara Kingsley, yang paling malas gerak adalah si bungsu Edric. Lalu di saat yang bersamaan, Kieran terlihat berbinar melihat ke arah dalam. Itu membuat Keiron dan Edric langsung ikut mengintip apa yang terjadi di dalam sana. "Sudah lahir," gumamnya sambil menitihkan air mata. Keiron ikut terharu tapi masih menahan untuk tidak mengekspresikannya. "Sudah lahir..." gumam Kieran lagi. Untuk pertama kalinya dalam sejarah hidupnya, melihat seorang Kieran Kingsley menitikkan air mata. Setitik air mata haru lolos melewati pipinya yang tegas, sebuah pemandangan langka yang membuat Edric juga ikut terenyuh. Keiron menelan ludah, dadanya berdesir hangat melihat sang ayah akhirnya mendapatkan kebahagiaan yang nyata, meski ia tetap berusaha sek

  • Dinikahi Duda dengan 4 Anak Bujang   15. Setan

    "Apa yang kalian berdua lakukan?" tanya Kieran. Ia berkecak pinggang di ambang pintu yang menghubungkan ruang makan dan dapur. Siti dan Victor langsung menjauh, tapi kemudian Siti menjawab. "Kita cuma lagi berdebat seperti biasa saat di kampus. Kamu udah selesai makan?" tanya Siti mendekati

    last updateLast Updated : 2026-03-19
  • Dinikahi Duda dengan 4 Anak Bujang   11. Mereka Tau Terlalu Cepat

    Kieran sibuk menjawab telpon grup dari ketiga anaknya yang lain. Edric sudah marah-marah secara langsung, kini giliran Keiron, Victor, dan bahkan Julian yang ada di Amerika. "Kita rapat keluarga aja besok. Buat Julian bisa online aja," ujar Kieran sudah lelah diberondong omelan. "Pih, seriousl

    last updateLast Updated : 2026-03-18
  • Dinikahi Duda dengan 4 Anak Bujang   13. Rapat Keluarga

    Kieran hampir saja buka mulut, tapi Keiron langsung memberi tatapan peringatan pada sang adik. Selain Kieran, Keiron ai sulung juga begitu disegani oleh adik-adiknya, jadi adik-adiknya tak berani membantah. Meski Edric kelihatan ingin berdiri, ia menahannya. Hal itu membuat Siti tambah yakin, kala

    last updateLast Updated : 2026-03-18
  • Dinikahi Duda dengan 4 Anak Bujang   8. Dilabrak Anak si Duda

    Kieran berjalan keluar dan berganti meja untuk menemui sang ibu. "Kieran, Mami jauh-jauh ke Indonesia tapi sepertinya kamu tidak menikmati pertemuan kita," ujar sang ibu. Perempuan paruh baya yang masih terlihat cantik itu menunjukkan kekesalannya. "Maaf Mamiku Sayang, aku agak kehilangan

    last updateLast Updated : 2026-03-17
More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status