Share

72. Benteng Suci Febi

Penulis: Blue Rose
last update Tanggal publikasi: 2026-03-27 01:00:10
Musik techno yang memekakkan telinga terasa seperti ribuan jarum yang menusuk kepala Febi. Di sudut VIP yang temaram, penampilannya adalah sebuah anomali. Ia mengenakan gamis longgar berwarna gelap dan kerudung syar'i yang menutupi dada, seperti sebuah benteng terakhir yang ia pertahankan meski jiwanya sudah lama runtuh. Lebih tepatnya tubuh yang tak lagi suci.

Victor diam-diam menyuruh bawahannya menelponnua pada posisi di dekat kerumunan agar Victor bisa mendenar suara Antonio dari jauh.

Blue Rose

Semoga suka🥰💅🌶

| 4
Lanjutkan membaca buku ini secara gratis
Pindai kode untuk mengunduh Aplikasi
Bab Terkunci
Komen (2)
goodnovel comment avatar
Blue Rose
makasih kak hamida୧⁠(⁠^⁠⁠...⁠⁠^⁠)⁠୨
goodnovel comment avatar
(ami) hamida
terimakasih kk rose.. Victor memang keren..
LIHAT SEMUA KOMENTAR

Bab terbaru

  • Dinikahi Duda dengan 4 Anak Bujang   225. Wisuda Victor

    Langit kota Boston tampak membentang luas dengan warna biru cerah yang menyegarkan, dihiasi angin musim semi yang berhembus lembut menerpa halaman kampus terbaik dunia itu. Riuh rendah suara tawa, derap langkah sepatu para wisudawan, serta kilatan kamera ponsel dari keluarga yang mendampingi menciptakan atmosfer perayaan yang begitu hidup.Di antara kerumunan manusia berbalut jubah toga hitam dengan topi persegi di tangan, sosok Victor berdiri tegak sambil merapikan hoodie toga miliknya.Senyum lebar tak pernah luntur dari wajah tampannya. Penantian panjang, lembaran-lembaran tesis yang menguras tenaga, hingga perdebatan alot dengan sang ayah di ruang keluarga beberapa waktu lalu, akhirnya terbayar lunas hari ini. Gelar Ph.D. atau doktor resmi disandangnya."Wih, selamat ya, Pak Doktor Muda! Gak nyangka anak paling ngeyel se-Kingsley akhirnya bisa beneran pegang gelar profesor masa depan," sebuah suara familier mendadak terdengar dari arah samping.Victor menoleh dan langsung mendapat

  • Dinikahi Duda dengan 4 Anak Bujang   224. Tidak Direstui

    Siti tertegun sejenak. Ia tahu betul latar belakang keluarga Vega bukanlah dari kalangan sembarangan. Keluarga besar gadis itu dikenal sangat konservatif, terpandang secara sosial, dan memiliki standar tinggi yang sama sekali tidak sejalan dengan rekam jejak Edric yang terkenal urakan di masa lalu—meskipun saat ini Edric sudah jauh lebih baik."Terus Vega gimana posisinya sekarang?" tanya Siti dengan nada prihatin."Itu masalahnya!" Edric mengusap rambutnya frustrasi. "Ponsel Vega tadi tiba-tiba dimatiin paksa sama mamanya pas kami lagi teleponan. Dia dikurung di kamarnya, Mi! Gak boleh keluar rumah, paspor dan dompetnya disita, dan dia dipaksa buat nerima perjodohan kilat sama anak rekan bisnis bokapnya minggu depan!"Suasana kamar mendadak sunyi. Ancaman besar itu datang bagaikan badai mendadak yang menghantam ketenangan Edric yang selama ini merasa hubungannya dengan Vega baik-baik saja.Edric berdiri dari tempat tidur, mondar-mandir mondar-mandir di dalam kamar dengan gelisah. Kepa

  • Dinikahi Duda dengan 4 Anak Bujang   223. Badai Edric dan Vega

    Malam di mansion Kingsley selalu punya cara sendiri untuk meredam ketegangan. Setelah perdebatan alot soal pernikahan kilat yang sempat diinisiasi Victor beberapa waktu lalu, keputusan akhirnya diambil dengan kepala dingin. Victor, dengan segala sifat keras kepalanya yang khas, akhirnya melunak setelah melihat ketulusan di mata Febi.Dua hari berselang, suasana di ruang utama lantai dua mendadak sibuk dengan koper-koper besar berukuran cabin size. Victor berdiri di dekat pintu kamar tamunya, mengenakan jaket kulit hitam dengan gaya wolf cut yang acak-acakan. Di hadapannya, Febi berdiri mengenakan long dress rajut berwarna sage dan pashmina instan berwarna senada."Yakin gak mau ikut gue dulu ke US, Feb?" tanya Victor untuk kesekian kalinya, nada suaranya menyiratkan keengganan yang teramat sangat untuk berpisah. "Sekalian liburan. Disana cuacanya lagi enak buat jalan-jalan."Febi menggeleng pelan, menyunggingkan senyum tipis yang menenangkan. "Gak, Vic. Kamu ke sana mau fokus beresin

  • Dinikahi Duda dengan 4 Anak Bujang   222. Lulus Dulu, Baru Nikah

    Belum sempat Victor menikmati suasana hangat di ruang keluarga lebih lama, suara decitan pintu utama mansion yang terbuka mengalihkan perhatian semua orang.Langkah kaki tegas terdengar menggema di lorong foyer, disusul sosok Kieran Kingsley yang melangkah masuk sambil melonggarkan dasi di lehernya. Pria paruh baya itu baru saja tiba dari penerbangan luar kota, namun auranya tetap mendominasi dan berwibawa.Sontak, semua orang di ruang keluarga berdiri untuk menyambutnya."Papi," sapa Keiron dan Victor hampir bersamaan, diikuti anggukan hormat dari Salsa dan Siti.Febi yang berada di sebelah Victor langsung ikut berdiri, merapikan long dress serta pashminanya dengan tangan sedikit bergetar. Wajahnya menunduk dalam, rasa canggung dan gugup kembali menyerangnya begitu berhadapan langsung dengan kepala keluarga Kingsley.Kieran menghentikan langkahnya tepat di depan mereka. Tatapan tajam namun teduh dari mata pria itu mendarat pada Febi, lalu beralih menatap anak bungsu kesayangannya yang

  • Dinikahi Duda dengan 4 Anak Bujang   221. Kebelet Nikah

    Mobil Victor melaju membelah gerbang besi raksasa yang terbuka otomatis, memasuki pelataran luas mansion keluarga Kingsley."Vic, sumpah... aku takut," cicit Febi dengan suara bergetar di kursi penumpang. Tangannya memeluk tas erat-erat. "Keluarga kamu itu... pengusaha besar. Aku gak enak malam-malam begini nyelonong masuk.""Tenang aja," sahut Victor santai sambil mematikan mesin mobil. "Keluarga gue gak pernah makan orang. Paling banter lu cuma digodain mereka.""Tapi, Victor--""Gak ada tapi-tapi. Ayo turun," potong Victor cepat, langsung keluar dan membukakan pintu untuk Febi.Febi menahan kakinya di dalam mobil. Pikirannya melayang pada penampilannya yang agak kusut pasca-insiden di kantor polisi tadi. Rasa tidak percaya diri kembali menusuk dada gadis itu.Melihat Febi yang membeku, Victor menghela napas pendek. Ia meraih lembut jemari Febi yang terbalut outer lengan panjang, lalu menariknya keluar secara perlahan namun bertenaga."Victor, ih! Pelan-pelan!" pekik Febi setengah be

  • Dinikahi Duda dengan 4 Anak Bujang   220. Victor yang Penuh Noda

    Mobil mewah hitam milik Victor membelah keheningan malam ibu kota, melaju membelah gemerlap lampu jalanan menuju sebuah kedai kopi sepi di pinggiran kota.Di kursi penumpang, Feby duduk termenung menatap keluar jendela. Hijab pashmina dan long dress-nya masih tampak anggun, namun raut wajahnya menyimpam beban emosional yang amat berat.Begitu mereka duduk di sudut kedai kopi yang remang dan privat, dua cangkir cappuccino hangat tersaji di atas meja. Keheningan sempat menyelimuti mereka selama beberapa saat sebelum Feby akhirnya membuka suara.Feby menunduk, meremas jemarinya sendiri di atas pangkuan. "Vic...""Kenapa, Feb?" sahut Victor lembut, menatap gadis di depannya tanpa sedikit pun mengalihkan pandangan.Feby menghela napas panjang yang terasa sangat sesak. Mata berairnya perlahan mendongak, menatap langsung ke dalam manik mata Victor."Kamu tahu kan... siapa aku sebenarnya?" suara Feby bergetar, sarat akan rasa insecure yang mendalam. "Aku bukan cewek baik-baik dari keluarga ter

Bab Lainnya
Jelajahi dan baca novel bagus secara gratis
Akses gratis ke berbagai novel bagus di aplikasi GoodNovel. Unduh buku yang kamu suka dan baca di mana saja & kapan saja.
Baca buku gratis di Aplikasi
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status