Home / Romansa / Dirty Office / Bab 389 Mobil Ini Cukup Luas Untuk.. 

Share

Bab 389 Mobil Ini Cukup Luas Untuk.. 

Author: Cynta
last update publish date: 2026-04-11 17:02:19

​Di dalam limosin yang melaju kencang menuju bandara JFK, suasana sangat emosional. Aruna berbaring di pangkuan Keenan, kepalanya bersandar di dada bidang suaminya. Keenan terus membelai rambut Aruna, sementara tangan lainnya tak lepas dari perut istrinya yang kini terasa sedikit kencang.

​"Maafkan aku, Aruna... Aku gagal menjagamu dari bajingan itu," gumam Keenan. Suaranya terdengar penuh penyesalan.

​Aruna mendongak, menatap dagu kokoh Keenan. Ia me
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter

Latest chapter

  • Dirty Office   Bab 389 Mobil Ini Cukup Luas Untuk.. 

    ​Di dalam limosin yang melaju kencang menuju bandara JFK, suasana sangat emosional. Aruna berbaring di pangkuan Keenan, kepalanya bersandar di dada bidang suaminya. Keenan terus membelai rambut Aruna, sementara tangan lainnya tak lepas dari perut istrinya yang kini terasa sedikit kencang. ​"Maafkan aku, Aruna... Aku gagal menjagamu dari bajingan itu," gumam Keenan. Suaranya terdengar penuh penyesalan. ​Aruna mendongak, menatap dagu kokoh Keenan. Ia mengulurkan tangan, menyentuh luka bakar ringan di punggung tangan Keenan akibat cipratan cairan tadi. "Kamu tidak gagal, Keenan. Kamu menyelamatkanku. Kamu selalu jadi pahlawanku." ​Keenan menunduk, mencium bibir Aruna. Awalnya lembut, namun segera berubah menjadi ciuman yang penuh dengan hasrat dan emosi yang meluap. Ia menghisap bibir Aruna dengan lapar, seolah ingin memastikan bahwa wanita ini benar-benar masih ada di pelukannya, bernapas, dan nyata. ​

  • Dirty Office   Bab 388 Pembalasan Telak

    “Jas ini bisa aku beli lagi, Aruna. Tapi kalau sampai kamu kenapa-kenapa, aku akan menyesal seumur hidup!” ​Keenan mengabaikan rasa panas di punggungnya. Ia segera menendang dada pria asing itu hingga terjungkal ke belakang. “Brengsek! Berani sekali kamu! Apa kamu bosan hidup?!” geramnya. Nando dan tim keamanan langsung menyerbu pria itu, menindihnya ke lantai ballroom di bawah tatapan ngeri ribuan pasang mata. ​"Lepaskan aku! Aruna Arkana harus hancur! Vincent menjanjikan aku posisi kalau dia hancur!" raung pria itu sebelum mulutnya dibekap oleh petugas keamanan. ​Keenan segera melepaskan jasnya yang berasap dan melemparnya ke lantai. Ia kini hanya mengenakan kemeja putih yang mulai tampak sedikit basah oleh peluh. Ia berbalik, mencengkram bahu Aruna dengan tangan gemetar. ​"Kamu terluka, sayang? Katakan padaku, apa kamu terkena cairan sialan itu?" tanya Keenan panik. Matanya menyisir setiap inci tubuh Aruna, mencari luka

  • Dirty Office   Bab 387 Ketegangan di Atas Podium

    Suasana di gedung Forum Dunia sudah seperti medan perang. Wartawan berkumpul di depan pintu masuk, menunggu kedatangan pasangan Arkana. Vincent sudah berdiri di lobi dengan wajah penuh kemenangan, yakin bahwa Aruna tidak akan berani muncul setelah skandal foto itu menyebar. ​Namun, sebuah iring-iringan limosin hitam tiba. Keenan turun lebih dulu, mengenakan setelan jas abu-abu gelap yang terlihat sangat mahal dan berwibawa. Ia berbalik, mengulurkan tangannya untuk membantu Aruna turun. ​Aruna muncul dengan balutan setelan power suit berwarna merah menyala. Ia terlihat sangat kuat, sangat percaya diri, dan sama sekali tidak terlihat seperti wanita yang sedang tertimpa skandal. Perut buncitnya justru menambah aura keagungan yang ia miliki. ​Saat mereka melangkah masuk, Vincent mendekat dengan senyum palsunya. "Aruna, aku tidak menyangka kamu akan datang. Aku turut prihatin dengan pemberitaan pagi ini..." ​Keenan tidak membiar

  • Dirty Office   Bab 386 Rencana Pembalasan Penuh Gairah

    Aruna tersenyum melihat binar di mata Keenan. ​"Kalau dia ingin menghancurkan reputasiku dengan skandal, aku akan menghancurkan perusahaannya dengan sains. Nando, siapkan siaran pers. Tapi bukan klarifikasi tentang foto. Umumkan bahwa Arkana Global akan merilis teknologi terbaru besok pagi yang membuat riset Vincent terlihat seperti sampah kuno. Dan untuk foto itu..." Aruna melirik Keenan dengan tatapan nakal namun penuh gairah. "Keenan, kamu bilang ingin memberikan 'pelajaran' padaku karena cemburu tadi?" ​Keenan menyipitkan mata. "Ya, dan aku masih sangat ingin melakukannya." ​"Tapi kali ini kamu berikan ‘pelajaran’ dulu pada Vincent. Gunakan foto itu, ambil dari sudut samping yang berlawanan. Kalau kita merilis rekaman CCTV atau foto dari sudut yang benar orang akan melihat tangan siapa yang sebenarnya ada di sana. Dan pastikan tim keamanan mu mengambilnya secara rahasia. Aku yakin ada CCTV dari sudut lain di ruangan itu..” ​Keenan ter

  • Dirty Office   Bab 385 Amukan Singa Arkana

    Keenan melemparkan kembali ponsel itu ke tubuh Nando hingga benda itu nyaris terjatuh. Rahangnya berkedut hebat, urat-urat di lehernya menonjol, membuat pemandangan yang mengerikan sekaligus mengintimidasi. ​"Nando, hubungi tim IT pusat di Arkana. Aku ingin mereka menemukan sumber foto ini dalam sepuluh menit, atau aku akan memecat seluruh divisi keamanan siber kita!" raung Keenan. Suaranya seakan menggelegar di lobby hotel. ​Aruna masih terpaku setelah sempat melihat foto di ponsel Nando. Di foto itu, sudut pengambilan gambarnya sangat licik. Karena posisi Vincent yang condong ke arahnya saat membahas draf, dan tanpa terlihat jelas tangan Keenan yang sebenarnya justru tersembunyi di balik taplak meja diatas paha Aruna, namun yang tampak justru bayangan tangan Vincent seolah menyusup ke balik gaun champagne-nya. Ditambah lagi, ekspresi Aruna yang sedang menahan napas akibat ulah nakal Keenan di bawah meja, justru terlihat seperti ekspresi kenikmatan yan

  • Dirty Office   Bab 384 Makan Malam yang Meresahkan

    Aruna mengatur nafasnya, menahan desahannya dan meredam kegelisahannya. “Ehem.. Saya baik-baik saja, Mr. Vincent. Hanya sedikit butuh udara," jawab Aruna. ​Aruna kemudian sedikit menyibakkan rambutnya ke belakang bahu karena merasa gerah. Saat itulah, lampu gantung kristal di atas meja makan langsung menyoroti leher jenjang Aruna dengan sempurna. ​Mata Vincent terpaku. Di sana, di dekat ceruk leher yang putih bersih, terlihat dua atau tiga bercak merah keunguan yang sangat jelas. Itu bukan bekas alergi, bukan pula bekas luka. Itu jejak kissmark, tanda kepemilikan yang nyata. ‘Sial!’ ​Vincent mengepalkan tangannya di bawah meja hingga gelas yang dipegangnya bergetar. Ia menatap Keenan, dan ia menemukan pria itu sedang menatapnya balik dengan seringai kemenangan yang paling menyebalkan. ​"Sepertinya istirahat siang kalian sangat... Produktif, Mr. Arkana," sindir Vincent dengan suara yang ditekan. ​Keenan meleta

  • Dirty Office   Bab 170 Melahap Mangsa yang Tak Berdaya

    ​Aruna mengerjap pelan, matanya terlihat sayu dan sedikit berair. "Aku... Aku hanya sedikit gerah, Keenan. Lanjutkan saja..." Aruna mencoba menarik leher Keenan untuk kembali menciumnya, namun gerakannya terasa lemah. ​Keenan menggeleng. Ia kembali menyentuh leher dan pipi Aruna. "Tidak, ini buka

    last updateLast Updated : 2026-03-27
  • Dirty Office   Bab 166 Gairah Pagi yang Tertunda

    Disaat tangan Keenan mulai menjelajahi tubuh Aruna, ponselnya berdering. Tapi Keenan mengabaikannya, ia tetap melanjutkan aksinya, tangannya mulai menurunkan tali kacamata pelindung dari bahu Aruna. Namun ponselnya kembali berdering, membuat Aruna sedikit gelisah. “Keenan, ada telepon. Kamu terim

    last updateLast Updated : 2026-03-27
  • Dirty Office   Bab 163 Masih Juga Merasa ‘Lapar’

    ​"Sabar, Sayang. Aku ingin menikmati setiap inci milikmu malam ini," bisik Keenan. ​Keenan memposisikan dirinya. Ia memegang naga miliknya yang sudah berdenyut hebat dan mengarahkannya tepat di depan mulut goa Aruna. Dengan satu hentakan yang kuat dan dalam, Keenan menerobos m

    last updateLast Updated : 2026-03-27
  • Dirty Office   Bab 171 Kedatangan Seseorang

    Aruna mengangguk sambil tersenyum, "Sangat enak. Aku tidak tahu kamu berbakat jadi koki," pujinya dengan tulus. ​Baru saja Aruna hendak menerima suapan kelima, ponsel Keenan yang tergeletak di atas tempat tidur berdering nyaring. Nama 'Nando' berkedip di layar ponsel. Keenan menden

    last updateLast Updated : 2026-03-27
More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status