Chapter: Bab 213 Rencana tersembunyi di balik gairahDenzel memperhatikan tatapan mata Audrey,ia tidak mampu menolaknya, “Baiklah, aku akan cari cara lain! Tapi sekarang, aku hanya ingin kamu memikirkan ku, baby! Lupakan Stella, apalagi Aiden!” Denzel mulai mencium Audrey lagi, kali ini dengan gerakan yang lebih menuntut. Ia ingin Audrey melupakan nama pria lain. Ciumannya turun ke puncak-puncak dada Audrey, memberikan sensasi gigitan kecil yang membuat Audrey melengkungkan tubuhnya dan mendesah nikmat."Denzel... Aaahhh... Kita baru saja...""Aku tidak pernah cukup sekali denganmu, baby. Terutama saat ada orang lain yang mencoba menarik perhatianmu," bisik Denzel sensual. Ia mengangkat tubuh Audrey, mendudukkannya di atas pangkuannya.Dalam posisi yang sangat intim itu, Denzel menatap Audrey dengan tatapan lapar. Ia membiarkan tangan Audrey meraba otot-otot dadanya yang keras. "Hanya ada aku, Audrey. Katakan padaku bahwa kamu hanya menginginkan sentuhanku."”Aku hanya ingin kamu, Denzel... Tidak ada yang lain di hatiku," rintih Aud
Huling Na-update: 2026-01-09
Chapter: Bab 212 Sebuah permintaanDenzel menarik Audrey ke dalam pelukannya, menjatuhkan diri mereka berdua ke atas tempat tidur king size yang empuk. Ia mengurung tubuh Audrey di bawah tubuhnya, menatapnya dengan penuh cinta. "Dia tidak punya pilihan, sayang. Di dunia ini, hanya ada satu penguasa Shaquille, dan itu aku. Dan aku akan melindungi istriku tercinta dengan caraku," kata Denzel. Ia mulai menciumi leher Audrey dengan agresif, tangannya mulai menjelajah dengan liar di balik kain tipis yang menghalangi mereka. “Aaahhh.. Denzel..” Audrey mendesah, ia merasakan panas yang menjalar dari setiap sentuhan Denzel. Di tengah ketegangan yang masih tersisa dari berita tentang Stella dan Aiden, penyatuan mereka malam itu terasa sangat emosional, sebuah cara Denzel untuk menegaskan bahwa apapun yang terjadi di luar sana, Audrey tetap aman dalam dekapan mautnya. Hentakan gairah yang kuat menyatu dengan desahan-desahan lembut yang memenuhi kamar. Denzel bergerak dengan penuh hasrat yang semakin memuncak.. "
Huling Na-update: 2026-01-09
Chapter: Bab 211 Gairah dalam keteganganSuasana terasa hening seketika itu. Audrey menutup mulutnya dengan tangan, matanya terbelalak tak percaya. "Tapi... Aiden masih terluka setelah menyelamatkan ku. Kenapa Stella melakukan ini?" "Karena bagi wanita seperti Stella, cinta dan nyawa tidak ada harganya dibanding kuasa," sahut Trustin dengan suara yang terdengar begitu lelah. Ia mengusap wajahnya. "Dia memanfaatkan kondisi Aiden yang lemah untuk kepentingannya." Aksa mengepalkan tangannya. "Wanita itu hanya mendekati Aiden untuk sebuah tujuan, masuk ke keluarga Shaquille. Kita harus segera membereskannya!" ”Tunggu," cegat Denzel. Ia melirik Audrey yang tampak cemas. "Kita tidak akan menggunakan darah kali ini. Trustin, apa kamu punya bukti otentik yang bisa membatalkan klaim mereka?" Trustin terdiam sejenak, lalu menatap Denzel dengan tajam. "Aku punya sesuatu yang Stella tidak tahu. Sebuah tes DNA rahasia yang aku lakukan bertahun-tahun lalu. Aiden memang putraku secara biologis, tapi ada klausul hukum dalam sura
Huling Na-update: 2026-01-09
Chapter: Bab 210 Gairah di dalam perpustakaanSetelah makan siang keluarga yang penuh dengan tawa, suasana mansion menjadi lebih santai. Trustin kembali ke kamarnya untuk beristirahat, sementara Aksa dan Fiona menghilang, kemungkinan besar mencari tempat privat untuk 'hadiah' yang dijanjikan. Denzel menarik Audrey ke dalam perpustakaan pribadi milik mendiang Tuan Besar Shaquille. Ruangan itu kini sudah dibersihkan dari segala kenangan buruk. Denzel menutup pintu dan menguncinya, lalu membalikkan tubuh Audrey hingga punggungnya bersandar pada rak buku yang tinggi. "Denzel... di sini? Bagaimana kalau Trustin atau pengawal lewat?" bisik Audrey, napasnya mulai tidak teratur saat Denzel merapatkan tubuh mereka. "Pintu ini kedap suara, sayang. Dan aku ingin menghukummu karena membuat ku kesal pagi ini," gumam Denzel. Ia mengangkat tangan Audrey ke atas kepala, menguncinya dengan satu tangan, sementara tangan lainnya mulai menyingkap dress santai yang Audrey kenakan. Denzel mencium bibir Audrey dengan penuh gairah, sebuah ci
Huling Na-update: 2026-01-08
Chapter: Bab 209 'Panasnya’ suasana pagiPagi itu Denzel bangun lebih dulu, wajahnya tampak tenang dari beberapa hari lalu. Ia mengusap bahu polos Audrey, merasakan kelembutan kulit istrinya yang sehalus sutra. Ia mencium puncak kepala Audrey, lalu turun ke ceruk lehernya, menghirup aroma vanilla yang memabukkan. "Ngg... Denzel," gumam Audrey, ia menggeliat pelan. Matanya terbuka, menatap manik mata Denzel yang menatapnya dengan penuh cinta yang nyata. "Jam berapa sekarang?" "Masih cukup pagi untuk memulai hari, sayang. Tapi sekarang waktunya untuk mencintaimu lagi, baby," bisik Denzel dengan suara serak khas bangun tidur. Ia menarik selimut lebih tinggi, namun tangannya mulai menjelajah di bawah kain itu, mencari lekukan tubuh Audrey yang selalu membuatnya candu. Audrey tertawa kecil, menahan tangan Denzel yang mulai nakal. "Tadi malam kamu janji kalau kita akan kembali ke mansion pagi ini, Denzel. Kita harus melihat Trustin dan... Daan memastikan semuanya benar-benar berakhir." Denzel menghela napas, menyandarkan
Huling Na-update: 2026-01-08
Chapter: Bab 208 Saatnya menerima hukumanDenzel mengangkat Audrey, melingkarkan kaki jenjang istrinya ke pinggangnya yang kuat. Ia membawa Audrey ke kamar utama, namun langkahnya terhenti di balkon pribadi yang menghadap ke arah pemandangan kota. "Di sini, Audrey. Aku ingin seluruh kota tahu bahwa kamu adalah ratu dari raja maut yang paling beruntung," bisik Denzel sensual.Tangan Denzel menurunkan Audrey di atas sofa yang empuk. Dengan tangan yang terampil, Denzel membuka kancing gaun hitam Audrey satu per satu. Setiap inci kulit Audrey yang terekspos langsung diserang oleh ciuman panas Denzel.Saat gaun itu luruh ke lantai, Denzel terpaku menatap perut Audrey yang mulai sedikit menonjol, tempat di mana benihnya sedang tumbuh.Denzel berlutut, mencium perut Audrey dengan sangat lembut, hampir seperti sebuah ritual. "Terima kasih telah bertahan untukku dan anak kita, sayang."Gairah Audrey meluap. Ia menarik Denzel berdiri, tangannya dengan berani membuka ikat pinggang suaminya, membebaskan Anaconda yang sudah menegang
Huling Na-update: 2026-01-07

Putri Terbuang itu Istri Sah CEO
Diusir oleh keluarga yang tak lagi mempercayainya, Aluna, perempuan bar-bar dan keras kepala, berlari di tengah hujan, hingga tertabrak mobil milik Raka Aryaputra, pria dingin, tajam, dan anti perempuan tapi kocak. Aluna tidak tahu, bahwa pria itu akan jadi babak baru dalam hidupnya.
Raka hanya ingin lolos dari perjodohan dengan Keyla, perempuan licik dan manipulatif yang mengaku sebagai anak kandung keluarga Aluna. Tanpa tahu masa lalu mereka, Raka menawarkan solusi brutal, menikah kontrak dengan Aluna.
Gila? Jelas. Tapi hidup Aluna lebih gila dari itu.
Tapi ketika Aluna dikenalkan sebagai istrinya di depan keluarga, semua api menyala kembali. Fitnah, dendam, dan rahasia yang terkubur mulai bermunculan.
Di tengah fitnah dan pengkhianatan, perlahan Raka mulai melihat kebenaran di balik semua luka Aluna. Dan untuk pertama kalinya, pria yang membekukan hatinya dari cinta itu, rela terbakar demi seorang perempuan.
Karena saat cinta bertemu dengan kebenaran, siapa pun tak bisa menyangkal siapa sang putri yang sebenarnya.
Basahin
Chapter: Bab 201 Puncak kebahagiaanBeberapa bulan berlalu dengan cepat, membawa Raka dan Aluna semakin dekat menuju hari kebahagiaan yang mereka nantikan. Aluna kini tinggal sepenuhnya di Mansion yang telah disiapkan Raka, dilengkapi dengan fasilitas dan pengamanan terbaik, serta perawat dan bidan khusus yang siaga 24 jam untuk kehamilan quadrupletnya. Selama masa kehamilan yang berat ini, Raka benar-benar membuktikan julukannya sebagai King pelindung. Ia memangkas jadwal kerjanya, sering mengambil rapat online dari rumah, memastikan ia selalu berada di dekat Aluna. Raka menepati janjinya pada Dokter Clara untuk menjaga keintiman secara aman. Di malam hari, keintiman mereka mencapai level yang baru dan mendalam. Raka akan menghabiskan waktu berjam-jam memijat kaki Aluna yang membengkak karena membawa beban empat janin. Ia akan membelai perut Aluna yang kini sangat besar dengan penuh cinta dan kekaguman, bibirnya berbisik penuh janji-janji mesra pada empat calon pewarisnya. Suatu malam, Raka berbaring miring, wajah
Huling Na-update: 2025-12-03
Chapter: Bab 200 Perayaan kebagianSatu bulan telah berlalu sejak masalah pengkhianatan dan penangkapan itu. Kekuatan cinta dan kebersamaan telah mengalahkan segala masalah yang mereka hadapi. Raka dan Aluna sepakat untuk merayakan kebebasan Alvian di Mansion Keluarga Aluna, sebuah janji simbolis bahwa Alvian telah kembali pulang ke keluarga, siap memulai babak baru. Saat mobil hitam Raka memasuki gerbang mansion yang megah, Aluna, yang duduk di kursi penumpang dengan sabuk pengaman yang disesuaikan untuk kehamilannya, tersenyum lebar. Kehamilannya sudah mulai terlihat, menjadi bukti nyata dari janji cinta mereka. Raka mencium pipinya, memancarkan kebahagiaan dan gairah yang terpendam. “Siap membuat Papa dan Mama lo pingsan karena kabar baik, sayang?” bisik Raka, matanya penuh gairah yang hanya bisa ia tunjukkan kepada istrinya. Aluna tertawa, tawanya merdu. “Mereka pasti akan senang melihatmu, Raka, meskipun mereka akan terkejut mendengar kehamilan ku yang kembar empat.” Di dalam mansion, suasana penuh kebaha
Huling Na-update: 2025-12-03
Chapter: Bab 199 Kebahagiaan di tengah kekacauanSetelah Alvian dan Pak Aditya dibawa pergi, Raka dengan perlahan mendorong kursi roda Aluna kembali ke kamar VVIP. Ia memastikan ruangan sekitar aman dengan menempatkan beberapa bodyguard yang sangat terpercaya di depan ruangan.“Pastikan tidak membiarkan siapapun masuk, bahkan perawat dan dokter sekalipun, tanpa izin langsung dari saya!”“Baik Pak Raka..”Begitu pintu kamar tertutup, Raka menguncinya, menjauhkan mereka dari dunia luar yang penuh bahaya dan kekacauan. Ia mengangkat Aluna dari kursi roda dengan hati-hati, memeluknya ke dada.“Kita aman, Sayang. Hanya kita berdua sekarang,” bisik Raka, menciumi rambut Aluna yang harum. Raka membawa Aluna ke ranjang, membaringkannya perlahan, lalu naik ke ranjang, memposisikan dirinya di samping Aluna, menyandarkan istrinya ke lengan kokohnya.“Gua takut sekali, Raka,” bisik Aluna, suaranya serak. Ia memeluk pinggang Raka, merasakan setiap lekuk tubuh suaminya, mencari kehangatan dan kep
Huling Na-update: 2025-12-02
Chapter: Bab 198 Wajah sang pengkhianatSuara tembakan itu memecah keheningan di koridor rumah sakit, menggantikan suasana tegang menjadi kepanikan sesaat. Peluru itu mengenai bahu pria yang mencoba menembak Raka, yang segera tersungkur.Seseorang tertembak.Raka dan Aluna saling berpandangan, dengan kompak saling bertanya, “Kamu baik-baik saja?!”“Lo nggak apa-apa, Sayang?” Raka memutar tubuh Aluna, memeriksa apakah ada goresan atau cedera.Aluna menggeleng cepat. “Aku aman, Raka. Tapi kamu..” Air mata kembali menetes di pipinya. Ia menarik Raka, mendekapnya erat dari kursi roda, menciumi dada Raka untuk memastikan keberadaannya.“Kalian baik-baik saja?!” Radit yang segera berlari menghampiri, pistolnya masih siaga.Tidak lama Alvian pun juga menghampiri, diapit oleh polisi. “Kalian tidak ada yang terluka, kan?!” tanyanya cemas.“Kami baik-baik saja..” Raka menghela napas panjang, membalas pelukan Aluna erat sebelum melepaskannya perlahan. “Tapi siapa
Huling Na-update: 2025-12-02
Chapter: Bab 197 Firasat Buruk“Baiklah,” Raka akhirnya mengalah. “Tapi ini di bawah pengawasan dan pengawalan gua dan Radit. Tidak ada pergerakan berlebihan, tidak ada kelelahan, dan hanya sepuluh menit. Setelah itu, lo kembali ke sini dan istirahat.”“Iya Raka, gua terima syarat lo.. Makasih sayang..” suara Aluan terdengar lega dan manja. Raka mencium bibir Akuna sesat lalu menghubungi Radit dan Kapten Polisi yang menangani kasus Kayla dan Alvian.Raka menggunakan pengaruh dan koneksinya, menekankan kondisi psikologis Alvian yang membutuhkan konfirmasi langsung dari kembarannya dan menyatakan bahwa kondisi Aluna aman. Ia juga meyakinkan Kapten Polisi bahwa Alvian akan segera bebas dan akan bergabung dengan Wijaya Global, menjamin bahwa Alvian tidak akan melarikan diri.Setelah negosiasi yang cukup sulit, Kapten Polisi setuju karena Radit juga akhirnya menghubungi dan menunjukkan jaminan atas kebebasan Alvian yang sedang dalam proses hukum. Mereka akhirnya setuju membawa Alvian ke rumah sakit dengan pengawala
Huling Na-update: 2025-12-01
Chapter: Bab 196 Bagaimana kondisi Aluna? Raka tiba di rumah sakit terdekat dengan mobil polisi, membopong Aluna erat-erat ke dadanya. Petugas medis segera menyambut mereka, dan Aluna langsung dibawa ke ruang pemeriksaan. Raka, dengan wajah panik dan tegang, berusaha mengikuti."Maaf, Pak, Anda tunggu di luar saja," kata seorang perawat."Saya suaminya! Saya harus di sana!" bentak Raka, suaranya dipenuhi otoritas dan kecemasan. Kekhawatiran akan kondisi Aluna, terutama keempat janin mereka, mengalahkan segalanya.Dokter yang akan memeriksa Aluna melihat ketegasan dan kepanikan di mata Raka dan menghela napas. "Baiklah, tapi Anda harus tenang dan tidak membuat gaduh di dalam. Kami perlu fokus.""Saya janji, Dok," jawab Raka cepat, mengikuti langkah brankar Aluna.Raka mendampingi Aluna, menggenggam erat tangan wanita itu. Di tengah kepanikan dan rasa sakit yang menusuk, genggaman Raka adalah satu-satunya jangkar yang menahan Aluna. Dokter mulai memeriksa, memastikan tidak ada cedera fisik yang serius, dan yang paling pen
Huling Na-update: 2025-12-01