Share

Bab 1112

Penulis: Hazel
"Bu Bella juga mau ngasih aku hadiah? Bukannya tadi kamu bilang mau masak untukku sebagai tanda terima kasih?" tanya Tirta yang merasa tertarik.

"Jangan banyak tanya, nanti juga kamu tahu," jawab Bella sambil tersenyum misterius. "Terus, jangan panggil aku Bu Bella lagi. Kedengarannya nggak akrab sama sekali." Bella menatap Tirta dengan tatapan sedikit kesal, tapi masih penuh kelembutan.

"Kalau begitu ... gimana kalau aku manggil kamu Bel?" Tirta menggaruk kepalanya.

"Kenapa nggak? Bel kedengara
Lanjutkan membaca buku ini secara gratis
Pindai kode untuk mengunduh Aplikasi
Bab Terkunci
Komen (1)
goodnovel comment avatar
hans
***** lanjut
LIHAT SEMUA KOMENTAR

Bab terbaru

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 3090

    "Begitu ya?" gumam Tirta yang pikirannya mulai goyah saat mendengar Genta berkata seperti itu. Melihat betapa kuatnya para kultivator itu, dia makin sadar betapa lemahnya dirinya. Meskipun dia merasa tidak nyaman dengan adanya kepala wanita itu di lautan kesadarannya, dia masih bisa menahannya selama bisa mendapatkan keuntungan besar."Baiklah, aku akan turuti kata Kakak. Oh ya. Kak, sekarang kekuatanmu sudah pulih sampai tingkat apa?" tanya Tirta. Genta sudah menyerap ratusan ribu batu spiritual tingkat menengah, lima ribu lebih batu spiritual tingkat tertinggi, dan tiga puluhan obat spiritual, dia sangat ingin tahu sejauh mana pemulihannya."Tingkat pemurnian tahap puncak, belum begitu kuat. Apalagi kamu sudah memberiku tiga puluhan obat spiritual, jadi kesadaran spiritualku sudah pulih sepenuhnya," jawab Genta.Situasi ini sudah cukup membuat Tirta puas."Masih tingkat pemurnian tahap puncak ya. Kak, kalau kamu serap semua sisa obat dan batu spiritual itu, kira-kira bisa pulih sampa

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 3089

    "Ini sudah kejadian yang lama, kamu masih belum mati? Mereka nggak menemukanmu?" tanya Genta yang sangat terguncang."Kak, apa maksudmu? Dengan bantuan wanita itu, aku sudah berhasil memurnikan pedang ini. Jejak pemilik sebelumnya juga sudah terhapus sepenuhnya, siapa yang bisa menemukanku?" tanya Tirta yang benar-benar bingung."Ternyata begitu, pantas saja kamu belum dimusnahkan," kata Genta yang kembali mengucapkan kalimat yang membuat Tirta makin tidak mengerti."Kak, sejujurnya aku sudah pernah mati sekali. Seorang senior yang menyelamatkanku," kata Tirta dengan jujur."Aku sepertinya ingat soal hal itu. Tapi, aku bisa pastikan, kalau mereka sempat tahu apa yang sudah kamu lakukan .... Bahkan sosok itu pun akan sulit melindungimu," kata Genta dengan tegas.Mendengar itu, Tirta sangat terkejut. "Benarkah? Siapa mereka sebenarnya? Kak, tolong jelaskan padaku."Setelah memperingatkan Tirta, Genta akhirnya mulai menjelaskan, "Aku hanya bisa memberimu sedikit petunjuk. Dengarkan aku da

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 3088

    Yunda segera berkata, "Tapi, kalau sekarang dipikirkan kembali, memang sangat aneh. Pedang itu mengeluarkan kabut hitam pekat, seperti senjata milik kultivator jalur iblis ....""Ya. Di dunia ini memang ada beberapa jenis senjata spiritual yang bisa menekan energi spiritual dan kesadaran spiritual seseorang, tapi senjata seperti itu sangat langka. Nggak disangka, bocah itu ternyata punya satu memilikinya. Hehehe," kata Shindy yang tiba-tiba tertawa pelan."Jangan-jangan Guru berniat merebut senjata spiritual itu untuk jadi milik diri sendiri?" tanya Yunda dengan kilatan membara di tatapannya."Aku hanya nggak mau lihat harta seperti itu disia-siakan. Kalau benda itu ada di tanganku, aku pasti bisa menggunakannya dengan jauh lebih baik," kata Shindy sambil tersenyum."Aku bersedia bantu Guru," kata Yumika segera. Dia juga sangat tergoda dengan senjata spiritual seperti itu."Bagus bagus bagus. Aku sudah pikirkan sebuah rencana dan memang butuh bantuan Yumika untuk melaksanakannya," kat

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 3087

    Arshala melakukan itu untuk mencegah identitasnya terbongkar dan ada orang yang datang mencarinya. Namun, setelah menunggu cukup lama, keadaan seperti itu tetap tidak terjadi. Hal ini membuatnya mulai curiga mungkin dia yang sudah berpikir terlalu banyak dan secara refleks teringat pada Tirta."Tapi, suamiku punya banyak metode, harusnya nggak akan terjadi masalah apa pun. Identitasku terlalu sensitif. Untuk menghindari keributan yang nggak perlu, lebih baik besok pagi aku baru pergi mencari suamiku lagi," gumam Arshala.....Di saat yang bersamaan, Yunda dan Yumika terus menunggu hingga langit mulai gelap baru bisa bertemu Shindy yang keluar dari istana tempat ketua istana tinggal.Yunda yang sudah tidak sabar pun segera maju dan hendak menjelaskan situasinya. "Guru, aku ....""Di sini bukan tempat untuk berbicara, ikut aku ke tempat lain," kata Shindy dengan nada muram. Begitu melihat luka di wajah Yunda dan ekspresi Yunda yang penuh kebencian, dia langsung mengerti apa yang sudah te

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 3086

    "Cepat hentikan. Kalau kamu masih berani menyerap energi spiritual ini sedikit saja lagi, aku akan tendang kamu kembali ke dasar Tebing Maut. Kalau nggak percaya, coba saja."Melihat situasi itu, Tirta tentu saja tidak bisa memaklumi kepala wanita itu. Dia segera mengeluarkan pedang kecilnya dan bersiap menusukkannya ke kepala wanita itu, meskipun dia juga tidak tahu apakah ancaman itu bisa menakuti kepala wanita itu. Lawannya itu hanya perlu satu pikiran saja sudah mampu membuatnya kehilangan kemampuan bertarung."Aku nggak berniat buruk, kenapa kamu begitu emosional? Aku hanya merasakan energi spiritual yang banyak, jadi secara naluriah keluar untuk menyerapnya," kata kepala wanita itu yang hanya mengirimkan satu kesadaran spiritual seperti itu, lalu kembali masuk ke dalam lautan kesadaran Tirta dan melanjutkan tidurnya. Dia membuat dunia luar tidak bisa merasakan auranya, seolah-olah sedang menghindari sesuatu."Huf ...."Situasi itu membuat Tirta menghela napas lega, tetapi dia tet

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 3085

    "Guru, jangan lupa tutup pintu kediaman gua ini. Kalau nggak, nanti orang lain lihat muridmu tidur di ranjangmu tanpa sehelai benang pun. Mereka bisa salah paham soal moralmu," kata Tirta."Diam! Aku nggak mau dengar satu kata pun lagi darimu. Kalau nggak, kamu sendiri saja yang selesaikan urusan Nenek Shindy," balas Suryana.Gedubrak.Pintu kediaman gua pun tertutup di bawah kendali Suryana."Rencanaku akhirnya berhasil," kata Tirta menyeringai saat melihat itu. Menggoda dan mengusir Suryana keluar hanya tujuan pertamanya. Tujuannya yang sebenarnya adalah memanfaatkan kediaman gua milik Suryana untuk bersembunyi dari seluruh pergerakan dan membantu Genta pulih kembali.Begitu mengambil keputusan, Tirta langsung bergerak. Dia segera mengeluarkan seluruh batu spiritual tingkat menengah dan batu spiritual tingkat tertinggi, serta puluhan hingga ratusan obat spiritual. Dia mengeluarkan semuanya, lalu menatanya di depan mata.Gedubrak.Seratus ribu lebih batu spiritual menumpuk seperti gun

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 2182

    Sekarang Tirta makin berhasrat. Dia mencoba mencari kesempatan lagi dengan sengaja berbicara sembari mengernyit, "Kak Luvia, aku nggak bisa lihat karena jaraknya terlalu jauh. Waktu mempelajari teknik misterius seperti ini, kemungkinan kita nggak bisa memahaminya biarpun cuma melewatkan satu detik.

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 2179

    Mendengar perkataan Tirta, Lutfi sangat terkejut. Dia segera membujuk, "Apa? Pak Tirta, kamu mau pergi ke Negara Yumai untuk membalas dendam sendirian? Jangan! Dengan statusmu sekarang, aku nggak mampu menanggung konsekuensinya kalau terjadi sesuatu padamu."Lutfi menambahkan, "Kalau Pak Tirta bersi

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 2091

    Mendengar orang tuanya masih hidup, Elisa merasa senang. Namun, dia khawatir begitu mendengar orang tuanya berada di dalam formasi. Elisa bertanya, "Berada di dalam formasi? Jangan-jangan orang tuaku nggak sengaja terjebak di dalamnya?"Tirta berpikir sejenak sebelum menimpali, "Banyak formasi ditin

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 1968

    Ketujuh tetua Sekte Mujarab bergumam."Dia bisa mengalahkan 40 lebih tetua energi internal tahap puncak dalam sekejap. Kemampuannya sangat mengerikan ....""Apa dia sudah memasuki tingkat abadi?""Nggak pernah ada pesilat tingkat abadi ... semuda ini.""Astaga ... kita malah berniat membunuh pesilat

Bab Lainnya
Jelajahi dan baca novel bagus secara gratis
Akses gratis ke berbagai novel bagus di aplikasi GoodNovel. Unduh buku yang kamu suka dan baca di mana saja & kapan saja.
Baca buku gratis di Aplikasi
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status