แชร์

Bab 1113

ผู้เขียน: Hazel
Kotak hitam kecil itu memiliki tekstur yang tidak sepenuhnya seperti kayu maupun batu. Beratnya terasa cukup padat, seolah-olah terbuat dari sepotong logam murni.

Pada kedua sisinya, terdapat ukiran dua ekor ikan, satu hitam dan satu putih, yang melingkar membentuk simbol yin dan yang. Selain ukiran itu, tidak ada lagi tanda khusus pada permukaannya.

"Kotak sekecil ini, sepertinya nggak bisa menyimpan sesuatu yang terlalu besar. Tapi, didengar dari cara bicara Kakek Omran, isinya pasti sesuatu y
อ่านหนังสือเล่มนี้ต่อได้ฟรี
สแกนรหัสเพื่อดาวน์โหลดแอป
บทที่ถูกล็อก
ความคิดเห็น (3)
goodnovel comment avatar
hans
***** mantabpfff lanjut
goodnovel comment avatar
Helmy Aziz Rafael
dah ndak bisa di buka
goodnovel comment avatar
Eman Kancil
sedikit bngt si kak cuma dua bab tambah LG donk biasa nya 4 bab
ดูความคิดเห็นทั้งหมด

บทล่าสุด

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 3048

    Selain itu, kemampuan murid pria tua berwibawa sangat hebat. Tetua dari gunung suci lain baru mencapai tingkat pemurnian dewa.Namun, generasi ketiga murid pria tua itu bahkan sudah mencapai tingkat penebas dewa. Mereka tidak perlu menghormati tetua gunung suci yang lain. Itulah sebabnya sekarang pria tua itu tetap sangat berkuasa biarpun sudah pensiun.Pria tua berwibawa menegaskan, "Cepat pergi, lebih baik kalau masalah ini diselesaikan lebih cepat. Kamu harus bunuh pelakunya, nggak peduli apa identitasnya dan alasannya. Kalau nggak, kamu nggak usah pulang untuk temui aku lagi.""Oke, Guru!" sahut Gafar. Kemudian, dia berucap kepada para tetua di samping, "Orang yang bisa membunuh Tetua Ganesh sangat langka di dunia awani. Mohon para tetua dan tetua agung ikut aku keluar!"Para tetua dan tetua agung menyahut, "Oke, Pak!"Semua tetua gunung suci ikut keluar, termasuk Lavanya dan tiga tetua agung yang hampir memasuki tingkat pencapaian agung. Ditambah lagi, Gafar sendiri juga hampir me

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 3047

    Aula ini hanya dibuka seribu tahun sekali untuk upacara penyembahan leluhur. Jadi, semua murid bisa menyembahyangi leluhur sekte ini.Biasanya, hanya beberapa pria tua renta berambut putih yang terlihat biasa berjaga dan membersihkan aula leluhur ini. Sebenarnya dulu mereka adalah mantan tetua agung Sekte Formasi Surgawi.Di dunia awani, mereka merupakan tokoh hebat yang bisa membuat orang ketakutan hanya dengan mengentakkan kaki. Kultivasi mereka sudah hampir mencapai tingkat pencapaian agung, hanya tersisa satu langkah lagi.Mereka adalah fondasi dan senjata andalan paling hebat Sekte Formasi Surgawi. Hanya saja, mereka sudah hidup 8 ribu tahun dan hampir mati. Mereka hanya mengandalkan akar spiritual untuk bertahan hidup. Biasanya mereka jarang keluar.Krak! Tiba-tiba, kartu takdir yang melambangkan Ganesh hancur berkeping-keping saat Ganesh mati.Salah satu pria tua yang ompong mendekat, lalu bertanya dengan ekspresi kaget, "Ada yang membunuh tetua agung sekte kita?"Pria tua lain

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 3046

    Tebing Maut sangat misterius dan sudah ada sejak dunia awani tercipta. Meskipun Tebing Maut tidak begitu terkenal seperti pegunungan liar di bagian timur dan laut utara yang luas, bukan berarti tingkat bahaya Tebing Maut kalah dari tempat berbahaya lainnya.Tidak berlebihan jika mengatakan banyak kultivator tetap menganggap Tebing Maut sebagai tempat terlarang. Semua kultivator yang mendengar tentang Tebing Maut pasti gentar.Whoosh .... Tirta yang baru melompat ke Tebing Maut langsung merasakan angin astral berembus di wajahnya. Angin astral yang berembus sangat menusuk, bahkan kekuatan spiritual yang melindungi tubuh Tirta juga tidak bisa mengurangi rasa sakit ini. Kultivasi Tirta juga melemah."Ternyata angin astral ini bisa melemahkan kultivasi. Pantas saja banyak kultivator tingkat penebas dewa dan kultivator yang hampir memasuki tingkat pencapaian agung mati di sini ...," gumam Tirta yang terkejut.Tirta jatuh dengan kecepatan yang sangat tinggi. Dia segera mengeluarkan kertas em

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 3045

    Mahaprana tertawa dan mengomentari, "Kamu begitu lemah, untuk apa aku mengambil nyawamu? Suatu hari nanti, aku pasti akan memanggilmu saat diperlukan. Cepat tingkatkan kultivasimu. Waktu yang tersisa untukmu nggak banyak lagi."Mahaprana hanya meninggalkan pesan yang misterius itu, lalu menaiki sungai surgawi yang indah dan menghilang bersama Magenta.Sebelum mereka pergi, Tirta tidak memperhatikan Magenta melontarkan lidah api dari ujung jarinya ke peta bintang yang kekuatannya terkuras."Waktu yang tersisa untukku nggak banyak lagi? Apa maksudnya? Jangan-jangan ada hal mendesak yang harus kulakukan?" gumam Tirta.Ucapan Mahaprana membuat Tirta termenung, tetapi dia kepikiran Arshala yang jatuh ke Tebing Maut. Nasibnya masih tidak jelas. Tirta menggeleng dan berusaha meredam pikirannya yang kacau. Dia hendak melompat ke Tebing Maut untuk menyelamatkan Arshala.Tirta berucap, "Arshala pasti belum mati. Kalau nggak, pria itu nggak akan biarkan aku menyelamatkannya sendiri."Saat hendak

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 3044

    Tirta dan Ganesh akan perlahan menghilang.Mahaprana menjentik jarinya dan berseru, "Lenyapkan!"Krak! Semua petir langsung lenyap. Bahkan bayangan berbentuk manusia di langit yang dibentuk hukum alam juga lenyap. Sudah jelas kekuatan Mahaprana sangat luar biasa.Orang yang sudah mencapai tingkat pengguncang langit bisa mengguncang hukum langit dan bumi. Aturan tidak bisa melukainya.Sementara itu, orang yang sudah mencapai tingkat pengendali langit bisa mengendalikan hukum langit dan bumi. Semua perintahnya pasti dijalankan dan dia bisa mengendalikan sumber hukum makhluk hidup.Jika Mahaprana berniat memutar balik ruang dan waktu ribuan bintang secara bersamaan, dia juga bisa melakukannya. Itulah sebabnya menghancurkan hukum alam dunia awani yang kecil sangat mudah bagi Mahaprana.Magenta berseru kaget, "Ini teknik untuk memutar balik ruang dan waktu, juga menentang hukum alam. Teknik ini nggak bisa dibandingkan dengan Teknik Nirwana yang kukuasai. Kemampuan Tuan ... makin misterius."

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 3043

    Di bagian terdalam alam semesta, terdapat Gerbang Maharaja yang bersimbah darah. Sosok hebat seperti Mahaprana bekerja sama untuk membangun Gerbang Maharaja. Mereka ingin mencegat makhluk spiritual mengerikan dari alam semesta lain.Magenta membatin, 'Sepuluh ribu spirit tulang putih sudah mencapai tingkat pencapaian agung. Kecuali sumber di tubuh asli mereka sekalian dilenyapkan. Kalau nggak, mereka nggak akan bisa mati. Bisa dibilang kesulitannya sangat besar, Namira nggak mungkin bisa kembali dalam waktu singkat.'Magenta merasa kasihan pada Namira, lalu dia melihat Mahaprana dan bertanya, "Tuan, apa yang harus kulakukan?"Mahaprana mengalihkan pandangannya dari tempat Namira menghilang. Dia tersenyum dan menjawab, "Nggak usah. Kamu lihat apa yang kulakukan saja."Kemudian, Mahaprana menjentik jarinya dengan santai dan berkata, "Waktu ... berputar kembali."Mahaprana seperti kaisar abadi kuno yang bisa mengendalikan hukum alam. Bam! Tanah dan pegunungan yang retak di sekitar mulai m

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 915

    "Apa? Kamu dipukuli sampai cacat?" Ratna terkejut. Kemudian, dia langsung bertanya, "Lalu, uang mahar untukku gimana? Sudah kamu kumpulkan semua, 'kan?""Ma ... masih kurang 200 juta. Datang ke rumahku dulu ya? Antar aku ke rumah sakit ya?" ucap Ammar dengan susah payah."Setelah tanganku dan kakiku

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 859

    "Hais, memang nggak bagus kalau ada yang tahu. Pokoknya, aku nggak bakal beri tahu siapa pun tentang masalah hari ini," balas Tirta sambil melangkah dengan stabil. Dia bisa merasakan payudara besar di punggungnya.Setelah mendengarnya, Yanti pun mengiakan dan tidak merespons lagi. Dia tidak pernah b

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 924

    Karsa melihat kaki dan tangan Harto yang remuk. Bahkan, bagian selangkangannya berlumuran darah. Emosi Karsa tersulut.Karsa berkata kepada Tirta dengan geram, "Hei, kamu itu orang pertama yang berani melumpuhkan adikku! Tapi, kamu akan menjadi yang terakhir! Katakan, kamu mau mati dengan cara apa?"

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 884

    Tubuh Tirta tidak terlihat kekar. Namun, setelah dia menindih tubuh Aiko, Aiko bisa langsung merasakan keperkasaannya. Seketika, jantung Aiko berdetak kencang. Dia panik, malu, tetapi juga dipenuhi penantian.Dengan suara manja, Aiko berkata, "Hm ... Tirta, santai sedikit. Aku buka baju dulu. Aku be

บทอื่นๆ
สำรวจและอ่านนวนิยายดีๆ ได้ฟรี
เข้าถึงนวนิยายดีๆ จำนวนมากได้ฟรีบนแอป GoodNovel ดาวน์โหลดหนังสือที่คุณชอบและอ่านได้ทุกที่ทุกเวลา
อ่านหนังสือฟรีบนแอป
สแกนรหัสเพื่ออ่านบนแอป
DMCA.com Protection Status