LOGINDISCLAIMER : CERITA INI MURNI FANTASI DAN TERDAPAT BEBERAPA ADEGAN DEWASA YANG TIDAK PANTAS DITIRU. MOHON BIJAK SEBELUM MEMBACA! Mati gara-gara kepalanya terbentur lantai, setelah menonton drama PUTRI YANG TERBUANG : KARMA PUTRI JAHAT. Ellyn justru terlahir kembali dan malah bertransmigrasi menjadi tokoh Elloist, sang putri bodoh di drama tersebut. Untuk menyelesaikan misi agar bisa kembali ke dunia nyata, Ellyn harus menaklukkan ke empat suami binatangnya yang membencinya hingga mencapai level 99,999%. Bahkan nyaris membunuhnya. Mampukah Ellyn menyelesaikan misi atau justru gagal di tengah jalan?
View MoreKenyataan mematikan yang baru saja dilontarkan oleh Tabib Anand sukses membekukan udara. Hawa dingin yang berembus dari lorong-lorong labirin kini terasa seribu kali lebih menusuk tulang, membawa aroma kematian yang begitu pekat dan menyesakkan.Pangeran Alexander dan Jenderal Marcus berdiri mematung. Otak kedua panglima perang terkuat di Kerajaan Moon itu seakan dipaksa berhenti beroperasi. Jika mereka memaksakan diri membuka portal teleportasi menggunakan Bulu Emas Phoenix di tempat ini, jiwa Elloist akan terseret keluar dari dasar jurang, hanya untuk dikurung selamanya di dalam labirin kutukan ini.Mereka baru saja nyaris mengeksekusi istri mereka sendiri.Keheningan yang luar biasa mencekam itu hanya diisi oleh suara isak tangis arwah anak kecil bersuku kucing liar yang masih berlutut di atas lantai batu hitam.Pendaran biru pucat dari tubuh transparannya berkedip-kedip redup, sementara rantai astral berwarna ungu kehitaman
Tangan Pangeran Alexander yang menembus dada transparan anak kecil itu masih menggantung kaku di udara.Udara di ruang bundar yang menjadi pusat labirin tersebut mendadak terasa seribu kali lebih membekukan daripada badai salju di puncak pegunungan tertinggi.Suara rintihan pilu sang arwah cilik yang bergema memantul di dinding-dinding batu hitam menciptakan melodi kematian yang membuat bulu kuduk berdiri serentak.Selama pengejaran gila-gilaan menembus desa kumuh dan lorong labirin yang dipenuhi jebakan maut, ketiga panglima perang itu benar-benar mengira mereka sedang memburu seorang pencuri kecil yang lincah.Fakta bahwa wujud anak bersuku kucing liar itu kini memudar, memancarkan pendaran biru pucat yang tembus pandang, menghantam akal sehat mereka dengan telak."A-apa-apaan ini?!" raung Jenderal Marcus, memecah keheningan mencekam dengan suara baritonnya yang menggelegar.Sang Leopard Buas mundur satu langkah, mata
Hidung Jenderal Marcus mengendus udara yang pengap dan berbau busuk.Sang Leopard Buas memimpin di garis depan, melangkah dengan kecepatan dan presisi yang mematikan melewati gang-gang sempit di desa kumuh tersebut.Di belakangnya, Pangeran Alexander menyusul dengan aura membunuh yang semakin pekat, sementara Tabib Anand terus berlari mengimbangi langkah mereka dengan napas tersengal dan wajah yang masih menyisakan jejak air mata."Aromanya mengarah ke gundukan bukit sampah di ujung desa!" geram Marcus, taringnya terekspos."Bocah tikus itu berlari sangat cepat untuk ukuran anak manusia yang kurang gizi.""Aku tidak peduli seberapa cepat dia berlari. Jika dia membuat Bulu Emas itu lecet sedikit saja, aku akan membakar seluruh desa ini menjadi abu," desis Alexander dingin, tangannya tak lepas dari gagang pedang obsidiannya.Setiap detik yang terbuang terasa seperti sayatan belati di ulu hatinya, membayangkan Elloist yang teng
Api naga hitam yang berkobar dari tubuh Pangeran Alexander tidak lagi sekadar ancaman kosong. Suhu di gang sempit dan kumuh itu melonjak drastis, mengeringkan genangan lumpur seketika dan membuat udara bergetar karena panas yang tak masuk akal.Sepasang netra keemasan Sang Jenderal Tertinggi Kerajaan Moon itu menyipit hingga membentuk celah vertikal yang mematikan.Sisik-sisik naga berwarna obsidian mulai menembus kulit di sekitar rahang dan lehernya.Taringnya memanjang, mencerminkan insting predator yang benar-benar siap untuk mengunyah mangsanya hidup-hidup."Aku akan merobek lehermu," geram Alexander, suaranya terdistorsi menjadi perpaduan antara suara manusia dan auman naga yang menggetarkan bumi.Tangan kanannya yang berlapis zirah mencengkeram leher jubah Tabib Anand, mengangkat pria bersuku rusa itu lebih tinggi hingga ujung kakinya meronta-ronta di udara."Aku akan memanggangmu dengan api neraka, mengulitimu, d
'Apa aku benar-benar tidak bisa menyelamatkan suamiku sendiri?' Elloist semakin frustrasi. Ia tanpa ssadar mengacak-acak rambutnya. Sementara itu, Nyonya Celeste justru berjalan ke arah Tabib Anand, meraih ujung rantai yang terhubung pada lehernya, lalu menariknya sedikit kuat hingga pria itu t
Nyonya Celeste terpana sebentar, sebelum menyunggingkan senyum culas. "Well! Well! Well! Aku pikir siapa yang datang mengganggu—" Ia perlahan menoleh ke samping, membuat seorang pelayan wanita mendekat dan memberikan sebuah sapu tangan. "Ternyata sang putri buangan," hinanya pedas. Nyonya
"Apa?!" pekik Elloist keras. "Benar, Yang Mulia," sahut pengawal itu terbata-bata sambil menatap ke arah Elloist dengan sorot takut. Ia bahkan berusaha keras menahan tangis. Bagaimanapun juga ia merasa berhutang budi pada sang tabib yang telah menyelamatkan nyawa putrinya di masa lalu. "Kok
Elloist menangis tersedu-sedu. Penampakan yang ia pikir sebelumnya adalah hantu, ternyata wajahnya sendiri. Bertepatan dengan itu, Momo kembali muncul, terbang berputar-putar mengelilingi kepala Elloist hingga debu perak sekilas terlihat berterbangan mengikutinya. [Tuan rumah jangan bersedih!






Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.
reviewsMore