Share

Bab 136

Penulis: Hazel
Setiap ucapannya juga terdengar sangat menyanjung Tirta. Di saat mereka sedang mengobrol, timnya yang lain telah mulai bekerja untuk membongkar rumah. Rumah Tirta yang lama itu sama sekali tidak kokoh. Hanya belasan pekerja saja sudah sanggup menghancurkannya dengan mudah.

Tirta melihat momen ini dengan tertegun. Dia tiba-tiba teringat dengan kenangan saat orang tuanya masih tinggal di rumah ini. Saat itu, hanya ada kebahagiaan dan tidak ada kekhawatiran apa pun. Sayangnya, dunia memang kejam. S
Lanjutkan membaca buku ini secara gratis
Pindai kode untuk mengunduh Aplikasi
Bab Terkunci
Komen (2)
goodnovel comment avatar
hans
**** bagus lanjut
goodnovel comment avatar
Joni Asmal
kok Ndak bisa buka athor
LIHAT SEMUA KOMENTAR

Bab terbaru

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 3707

    "Huh, pengecut! Nggak punya nyali! Percuma saja punya kepala anjing. Cepat cari lubang kotoran dan bunuh diri saja!" Anjing hitam besar tetap tidak mau melepaskannya dan terus-menerus memaki.Harus diakui, anjing hitam besar benar-benar keterlaluan. Di saat Tirta sedang bertarung hidup dan mati, dia malah mengandalkan lidahnya yang tak kenal lelah untuk memaki-maki monster iblis berkepala anjing itu.Monster iblis berkepala anjing itu hampir muntah darah saking kesalnya."Huh. Setelah membunuh kedua orang ini, aku pasti akan mencincang anjing kampung sialan itu!" Karena tidak tahan lagi, monster iblis berkepala anjing itu memilih menutup pendengarannya.Bam! Tang!Sementara itu, pertarungan Tirta dan naga purba berwujud manusia sudah memasuki tahap yang sangat sengit. Trisula besar di tangan naga purba itu sudah hancur berkeping-keping.Kini, mereka bertarung jarak dekat dengan ganas. Baik manusia maupun naga sama-sama memancarkan energi darah yang membubung ke langit. Mereka benar-ben

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 3706

    Kaisar Obat bisa dianggap sebagai yang terkuat di antara mereka bertiga. Dia sudah hidup selama lebih dari 70.000 tahun dan pernah menyaksikan sendiri Klan Naga Purba menggunakan kemampuan rahasia mereka.Bisa dikatakan, ucapannya hampir sama dengan secara langsung menyatakan bahwa Tirta tidak akan selamat!'Jade, kalau situasinya sudah benar-benar genting, kita langsung turun tangan saja. Nggak masalah kalau sampai melanggar kesepakatan. Yang penting Tirta tetap hidup ....' Wajah cantik Selvi yang masih seperti gadis muda berubah muram. Dia mengirim transmisi suara secara diam-diam.'Aku juga berpikir begitu. Tapi untuk sekarang, kita nggak boleh menunjukkan celah. Kalau nggak, saat kita turun tangan, iblis besar yang lainnya pasti akan ikut campur.' Jade mengungkapkan rencananya.'Ya. Kita juga bisa meminta Senior Kaisar Obat untuk turun tangan bersama.'Kedua wanita itu kemudian kembali mengirim transmisi suara kepada Kaisar Obat tanpa menunjukkan perubahan ekspresi apa pun. Seperti

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 3705

    "Bocah, kamu nggak mungkin bisa membunuhku. Untuk apa buang-buang tenaga? Lebih baik menyerah saja." Naga purba berwujud manusia mulai murka. Dia mengabaikan berbagai kekuatan supranatural bawaan yang terus diarahkan kepadanya.Dengan paksa, dia menebas menggunakan trisula besarnya, membuka jalan berdarah, dan langsung menerjang ke arah Tirta.Sisik di tubuhnya pun terluka hingga belasan keping terlepas. Darah merah mengalir dari luka-lukanya."Tangan Penangkap Naga!" Tirta tidak menjawab. Dia hanya memberikan jawaban dengan cara yang paling sederhana dan langsung.Sebuah telapak tangan emas berukuran sekitar tiga meter meluncur. Telapak itu sangat padat, seolah ditempa dari emas ilahi yang berkilauan. Bahkan garis-garis telapak tangannya terlihat dengan jelas, tampak seperti mengandung aksara ilahi primordial yang menyimpan kekuatan dahsyat yang sulit dibayangkan.Tang! Trisula besar itu langsung ditepis Tirta hingga terpental. Telapak tangan naga purba berwujud manusia pun bergetar h

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 3704

    Naga purba berwujud manusia menyerang dengan sangat ganas. Dia mengangkat tangan dan memanggil petir dari langit kesembilan, lalu memadatkannya menjadi sebuah trisula besar yang seolah nyata.Trisula besar itu sangat ganas, dengan sisinya dipenuhi sisik naga.Mata trisula setajam taring naga raksasa, berkilauan dengan cahaya dingin yang menggetarkan hati. Meski naga purba berwujud manusia tampak sudah tua, tubuhnya sangat kekar seperti menara besi. Dengan kedua tangan memegang trisula, dia menebaskannya dengan sekuat tenaga.Aura dahsyatnya seolah mampu mengadang puluhan ribu pasukan seorang diri.Wuuus! Cahaya petir yang mengerikan memancar ke luar, seolah hendak membelah sebuah bintang menjadi dua!"Niat Pedang Bergelora!" Tirta tidak berani meremehkannya dan segera melancarkan ribuan hingga puluhan ribu cahaya pedang yang sudah dipadatkan.Masing-masing hanya setebal lengan, tampak persis seperti pedang terbang sungguhan. Meskipun tidak memiliki kedahsyatan seperti serangan naga pur

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 3703

    "Ya, Raja Monster. Kita seharusnya segera membuat rencana. Terus berlarut-larut seperti ini nggak ada gunanya." Iblis besar lainnya berkata demikian.Raja Monster termenung. Dalam waktu singkat, dia sulit mengambil keputusan."Huh. Kalau kalian ragu-ragu seperti ini, biar aku saja yang memutuskan untuk kalian. Sekarang, artefak yang kalian andalkan sudah nggak berguna.""Bagaimana kalau kita melakukan pertarungan yang adil? Siapa yang menang, dialah yang bisa meninggalkan tempat ini hidup-hidup.""Kalian nggak setuju juga nggak masalah. Paling-paling aku tinggal memanggil bala bantuan untuk memusnahkan kalian semua. Dengan begitu, kami juga nggak perlu turun tangan."Tepat saat ini, Tirta tiba-tiba angkat bicara dengan nada yang tak memberi ruang untuk dibantah."Bagaimana caramu menentukan pertarungan yang adil?" Beberapa iblis besar terkejut sekaligus marah, tetapi mereka tidak punya pilihan lain."Sederhana. Kalian pilih dua orang, lalu bertarung melawanku dan Jade. Nggak ada menang

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 3702

    "Apa hubungannya denganmu?"Dalam sekejap, Tirta memikirkan banyak hal. Masalah ini mungkin berkaitan dengan rencana penguasa Istana Batara, jadi mustahil baginya untuk mengatakan yang sebenarnya.Sebelum Raja Monster sempat kembali membuka mulut, Tirta langsung membual, "Waktu aku kebetulan melewati wilayah terlarang Laut Utara, naga kecil itu melihat aura kepemimpinanku yang luar biasa, lalu dengan sukarela menyerahkan benda ini padaku.""Mustahil! Artefak ini jauh lebih berharga daripada nyawanya sendiri. Mana mungkin dia menyerahkannya begitu saja padamu?" Raja Monster tentu saja tidak percaya. Kalau naga purba kepala tiga itu ada di sini, dia pasti akan menanyakannya langsung sampai jelas."Bocah, sebaiknya kamu mengatakan yang sebenarnya. Kalau nggak, akibatnya bukan sesuatu yang sanggup kamu tanggung!" geram naga purba berwujud manusia.Bukan hanya para monster iblis yang tidak percaya, bahkan Kaisar Obat pun menatap Tirta dengan tatapan heran."Hehe. Akibat seperti apa yang ngg

Bab Lainnya
Jelajahi dan baca novel bagus secara gratis
Akses gratis ke berbagai novel bagus di aplikasi GoodNovel. Unduh buku yang kamu suka dan baca di mana saja & kapan saja.
Baca buku gratis di Aplikasi
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status