Share

Bab 1512

Author: Hazel
Karena banyak orang di tempat itu dan Bella juga belum terlalu akrab dengan mereka, ucapan Tirta tadi membuat wajahnya memerah. Tanpa banyak bicara, dia buru-buru naik ke lantai atas.

Setelah urusan dengan Bella dan Nabila selesai, kini tinggal Irene, Aiko, Arum, Naura, Ayu, dan lainnya. Tirta tak perlu menahan diri lagi. Tatapannya langsung dipenuhi gairah. Dengan senyuman nakal, dia berkata.

"Para wanita cantikku, gimana? Mau bareng nggak malam ini? Malam ini aku pasti kerja keras. Targetku ad
Patuloy na basahin ang aklat na ito nang libre
I-scan ang code upang i-download ang App
Locked Chapter
Mga Comments (1)
goodnovel comment avatar
hans
***** lanjut
Tignan lahat ng Komento

Pinakabagong kabanata

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 3428

    Pemandangan yang ada di hadapan sekarang dipahami dengan sangat jelas oleh Bowo.Hanya Tirta seorang saja sudah membuat para tetua dan Panglima Iblis Sekte Bulan Berdarah tidak mampu berbuat apa pun terhadapnya.Kalau Selvi ikut turun tangan, nasib Sekte Bulan Berdarah sudah bisa dibayangkan.Mereka harus membunuh Tirta dengan secepat kilat dan tanpa ragu. Hanya dengan begitu mereka bisa mencegah keadaan itu terjadi."Baik, Ketua!""Kami juga ingin melihat sampai sejauh mana bocah ini mewarisi kemampuan Bakrie!"Para tetua Sekte Bulan Berdarah pun mulai merasakan tekanan. Mereka segera mundur hingga mencapai jarak tertentu, lalu berdiri pada posisi formasi yang telah ditentukan dan secara bersamaan mulai menyusun formasi.Bum! Bum! Bum! Sekitar 20 lebih tetua dan Panglima Iblis yang berada di tingkat semi pencapaian agung berteriak serempak. Wajah mereka dipenuhi rasa sakit.Semburan demi semburan energi dan darah berwarna hitam kemerahan memancar dari tubuh mereka, meluncur lurus ke a

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 3427

    "Huh! Bocah, biar aku yang mengujimu!"Pada saat itu, seorang Panglima Iblis yang merasa terdesak berteriak keras. Sambil memegang sebuah segel hitam pekat, dia langsung menghantamkannya ke arah kepala Tirta.Segel besar itu membesar tertiup angin, berubah sebesar gunung, dan siap menghancurkan Tirta hingga menjadi daging cincang.Ruuumm! Tekanan dahsyat yang terpancar darinya langsung menghancurkan pegunungan dalam radius ratusan kilometer yang sudah tidak lagi dilindungi formasi.Tang!"Pusaka rongsokan macam apa ini? Jangan mempermalukan dirimu di depanku! Lebih baik dilebur dan ditempa ulang saja!"Tirta tetap melayangkan satu pukulan. Namun, kali ini yang muncul bukan lagi energi pedang sepanjang sekitar 3 kilometer, melainkan tujuh ekor harimau surgawi.Bayangan ketujuh harimau itu memang tidak besar, tetapi mereka menerjang lurus ke angkasa. Dengan sekali tabrak, mereka langsung menghancurkan segel raksasa itu hingga berkeping-keping.Aura spiritualnya lenyap. Senjata itu beruba

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 3426

    "Cucuku ... cucuku!"Stefan adalah satu-satunya keturunan Bowo yang tidak dijadikan bahan untuk melatih Teknik Iblis Abadi.Bahkan karena Stefan, Sekte Bulan Berdarah sampai kehilangan 3.000 anggotanya. Karena itulah, para tetua Sekte Bulan Berdarah sama sekali tidak berani menunjukkan sedikit pun ketidakpuasan terhadap Stefan.Kini, mereka malah melihat Stefan diperlakukan seperti sampah, dilempar begitu saja oleh Tirta hingga yang tersisa hanyalah sebuah kepala. Kondisinya sungguh mengenaskan sampai tidak lagi menyerupai manusia.Bisa dibayangkan betapa murkanya Bowo."Arghhh! Semuanya dengarkan! Dengan segala cara, segera hancurkan bocah sialan itu! Siapa pun yang berani menghalangi, bunuh tanpa ampun!""Setelah membunuhnya, segera serang Istana Samara! Perang ini nggak akan berakhir sampai salah satu pihak musnah!"Bowo meraung penuh amarah. Amarahnya bagaikan seratus ribu gunung berapi meletus bersamaan, menggelegar hingga mengguncang langit.Siapa pun dapat merasakan kobaran amar

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 3425

    Pikiran seperti itu muncul begitu saja di benak para anggota Sekte Bulan Berdarah.Namun, orang-orang itu tidak tahu kekuatan Selvi sama sekali tidak bisa diukur dengan akal sehat. Formasi Pelahap Langit memang sangat kuat, tetapi formasi itu sudah langsung dihancurkan sebelum sempat menunjukkan kekuatan sesungguhnya."Jangkrik Suci? Kenapa kamu dan bocah ini datang hancurkan gerbang Sekte Bulan Berdarah kami? Aku ingat Sekte Bulan Berdarah nggak pernah menyinggungmu," tanya Bowo yang saat itu segera mengenali identitas Selvi dan ekspresinya langsung terlihat kesal."Bukan aku yang mau hancurkan gerbang kalian, aku hanya memenuhi permintaan seseorang. Kalau ada dendam, selesaikan saja dengan bocah itu. Aku nggak akan mudah ikut campur," kata Selvi sambil menguap dengan malas, seolah-olah tidak menganggap semua ini sebagai masalah."Hehe. Nggak akan mudah ikut campur berarti tetap akan ikut campur. Jangkrik Suci, ucapanmu sama sekali nggak ada artinya," cibir seorang tetua."Kalian seda

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 3424

    Pemuda itu adalah Tirta yang baru saja tiba dengan tergesa-gesa bersama Selvi.Boom.Begitu tiba di Puncak Elokwi, Tirta tidak membuang-buang waktu untuk berbicara dan langsung melayangkan sebuah pukulan. Energi pedang yang panjang menyapu ke segala arah, seolah-olah hendak membelah langit dan bumi.Formasi pelindung di Puncak Elokwi langsung aktif. Bentuknya seperti mangkuk raksasa yang terbalik dan menutupi seluruh gunung. Meskipun tidak langsung hancur, permukaannya bergetar dengan hebat dan riak-riak besar menyebar dari puncaknya seperti ombak yang bergulung-gulung.Tak lama kemudian, sebuah sosok makhluk raksasa melesat keluar dari atas formasi itu. Wujudnya menyerupai binatang buas, tubuhnya seperti kambing dengan wajah manusia. Seluruh tubuhnya diselimuti sisik berwarna emas gelap dan setiap sisiknya memancarkan kilau logam yang dingin sekaligus terlihat nyata.Di bawah kedua ketiak makhluk itu, terdapat sepasang mata merah dan tatapannya terlihat mengerikan. Setiap kali menatap

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 3423

    Hal itu yang menyebabkan Sekte Bulan Berdarah kehilangan tiga ribu lebih anggotanya. Meskipun demikian, fondasi mereka tetap mampu menekan sepuluh sekte besar dan hanya berada di bawah tiga tanah suci besar.Namun, karena siapa pun yang berniat jahat bisa bergabung dengan Sekte Bulan Berdarah, kekuatan sekte ini jauh lebih lemah dibandingkan sekte-sekte jalan lurus. Ini merupakan kelemahan yang sangat jelas. Jika bukan karena kelemahan itu, sekte ini sebenarnya sudah lama mewujudkan ambisi besarnya untuk musnahkan tiga tanah suci besar dan menguasai seluruh dunia awani."Setelah selidiki selama dua hari, sekarang sudah pasti Istana Samara menderita kerugian yang sangat besar dan hanya tinggal nama. Asal formasi pelindung sekte berhasil ditembus, Sekte Bulan Berdarah bisa musnahkan Istana Samara dengan mudah dan balas dendam. Aku mau tahu siapa di antara para tetua yang berani memimpin pasukan dan buka jalan baru bagi Sekte Bulan Berdarah?"Di kursi utama aula dan di balik bayangan yang

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 775

    "Orang ini adalah wakil di kantor kepolisian, Bu Susanti. Sepertinya kamu harus ikut ke kantor polisi sama dia.""Benar, Bu Clara. Melakukan tindakan ilegal itu nggak bisa dibiarkan. Dengan adanya kesaksian dari kami berdua, kamu nggak bisa mengelak lagi. Ayo ikut Bu Susanti ke kantor polisi!" timpal

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 576

    Begitu Tirta melangkah masuk, Mauri, Saad, dan Susanti pun mengikuti. Situasi mendadak ini membuat para penari di ruang privat buru-buru memakai pakaian mereka, lalu berdiri di samping tanpa berani bergerak. Sekalipun Saad dan lainnya tidak bersuara, mereka bisa menebak identitas pendatang ini."Kali

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 606

    Dokumen yang diberikannya adalah dokumen resmi. Namun, Riza menghamburkan uang untuk mengeluarkan dokumen palsu ini. Jika tidak, orang-orang pasti bisa mendeteksi kepalsuannya.Sesuai harapan, setelah para pekerja memungut dokumen itu, mereka berkumpul untuk melihat. Namun, tidak ada tanda-tanda bahw

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 628

    Anak buah Lukman yang setia dan patuh, tidak ragu-ragu sedikit pun saat mendengar perintah dari bos mereka. Dalam sekejap, salah satu dari mereka telah maju dan hendak mendorong Agus ke samping."Paman, sebaiknya Paman, Nabila, dan Bibi masuk ke kamar untuk berlindung dulu. Nanti akan kupanggil kalia

Higit pang Kabanata
Galugarin at basahin ang magagandang nobela
Libreng basahin ang magagandang nobela sa GoodNovel app. I-download ang mga librong gusto mo at basahin kahit saan at anumang oras.
Libreng basahin ang mga aklat sa app
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status