Share

Bab 1512

Author: Hazel
Karena banyak orang di tempat itu dan Bella juga belum terlalu akrab dengan mereka, ucapan Tirta tadi membuat wajahnya memerah. Tanpa banyak bicara, dia buru-buru naik ke lantai atas.

Setelah urusan dengan Bella dan Nabila selesai, kini tinggal Irene, Aiko, Arum, Naura, Ayu, dan lainnya. Tirta tak perlu menahan diri lagi. Tatapannya langsung dipenuhi gairah. Dengan senyuman nakal, dia berkata.

"Para wanita cantikku, gimana? Mau bareng nggak malam ini? Malam ini aku pasti kerja keras. Targetku ad
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter
Comments (1)
goodnovel comment avatar
hans
***** lanjut
VIEW ALL COMMENTS

Latest chapter

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 3544

    "Nggak .... Guru, selamatkan aku. Kalian nggak boleh lakukan ini. Aku dan Suzanna adalah harapan masa depan Kota Suci Berania. Bahkan Ketua sendiri juga anggap kami sebagai calon penerus unggulan. Kelak, kami berpeluang mewarisi seluruh Kota Suci Berania. Kalian nggak boleh buat keputusan seperti ini."Cahyo dan Suzanna jelas tidak bisa menerima hasil seperti ini. Mereka hampir berteriak dengan histeris dan tidak bersikap anggun lagi. Sejak identitas Tirta terungkap, mereka sebenarnya sudah memikirkan segala cara untuk melarikan diri dari tempat ini. Namun, di bawah ancaman cahaya pedang Tirta, mereka tidak berani bergerak dan takut Tirta akan langsung menebas mereka hingga mati.Sekarang, beberapa tetua yang telah berbalik melawan Cahyo dan Suzanna bahkan mengepung mereka dari segala arah. Ucapan yang sebelumnya mereka katakan bahwa Tirta tidak akan bisa melarikan diri meskipun memiliki sayap, kini justru menjadi gambaran yang paling nyata untuk mereka sendiri."Huh. Sampai sekarang p

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 3543

    "Benar, anggap saja tebakan kalian tepat. Tapi, sayangnya, nggak ada hadiah apa pun," kata Tirta yang mengakuinya dengan jujur. Saat ini, dia hanya ingin segera menyelesaikan semuanya. Begitu selesai berbicara, dia kembali mengangkat tangannya dan pedang mengerikan hendak meledak keluar.Tepat pada saat ini, ketiga tetua agung Kota Suci Berania yang sebelumnya merasa sangat ketakutan tiba-tiba mengubah sikap mereka sepenuhnya. Mereka buru-buru memohon agar Tirta mengurungkan niatnya. "Tunggu. Anak Muda, masalah ini benar-benar hanya salah paham. Seluruh Kota Suci Berania pasti akan berikan penjelasan yang sempurna padamu. Mohon kamu ampuni kami.""Benar, semua ini hanya salah paham. Kota Suci Berania bersedia bersihkan segala kejadian tidak adil yang kamu alami di sini sepuluh kali lipat.""Selain itu, kami bersedia penuhi satu permintaanmu tanpa keraguan sedikit pun.""Mohon Anak Muda utamakan kedamaian."Beberapa tetua sekte yang memiliki kedudukan tinggi dan sangat dihormati juga bu

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 3542

    Krek!Menghadapi beberapa telapak tangan raksasa yang menutupi langit dan membawa kekuatan dahsyat yang mampu menghancurkan ruang di sekitarnya.Duar ....Meskipun formasi perlindungan telah diaktifkan, aura mengerikan yang menyebar tetap mengguncangkan pegunungan es yang membentang tanpa akhir hingga runtuh. Suara runtuhan itu menggelegar dan menimbulkan serpihan es yang tak terhitung jumlahnya.Di bawah telapak tangan raksasa itu, Tirta dan Yuna terlihat sangat kecil seperti dua ekor semut. Siapa pun yang melihat pemandangan seperti ini pasti akan percaya pada detik berikutnya, mereka berdua akan dihantam hingga menjadi daging cincang."Hahahaha. Bagus, bagus sekali. Bocah ini pasti sudah ketakutan sampai nggak berani melawan.""Huh. Dia juga nggak lihat siapa yang menyerangnya. Mereka itu calon-calon tetua agung yang sangat terkenal di Kota Suci Berania. Kekuatan mereka luar biasa dan benar-benar nggak main-main.""Bocah ini pasti mati.""Sebelumnya dia masih begitu sombong dan berk

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 3541

    Tatapan Tirta menjadi dingin saat terpaku pada sepasang kakak beradik yang membeku di balik gunung es.Terlihat jelas, tebasan pedang Tirta tadi benar-benar di luar dugaan mereka. Tanpa ragu sedikit pun, begitu mereka menyadari situasinya ....Swoosh!Kedua kakak beradik itu langsung melarikan diri menuju bagian terdalam sekte tanpa menoleh sedikit pun. Kini, mereka bahkan tidak terpikirkan untuk menggunakan Teknik Naga Es Pemusnah Dunia yang selama ini mereka banggakan."Jangan pergi. Tirta sudah ampuni ayah kalian dan saudara-saudara kalian, kenapa kalian masih mau menyergap dan bunuh Tirta? Kalian harus jelaskan pada Tirta," teriak Yuna yang tidak bisa menahan dirinya saat melihat kakak beradik itu ternyata melarikan diri."Huh. Dasar wanita jalang yang mengkhianati keluarganya. Berani-beraninya minta penjelasan dariku? Tunggu saja. Guruku pasti akan memimpin para tetua untuk penggal kepala kalian, pasangan anjing," teriak Suzanna dengan suara yang sangat dingin sambil melarikan dir

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 3540

    Tirta bukan orang yang gemar membunuh, tetapi dalam situasi seperti ini berbeda. Saat orang lain datang untuk membunuhnya, dia juga tidak mungkin hanya duduk diam dan menunggu mati. Terlebih lagi, sikap orang-orang ini jelas menunjukkan mereka tidak akan berhenti sampai salah satu pihak mati. Oleh karena itu, kali ini dia hanya bisa mengerahkan seluruh kekuatannya agar tidak membuang waktu.Woong ....Berbagai artefak yang ditempa dari besi dingin berusia sepuluh ribu tahun datang menerjang dari segala arah. Artefak itu membawa kekuatan dingin yang ekstrem dan bahkan mampu membekukan kekuatan spiritual di dalam tubuh manusia hingga sulit beredar.Krek!Tirta mengaktifkan tekniknya dan mengayunkan tangannya. Dia langsung menghantam seorang murid tingkat penebas dewa tahap awal dari Kota Suci Berania, lalu menghancurkannya bersama artefaknya hingga menjadi daging cincang.Boom ....Setelah itu, Tirta kembali melayangkan sebuah pukulan. Gelombang energi pedang yang dahsyat dan mengguncang

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 3539

    Memikirkan Luvia, Tirta tentu saja kembali teringat pada para wanita di Desa Persik."Aduh, aku awalnya berencana istirahat sebentar di Kota Suci dunia awani sebelum kembali ke bumi. Tapi, masalah Jade belum selesai. Aku juga nggak mungkin tinggalkan dia hadapi semuanya sendirian. Sekarang aku hanya bisa segera selesaikan masalah di Pegunungan Belantara, lalu kembali ke bumi," kata Tirta.Alasan utamanya juga karena keistimewaan peta bintang. Jika Tirta meluangkan waktu untuk kembali ke bumi sekarang, dia tidak tahu dia akan muncul di sudut dunia mana saat nanti dia teleportasi kembali ke dunia awani. Hal ini pasti akan sangat merugikan dan membuang banyak waktu."Tirta, hati-hati ... ada orang yang menyergap kita di sini," seru Yuna yang masih berada dalam pelukan Tirta secara mendadak saat Tirta masih sedang melamun.Beberapa saat kemudian, hawa dingin yang menusuk datang menerjang dari depan dan berubah menjadi ratusan pedang es yang langsung menusuk ke arah dahi Tirta serta Yuna. S

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 1212

    "Gila .... Wanita ini kelihatannya cantik, tapi kejam banget!""Aku bahkan bisa mendengar suara sesuatu pecah tadi. Untung tadi aku nggak coba mendekatinya!""Cuma kejam nggak cukup. Yang dia pukul itu Doddy.""Ayahnya punya saham di semua toko emas lantai ini. Dia kaya dan punya pengaruh besar!""A

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 698

    Pada akhirnya, suasana di kantor polisi menjadi sunyi senyap. Dari ibu kota provinsi, yang tersisa hanya Amal yang tidak sadarkan diri dan Budi yang mengikuti di belakang Tirta tanpa mengatakan apa pun sejak tadi.Lutfi menyuruh pengawalnya untuk mengangkat Amal ke tumpukan sampah yang tidak jauh dar

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 2772

    Taymur yang kaget berkomentar, "Pemahaman pemuda ini sangat mengerikan. Padahal dia baru pertama kali menghadapi teknik andalan sekte kita, tapi dia bisa langsung menemukan cara untuk melawannya dalam waktu singkat!'Kael menghela napas dan menimpali, "Masalahnya tubuh pemuda itu terlalu tangguh. Or

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 2663

    Memang terdapat segumpal awan hitam yang pekat di langit. Warnanya sangat gelap sampai-sampai terlihat seperti lubang besar yang menggantung di langit.Walaupun sekarang awan hitam itu tidak begitu mengerikan seperti kemarin, suara petir yang menggelegar tetap terdengar tanpa henti. Suaranya benar-b

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status