Share

Bab 32

Auteur: Hazel
Tiba-tiba, sebuah ide terlintas di benak Tirta. Dia bertanya, "Kak Nabila, apa kamu bisa duduk di kakiku waktu mengajariku membaca?"

Nabila yang curiga bertanya balik, "Ha? Kenapa aku harus duduk di kakimu?"

Tirta berbohong, "Sekarang aku sedikit mengantuk. Aku takut nggak bisa ingat waktu kamu mengajariku membaca. Kalau kamu duduk di kakiku, aku bisa lebih sadar. Lagi pula, kalau kamu sangat dekat denganku, aku bisa mendengar lebih jelas."

"Benaran?" tanya Nabila yang tidak memercayai ucapan Ti
Continuez à lire ce livre gratuitement
Scanner le code pour télécharger l'application
Chapitre verrouillé
Commentaires (10)
goodnovel comment avatar
Pudji Kusharjono
bagus ceritanya
goodnovel comment avatar
HarapanBangsa Agama
bila mau habis dh
goodnovel comment avatar
hans
***** bagus lanjut
VOIR TOUS LES COMMENTAIRES

Latest chapter

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 2740

    Gumilar menunjuk wanita yang memakai baju pria dan menjelaskan, "Selain itu, wanita ini piutnya pemimpin Gunung Nila. Kalau terjadi sesuatu padanya, Master Neoma pasti akan menyalahkan kami nggak melindungi piutnya dengan baik."Piut adalah panggilan untuk anak dari cicit.Ucapan Gumilar terdengar tulus. Sebenarnya dia sengaja mengalah terlebih dahulu untuk mencapai tujuannya. Dia ingin membuat Tirta mundur sendiri.Bagaimanapun, hanya Tirta sendiri yang merupakan kultivator tingkat inti emas. Sementara itu, mereka punya dua kultivator tingkat inti emas. Sebaiknya Tirta tahu diri dan membiarkan mereka pergi secepatnya. Kalau tidak, Tirta pasti tidak bisa menanggung konsekuensinya.Beberapa junior di belakang diam-diam merasa lega setelah mendengar ucapan Gumilar. Sekalipun Tirta adalah kultivator tingkat inti emas, dia pasti juga akan menghormati mereka.Zaki membatin, 'Kak Gumilar memang hebat. Kenapa aku nggak kepikiran untuk mengintimidasi orang ini dengan guruku dan Master Neoma? S

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 2739

    Gumilar menegur, "Tutup mulutmu! Aku sudah tahu permasalahannya, jelas-jelas kamu yang menyinggung senior ini terlebih dulu. Sudah seharusnya mereka membunuhmu! Mulai sekarang, kamu jangan bicara lagi. Kalau nggak, nanti kami semua terlibat dan mati karenamu."Zaki menutup mulutnya dan mengakui kesalahannya, "Oke. Kak Gumilar, aku memang salah. Aku nggak bicara lagi."Gumilar segera menghampiri Tirta, lalu memberi hormat dan berkata dengan perasaan bersalah, "Maaf, Kak. Zaki yang bodoh menyinggung orang hebat sepertimu. Dia memang pantas mati. Aku mau menjawab pertanyaanmu."Sementara itu, wajah tujuh pemurni energi lainnya menjadi pucat pasi begitu mendengar Tirta adalah kultivator tingkat inti emas. Mereka tidak berani maju.Tentu saja, mereka harus menghormati kultivator tingkat inti emas. Meskipun ada 20 kultivator tingkat pembentukan fondasi seperti mereka, juga tidak mampu melawan Tirta. Ternyata ada orang hebat semuda ini di dunia fana!Tirta mengangkat alisnya dan membalas, "Oh

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 2738

    Begitu menyebutkan "kultivator tingkat inti emas", Zaki dan Akhtar tidak tahan menghadapi tekanan yang dahsyat itu. Kedua kaki mereka lemas, lalu mereka langsung berlutut di tanah.Mereka berdua ingin berdiri, tetapi tetap gagal. Padahal keduanya sudah mengerahkan seluruh kekuatan mereka.Ekspresi Akhtar tampak panik. Dia berusaha menahan tekanan itu sambil berkata, "Sialan, kenapa ada kultivator tingkat inti emas semuda ini di dunia fana? Selain itu, dia juga bicara bahasa Darsia. Jangan-jangan anggota sekte lain juga datang ke dunia fana untuk menangkap orang?"Sekujur tubuh Zaki gemetaran. Dia berusaha memberi hormat dan berujar, "Kak, kamu berasal dari sekte mana? Kami berdua yang nggak tahu diri menyinggungmu. Mohon ampuni kami berdua!"Tirta berbicara dengan datar, "Aku bukan anggota sekte mana pun. Aku cuma orang biasa. Kalau kalian bilang alasan kalian menculik anak kecil dan membunuh orang tua mereka, aku akan melepaskan kalian."Tirta melanjutkan, "Oh iya. Aku lihat sebuah pu

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 2737

    Tirta juga bingung setelah mendengar para pemurni energi itu menangkap anak kecil. Akan tetapi, masalah ini mudah diselesaikan. Nanti Tirta hanya perlu menginterogasi para pemurni energi itu setelah menangkap mereka.Ilona melihat 300 lebih anak kecil yang menangis di tempat kosong. Dia segera maju dan bertanya dengan ekspresi khawatir, "Anak-anak, kalian baik-baik saja, 'kan? Jangan menangis, aku bawa Pak Tirta untuk menyelamatkan kalian."Salah satu anak kecil mengenali Ilona. Anak itu berkata sembari berlinang air mata, "Dia ini presiden baru kita .... Aku kenal dia."Semua anak kecil itu seperti menemukan penyelamat. Mereka berbicara sambil menangis."Kak, ada orang jahat. Mereka membunuh orang tuaku dan kakakku.""Kakak harus membunuh mereka untuk membantu kami balas dendam!""Kami mau balas dendam .... Mereka itu orang jahat."Ilona makin sedih. Dia segera menghibur mereka, "Kalian tenang saja. Aku pasti akan membantu kalian balas dendam."Sekelompok anak kecil itu bersujud dan m

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 2736

    Terdengar suara pria itu dari jauh. Masalah ini sangat penting, jadi nada bicaranya sangat tegas. "Ingat, harus tangkap laki-laki dan perempuan yang polos. Yang lain nggak usah ditangkap.""Kita harus menangkap 500 orang. Boleh lebih, tapi nggak boleh kurang. Jangan sampai mereka terluka. Kalau nggak, efek dari obat yang dimurnikan pasti nggak bagus. Kita harus bertindak dengan cepat, kita cuma punya waktu satu hari," lanjut pria itu.Sembilan pemurni energi lain tidak berani menunda waktu lagi. Mereka memberi hormat seraya menyahut, "Oke, Kak!"Kemudian, mereka semua berkelebat sambil mengerahkan teknik. Prang! Bruk! Seketika terdengar suara barang-barang jatuh di jalan. Orang-orang yang takut dan marah berteriak."Sialan, kenapa kalian menangkapku? Dasar orang-orang aneh!""Cepat lepaskan aku!""Ah ... jangan! Tolong!""Kalian siapa? Untuk apa kalian menangkap putriku?""Aku akan bertarung mati-matian dengan kalian!""Ada pembunuh! Cepat lapor polisi ... biar mereka ditangkap!"Di te

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 2735

    Devika menegaskan, "Ke depannya kalian nggak boleh mengizinkan Tirta menyentuh kalian lagi! Kalau nggak, kalian itu anjing!"Marila menanggapi, "Eh ... Devika, bukannya kamu bilang kamu sudah tidur? Kenapa kamu bangun pada waktu yang pas?"Devika membalas, "Huh! Kamu nggak usah pedulikan hal ini. Cepat ikut aku pulang!"....Saat Tirta sedang dalam perjalanan ke Negara Yumai, sepuluh pemurni energi tingkat pembentukan fondasi yang memakai baju tradisional sudah masuk ke wilayah Negara Yumai tanpa terluka sedikit pun. Mereka membawa pedang panjang dan memancarkan aura yang karismatik.Mereka sampai di kota terpencil di sebelah timur. Letak kota itu memang agak jauh, tetapi penduduknya tidak sedikit. Para penduduk mencari nafkah dengan menangkap ikan. Banyak pelabuhan dibangun di dekat laut.Letak geografis kota ini cukup strategis sehingga kota ini cukup penting bagi Negara Yumai. Itulah sebabnya pasukan militer Negara Yumai tidak berani menggunakan senjata untuk melancarkan serangan. M

Plus de chapitres
Découvrez et lisez de bons romans gratuitement
Accédez gratuitement à un grand nombre de bons romans sur GoodNovel. Téléchargez les livres que vous aimez et lisez où et quand vous voulez.
Lisez des livres gratuitement sur l'APP
Scanner le code pour lire sur l'application
DMCA.com Protection Status