Share

Bab 3489

Penulis: Hazel
"Ehem .... Senior sudah begitu tulus mengundangku, tentu saja aku harus menyetujuinya." Tirta tanpa sadar mundur dua langkah sambil melindungi bagian selangkangannya.

"Huh, jangan memasang wajah seolah-olah kamu terpaksa dan nggak rela. Memangnya aku sudi buang-buang waktu untuk bicara omong kosong denganmu?"

"Kamu tahu siapa aku, 'kan? Aku adalah Jangkrik Suci, salah satu kultivator dengan pencapaian tertinggi di seluruh dunia awani saat ini."

"Kamu mendapat kesempatan untuk berduaan denganku d
Lanjutkan membaca buku ini secara gratis
Pindai kode untuk mengunduh Aplikasi
Bab Terkunci

Bab terbaru

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 3489

    "Ehem .... Senior sudah begitu tulus mengundangku, tentu saja aku harus menyetujuinya." Tirta tanpa sadar mundur dua langkah sambil melindungi bagian selangkangannya."Huh, jangan memasang wajah seolah-olah kamu terpaksa dan nggak rela. Memangnya aku sudi buang-buang waktu untuk bicara omong kosong denganmu?""Kamu tahu siapa aku, 'kan? Aku adalah Jangkrik Suci, salah satu kultivator dengan pencapaian tertinggi di seluruh dunia awani saat ini.""Kamu mendapat kesempatan untuk berduaan denganku di satu ruangan, ini adalah kehormatan bagimu, ngerti?" Selvi menggertakkan gigi putihnya. Dadanya yang berisi terus naik turun."Tentu saja aku tahu. Aku cuma nggak tahu apa yang ingin Senior bicarakan. Tapi aku akan menjawab semuanya dengan jujur." Menghadapi tatapan Selvi yang begitu penuh gairah, Tirta justru tanpa sadar tidak berani menatap matanya."Nggak ada yang perlu dibicarakan. Aku hanya ingin tanya, apa kamu benar-benar menyukaiku?" Selvi kembali mendekat dua langkah. Jarak mereka kin

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 3488

    "Kalaupun Senior Selvi marah, seharusnya dia nggak akan melakukan apa-apa kepada Tuan Tirta, 'kan?"Menatap punggung Tirta yang menghilang di tikungan jalan Kota Suci, Priya tiba-tiba merasa seperti sedang melepas seorang kesatria menuju medan maut. Entah Tirta akan kembali dengan selamat atau tidak."Semoga saja Senior Selvi nggak melakukan apa-apa ke Tuan Tirta."Priya tidak lagi memikirkannya dan beralih memperhatikan gadis berambut putih yang berada dalam pelukannya.Kebetulan, saat itu juga Jade membuka kedua matanya. Tatapannya tampak bingung dan kosong."Nona, kamu nggak apa-apa?" tanya Priya."Aku nggak apa-apa. Hiks. Seandainya tahu begini, aku nggak akan datang. Sakit sekali, benar-benar nggak berperikemanusiaan. Aku ingin pulang ...." Tak lama kemudian, kesadaran Jade kembali sepenuhnya. Dia langsung menangis terisak-isak."Nggak apa-apa, Nona. Tuan Tirta adalah orang baik. Dia akan bertanggung jawab padamu." Priya menghiburnya."Hiks, hiks, hiks .... Memangnya kamu tahu dia

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 3487

    Kalau tidak menekan tingkat kultivasi, bahkan pecundang di tingkat pemurnian energi pun tidak akan mengernyit meski harus berlutut selama tiga hari tiga malam.Namun, jika mereka menekan tingkat kultivasi sendiri, mereka tidak ada bedanya dengan manusia biasa. Berlutut selama tiga hari benar-benar akan membuat kepala pusing, pandangan berkunang-kunang, dan tempurung lutut terasa nyeri.Namun, karena Selvi sudah mengeluarkan perintah, orang-orang ini tentu tidak berani membangkang. Satu per satu memasang wajah muram, menekan tingkat kultivasi, lalu berlutut."Mereka benar-benar sial." Melihat hal itu, Priya merasa geli.....Tiga hari kemudian, Priya yang sedang menunggu di atas tembok kota tiba-tiba membuka matanya. Dia merasakan sesuatu.Di ujung pandangannya, terlihat jelas Tirta datang dengan langkah besar. Wajahnya penuh kebanggaan dan kesombongan, seperti seorang jenderal yang baru saja memenangkan perang dan berhasil memperluas wilayah. Benar-benar berseri-seri.Sementara di atas

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 3486

    "Jadi menurut perkataanmu, bocah itu bukankah sama saja seperti hewan dalam wujud manusia?" Selvi mencerna kabar mengejutkan itu beberapa saat sebelum akhirnya berkata dengan terbata-bata.Namun, kalau dipikirkan kembali, ketika mereka berdua menciptakan teknik kultivasi bersama dan melakukan hubungan spiritual, sepertinya Selvi juga yang lebih dulu tidak mampu bertahan dan memohon ampun.Berapa lama Tirta sebenarnya mampu bertahan dalam pertarungan, dia juga tidak tahu."Katanya memang begitu. Mengenai bagaimana tepatnya, aku juga belum pernah mencobanya ...." Priya berkata dengan wajah memerah. Kalimat terakhirnya terdengar semakin pelan."Nggak bisa begini. Kalau harus menunggu sepuluh hari atau setengah bulan, keburu basi semuanya. Aku masih punya urusan penting yang harus diselesaikan." Selvi jelas tidak setuju.Saat itu juga, dia berteriak ke arah pegunungan tandus yang membentang luas, "Bocah nggak tahu malu, sudah cukup! Aku masih punya urusan penting yang harus diselesaikan. J

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 3485

    Selvi yang langsung bisa menebak isi hati Priya pun bertanya."Hmm. Waktu yang Senior bilang sudah hampir tiba. Aku khawatir benar-benar terjadi sesuatu pada Tirta atau dia malah dibawa pergi oleh gadis berambut putih itu," kata Priya sambil cemberut."Hah. Baiklah. Kalau begitu, kita pergi bersama. Tapi, untuk sementara ini tetap kamu yang pegang barang-barang itu. Setelah bertemu Bocah itu nanti, kamu langsung serahkan saja padanya," kata Selvi, lalu langsung membawa Priya terbang dan mereka pun pergi ke luar Kota Suci untuk mencari jejak Tirta.Selvi pun menyebarkan kesadaran spiritualnya hingga menyelimuti wilayah hampir sepuluh ribu mil. Meskipun Tirta telah memasang formasi persembunyian, tetap tidak ada yang bisa disembunyikan di bawah kesadaran spiritualnya."Hm?"Saat merasakan pemandangan itu, ekspresi Selvi langsung menjadi sangat aneh. Ada perasaan cemburu, marah, dan juga tidak mengerti. Dia benar-benar tidak bisa mengerti Jade yang jelas-jelas memiliki kultivasi yang sang

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 3484

    Oleh karena itu, terdengar berbagai suara yang sulit digambarkan dari pegunungan liar itu.Begitu suara itu terdengar, Tirta langsung menggunakan formasi untuk menyembunyikan semuanya. Meskipun ada kultivator yang kebetulan lewat dan selama tingkat kultivasinya tidak melewati tingkat semi pencapaian agung, tidak akan ada seorang pun yang bisa merasakan apa yang terjadi.Oleh karena itu, Jade benar-benar berada dalam keadaan tak berdaya, tidak ada yang menjawab ataupun menolongnya. "Huhu .... Kalau sejak awal tahu kamu akan pakai trik licik seperti ini, lebih baik aku nggak datang cari kamu ....""Huh. Teriak saja sepuas. Makin keras kamu berteriak, aku makin bersemangat," kata Tirta.Jade merasa kesal. "Ck ck ck ...."........Sekitar pukul tiga sore.Selvi sudah mengejar semua orang yang melarikan diri sambil membawa sumber daya penting, lalu memberikan mereka pelajaran satu per satu. Namun, saat dia kembali ke Kota Suci, dia justru tidak menemukan jejak Tirta."Eh. Nona Priya, kenap

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 576

    Begitu Tirta melangkah masuk, Mauri, Saad, dan Susanti pun mengikuti. Situasi mendadak ini membuat para penari di ruang privat buru-buru memakai pakaian mereka, lalu berdiri di samping tanpa berani bergerak. Sekalipun Saad dan lainnya tidak bersuara, mereka bisa menebak identitas pendatang ini."Kali

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 698

    Pada akhirnya, suasana di kantor polisi menjadi sunyi senyap. Dari ibu kota provinsi, yang tersisa hanya Amal yang tidak sadarkan diri dan Budi yang mengikuti di belakang Tirta tanpa mengatakan apa pun sejak tadi.Lutfi menyuruh pengawalnya untuk mengangkat Amal ke tumpukan sampah yang tidak jauh dar

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 342

    "Dasar jalang ...." Melati memegang kepalanya yang terasa agak pusing sambil kembali ke ruang privat dengan wajah berlinang air mata.Ketika melihat air mata Melati dan bekas tamparan di wajahnya, Tirta segera bertanya, "Kak, kamu kenapa? Siapa yang menamparmu?"Wanita lainnya bergegas menghampiri. Me

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 364

    "Hahaha ...." Putro tidak segan-segan mengejek keputusan Afrian. Aina juga tidak mungkin melewatkan kesempatan ini untuk mengejek Tirta.Dia menyindir Tirta, "Kalau mau mati, langsung bilang saja. Kenapa malah nyeret orang lain? Kamu ini benar-benar orang baik ya."Bahkan beberapa orang di samping mer

Bab Lainnya
Jelajahi dan baca novel bagus secara gratis
Akses gratis ke berbagai novel bagus di aplikasi GoodNovel. Unduh buku yang kamu suka dan baca di mana saja & kapan saja.
Baca buku gratis di Aplikasi
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status