MasukAwalnya Tirta ingin segera menyelamatkan semua murid Yonatan. Namun, Tirta melihat semua tabung besar yang berisi formalin itu saat mendengar klona Leluhur Darah.'Pantas saja tampang semua orang ini sama persis. Ternyata bukan mayat untuk penelitian, melainkan klona Leluhur Darah. Untuk apa orang Negara Martim mengklona Leluhur Darah?' batin Tirta.Tirta langsung kepikiran tindakan Keluarga Randolph, 'Seharusnya mereka juga menyiapkan rencana untuk mewaspadai Leluhur Darah. Semua klona ini memang belum bangkit, tapi aku sudah merasakan tubuh mereka mengandung kekuatan yang dahsyat.''Ternyata kekuatan mereka setara dengan kultivator tingkat inti emas. Benar-benar mengerikan. Jangan-jangan Leluhur Darah itu kultivator tingkat pembentukan jiwa atau tingkat pembentukan dewa?' lanjut Tirta.Maksud Tirta adalah dia ingin menggunakan kekuatan Genta untuk menghancurkan semua klona ini. Jika semua klona ini bangkit, mereka akan menjadi senjata andalan Black Gloves.Tiba-tiba, suara Genta munc
Rosie menjelaskan, "Aku tahu Tuan memang sangat hebat, tapi ini Wazton ... markas pusat orang Negara Martim. Dua ketua Black Gloves sudah datang. Kalau menemukan keberadaan Tuan, mereka pasti akan mengerahkan pasukan. Nantinya Tuan juga akan kewalahan menghadapi kepungan delapan ketua biarpun dia sangat hebat."Rosie menambahkan, "Yelena, kamu itu anggota Keluarga Randolph. Aku yakin kamu tahu jelas seberapa mengerikan kemampuan delapan ketua Black Gloves."Perkataan Rosie membuat Yelena merasa gugup. Mungkin dua ketua Black Gloves tidak menakutkan. Namun, takutnya Tirta akan terancam bahaya jika delapan ketua Black Gloves sama-sama beraksi.Yelena bertanya dengan ekspresi cemas, "Kalau begitu, apa yang harus kita lakukan sekarang?"Rosie segera memutar otak dan menemukan dua cara, "Um ... kita bisa menyamar menjadi Tuan, lalu membuat kekacauan untuk menarik perhatian ketua Black Gloves. Kalau nggak ... kita segera beli senjata mematikan besar dalam jumlah banyak sambil menunggu di sin
Anthony mengamati sekeliling dan bertanya seraya mengernyit, "Energi familier apanya? Brandon, kenapa aku nggak merasakannya?"Penjaga yang mengikuti mereka juga bersiap-siap dengan ekspresi waswas. Begitu melihat target yang mencurigakan, mereka bisa langsung menyerang dan melakukan pertahanan.Ekspresi Brandon makin serius. Dia berseru dengan ekspresi panik, "Sepertinya ... itu energi Tirta!"Anthony menanggapi, "Astaga, Brandon ... ini laboratorium Black Gloves yang paling tersembunyi. Selain anggota internal, nggak ada yang tahu tempat ini. Lagi pula, seharusnya sekarang Tirta masih berada di Negara Raigorou. Mana mungkin dia muncul di sini?"Anthony menggeleng, lalu menepuk bahu Brandon dan melanjutkan, "Brandon, aku curiga kamu jadi halu karena dikejar Tirta. Jangan terlalu tegang."Melihat Anthony tidak percaya dan menunjukkan ekspresi santai, Brandon berkata dengan serius, "Nggak ... aku nggak mungkin salah. Kemungkinan besar Tirta memang ada di laboratorium bawah tanah ini. Ak
Kemudian, Tirta menggendong Ketrin. Tubuh Ketrin sangat ringan, tetapi tetap berisi. Jadi, rasanya sangat nyaman menggendong Ketrin.Wajah Ketrin memerah setelah digendong Tirta. Dia tidak tahu apa yang ingin dilakukan Tirta sehingga dia bertanya, "Kak Tirta ... kamu mau turun dengan cara apa?"Namun, Ketrin merasa sangat hangat saat digendong Tirta. Jadi, dia sama sekali tidak memberontak."Sut ... mulai sekarang kamu nggak boleh bicara tanpa persetujuanku. Tutup matamu, kita akan sampai sebentar lagi," ucap Tirta.Tirta tidak menjelaskan, melainkan langsung masuk ke poros lift di dalam menara dengan Teknik Menembus Dinding. Sesudah itu, dia menggunakan Teknik Pengendali Pedang untuk turun dengan stabil.Dengan begitu, Tirta bisa sampai di laboratorium bawah tanah dalam waktu kurang dari satu menit tanpa menaiki lift.Ketrin diam-diam melirik Tirta saat mereka turun. Dia melihat Tirta membawanya terbang dengan menginjak pedang. Mata Ketrin langsung memelotot.Ketrin membatin, 'Jangan-
Tentu saja Tirta bisa merasakan Ketrin diam-diam meliriknya. Dia segera menghentikan, "Sudahlah, kalian jangan berdebat lagi. Ada anak kecil di sini. Sebentar lagi aku akan cari tahu sendiri bercinta dengan siapa lebih nyaman."Namun, Yelena dan Rosie yang ambisius langsung berebutan setelah mendengar perkataan Tirta."Tuan, nanti kamu cari aku dulu ya? Aku kenal kamu dulu!""Nggak bisa. Tuan, kamu cari aku dulu. Ini wilayah kekuasaanku!"Tirta yang kesal menegaskan, "Hentikan! Aku akan cari orang yang performanya lebih bagus. Sekarang aku merasa terganggu dengan suara kalian yang berisik. Cepat tutup mulut kalian!"Yelena dan Rosie menyahut secara bersamaan."Oh, oke. Tuan, aku nggak bicara lagi.""Tuan, aku juga nggak berisik lagi."Keduanya baru tenang.Ketrin menunjuk menara kecil yang berjarak sekitar 200 meter di depan sembari berujar, "Kak Tirta, kita sudah sampai. Pintu masuk laboratorium bawah tanah ada di bagian bawah bangunan itu. Di dalam ada lift, kita bisa langsung sampai
Menangkap dua orang di tengah orang yang banyak sama saja dengan mencari jarum di tumpukan jerami. Sekarang mereka belum menemukan kedua orang itu. Para ketua Black Gloves menganggap kemungkinan besar Yonatan dan cucunya sudah kabur dari Negara Martim.Lucifer berbicara dengan tenang, "Nggak usah khawatir. Dia memang hebat dalam melakukan penelitian biologi, tapi dia nggak mungkin bisa mengatasi virus darah seumur hidup. Biarpun dia benar-benar bisa menemukan cara untuk mengatasi virus darah, aku rasa pada saat itu Negara Darsia sudah lenyap.""Um ... benar juga," sahut ketua lain. Mereka juga sependapat.Begitu mengungkit Yonatan, Lucifer teringat proyek yang sedang berlangsung di laboratorium bawah tanah yang sangat tersembunyi itu.Lucifer berujar, "Entah Yonatan dan murid-muridnya berhasil mengklona Leluhur Darah atau nggak. Aku rasa sebaiknya Brandon dan Anthony periksa kondisinya. Takutnya mereka nggak serius bekerja seperti pria tua itu."Ternyata para ketua Black Gloves berniat







