Extra Credit

Extra Credit

last updateLast Updated : 2026-04-22
By:  DikanOngoing
Language: English
goodnovel18goodnovel
Not enough ratings
12Chapters
510views
Read
Add to library

Share:  

Report
Overview
Catalog
SCAN CODE TO READ ON APP

(WARNING: CONTAINS EXPLICIT SEXUAL MATERIAL NOT INTENDED FOR VIEWERS UNDER THE AGE OF 18+) Evangeline Bramwell gets a 28 in an elective art course, sending her track record of straight As down the drain. Desperate to correct the grade, she seeks extra credit from her professor. When the opportunity to become his TA shows up, she jumps on the offer. Time makes it evident that this wasn’t a simple arrangement, and her heart began to stir for him. But he’s her professor. They can never be together. If this gets out… Professor Nikolai, running from a dark and bloody past, makes peace with his job as an art professor. When brilliant and innocent Evangeline shows up in his life, he’s filled with desires he has no name for. He wants to keep her close. Claim her. Mark her. Make sure no one ever touches her again. He doesn’t care that it’s wrong, or that he could lose his job. The moment he laid eyes on her, he decided that she belonged to him, rules be damned.

View More

Chapter 1

001: Binary stars

Naya menjadikan tubuhnya sendiri sebagai tameng dan menahan tiga tembakan demi Dallas, paman kecilnya yang selalu bersikap dingin dan sulit didekati itu.

Setelahnya, Nyonya Tua Keluarga Mansyur akhirnya mengangguk dan mengizinkan Naya menikah dengan Dallas.

Namun, saat Naya masih terluka dan tak sadarkan diri, Dallas justru mengumumkan bahwa wanita yang akan dinikahinya adalah Elena, mahasiswi kurang mampu yang selama ini dibiayai oleh keluarganya, Keluarga Mansyur.

Ketika kabar itu tersebar, seluruh kota langsung gempar.

Bagaimanapun juga, semua orang tahu betapa kerasnya karakter Naya, sekuntum mawar berduri yang dirawat oleh Dallas sendiri.

Di sisi lain, Elena hanyalah seorang reporter magang di Harian Garinda. Dia tentu bukan lawan yang sebanding untuk Naya.

Karena itu, saat Naya datang ke pesta pertunangan Dallas dan Elena, hampir semua tamu yang hadir langsung berkasak-kusuk. Mereka yakin bahwa gadis yang selalu bertindak semaunya dan jatuh cinta pada sahabat mendiang ayahnya itu pasti akan membuat keributan besar.

Bahkan Dallas pun langsung memasang ekspresi dingin. Dia refleks menarik Elena ke belakang punggungnya sambil memperingatkan dengan tegas, "Naya, jaga sikapmu."

Namun, Naya hanya melengkungkan bibirnya, lalu memperlihatkan senyum yang begitu cerah untuk mereka berdua. Dengan nada yang sangat manis, dia berkata, "Selamat ya, akhirnya Om menemukan belahan hati Om."

"Aku memang masih terlalu muda dan nggak ngerti apa-apa. Sebagai permintaan maaf, aku sudah siapkan hadiah pertunangan buat kalian."

Setelah berkata begitu, dia menepukkan tangan. Para pengawal segera membawa masuk hadiah demi hadiah. Dalam sekejap, ratusan hadiah telah menumpuk seperti bukit kecil.

Seluruh ruangan langsung sunyi. Bahkan Dallas pun menunjukkan ekspresi terkejut.

Namun, deretan komentar yang melayang di depan mata Naya justru meledak.

[ Jangan begitu, Nona! Kamulah pemeran utama wanita di novel romansa ini. Elena itu cuma tokoh antagonis. Dallas sama sekali nggak mencintainya! ]

[ Mentor sekaligus penyelamat Dallas adalah ayah Elena yang sudah meninggal. Demi membantu Elena mendapat pijakan di Kota Garinda, Dallas berniat bertunangan dengannya. Sebulan lagi, setelah Elena genap berusia 25 tahun sesuai syarat di surat wasiat ayahnya, dia akan mewarisi seluruh harta keluarga dan Dallas pasti akan putus dengannya! ]

[ Aku jadi geregetan! Nona pemeran utama, coba lihat pemeran utama pria! Dia kelihatan seperti hampir hancur begitu. Sikap dinginnya padamu itu karena dia marah para pengawal nggak menjagamu dengan baik. Lukamu belum sembuh, tapi mereka malah membiarkanmu keluar kamar. ]

[ Waktu kamu tertembak dan kehilangan banyak darah, dia hampir menguras habis darahnya sendiri demi mendonorkannya ke kamu! Hiks .... Mana mungkin dia nggak cinta sama gadis yang dia besarkan sendiri? ]

Komentar-komentar yang memenuhi pandangannya terus melintas, tetapi Naya menahan rasa sakit yang menusuk hatinya dan pura-pura tidak melihat.

Dia sengaja bersikap santai. Sambil tersenyum meski matanya terasa perih, dia mengulurkan tangan ke arah Dallas.

"Mulai sekarang aku mengakui dia sebagai tanteku. Om, sekarang juga kembalikan liontin giok pusaka keluargaku."

Komentar-komentar itu kembali membeludak.

[ Nona pemeran utama, kenapa kamu mau mengambil kembali liontin giok cinta yang kamu kasih itu? Waktu menyatakan cinta, kamu baru 18 tahun! Kamu nggak tahu betapa berharganya liontin itu bagi pemeran utama pria. Dia bahkan nggak mengizinkan orang lain menyentuhnya! ]

Namun, pada detik berikutnya terdengar suara Elena yang lirih. "Naya maksudmu liontin giok yang ini?"

Sambil berkata begitu, dia mengeluarkan ponselnya. Liontin giok pusaka Keluarga Saguna tampak jelas tergantung di casing ponselnya.

Naya merasa seolah baru saja ditampar keras. Telinganya langsung berdenging. Bahkan komentar-komentar yang semula begitu ramai ikut terdiam.

Sebelum Naya sempat berbicara, mata Elena sudah lebih dahulu memerah. Dengan panik, dia berkata, "Aku benar-benar minta maaf. Kalau kamu nggak suka aku sentuh liontin giok ini, sekarang juga akan kulepas dan kukembalikan padamu. Jangan marah ya ...."

Sambil berkata begitu, dia melepaskan liontin itu dan berpura-pura menyerahkannya kepada Naya.

Namun, pada detik berikutnya dia melepaskan genggamannya. Ting .... Liontin giok hijau zamrud itu jatuh ke lantai dan hancur berkeping-keping.

Semua tamu menarik napas dalam-dalam. Bagaimanapun juga, pada pesta pengakuan cinta yang begitu menggemparkan dahulu, Naya yang baru berusia 18 tahun pernah bersumpah kepada Dallas.

"Om, begitu pakai liontin giok keluargaku, berarti kamu jadi milikku. Mulai sekarang, selama gioknya ada, orangnya juga harus ada. Kalau gioknya hilang, kalau Om berani merusaknya, aku nggak bakal mau sama Om lagi!"

Wajah Naya pucat pasi. Dia hanya menatap pecahan giok itu tanpa mengucapkan sepatah kata pun.

Elena meraih lengan baju Dallas dengan wajah penuh kepanikan sambil menangis tersedu-sedu. "Maaf, Pak Dallas. Aku malah bikin semuanya jadi kacau .... Aku akan segera cari orang untuk memperbaiki liontin itu ...."

Dengan tangan gemetar, dia berjongkok hendak memungut pecahan giok, tetapi ujung jarinya justru tersayat. Darah menetes ke atas giok itu.

"Berhenti!" Naya mengangkat tangannya ke arah Elena.

Namun, pada detik berikutnya Dallas menggenggam erat pergelangan tangan Naya. Alis pria itu berkerut rapat dan suaranya terdengar keras.

"Naya, keterlaluan sekali sikapmu sekarang! Elena nggak sengaja. Cuma karena satu liontin giok, kamu bahkan ingin memukulnya ...."

Sorot matanya suram. Namun, saat tatapannya bertemu dengan mata Naya yang memerah, kosong, dan tenang, ucapannya langsung terhenti.

"Kamu kenapa ...."

"Om salah paham."

Naya menahan rasa sesak di dadanya, lalu tersenyum. Dia menarik kembali tangannya dan membuka telapak tangannya, memperlihatkan sebuah plester luka.

"Hanya satu liontin giok. Rusak pun nggak apa-apa. Itu jari Tante Elena luka. Om sebaiknya cepat obati lukanya."

Hati Dallas sedikit menegang. Dia sudah membayangkan Naya akan mengamuk, membuat keributan, bahkan mengancamnya agar tidak menikahi wanita selain dirinya.

Namun, dia sama sekali tidak menyangka Naya akan bersikap begitu patuh. Naya yang seperti ini membuatnya merasa asing sekaligus gelisah, seolah dia akan kehilangan sesuatu yang sangat berharga.

Tanpa sadar, nada bicaranya menjadi lebih lembut. "Dokter bilang kamu harus istirahat total. Kembalilah ke kamar untuk istirahat."

Senyum di wajah Naya makin lebar. "Ya. Terima kasih atas perhatian Om."

Setelah berkata begitu, dia menegakkan punggungnya, lalu berbalik pergi. Baru setelah memasuki taman di halaman belakang, suara hiruk-pikuk pesta pertunangan benar-benar menghilang.

Saat hanya ada dirinya seorang, air mata Naya akhirnya tak bisa lagi dibendung dan mengalir deras.

Di telinganya terdengar helaan napas Novi yang bekerja sebagai kepala pelayan. "Nona, kalau Nona sedih, kenapa nggak memperjuangkannya lagi? Bagaimanapun juga, selama ini kasih sayang Tuan Dallas ke Nona itu nyata."

Benar. Saat Naya berusia 13 tahun, kedua orang tuanya meninggal dan dia diadopsi oleh Keluarga Mansyur. Selama sepuluh tahun terakhir, kebaikan Dallas kepadanya selalu tulus.

Pria yang dingin dan berwibawa di depan semua orang itu hanya akan memperlihatkan sisi lembut dan kesabarannya saat berada di depan Naya.

Karena itulah, di kehidupan sebelumnya, di bawah hasutan komentar-komentar itu, dia mengamuk dan mengacaukan pesta pertunangan itu. Dia bahkan membawa-bawa mendiang ayahnya sambil menangis dan membuat keributan.

Pada akhirnya, Dallas luluh. Dia memutuskan hubungan dengan Elena dan berjanji akan menikahi Naya.

Namun, pada hari pernikahan mereka, Elena diteror oleh kerabat jahat yang mengincar warisan ayahnya hingga melompat ke laut dan meninggal.

Ketika mendengar kabar itu, Dallas yang selama ini selalu dipuja dan diagungkan semua orang itu benar-benar terpukul hingga runtuh.

Dia menyalahkan dirinya sendiri karena gagal melindungi satu-satunya keturunan mentor sekaligus penolongnya. Dia juga membenci kecemburuan yang memenuhi hati Naya.

Sejak saat itu, Dallas tidak pernah berbicara lagi dengannya. Tidak peduli bagaimana Naya menangis, membuat keributan, bahkan mengancam bunuh diri, Dallas tetap sedingin es. Setelah Naya hamil, dia bahkan pindah ke kompleks dekat makam dan setiap hari mengunjungi makam Elena.

Naya akhirnya benar-benar hancur. Dalam keadaan linglung, dia terjatuh dari tangga hingga mengalami keguguran.

Namun, ketika Dallas mendengar kabar itu, dia sama sekali tidak peduli. Dengan nada lega, dia berkata, "Anggap saja itu sebagai balasan atas nyawa Elena."

Barulah saat itu Naya benar-benar menyadari betapa besar kesalahan yang telah diperbuatnya. Malam itu juga, sambil memeluk abu jenazah anaknya, dia membakar seluruh vila.

Saat membuka mata lagi, dia telah kembali ke hari ketika Elena sengaja membocorkan koordinat laboratorium penelitian rahasia Keluarga Mansyur hingga mengundang para pembunuh bayaran, demi bisa diangkat menjadi pegawai tetap di Harian Garinda.

Demi membalas kebaikan Keluarga Mansyur yang membesarkannya selama sepuluh tahun, dia tetap mempertaruhkan nyawanya untuk menahan tembakan bagi Dallas.

Namun, setelah terlahir kembali, dia juga memutuskan untuk melepaskan obsesinya dan merelakan mereka berdua.

....

Setelah sadar kembali, Naya mengusap air matanya hingga kering, lalu berkata dengan suara serak, "Antar aku ke tempat Nenek."

Di ruang doa, Nyonya Tua Keluarga Mansyur sedang memejamkan mata sambil melafalkan sutra.

Naya berlutut, lalu bersujud. "Nek, aku bersedia menggantikan gadis-gadis lajang di Keluarga Mansyur menjalani aliansi pernikahan ke Nusara."

Tangan Nyonya Tua yang sedang memutar tasbih sontak terhenti. Dengan nada penuh rasa iba sekaligus tak berdaya, dia berkata, "Takdir yang buruk ...."

Dia mengambil sebuah kartu kredit dan menyerahkannya kepada Naya. "Di situ ada warisan orang tuamu sebesar 4 triliun. Aku juga menambahkan 6 triliun buat mas kawinmu. Karena kamu sudah memutuskan untuk melepaskannya, mulai sekarang hiduplah dengan baik."

Mata Naya kembali memerah. Dia bersujud sekali lagi sambil terisak. "Aku berterima kasih kepada Nenek dan Om atas semua perhatian selama bertahun-tahun ini. Aku juga berharap Nenek nggak beri tahu Om soal pernikahanku untuk sementara."

Nyonya Tua mengangguk menyetujuinya.

Barulah Naya berdiri. Namun, ketika dia berbalik dan baru saja membuka pintu ruang doa, dia melihat sesosok pria bertubuh tinggi berdiri di depan pintu.

Dallas menatapnya tanpa berkedip. Dengan suara serak dan berat, dia bertanya, "Jangan beri tahu aku tentang apa?"

Expand
Next Chapter
Download

Latest chapter

More Chapters

To Readers

Welcome to GoodNovel world of fiction. If you like this novel, or you are an idealist hoping to explore a perfect world, and also want to become an original novel author online to increase income, you can join our family to read or create various types of books, such as romance novel, epic reading, werewolf novel, fantasy novel, history novel and so on. If you are a reader, high quality novels can be selected here. If you are an author, you can obtain more inspiration from others to create more brilliant works, what's more, your works on our platform will catch more attention and win more admiration from readers.

No Comments
12 Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status