Share

Musnahkan Semua!

Author: Ivander Kaz
last update Petsa ng paglalathala: 2025-10-15 20:05:20

Di sebuah hotel di Milan, Leonardo dan Anthony cepat bergegas menemui seorang informan sesuai ucapan Damien di telepon.

Mereka baru kembali ke mansion tadi sore tadi, namun tengah malam harus pergi setelah mendengar berita penting dari pengawal Don Riccardo.

"Di mana gadis itu?" tanya Leonardo di selasar hotel di lantai tiga.

Damien menoleh ke kamar tak jauh dari mereka, "Di dalam sana bersama Fabio. Gadis Asia diselundupkan oeh Jean Clayton dan dijual Dante Gallardo sebagai seorang pros
Patuloy na basahin ang aklat na ito nang libre
I-scan ang code upang i-download ang App
Locked Chapter

Pinakabagong kabanata

  • Gadis Pelayan Pemuas Tuan Mafia   Keluarga Adalah Segalanya

    Sudah dua hari Marilyn ditawan di hotel oleh Sienna, adik ibunya, Caterina. Kaki dan tangannya diikat kuat. Dia tak menyangka jika kerabat keluarganya berusaha mendekati Enzo Constanzo cuma karena harta mereka. "Zia Sienna, kenapa kau lakukan semua ini?" tanyanya bingung. "Papa dan Mama sudah tiada, warisan jatuh ke Leon, sepupuku untuk dikelola. Kau tak bisa mengambil kecuali menggugat ke pengadilan!" Tante yang dulu akrab ternyata tak lebih dari seorang iblis wanita. Senyumnya mengembang memandang ke jendela hotel di lantai tiga. Kota Napoli di waktu malam begitu sunyi sepi. "Enzo begitu bodoh mudah diperalat rayuan selama kakakku tak puas dalam pernikahannya berselingkuh dengan Rafael. Aku dan Eliza berhasil menundukkan gairah ayahmu berbulan-bulan!" Sienna masih menunggu kabar dari sekretaris Eliza setelah berkomplot menghasut Benedict menyerahkan tebusan jutaan Euro yang berada di Bank of Milan. "Kakakku tak mungkin lebih bodoh dari Papa, dan Leon segera menghajar kal

  • Gadis Pelayan Pemuas Tuan Mafia   Kekasih Gelap Enzo Constanzo

    "Hai, Ben!" sapanya genit saat membuka pintu untuknya. "Apa kau sudah makan malam?" tanyanya pura-pura perhatian. "Tidak, aku belum lapar. Ayo masuklah kita minum dulu berbincang di dalam saja," ajaknya melepaskan mantel sekretaris Eliza. Wow-! Gaun malam seksi terlihat membahayakan matanya. Sekretaris CEO tak main-main melancarkan aksi malam ini. "Silakan duduk, aku ambilkan minum untukmu dulu," beranjak ke dapur menyiapkan dua gelas dan sebotol wine. Eliza tak sabar langsung memeluknya dari belakang. "Kau begitu tampan, sayang," menyentuh seluruh tubuh yang gagah dan masih muda tak seperti ayahnya. Benedict menantangnya, berbalik menghadapi wanita iblis penggoda rumah tangga orang tuanya. "Kau pasti kesepian setelah Papa Enzo tiada?" to the point. "Ternyata kau tak sebodoh yang dikira selama ini. Tuan Enzo sangat baik padaku, awalnya cuma berkeluh kesah soal Caterina yang sering berselingkuh. Hingga akhirnya kami terus bersama bercinta di kantor dan di hotel." Pengakua

  • Gadis Pelayan Pemuas Tuan Mafia   Eliza, Jalang Berbahaya

    Don Riccardo yang berada di Roma langsung kembali ke Napoli. Perjalanan bisnisnya dipersingkat membantu Leonardo menemukan sepupu yang diculik seseorang tak diketahui. Di ruang kerja, mereka berkumpul mengatur strategi. Pengawal Julian di Milan sedang meretas lokasi terakhir dari nomor gawai Marilyn yang digunakan. "Tuan Leonardo, posisi mereka masih di luar apartemen bukan wilayah yang jauh. Setelah itu nomornya tak bisa dihubungi kembali, musuh sengaja membuang gawai untuk menghilangkan jejak," melapor dengan cepat. Bastardo! umpatnya kesal. "Kita kehilangan jejak penculik Marilyn sejak empat jam lalu, semakin lama tidak terlacak, kesempatan mereka terus menyakiti adik sepupuku!" "Tenanglah Leon, pengawalku menyisir apartemenmu. Kita tunggu laporannya dulu," tukas Don Riccardo. Raut Benedict murung. Nyawa Marilyn diujung tanduk. Bingung menyelamatkan hidupnya jika mereka belum bergerak mengejar musuh. "Apakah tak sebaiknya ikuti perintahnya saja, menukar aset warisan

  • Gadis Pelayan Pemuas Tuan Mafia   Kepala Marilyn Sebagai Souvenir

    Mansion berubah ramai, Zio Enzo disambut baik semua orang setelah sebulan penuh dirawat di rumah sakit. Leonardo bersikeras paman dan keluarganya berlibur panjang di kediaman Dario Constanzo. "Kenapa Papa tak boleh pulang ke Napoli?" sungut putri bungsu sebal. "Daripada kami harus bolak balik untuk menjenguk ke Milan." "Hey!" Don Constanzo mengomel. "Kami tak kembali ke sana jika kalian belum mampu mengurus perusahaan ayahmu!" Benedict membela Marilyn, "Tapi, II Nonno, sepenuhnya manajemen bisnis masih dipegang Xavier. Dasar Leon brengsek! Gara-gara merger perusahaan, kami malah jadi budaknya!" Plak-! Dengan cepat mengeplak kepala. "Perusahaan ayahmu tak akan pernah aku kembalikan ke kalian jika memakai gaya bisnis seperti ibumu lagi!" Ketiga anaknya langsung tertawa melihat ayah dan sepupu terus berseteru di depan mereka. Raut Arabella merengut perlakuan suaminya memang kasar meski mereka bersaudara. "Leon, jangan begitu! Kakakku pasti mau mengajarinya sampai Ben dan Mar

  • Gadis Pelayan Pemuas Tuan Mafia   Kejutan Besar Di Milan

    Hari berduka kembali bagi keluarga Enzo Constanzo setelah Caterina mengakhiri hidupnya secara tragis. Jasadnya ditemukan di apartemen bersama dua orang tanpa busana. Leonardo menyuruh pengawal memendam mereka di tempat yang jauh tak diketahui orang banyak, kecuali Zia Caterina yang dikremasi, lalu abunya dilarung ke Teluk Napoli. Benedict, putra sulung, terus termenung sejak semalam melihat kenyataan pahit ibunya berkhianat terhadap keluarganya sendiri. Bajingan Raffaele menjerumuskan istri Enzo Constanzo ke dalam jurang yang dalam setelah diselidiki aliran dana ke bisnis properti yang tak menguntungkan. Semua karena harta ayahnya dikeruk habis demi cinta bertepuk sebelah tangan. Isabelle, gadis muda lebih bodoh dari Caterina terjerat pesona pria paruh baya, atasannya. "Sudahlah, semua telah terjadi," hibur Leonardo. "Kau sekarang masih memiliki adik yang perlu dijaga sampai dia dewasa." "Mengapa kau tak mencegahnya sebelum itu terjadi?" Benedict menuding. "Ibuku seperti

  • Gadis Pelayan Pemuas Tuan Mafia   Mengakhiri Hidup

    Caterina mencoba menghubungi Raffaele namun tak diangkat panggilannya beberapa kali. Mengajaknya bertemu di apartemen rahasia mereka. Dasar brengsek! umpatnya bertambah marah setelah pertemuan merger perusahaan yang menyesakkan hatinya. Kegagalan menguasai aset Enzo membuatnya kalang kabut tak bisa mendanai bisnis properti mereka. Baru saja dia membuka pintu mobil, sebuah pesan penting dikirimkan oleh Raul. "Nyonya, kekasihmu sedang bercumbu di apartemen saat ini! Sebaiknya kau segera ke sana memeriksanya." Bajingan kau, Raffaele! desisnya kencang. Kemudian menelepon pembunuh bayaran pernah disewa dua minggu lalu. "Darimana kau tahu hal itu? Jangan macam-macam jika berani berdusta padaku!" Dengan serius dia menjawab, "Aku melakukan ini tanpa dibayar menyelidiki siapa sesungguhnya bajingan yang kau cintai sampai suamimu sendiri harus dihabisi!" "Lalu, apa buktinya dia mengkhianatiku?" Caterina tidak mau dipermainkan lagi. "Okay, aku kirimkan photo mereka bermesraan saa

  • Gadis Pelayan Pemuas Tuan Mafia   Cinta Terakhir Leonardo

    Pesta pernikahan mewah dan megah digelar di Milan di akhir pekan, mengalahkan pesta sebelumnya saat Tuan Muda Leonardo menikahi Esperanza Dolores. Para tamu datang silih berganti memenuhi halaman mansion yang luas menghadap ke danau Como. Cuaca pagi yang cerah seolah ikut menyambut kebahagiaan m

  • Gadis Pelayan Pemuas Tuan Mafia   Pengkhianat Kecil

    "Dari semalam aku tak melihatmu, bukankah kau baru kembali dari Paris kemarin sore?" Arabella heran, calon suaminya selalu sibuk bisnis sampai lupa beristirahat. Pagi ini Leonardo terlihat lelah, lalu mengajak Matteo bermain di lantai berkarpet tebal di kamarnya. Rindu memeluk anak tunggal, seme

  • Gadis Pelayan Pemuas Tuan Mafia   Menghancurkan Musuh Utama

    Klub malam milik Dante Gallardo seperti perang, musik penari tiang berbaur dengan teriakan Esperanza yang mengamuk melihat suaminya bercinta dengan gadis peliharaannya sendiri. "Dasar bajingan, menikah untuk mempermainkan hatiku saja! Kau mencoba membunuh kekasihku dan mantan suamiku juga!" Da

  • Gadis Pelayan Pemuas Tuan Mafia   Menjebak Jean Clayton

    Luis mengamati gadis miliknya melenggang masuk ke dalam klub. Kecantikan alami mempesona mata pria yang melihatnya, begitupun dirinya. Misi rahasia dibalik gaun merah merona, menuju target yang sedang dikelilingi gadis-gadis pelacur miliknya. Berpura-pura menarik perhatian menyenggol pelayan memb

Higit pang Kabanata
Galugarin at basahin ang magagandang nobela
Libreng basahin ang magagandang nobela sa GoodNovel app. I-download ang mga librong gusto mo at basahin kahit saan at anumang oras.
Libreng basahin ang mga aklat sa app
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status