Compartilhar

Tajam

Autor: Purplexyiii
last update Data de publicação: 2026-10-26 08:49:05

Di tengah latihan, Ivy menyadari ada sesuatu yang berbeda. Musik piano yang mengalun dari sistem audio mendadak berubah ritmenya menjadi lebih dramatis dan lebih gelap. Ia menoleh ke arah ruang kontrol kaca di lantai atas studio. Di sana, Arthur berdiri, menatapnya dari balik kegelapan ruangan itu.

Arthur telah masuk diam-diam dan mengambil alih kendali atmosfer. Pria itu tidak hanya menonton, ia sedang mendikte tarian Ivy melalui musik.

Ivy mengikuti ritme itu. Ia berputar lebih kencang, melom
Continue a ler este livro gratuitamente
Escaneie o código para baixar o App
Capítulo bloqueado

Último capítulo

  • Gairah Obsesi Bos Kejamku   Licik

    Markas inti Aegis terletak di sebuah bunker bawah tanah di bawah menara pencakar langit Sterling. Di sana, ratusan analis bekerja di depan layar-layar raksasa yang menampilkan aliran data global. Begitu Ivy dan Arthur masuk, atmosfer di sana seketika berubah menjadi sangat siaga."Lacak sinyal dari folder 'Genesis-Override'. Folder itu dipasangi pelacak radioaktif cair, bukan?" perintah Arthur pada kepala analis."Sedang dilacak, Tuan. Sinyalnya muncul di area dermaga lama, tempat yang sama dengan gudang koordinat kemarin."Ivy mengernyit. "Mereka kembali ke sana? Itu terlalu mudah. Dalton Vance tidak sebodoh itu.""Mereka tidak sedang bersembunyi. Mereka sedang memanggil kita," ucap Arthur dingin. Ia menarik Ivy menuju ruang kendali pribadi yang dibatasi kaca anti peluru.Di dalam ruangan itu, Arthur menekan beberapa tombol dan seketika layar menampilkan video pesan yang dikirim secara anonim. Di layar, Beatrice Sterling berdiri dengan wajah yang penuh dengan dendam. Di sampingnya, s

  • Gairah Obsesi Bos Kejamku   Janji

    "Aku melakukannya karena aku tidak bisa membayangkan duniaku berhenti berputar jika aku kehilangan koordinatmu selama satu detik saja." Arthur mencium leher Ivy, memberikan gigitan kecil yang membuat Ivy mendesah pelan. "Kau adalah jantung dari Aegis, Ivy. Aku tidak akan membiarkan jantungku berdetak tanpa pengawasanku."Ivy merasakan tangannya yang terkunci mulai lemas. Ia membenci betapa mudahnya Arthur mengubah kemarahannya menjadi gairah. "Kau selalu punya alasan, ya, Monster Posesif.""Monster ini sangat lapar sekarang." Arthur melepaskan kuncian di tangan Ivy, tapi ia langsung menyusupkan tangannya ke balik kemeja tidur Ivy yang tipis.Gairah yang menyusul di atas tempat tidur itu terasa lebih intens daripada hari-hari sebelumnya. Penyingkapan tentang Proyek Genesis membuat Arthur seolah ingin mengklaim Ivy berkali-kali lipat lebih beringas. Ia menyentuh Ivy seolah-olah ia sedang mencoba menghapus setiap tanda tangan kontrak lama dari tubuh istrinya, menggantinya dengan tanda ke

  • Gairah Obsesi Bos Kejamku   Merepotkan

    "Arthur, kalau kau terus meremas gelas wiski itu seolah-olah itu leher Xander, kau akan berakhir dengan pecahan kaca di tanganmu, dan aku tidak sudi membalut lukamu tengah malam begini."Ivy menyandarkan punggungnya di jok kulit limusin yang bergerak halus. Ia melirik Arthur yang duduk di sampingnya. Pria itu tampak seperti patung es yang sedang mendidih di dalam, rahangnya mengeras, dan matanya tidak sedetik pun lepas dari layar tablet yang menampilkan rincian data 'Proyek Genesis 1994'."Dia menyentuh Anna, Ivy. Dia meletakkan ancaman tepat di depan mata anak itu." Suara Arthur tajam yang biasanya membuat para pialang saham di bursa seketika menghentikan transaksi mereka karena takut. "Xander sudah melewati batas. Aku seharusnya membiarkan helikopter itu meledak saat dia masih di dalamnya.""Jadi itu membuatku menjadi saksi pembunuhan di depan anak kecil?" Ivy mendengkus. Ia merenggut tablet dari tangan Arthur, mengabaikan tatapan tajam suaminya. "Berhenti menjadi diktator selama li

  • Gairah Obsesi Bos Kejamku   Tajam

    Di tengah latihan, Ivy menyadari ada sesuatu yang berbeda. Musik piano yang mengalun dari sistem audio mendadak berubah ritmenya menjadi lebih dramatis dan lebih gelap. Ia menoleh ke arah ruang kontrol kaca di lantai atas studio. Di sana, Arthur berdiri, menatapnya dari balik kegelapan ruangan itu.Arthur telah masuk diam-diam dan mengambil alih kendali atmosfer. Pria itu tidak hanya menonton, ia sedang mendikte tarian Ivy melalui musik.Ivy mengikuti ritme itu. Ia berputar lebih kencang, melompat lebih tinggi dan membiarkan peluh membasahi seluruh kulitnya. Di bawah tatapan obsesif Arthur, Ivy merasa seperti mahakarya yang sedang dipahat. Saat musik mencapai puncaknya dan Ivy mengakhiri gerakannya dengan posisi reverence yang sempurna, Arthur turun dari ruang kontrol."Kau terlihat sangat berbahaya saat kau sedang mencoba melampaui batasmu sendiri," puji Arthur menggema di studio yang sunyi. Ia mendekat, menyerahkan handuk putih bersih."Kau merusak jadwal latihanku dengan musik aneh

  • Gairah Obsesi Bos Kejamku   Suapan

    "Hei, Felix bisa melihat kita dari kaca spion," bisik Ivy, meskipun jemarinya sudah mulai membuka kancing kemeja abu-abu suaminya."Felix dibayar mahal untuk pura-pura buta dan tuli, Sayang. Jangan khawatirkan dia." Arthur kemudian membungkam bibir Ivy dengan ciuman yang kasar.Gairah yang menyusul di dalam mobil yang bergerak membelah jalanan kota pusat itu terasa sangat intens. Arthur mendominasi Ivy dengan cara yang menegaskan bahwa meski Ivy sekarang adalah ratu yang berkuasa di Collins-Sterling, ia tetaplah mangsa yang paling dicintai oleh sang predator Sterling. Sentuhan Arthur di kulit Ivy seolah-olah sedang menghapus segala sisa stres dan kemarahan yang Ivy rasakan pagi ini."Kau sungguh monster yang paling sombong yang pernah kutemui," desah Ivy di sela-sela napasnya yang memburu."Kau juga satu-satunya orang yang berhasil membuat monster ini berlutut demi mendapatkan perhatianmu," balas Arthur penuh oleh keinginan yang tak terbendung.Setelah badai fisik itu mereda, Ivy bers

  • Gairah Obsesi Bos Kejamku   Candu

    Uap panas masih menggantung di udara saat Ivy melangkah keluar dari bilik pancuran, kulitnya memerah dan segar dengan handuk putih tebal yang membalut tubuhnya. Ia menyugar rambutnya yang basah ke belakang, sambil menatap pantulan dirinya di cermin yang mulai berembun. Di sana, di pangkal lehernya, sebuah tanda kemerahan hasil kerja keras Arthur tadi pagi masih tercetak jelas."Kau sengaja melakukannya di tempat yang tidak bisa ditutupi oleh kerah baju mana pun, bukan?" Ivy berseru memantul di dinding kamar mandi yang luas.Pintu kaca bergeser terbuka dan Arthur masuk dengan ketenangan seorang penguasa. Ia sudah berganti pakaian celana panjang hitam dengan potongan tajam dan kemeja abu-abu baja yang belum dikancingkan sepenuhnya. Rambutnya masih sedikit berantakan, tapi di matanya sudah kembali ke mode predator bisnis."Itu adalah tanda peringatan untuk siapa pun di ruangan Aegis nanti agar mereka tetap menjaga jarak aman dua meter darimu," sahut Arthur datar. Ia mengambil handuk kec

Mais capítulos
Explore e leia bons romances gratuitamente
Acesso gratuito a um vasto número de bons romances no app GoodNovel. Baixe os livros que você gosta e leia em qualquer lugar e a qualquer hora.
Leia livros gratuitamente no app
ESCANEIE O CÓDIGO PARA LER NO APP
DMCA.com Protection Status