Home / Rumah Tangga / Sentuhan Panas Sahabat Suamiku / Bab 102. Pertemuan Tak Terduga

Share

Bab 102. Pertemuan Tak Terduga

Author: Kak Gojo
last update Huling Na-update: 2025-10-30 18:06:45
Pagi itu, Sean dan Elyssa sedang sarapan bersama di meja makan yang menghadap taman.

Suasana terasa hangat dan damai, berbeda sekali dengan pagi-pagi yang pernah dilewati Elyssa bersama Albert.

Elyssa meletakkan sendoknya, menatap Sean dengan tekad baru di matanya.

"Mas," ujar Elyssa lembut. "Aku rasa... aku sudah siap untuk unjuk diri lagi."

Sean menggenggam tangan Elyssa di atas meja. "Maksudmu, Sayang?"

"Aku mau mengurus gugatan cerai dan juga laporan KDRT Mas Albert," tegas Elyssa. "Aku gak mau bersembunyi lagi, Mas. Aku udah pulih total dan siap melawan Mas Albert di pengadilan. Aku mau kami secepatnya berpisah secara hukum.”

Sean tersenyum bangga. "Ini baru Sunshine-ku! Aku bangga kamu seberani ini."

Sean pun meraih ponselnya. "Kalau begitu, aku akan memanggil kuasa hukumku untuk datang ke mansion ini. Kita akan mulai menyiapkan berkasnya sekarang juga. Kita akan lalui ini bareng bareng, Sayang."

Elyssa mengukir senyum. Matanya berbinar cerah. “Iya, Mas. Makasih udah mau dukung a
Kak Gojo

Sorry, sorry, telat update dan satu bab dulu ya. Kerjaan kantor agak banyak. Nanti ku lanjutin 4 bab yakk.

| 13
Patuloy na basahin ang aklat na ito nang libre
I-scan ang code upang i-download ang App
Locked Chapter
Mga Comments (6)
goodnovel comment avatar
semi ati
baguslah akhirnya Selena bertemu juga dengan Elysa
goodnovel comment avatar
Atmi lugi
makin penasaran ajah deh,,, semangat buat kakak penulisnya
goodnovel comment avatar
Yuliana
kak lnjut lgi.. ayo ayo smngt
Tignan lahat ng Komento

Pinakabagong kabanata

  • Sentuhan Panas Sahabat Suamiku   Bab 341. Selamat Tinggal

    Elyssa akhirnya tiba di lobi Hotel Lenvin yang luas dan megah. Lantai marmernya sangat bersih sampai bisa memantulkan bayangan lampu-lampu kristal di langit-langit.Meski hatinya masih gelisah, Elyssa mencoba tetap tenang saat berjalan menuju meja resepsionis untuk check-in kamar yang sudah ia pesan dari semalam.Resepsionis hotel menyambutnya dengan sangat ramah. Setelah mengecek data, resepsionis itu memberikan dua kartu akses kamar dengan desain mewah nan eksklusif."Saya titip satu kartu aksesnya atas nama Sean, ya. Dia akan datang sebentar lagi," kata Elyssa."Baik, Bu Elyssa. Akan langsung kami berikan begitu Bapak Sean sampai," jawab resepsionis itu sopan.Elyssa lalu menuju lift khusus yang hanya bisa diakses oleh tamu di lantai paling atas.Begitu pintu lift terbuka, ia keluar menuju lorong yang sangat sepi dan tenang. Karpetnya sangat tebal, sampai suara langkah kakinya pun tidak terdengar. Rasanya seolah-olah seluruh lantai itu memang dikhususkan hanya untuknya.Ia lalu men

  • Sentuhan Panas Sahabat Suamiku   Bab 340. Mengajak Bertemu

    Pagi itu, suasana di kamar Elyssa tampak seperti medan tempur. Gaun-gaun berserakan di atas ranjang, mulai dari yang bergaya kasual hingga formal. Elyssa berdiri di depan cermin besar, menempelkan satu per satu pakaian ke tubuhnya, namun tak ada satu pun yang terasa pas.Saking bingungnya, ia akhirnya memanggil Selena masuk ke kamarnya untuk meminta bantuan.“Kenapa kamu nervous banget sih, Kak? Kan sudah sering ketemu Sean. Mau pakai daster sekalipun, dia pasti tetap suka!” seru Selena sambil bersandar di kusen pintu, menatap tumpukan baju itu dengan gelengan kepala.Elyssa tidak menggubris godaan Selena. Ia bahkan sudah bela-belain pergi ke mal semalam hanya untuk membeli beberapa setelan baru, namun pagi ini keraguannya justru semakin menjadi-jadi.“Ini beda, Sel. Pertemuan kali ini benar-benar berbeda,” ucap Elyssa dengan nada cemas sembari mematut diri di cermin.Ia memegang sebuah dress berwarna soft pastel yang tampak sangat elegan. “Pagi ini, aku gak cuma mau ngobrol biasa sam

  • Sentuhan Panas Sahabat Suamiku   Bab 339. Lihat Aku Sekali Lagi

    Hari-hari berlalu dengan sunyi. Elyssa masih setia dengan keputusannya untuk menutup diri, mengabaikan tumpukan pesan yang masuk ke ponselnya, terutama dari Sean dan kedua orang tuanya.Suasana di apartemen pun tak lagi sama. Juan tidak pernah lagi datang berkunjung setelah perdebatan soal Brody.Selena pun terasa semakin jauh dan menjaga jarak. Elyssa sama sekali tidak menyadari adanya benang kusut cinta segitiga yang melibatkan dirinya, Juan, dan Selena.Meski mereka masih bicara, Elyssa bisa merasakan perubahan sikap Selena yang kini lebih pendiam, canggung, dan kehilangan keceriaannya.Malam itu, saat Selena sedang berkutat dengan tugas kuliah di kamarnya, ia tiba-tiba keluar dan menghampiri Elyssa yang sedang melamun di balkon."Kak, ada chat dari Sean," ucap Selena, memberitahu.Elyssa mengernyit bingung. "Sean? Kok ke kamu?""Iya, katanya suruh kamu baca pesan darinya. Aku juga bingung dia dapat nomorku dari mana,” jawab Selena pelan.‘Padahal dia juga gak tau kalau aku tinggal

  • Sentuhan Panas Sahabat Suamiku   Bab 338. Mau Sampai Kapan Begini?

    Tatapan mereka bertemu. Mata Sean yang sayu menatap langsung ke arah mata Elyssa yang terbelalak kaget.Tatapan sayu Sean perlahan berubah menjadi binar kerinduan yang menyakitkan. Sebelum Elyssa sempat menarik tangannya kembali, Sean dengan gerakan cepat— meski tenaganya tak sekuat biasanya— menarik pergelangan tangan Elyssa hingga wanita itu jatuh ke dalam dekapan hangatnya di atas ranjang."Sean! Lepas!" seru Elyssa tertahan, jantungnya berdegup tidak karuan.Bukannya melepaskan, Sean justru melingkarkan kedua lengannya dengan erat di pinggang Elyssa, menyembunyikan wajahnya di ceruk leher wanita itu. Napasnya terasa panas menerpa kulit Elyssa."Jangan pergi lagi... tolong," bisik Sean dengan suara serak. "Tetap di sini sebentar saja."Elyssa berusaha melepas pelukan. "Sean, lepaskan! Aku ke sini bukan untuk ini. Aku cuma mau—""Aku tau aku salah. Aku bajingan," potong Sean, suaranya terdengar pecah. Ia semakin mengeratkan pelukannya seolah takut jika ia melonggarkannya sedikit saj

  • Sentuhan Panas Sahabat Suamiku   Bab 337. Kembali ke Sean

    Elyssa terbungkam, tak tahu harus menjawab apa."Atau begini saja," lanjut Juan sambil memijat pelipisnya. "Soal foto mesra kita di hp Sean, kamu punya nomor pengirimnya? Biar aku lacak. Mungkin dari situ kita punya petunjuk.""Kalau ada pasti langsung aku kasih ke kamu,” jawab Elyssa lesu.Juan menghela napas kasar. “Aku harus punya nomer itu. Aku harus melacaknya segera!”Elyssa menarik napas dalam. Meski hatinya masih sakit dan ia ingin menjauh dari Sean, rasa penasaran dan rasa takut jika foto-foto itu tersebar luas jauh lebih besar."Aku akan minta nomornya ke Sean," ucap Elyssa lirih, seolah bicara pada dirinya sendiri.Juan segera mencegah, tangannya bergerak sedikit seakan ingin menahan Elyssa. “Tunggu dulu, El. Apa Sean belum melacak nomor itu? Rasanya aneh pria sepertinya tidak melakukan apa-apa."Elyssa menggeleng lemah. "Dia bilang dia langsung drop saat nerima foto mesra kita. Aku gak yakin dia sempat untuk melacaknya."Juan menyandarkan punggungnya di kursi, lalu menggel

  • Sentuhan Panas Sahabat Suamiku   Bab 336. Buta oleh Cinta

    Selena mendadak tersentak. Ia segera menggelengkan kepalanya dengan kuat, seolah ingin mengusir pikiran gelap yang baru saja melintas. Genggaman tangannya yang tadi terasa dingin perlahan melemas. Ternyata, semua itu hanyalah halusinasi semata. Ia tidak benar-benar memegang pisau, apalagi sampai tega mengakhiri hidup Elyssa.Napas Selena memburu. Rasa ngeri sekaligus bersalah menghantam dadanya karena sempat berpikiran sekeji itu.Dengan langkah terburu-buru, ia segera keluar dari kamar Elyssa.Selena berlari masuk ke kamarnya sendiri dan langsung mengunci pintu. Ia menyandarkan punggungnya di balik pintu, merosot jatuh ke lantai sambil menutup wajahnya dengan kedua tangan.“Apa yang ada dalam pikiranku?” rutuknya. “Masa gegara cemburu doang aku jadi berpikiran kriminal? Astaga!”Di tengah kesunyian malam, Selena berusaha menenangkan diri, merutuki betapa besarnya rasa cemburu yang hampir saja meracuni akal sehatnya.****Pagi itu, Elyssa terbangun saat sinar matahari sudah mulai meni

Higit pang Kabanata
Galugarin at basahin ang magagandang nobela
Libreng basahin ang magagandang nobela sa GoodNovel app. I-download ang mga librong gusto mo at basahin kahit saan at anumang oras.
Libreng basahin ang mga aklat sa app
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status