Beranda / Rumah Tangga / Sentuhan Panas Sahabat Suamiku / Bab 314. Pak, Jangan Begini...

Share

Bab 314. Pak, Jangan Begini...

Penulis: Kak Gojo
last update Terakhir Diperbarui: 2026-01-02 17:48:48

Elyssa tidak berani pulang ke rumah orang tuanya dengan kondisi hati yang hancur, apalagi hari sudah larut. Orang tuanya pasti bertanya-tanya apa yang terjadi dan Elyssa belum siap mengatakan semuanya.

Elyssa pun akhirnya memutuskan untuk pergi ke sebuah bar mewah di pusat kota, tempat yang asing baginya namun terasa tepat untuk meluapkan rasa sedihnya.

Di salah satu sudut bar yang remang-remang, Elyssa duduk sendirian. Di depannya terdapat segelas anggur merah yang sudah hampir habis. Ia menyesap minuman keras itu perlahan, mencoba membunuh rasa sesak di dadanya dengan alkohol.

Entah sudah berapa menit Elyssa melamun, memikirkan nasib ke depannya. Tiba-tiba, sebuah suara yang ia kenali membuyarkan lamunannya.

"Kak Elyssa?"

Elyssa sontak menoleh. Ia melihat Selena berdiri di dekatnya dengan pakaian yang cukup terbuka dan riasan tebal.

Selena tampak sangat heran melihat Elyssa, yang selama ini dikenal sebagai wanita baik-baik, berada di tempat seperti ini sendirian.

"Tumben sendirian,
Lanjutkan membaca buku ini secara gratis
Pindai kode untuk mengunduh Aplikasi
Bab Terkunci
Komen (1)
goodnovel comment avatar
Emak Chua Aya
elisa bnyk kali ujian pernikahan kalian...
LIHAT SEMUA KOMENTAR

Bab terbaru

  • Sentuhan Panas Sahabat Suamiku   Bab 321. Pengecut

    “Kau gila?” Mata Sam membelalak, rasa takut kembali menyerangnya.“Aku butuh kalian! Aku gak bisa menjalankan misi ini sendirian!” tegas Olivia.Toni menyipitkan mata. “Kali ini siapa targetmu, Oliv? Apa orang yang kami kenal?”Waktu itu, Toni dan Sam mau membantu karena selain simpati pada nasib Olivia dan Bulan, mereka juga punya dendam pribadi pada Albert.Dulu, mereka pernah bekerja di bawah pimpinan Albert saat pria itu masih menjadi manajer. Sebagai staf junior, mereka sering dihina dan dipermalukan di depan umum oleh pria itu. Itulah sebabnya mereka langsung setuju saat Olivia mengajak untuk menghabisi Albert.“Targetku kali ini adalah Sean Danendra Wiratama dan Elyssa Sirena Nora,” ucap Olivia dingin. “Kalian pasti tau siapa mereka. Keluarga Wiratama, penguasa bisnis di negeri ini.”Toni dan Sam saling melirik dengan wajah tegang.“Aku cuma tau Elyssa, dia mantan istri Albert, kan?” tanya Toni memastikan.“Iya. Aku tidak kenal Sean secara pribadi, tapi siapa yang tidak tau nam

  • Sentuhan Panas Sahabat Suamiku   Bab 320. Reuni Kriminal

    Mata Olivia berkaca-kaca saat memperhatikan Bulan dari kejauhan. Sore itu, putrinya sedang asik bermain sepeda di sekitar komplek perumahan elit keluarga Han.Di sana, Bulan tidak sendirian, ia dikelilingi teman-teman sebayanya dan putrinya itu tampak sangat bahagia.Bayangan masa lalu tiba-tiba terlintas di kepala. Dulu, Bulan sering menjadi sasaran perundungan teman-temannya karena tidak memiliki ayah. Belum lagi kondisi fisiknya yang lemah membuat Bulan dikucilkan dan tidak diajak bermain. Namun sekarang, di bawah asuhan Tatiana, anak itu terlihat jauh lebih sehat dan ceria.“Kamu mau menghampirinya?” tanya Dion yang duduk di kursi kemudi.Olivia menggeleng pelan, menghapus setetes air mata yang jatuh. “Tidak. Kita pulang saja.”“Kenapa? Bukannya kamu sangat merindukan anakmu? Kita sudah jauh-jauh ke sini, Oliv. Turunlah, temui dia sebentar saja,” desak Dion.Olivia tersenyum getir. “Dia sudah punya kehidupan baru yang nyaman bersama neneknya. Aku tidak mau merusaknya.”“Tapi kau i

  • Sentuhan Panas Sahabat Suamiku   Bab 319. Adu Domba

    Mereka akhirnya tiba di ruangan karaoke VIP. Musik mulai berdentum kencang, dan lampu warna-warni berputar menghiasi ruangan yang remang-remang itu.Selena yang memang butuh hiburan, langsung memilih lagu-lagu ceria dan mulai bernyanyi dengan semangat. Tapi di sisi lain, ia sebenarnya ingin caper di hadapan Juan.Sementara itu, Elyssa hanya duduk di pojok sofa. Ia terdiam dan kembali melamun seperti biasa.Juan merasa prihatin melihat Elyssa yang terus bersedih, seolah ia ikut merasakannya. Ia lalu menghampiri Elyssa dan menyodorkan sebuah gelas berisi minuman keras.“Minum ini biar pikiranmu agak mendingan.”Elyssa menatap gelas itu dengan ragu. Ia teringat kejadian semalam saat ia mabuk dan meracau tak jelas. Ia pun menolak dengan halus.Juan mengerti. Ia segera beralih menawarkan gelas itu kepada Selena. “Kamu minum, kan?”“Iya, iya. Sini. Sini,” sahut Selena dengan senang hati. Ia langs

  • Sentuhan Panas Sahabat Suamiku   Bab 318. Penghasut

    Elyssa akhirnya mengakui bahwa Sean yang membantu Olivia kabur, dan bahwa dirinya hanyalah alat balas dendam bagi Sean.“Aku benar-benar minta maaf, Juan. Tapi aku sudah gak mau berurusan dengan mereka lagi. Kepalaku pusing kalau harus membahas ini terus. Jadi tolong, jangan kaitkan aku lagi ya?” jelas Elyssa lalu memijat keningnya yang masih terasa berat.Juan menyandarkan punggungnya ke kursi, menatap Elyssa dengan tatapan prihatin. “Aku benar-benar tidak habis pikir dengan jalan pikiran Sean. Dia ingin membalas dendam pada Albert, tapi kenapa harus menyakitimu juga?”Elyssa hanya terdiam, wajahnya semakin lesu mendengar nama kedua pria itu disebut dalam satu kalimat, seolah membuka luka lama.Juan mengangkat satu alisnya, mencoba mengulik lebih dalam. “Jadi, kamu benar-benar ingin membatalkan pernikahan? Kamu yakin?”Elyssa tidak langsung menjawab. Ia hanya menatap gelas minumannya yang sudah berembun.

  • Sentuhan Panas Sahabat Suamiku   Bab 317. Provokator

    Elyssa masih terus menatap layar ponselnya dengan tatapan benci sekaligus pilu. Nama "Sean" yang biasanya membuat hatinya hangat, kini hanya mendatangkan rasa mual.Selena melirik ponsel itu, lalu menatap Elyssa dengan ragu. "Mau diangkat, Kak? Siapa tau dia mau menjelaskan sesuatu."Elyssa tertawa getir, sebuah tawa yang tidak sampai ke mata. "Menjelaskan apa lagi? Menjelaskan bagaimana dia menikmati perannya sebagai pahlawan di depan wanita lain, sementara aku dibiarkan seperti orang bodoh? Tidak, Sel. Aku sudah cukup menikmati kebohongannya.”Tanpa ragu, Elyssa menggeser tombol merah dan langsung mematikan ponselnya."Kak? Kenapa gak diangkat aja?”“Aku udah gak mau mendengarkan penjelasan apa pun dari dia,” ujar Elyssa dingin. Ia melempar ponsel yang sudah mati itu ke atas kasur. "Aku bukan lagi Elyssa yang bisa dia bohongi. Dia mau berpindah ke wanita lain? Silakan. Tapi dia gak akan pernah mendapatkan aku lagi."

  • Sentuhan Panas Sahabat Suamiku   Bab 316. Mabuk

    Selena ingin bertanya lebih lanjut, tapi Elyssa tiba-tiba menangis sesenggukan.Selena benar-benar tidak menyangka akan melihat sisi lain dari Elyssa yang biasanya tenang dan elegan. Kini, di hadapannya, Elyssa justru terlihat sangat rapuh dan kacau.Pengaruh anggur itu perlahan menguasai tubuh Elyssa. Ia hampir kehilangan akal sehatnya. Tiba-tiba, di tengah area parkir, Elyssa berteriak sekuat tenaga, membuat Selena tersentak kaget.“Sean….!!! Huhu… kenapa kamu tega banget bohongin aku?! Kudoain kamu tidurnya gak nyenyak! Makan gak abis, mandi gak basah!” teriak Elyssa sambil terisak keras. Sumpah serapahnya terdengar lucu namun sangat menyedihkan.Selena segera memegang bahu Elyssa, mencoba menenangkannya. “Kak? Udah, Kak. Jangan teriak di sini. Malu dilihatin orang!” Selena celingukan, merasa tidak enak karena beberapa orang mulai memperhatikan mereka.Namun, Elyssa tetap meracau tak jelas dan tubuhnya mulai lemas. Ia kehilangan keseimbangan dan hampir terjatuh jika Selena tidak si

Bab Lainnya
Jelajahi dan baca novel bagus secara gratis
Akses gratis ke berbagai novel bagus di aplikasi GoodNovel. Unduh buku yang kamu suka dan baca di mana saja & kapan saja.
Baca buku gratis di Aplikasi
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status