MasukKaterina Soesanto menerima untuk dijodohkan agar ia bisa keluar dari rumah sang ayah. Sedangkan Bayu Danuardja hanya ingin agar separuh kekayaan keluarganya jatuh ke tangannya dan berusaha melupakan masa lalunya. Mereka tidak saling mencintai. Namun hal-hal yang terjadi dan malam panas yang mereka lalui saat bulan madu di Paris begitu membekas bagi mereka. Perlahan sikap Bayu mulai berubah menjadi lebih perhatian dan seolah menginginkan Katerina. Katerina yang awalnya memberikan batas, perlahan jatuh cinta pada Bayu tanpa laki-laki itu ketahui. Namun belum sempat bunga cinta itu bermekaran, Katerina mengetahui jika Bayu masih menjalin kasih dengan masa lalunya. Dan bukannya meminta maaf, Bayu justru memberikan pilihan kepada Katerina untuk bertahan atau bercerai. Lalu apa yang akan Katerina pilih? Bertahan demi anak dalam kandungannya yang belum Bayu ketahui atau justru pergi agar suaminya itu tidak tahu tentang anak mereka. Disclaimer: cerita ini hanya fiktif. Kesamaan nama tokoh dan tempat itu tidak ada unsur kesengajaan.
Lihat lebih banyakHari berganti minggu, Minggu berganti bulan. Tak terasa bagi Katerina sudah sebulan melewati hari-harinya bersama sang anak di Austria. Rutinitasnya kembali seperti semula saat belum pulang ke Indonesia.Namun sepertinya, hanya Katerina yang merasa waktu berjalan begitu cepat. Karena nyatanya tidak berlaku bagi Daniel yang setiap hari bertanya kapan Papanya akan datang ke sini meski hampir setiap malam dua laki-laki itu berkomunikasi via video call. Seperti saat ini misalnya."Mama, kata Papa sebentar lagi ke sini. Kok nggak datang-datang, ya? Sebentarnya Papa kok lama, Mama? Apa Papa nggak jadi datang?""Jadi dong, Nak. Kan setiap malam Papa selalu bilang akan datang, jadi ditunggu aja. Sebentarnya Papa sama sebentarnya Niel, kan beda. Papa di sana harus kerja dulu."Dan entah sudah berapa kali ia menjawab pertanyaan anaknya itu. Namun hari ini tepatnya beberapa jam lagi, ia tak akan mengulangi jawaban yang sama karena Bayu memang benar-benar akan datang.Mantan suaminya itu memintan
"Saya minta maaf, Katerina."Bayu mengulang ucapannya. Kali ini dengan suara yang serak dan berat sampai akhirnya ia menyadari laki-laki itu ternyata juga meneteskan air mata.Tunggu, apa ia terlalu keras mengomeli mantan suaminya itu sampai membuatnya menangis? Katerina jadi bingung sendiri."Aku nggak bermaksud melarang kamu perhatian sama Daniel. Aku_"Ucapan Katerina terhenti kala Bayu menggelengkan kepala. Laki-laki itu menyeka air matanya lalu kembali menatap matanya. "Maaf, saya malah jadi nangis seperti ini dan buat kamu bingung." Ucap Bayu dengan kekehan di akhir kalimatnya."Saya nggak bermaksud merusak didikan kamu pada Daniel, tapi sungguh saya nggak bisa menolak apa yang diminta anak kita. Setiap kali saya melihatnya, selalu muncul rasa bersalah karena saya nggak pernah ada untuk dia selama ini. Saya nggak tahu bagaimana perkembangannya, nggak mendengar tangis pertamanya, kata pertamanya, langkah pertamanya. Saya melewatkan semua itu."Bayu menengadahkan kepalanya untuk m
Seminggu telah berlalu semenjak penolakan yang ia sampaikan pada Matthias dan percakapannya dengan kakaknya - Andrea malam itu. Saat ini ia sedang bersiap-siap untuk pergi piknik bersama Daniel dan juga Bayu.Beberapa hari lalu, Daniel sempat merajuk saat ia mengatakan bahwa mereka akan kembali ke Austria minggu depan. Ia sudah berupaya membujuk dan mengimingi bahwa nanti mereka akan bertemu kembali dengan Salsa atau Onty Sa kesayangan Daniel, tapi balasan anaknya saat itu sempat membuatnya terdiam."Tapi di sana nggak ada Papa." Ucap Daniel saat itu.Dan entah bagaimana ceritanya, kemarin Daniel tiba-tiba berbicara bahwa ia mau kembali ke Austria, tapi harus jalan-jalan dulu di sini dengan ayahnya. Dan tadi malam saat Bayu datang seperti biasa, Daniel langsung mengutarakan keinginannya itu."Papa, besok kita jalan-jalan ya. Papa jangan kerja dulu, okay."Bayu belum sempat menjawab, tapi Daniel sudah kembali berbicara. "Soalnya kata Mama, Niel sama Mama mau pergi dari sini. Jadi Niel
Matthias mengalihkan tatapan lebih dulu. Laki-laki itu kemudian tersenyum, jelas sekali ada keterpaksaan di sana dan Katerina tahu akan hal itu. "Terima kasih karena telah memberi saya jawaban, Kate. Meski bukan sebagai pasangan, bisakah kita tetap berhubungan sebagai teman?""Ya tentu saja, Matt." Balasnya sembari tersenyum. Mungkin pertemanan adalah hal terbaik yang bisa ia berikan pada Matthias.Di saat yang sama, Bayu mendengarkan hampir semua percakapan Katerina dan Matthias dari balik tembok. Niatnya tadi ingin bertanya pada mantan istrinya itu di mana toples kukis milik Daniel karena anak mereka ingin kembali memakannya.Namun saat langkahnya hampir sampai ke ruang tamu, ia tak sengaja mendengar Katerina yang berkata tidak pada pernyataan Matthias. Ia sempat terkejut sesaat, tak menduga laki-laki bule itu ternyata sudah menyatakan perasaan pada Katerina. Berarti dugaannya selama ini tidaklah salah, Matthias memang menaruh rasa pada mantan istrinya.Untuk sesaa
Di sebuah Cafe yang tak jauh dari rumahnya, Amanda duduk menunggu seseorang yang tak lain dan tak bukan adalah Elsa – saudara tiri Katerina. Perempuan itu pasti tahu tentang kabar saudara tirinya itu.Entah mengapa ia begitu penasaran dengan mantan istri Bayu, meski sebenarnya sudah tidak ada gunan
Tatapan mata mereka akhirnya berakhir ketika Katerina kembali memandang Daniel yang juga sedang memandangnya, menunggu jawaban akan permintaan itu."Niel, Papa harus pulang ke rumahnya. Besok kan bisa ketemu lagi. Iya kan, Pa?" Ucap Katerina sambil tersenyum dan sekilas menatap ke arah mantan suami
Katerina sudah tahu akan ada saatnya Daniel bertanya tentang apa itu sosok ayah. Tapi ia tak pernah menyangka jika saat itu akan datang secepat ini. Bahkan usia Daniel belum genap tiga tahun."Mama, tadi di sana ada teman Daniel yang lagi sama Mama dia. Terus ada satu orang lagi katanya namanya Pap
Hari terus berganti, tapi kelakuan Bayu tetap sama. Laki-laki itu masih berhubungan dengan Amanda di belakang Katerina seolah peringatan Eyang Sukma ia abaikan. Baginya selama Katerina tidak curiga dan pernikahan mereka baik-baik saja berarti semuanya masih bisa ia kendalikan.Sebisa mungkin ia tet












Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.
Ulasan-ulasanLebih banyak