Home / Male Adult / Gairah Sopir dan Majikan / Bab 283 Fondasi yang Runtuh

Share

Bab 283 Fondasi yang Runtuh

Author: Irbapiko
last update Petsa ng paglalathala: 2026-03-20 08:00:06

"Pramono... b-b-bajingan itu beneran nekat, Bri?"

Suara Pak Broto bergetar hebat di lorong rumah sakit yang sepi, nyaris tertelan oleh deru mesin pendingin ruangan. Ia sempat terhenti sejenak, menatap bayangan lampu darurat yang memantul di lantai marmer—sebuah distraksi psikologis yang muncul akibat rasa takut yang memuncak—sebelum akhirnya jemarinya yang keriput meremas pinggiran kursi plastik hingga memutih. Brian tidak segera menjawab; ia hanya menatap layar ponselnya d

Patuloy na basahin ang aklat na ito nang libre
I-scan ang code upang i-download ang App
Locked Chapter

Pinakabagong kabanata

  • Gairah Sopir dan Majikan   Bab 483 Siasat Sang Ratu Besi

    Raungan sirine kapal patroli pelabuhan mendadak menggila dari arah dermaga luar Marunda, mengoyak sisa keheningan pagi.Deggg...Sonya Baskoro berdiri tegak di tengah ruang rapat darurat pangkalan logistik utama, mengepalkan jemarinya hingga memutih."Mbak Sonya, ini draf klaim Singapura, kapal tunda mereka beneran sudah mengunci koordinat satelit fuso jalur utara!" jerit Brian, melangkah masuk dengan wajah banjir keringat dingin.Sonya tidak menjawab dengan kepanikan, dia justru membalikkan badannya kaku dengan sorot mata predator yang sangat berdarah dingin.Wangi aroma melati dari tubuh matangnya seketika menguap, digantikan aura kaku "CEO Galak" yang menolak tunduk pada sabotase birokrasi Jogja."Brian, panggil seluruh manajer operasional ke meja rapat ini sekarang juga dan dilarang ada yang banyak alasan!" perintah Sonya, suaranya melengking kokoh menekan ulu hati.'Sialan, orang-orang Jogja ini pikir saya bakal menangis

  • Gairah Sopir dan Majikan   Bab 482 Otentikasi yang Terbelah

    Jeritan histeris Sonya memecah keheningan subuh dari arah dalam rumah besar Marunda, menggema kaku menembus dinding ruang kendali.Deggg...Napas Brian tercekat seketika, matanya menatap liar ke arah Arya yang sudah melesat bagai predator menuju koridor utama."Brian, kita dilarang ikut panik, server Kuningan harus dikunci sebelum pengacara Jogja mengambil alih aset trust sepenuhnya!" jerit Jessy.Digandengnya lengan Brian oleh Jessy secara satset, menarik suaminya kembali ke depan kubikal komputer forensik darurat."Aa... anu, Jess, ta-ta-tapi bagaimana kalau tanda tangan digital milik bapak kandungku beneran terotentikasi sah di kementerian?" tanya Brian, suaranya gagap dengan dahi dibanjiri keringat dingin."Kita buktikan lewat analisis piksel malam ini juga, Brian, dilarang ada sistem biometrik yang tidak meninggalkan jejak digital!"Kini, jemari lentik Jessy yang beraroma lavender bergerak sangat cepat di atas p

  • Gairah Sopir dan Majikan   Bab 481 Hawa Dingin di Pintu Gerbang

    "Katakan pada Sonya, CEO Galak miliknya dilarang keras melawan draf penyitaan yang ditandatangani oleh bapak kandungnya sendiri," ucap suara tua itu dingin.Deggg...Suara serak yang menggema kaku dari interkom dinding itu seketika memutus sisa pasokan napas di dalam kamar tidur sayap mansion.Brian mematung dengan wajah pucat pasi, gawai satelit Parental Control di genggamannya nyaris terlepas ke atas lantai marmer."B-bapak? Jess, ta-ta-tapi bukankah Bapak sudah dinyatakan meninggal di jurang pelabuhan Jogja sepuluh tahun lalu?" tanya Brian, suaranya bergetar hebat.Jessy tidak langsung menjawab, dia bergerak satset menarik selimut sutra untuk membungkus raga matangnya yang masih polos pasca percintaan intens."Seseorang sedang memainkan taktik psikologis tingkat tinggi untuk meruntuhkan mental kita, Brian, kita dilarang percaya begitu saja!" desis Jessy parau.'Sialan, urusan tanda tangan digital anak belum kelar, sekarang

  • Gairah Sopir dan Majikan   Bab 480 Gairah di Sayap Mansion

    "Otoritas Hak Veto Slamet atas Armada Fuso Jalur Selatan Dinyatakan Gugur demi Hukum."Deggg...Pesan digital di gawai Cindy itu membuat seisi mobil operasional yang dipacu Slamet membelah malam menuju Marunda terasa membeku.Brian yang duduk di kursi depan langsung mengepalkan tangannya kencang, menghantam dasbor dengan rasa sesak yang meluap."Sialan, tikus-tikus Jogja itu beneran menutup semua celah keuangan kita di Kuningan!" maki Brian, keringat dingin membasahi pelipisnya.Jessy yang berada di kursi belakang langsung mencondongkan tubuhnya, memegang pundak suaminya dengan cengkeraman kaku."Kita sudah sampai di sayap mansion Marunda, Brian, kita dilarang menyerah sebelum memeriksa server Parental Control utama," tegas Jessy parau.Langkah kaki mereka bergerak satset menembus pintu belakang sayap mansion mewah yang kedap suara.Slamet dan Cindy segera memisahkan diri menuju paviliun bawah guna mengamankan sisa sal

  • Gairah Sopir dan Majikan   Bab 479 Penebusan Rasa Dingin

    Gedung yayasan Kuningan mendadak sunyi senyap bersamaan dengan padamnya seluruh pasokan daya listrik secara serentak.Deggg...Cindy tersentak kaku di balik meja administrasi forensik, meraba kegelapan kubikal dengan napas memburu panik."Mas Slamet! Ka-kamu di mana? Layar monitor saya mati total tepat setelah video Hendra terputus!" jerit Cindy, suaranya parau menahan ngeri.Slamet yang berada di dekat panel sekring segera menyalakan senter gawai pangkalan miliknya."Tenang, Cindy, dilarang bergerak dari kursimu sebelum saya mengunci pintu akses masuk koridor depan," sahut Slamet kaku.'Sialan, si Hendra beneran memakai jalur tikus peretas Jogja untuk memancing sertifikat pangkalan keluar dari brankas Singapura,' umpat Slamet dalam batinnya yang gusar.Kini, pendar cahaya senter yang kaku membelah keheningan ruang kerja Kuningan yang mendadak terasa mencekam.Slamet bergerak satset memeriksa jeruji besi jendela luar,

  • Gairah Sopir dan Majikan   Bab 478 Lobi Makan Siang di Kuningan

    "Otentikasi transfernya dipaksa lewat server cadangan pangkalan bawah, Brian, tanda tangan digitalnya pecah untuk kedua kalinya!" jerit Jessy, jemarinya yang lentik gemetar hebat di atas kaca monitor.Deggg...Seluruh layar sistem kendali di ruang tengah mendadak memuntahkan draf konfirmasi pengalihan izin operasional kementerian keuangan."Jess, ta-ta-tapi bagaimana mungkin hak perwalian Baskoro Junior bisa bergeser otomatis ke anak Arya?" tanya Brian, wajahnya kaku memutih.Kepanikan langsung mengunci paru-paru Brian hingga dia terpaksa bertumpu pada sandaran kursi kerja."Arimbi Jogja meretas server registrasi kementerian menggunakan akun lama Hendra sebelum sistem kita padam total, Brian," sahut Jessy parau.'Sialan, posisi politik bisnis saya bisa hancur total siang ini kalau draf pemutakhiran data ini tidak dibatalkan segera,' keluh Brian dalam batinnya.Kini, matahari paruh hari mulai memapar kaku dinding kaca restoran

  • Gairah Sopir dan Majikan   Bab 115 Perangkap Manis di Unit Sudirman

    Sore itu, langit Jakarta mulai meredup, digantikan oleh kerlip lampu jalanan yang mulai menyala di sepanjang jalur Sudirman. Jessy turun dari taksi online tepat di depan lobi apartemen dengan perasaan yang campur aduk. Ia tahu, jika Sonya sampai tahu ia kembali ke tempat Bobi tanpa penga

    last updateHuling Na-update : 2026-03-24
  • Gairah Sopir dan Majikan   Bab 74 Kartu As di Balik Kemudi

    Malam itu, setelah kepergian Pak Baskoro yang bak badai, rumah mewah tersebut terasa sangat sunyi. Sonya masih terduduk di sofa, menatap potongan-potongan cek sepuluh miliar yang berserakan di lantai. Baginya, potongan kertas itu adalah simbol hancurnya jembatan antara dirinya dan sang ayah.

    last updateHuling Na-update : 2026-03-21
  • Gairah Sopir dan Majikan   Bab 181 Cakrawala Cinta di Pulau Dewata

    Pagi itu, Bandara I Gusti Ngurah Rai disambut dengan langit biru bersih tanpa awan. Aroma dupa dan semilir angin laut yang khas langsung menyapa Brian dan Jessy saat mereka melangkah keluar dari pintu kedatangan domestik. Satu minggu setelah acara aqiqah Anya Baswira di Jakarta, akhirnya pasangan

    last updateHuling Na-update : 2026-03-29
  • Gairah Sopir dan Majikan   Bab 263 Rahasia Cerita Di Balik Masa Lalu

    Embun pagi masih menempel tebal di jok motor Supra tua milik Slamet saat ia memacu kendaraannya menembus jalanan Depok. Ia sempat terhenti sejenak di perempatan lampu merah, jemarinya yang agak kaku tanpa sadar mengetuk-ngetuk tangki bensin. Matanya terpaku pada seorang penjual koran yang sedang

    last updateHuling Na-update : 2026-04-05
Higit pang Kabanata
Galugarin at basahin ang magagandang nobela
Libreng basahin ang magagandang nobela sa GoodNovel app. I-download ang mga librong gusto mo at basahin kahit saan at anumang oras.
Libreng basahin ang mga aklat sa app
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status