Share

Hamil Anak Siapa?

Penulis: Otty A
last update Terakhir Diperbarui: 2025-07-24 15:43:51
Novi dan Ayunda saling memandang. Keduanya jadi mematung ketika mengetahui polisi, sedang berdiri di halaman rumah.

Beberapa polisi menggunakan pakaian dinas lengkap, masuk ke dalam rumah Rayhan. Salah satu diantaranya melihat Novi dengan tatapan tajam.

"Silahkan duduk, Pak." Rayhan mempersilahkan.

"Terima kasih Pak. Mohon maaf mengganggu waktunya, tujuan kami kemari adalah untuk menyampaikan kabar, bahwa kami sudah menemukan saksi kunci dan juga barang bukti terkait kasus kecelakaan yang menimpa istri anda."

"Lalu siapa dalangnya? Siapa orang yang berani merencanakan pembunuhan terhadap Sandra?" Rayhan penasaran. Ayunda juga tampak penasaran. Mata Ayunda tak berkedip, saat mendengar penjelasan dari polisi.

Para petugas saling berbisik. Mereka mengamati Novi yang sejak tadi duduk, dan mencoba menutupi wajahnya menggunakan majalah. "Apa surat penangkapan sudah keluar?"

"Sudah Pak."

"Dia wanita yang sama, dengan wanita yang ada di CCTV."

"Siap! Benar!"

Rayhan menautka
Lanjutkan membaca buku ini secara gratis
Pindai kode untuk mengunduh Aplikasi
Bab Terkunci

Bab terbaru

  • Gairah Terlarang Sahabat Suamiku   Sesuatu Yang Salah

    Asih menutupi wajahnya, ia berlari masuk ke dalam rumah. Beberapa orang menoleh ke arahnya, menatap penasaran ke arah Asih dan Johan.Sadar, jika banyak mata sedang mengamatinya, Johan memilih masuk ke dalam mobil lalu pergi dari sana. "Omong kosong apa yang dikatakan oleh Asih. Jika itu memang benar, aku tak akan pernah memaafkannya!" Wajah Johan terlihat tegang, garis vertikal di antara kedua alisnya terlihat jelas. Johan pergi ke kantor, ia menanyai security dan beberapa orang kepercayaannya. Tapi tak satupun dari mereka yang melihat Viko di kantor. Hal ini membuat Johan makin murka. "Anak ini benar benar kelewatan! Kemana dia pergi sebenarnya!" Johan bergumam dalam hati.*****Aurelia juga sudah sampai di rumah menantunya. Sebagai bentuk dukungan moral, ia berada di sana menemani Ana. Sandra terus saja menyindir sikap Aurelia yang dianggapnya tak becus mendidik Viko. "Sudahlah Ma, sudah tidak ada gunanya Mama mengomel. Yan

  • Gairah Terlarang Sahabat Suamiku   Viko Menghilang

    Sandra mengambil tas kecil miliknya. Ia juga mengambil kunci mobil. "Kau akan pergi kemana sepagi ini?" Arya makin bingung melihat sikap istrinya."Rasanya seperti mengulang kesalahan yang dulu pernah kubuat!" serunya tanpa menoleh ke arah Arya."Ma, ada apa? Kalau Mama ingin pergi ke suatu tempat, aku akan mengantarkan. Mama tidak perlu menyetir sendiri!" Levin khawatir melihat sikap ibunya."Tenanglah dulu. Katakan apa yang terjadi. Supaya kita semua bisa membantumu." Arya juga berusaha untuk memadamkan api yang bergolak li4r di pikiran Sandra."Viko dan Ana tinggal di rumah lain milik keluarga Johan. Dan sekarang, Viko tidak pulang ke rumah. Tak ada kabar, pesan atau apapun. Ana menangis memikirkan suaminya." Sandra menjawab dengan wajah tegang. Tangannya mencengkram tas kecilnya lebih kuat."Aku akan ke sana. Aku akan temani Mama. Daddy pergi ke kantor dan antar Allison ke sekolah." Levin menengahi."Baiklah! Setelah pekerjaa

  • Gairah Terlarang Sahabat Suamiku   Tidak Pulang

    "Ayo kita pulang!" Suara Viko membuyarkan lamunan Ana. "Lho! Kok pulang? Kamu kan baru masuk ke dalam?" Ana heran melihat Viko yang sudah berdiri di dekatnya. "Saat aku masuk ke dalam, Andrew sedang tidur. Aku tak mungkin membangunkan dia, kan?" Viko berbohong. Yang sebenarnya adalah, ia tak berani bertatap muka langsung dengan Andrew. Ia takut jika kebohongannya akan terbongkar. "Iya, yang penting kita sudah menjenguknya." Ana mengangguk. Keduanya memilih untuk pulang ke rumah. ****"DUaR!" Malam ini, suara petir terdengar seperti b0m yang meled@k di udara. Ana duduk di ruang makan. Ia menunggu Viko pulang. Sesekali matanya melirik ke arah jam yang tergantung tak jauh dari sana. "Sudah jam 9 malam. Viko kenapa belum pulang?" Ana bicara pada dirinya sendiri. Ia menatap piring piring yang berisi makanan. "Aku sangat lapar. Apa lebih baik aku makan lebih dulu?" Ana agak ragu. Tapi sedetik kemudian, ia mengambil pirin

  • Gairah Terlarang Sahabat Suamiku   Siapa Ibu Andrew Sebenarnya?

    "Kenapa melotot seperti itu? Wajahmu juga terlihat pucat. Ada apa Viko? Kau akan menjenguknya kan?" Ana mengguncang pelan bahu suaminya."Apa?" Viko yang panik, sedang memikirkan cara licik lain untuk mengh4bisi Andrew."Apa kau akan datang menjenguknya? Kalau kau datang, aku ingin ikut." Rupanya Ana masih menyisakan tempat istimewa untuk Andrew di hatinya."Tidak." Viko menggeleng."Apa maksudmu!" Ana mengerutkan kening, heran saat mendengar jawaban Viko."Maksudku, aku akan datang. Tapi untuk apa kau ikut menjenguk? Andrew kan temanku. Bukan temanmu." "Aku.... Aku hanya ingin ikut saja." Ana menundukkan wajahnya. "Baiklah kalau begitu. Cepat ganti bajumu. Kita pergi ke rumah sakit, sekarang." *****"Jadi ini merupakan kasus pembun*han? Siapa orang yang tega menyakiti anakku?" Ibu kandung Andrew kaget mengetahui fakta pahit itu."Iya Bu. Dan untuk pelaku, kami masih menyelidikinya." Polisi

  • Gairah Terlarang Sahabat Suamiku   Berita di TV

    Pria berbaju kuning hendak kembali ke tenda, untuk mengambil sekop dan alat lain yang dapat membantu mereka untuk menggali tanah."Tolon-g...." Suara Andrew terdengar samar di telinga mereka."Suara siapa itu?" ucap si pria berbaju biru, kaget. Andrew menggerakkan tangannya, berusaha memberi tanda, jika ia masih hidup. "Tolong aku." "Dia masih hidup!" seru pria berbaju kuning.Mereka bertiga pun membawa Andrew ke rumah sakit. Mereka juga melaporkan hal ini pada pihak yang berwajib.****Keesokan harinya, Viko mengajak Ana untuk pindah ke rumah miliknya yang lain. Rumah yang sudah kosong sejak 2 tahun terakhir itu, sudah dibersihkan secara menyeluruh. Atap rumah juga sudah diperiksa, untuk memastikan tak ada kebocoran saat hujan mengguyur."Bagaimana menurutmu? Apa kau menyukai rumah ini?" Viko memegang tangan Ana dengan lembut sambil mengajak istrinya melihat lebih dalam."Bagus. Rumahnya bagus. Aku m

  • Gairah Terlarang Sahabat Suamiku   Dikubur?

    Sapta menghubungi Viko, sesaat setelah ia sampai di rumahnya. "Tugasku sudah selesai. Dia sudah m4ti. Polisi pasti akan menemukan j4s@dnya, dalam beberapa hari.""Apa kau serius?" Viko menjadi bersemangat, mendengar kabar tersebut."Tentu saja! Aku sudah membuangnya ke jur4ng, berikut dengan sepeda motor miliknya! Hahaha!""Hahahahaha! Bagus sekali Sapta!" Viko melompat kegirangan."Sekarang, berikan sisa uangku! Aku mau semua uangku dibayar lunas, malam ini!" "Tentu saja! Aku akan mentransfer uangnya ke rekeningmu, sekarang. Kau tunggu sebentar ya!" Viko mematikan sambungan teleponnya. Ia membuka aplikasi mobile banking, menulis jumlah uang yang cukup banyak dan mengirimnya ke rekening milik Sapta."Sudah selesai! Akhirnya masalahku sudah selesai. Sekarang, tidak akan ada yang tahu soal hubunganku dengan Asih. Aku bisa menjalani hidupku dengan damai." Viko bicara pada dirinya sendiri.Saat ini, Viko masih berada di kan

Bab Lainnya
Jelajahi dan baca novel bagus secara gratis
Akses gratis ke berbagai novel bagus di aplikasi GoodNovel. Unduh buku yang kamu suka dan baca di mana saja & kapan saja.
Baca buku gratis di Aplikasi
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status