LOGINSandra adalah wanita berusia 29 tahun. Dia sudah menikah dengan Rayhan dan memiliki dua orang anak. Namun suaminya yang tempramental, membuat Sandra sering merasa depresi. "Luka yang tertoreh pada tubuh akan segera sembuh. Namun luka yang ada di dalam hati, bahkan waktu pun belum tentu dapat menyembuhkannya." Hingga suatu ketika, Sandra bertemu dengan Arya, partner bisnis suaminya. Arya diam diam memberikan perhatian lebih kepada Sandra. Pertemuan pertama mereka sudah membuat Sandra terkesan pada Arya. Apakah Sandra akan jatuh ke dalam pelukan Arya? Apakah rumah tangga Sandra dan Rayhan mampu bertahan dari kemelut orang ketiga?
View MoreSuara seorang pria membuat Viko menoleh. Langkah kaki terdengar mantap memasuki ruangan.Seorang pria berdiri di ambang pintu.Tegap. Tenang. Tatapannya lurus, dia lah Andrew. Mata Viko langsung menyipit. "Kau…?" suaranya penuh curiga.Ana tidak menoleh. Namun bahunya sedikit mengendur. Seakan kehadiran pria itu… memberi kekuatan.“Ayo, Ana,” ucap Andrew lagi, kali ini lebih tegas. "Kita tidak perlu membuang waktu di tempat seperti ini.” Kata-katanya dingin terasa menusuk.Johan langsung melangkah maju.“Andrew, kau benar benar licik! Kau menekan kami untuk menyerahkan saham milik Viko!” bentaknya.Andrew menatapnya sekilas." Pak Johan yang terhormat, kebenaran sudah terbongkar. Dan sekarang, anda ada pada posisi yang salah. Anda mendukung perbuatan zinah yang dilakukan oleh anak anda!" Andrew menjawab spontan. Kalimat itu membuat suasana semakin panas.Viko mengepalkan tangan. "Ana," suaranya menekan
Kalimat itu menggantung di udara.“Tentang anak Viko dari mantan pembantu anda!”Senyum di wajah Aurelia perlahan menghilang.Wajahnya memucat.“A-apa maksudmu, Ana?” suaranya bergetar, berusaha terdengar tenang.Ana menolak untuk duduk apalagi berbasa basi. Ia tetap berdiri.Tatapannya lurus, tajam, tanpa ragu.“Jangan berpura-pura tidak tahu, Ma,” ucapnya pelan.Nada suara Ana terdengarrendah… tapi menusuk. "Aku sudah melihatnya sendiri. Di rumah sakit. Asih… dan anaknya."Suasana menegang. Detik jam terasa lambat. Aurelia menelan ludah.“Itu tidak seperti yang kamu pikirkan—"“Kalimat itu terlalu sering dipakai untuk menutupi kebohongan,” potong Ana. Ia melangkah maju satu langkah.“Yang ingin aku tahu sekarang cuma satu.” Tatapannya mengeras. “Sejak kapan Mama tahu hubungan Viko dan pembantu itu?”Pertanyaan itu jatuh seperti palu. Membuat Aurelia terdiam. Bibirnya terbuka… tapi tak ada kata yang keluar
Sandra menelepon Levin, anak tertuanya. Ia mengatakan persis seperti dengan apa yang dikatakan oleh Ana. "Jadi Ana ingin bercerai dengan Viko?" sahut Levin dari sebrang telepon. "Iya! Tapi entah apa yang terjadi di antara mereka berdua. Mama juga tidak tahu. Levin, tolong pergi temui adikmu. Mama juga akan ke sana sebentar lagi. Perceraian di saat hamil, itu konyol sekali!" Sandra menggenggam erat ponselnya. "Hmm! Baik lah. Aku akan ke rumah Ana." Levin mengakhiri pembicaraan. Sandra turun ke bawah. Ia meminta asisten rumah tangganya untuk memasak. Setelah itu, ia pergi dengan supir. *****Levin sudah tiba di rumah Ana. Security rumah menyapanya. Tapi orang yang dia cari ternyata tidak ada di rumah. "Ana belum pulang?" Levin mengerutkan kening. "Belum, Pak. Bu Ana pergi pagi-pagi sekali. Dan sampai sekarang belum kembali.""Kemana Ana pergi?" "Saya juga tidak tahu, Pak. Bu Ana tidak men
Pagi itu terasa berbeda. Biasanya Ana akan menyibukkan dirinya di dapur untuk memasak menu makan siang dan makan makan malam. Tapi sekarang, ia hanya duduk diam di ruang makan, secangkir teh di depannya sudah dingin tanpa tersentuh. Tatapannya kosong, namun pikirannya bekerja tanpa henti."Tagihan rumah sakit itu sebenarnya milik siapa?" Ana bermonolog. Deretan angka yang ada di lembar tagihan itu terus berputar di kepalanya.Bukan angka kecil. Bukan angka untuk luka ringan. Itu adalah angka… untuk sesuatu yang besar.Ana menarik napas panjang, lalu berdiri. Ia berjalan menuju kamar, mengambil tasnya, dan bersiap tanpa banyak suara."Aku harus tahu semuanya." Hari ini, ia tidak akan menunggu, ia akan mencari tahu.****Rumah Sakit Royal Pyruz tampak megah dari luar. Bersih dan juga tenang. Ana berdiri beberapa detik di depan pintu masuk, menatap bangunan itu dengan perasaan campur aduk."Ini temp






Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.
reviews