Share

969.Aung Ma

Author: Gibran
last update publish date: 2026-03-29 07:40:43

Kong Li menoleh ke atas. Dia terkejut saat Tombak Petir Raksasa melesat begitu cepat kearahnya. Dewa Gajah Emas itu pun tak sempat untuk menahan serangan tersebut sehingga tombak itu menghujam tubuhnya dengan telak.

BLEGAR!

Ledakan besar terjadi setelah Tombak raksasa itu menembus tubuh Kong Li. Teman-temannya menatap tanpa kedip menyaksikan Dewa Gajah Emas itu terkena serangan.

Icarus melayang di udara menatap kearah bawah sana. Kedua matanya menyala melihat Kong Li yang kini sudah kembali sep
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter

Latest chapter

  • Geger Kahyangan   970.Naga Petir Terkuat

    Aung Ma menatap kearah Alessa yang sudah berada di dalam arena pertarungan. Seringai menghiasi bibir pria tersebut. "Cih, kau sama sombongnya dengan teman bodohmu itu." ucapnya dengan nada sinis.Tak ada suara, tiba-tiba tubuh Alessa lenyap dari pandangan mata membuat Aung Ma terkejut dan langsung menciptakan perisai api yang mengelilingi dirinya.Duar!Terdengar suara ledakan keras dari arah atas perisai. Aung Ma terkejut dan menatap kearah atas. Namun ledakan kembali terjadi di sisi sebelah kanan. Duar!Aung Ma kembali terkejut kemudian menoleh. Namun lagi-lagi dia tak bisa melihat keberadaan lawan. Yang ada hanyalah aura petir di sekitar bekas ledakan."Apa yang tengah dia lakukan dasar bodoh! Serangan mu tak akan mempan pada perisai api milikku!" ucap Aung Ma.Alessa terus menyerang dari berbagai arah dan berbagai titik membuat para penonton bingung dengan apa yang tengah wanita itu lakukan.Berbeda dengan para penonton yang tidak tahu siasat apa yang Alessa rencanakan. Batara

  • Geger Kahyangan   969.Aung Ma

    Kong Li menoleh ke atas. Dia terkejut saat Tombak Petir Raksasa melesat begitu cepat kearahnya. Dewa Gajah Emas itu pun tak sempat untuk menahan serangan tersebut sehingga tombak itu menghujam tubuhnya dengan telak.BLEGAR!Ledakan besar terjadi setelah Tombak raksasa itu menembus tubuh Kong Li. Teman-temannya menatap tanpa kedip menyaksikan Dewa Gajah Emas itu terkena serangan.Icarus melayang di udara menatap kearah bawah sana. Kedua matanya menyala melihat Kong Li yang kini sudah kembali seperti semula namun dalam keadaan tubuh berlubang."Pertahanan nya memang sangat kuat. Bahkan setelah menerima serangan dariku, dia masih dalam keadaan hidup. Sungguh menakjubkan." batin Icarus. Saat dia hendak mengerahkan kekuatan kembali untuk menyerang, tiba-tiba Kong Li mengangkat tangannya pertanda dia telah menyerah karena lukaya yang terlalu parah dan tentu saja dia tak bisa lagi melanjutkan pertarungan. "PERTARUNGAN PERTAMA DI MENANGKAN OLEH ICARUS DI KUIL NAGA PETIR!" seru Poseidon.Par

  • Geger Kahyangan   968.Icarus Vs Kong Li

    Poseidon mempersilahkan kelompok yang memegang plat Giok nomor satu untuk sama-sama naik ke arena pertarungan yang megah. Para Dewa yang menyaksikan terlihat tegang, menebak-nebak, kelompok mana yang akan naik untuk bertarung lebih dulu.Sepuluh Dewa pun melesat ke atas arena. Ternyata mereka adalah kelompok dari Dewa Binatang dan Kuil Naga Petir. "Cih, ternyata lawan kita adalah para Naga...Ini akan menjadi pertarungan yang merepotkan." bisik Kong Li si Dewa Gajah Emas."Tak masalah. Kemampuan kita adalah pertahanan. Di pertarungan bersama, kita akan bertahan lalu menyerang balik." sahut Dewi Raksasa Basundari."Aku akan menghancurkan mereka dengan kekuatan api neraka milikku. Jadi, bantu aku mengalihkan perhatian mereka agar aku bisa merapal kekuatan pamungkasku." ucap Dewa Elang Neraka Aung Ma."Kita masih beruntung melawan Kuil Naga Petir, daripada bertemu dengan orang mengerikan itu...Melawan satu orang pun, sepertinya adalah hal yang mustahil." bisik Yukari, Dewi Phoenix Biru.

  • Geger Kahyangan   967.Turnamen Kembali Digelar

    Gelanggang raksasa terlihat meriah kembali setelah dua purnama berlalu. Semua peserta yang mengikuti babak pertama Turnamen Dewa kini telah berkumpul di satu tempat untuk mengikuti babak kedua yang akan segera di gelar. Para penonton dari berbagai penjuru terus berdatangan tidak ada habisnya.Poseidon yang sebelumnya menjadi Pembawa acara di babak pertama, dia langsung membuka acara besar itu dengan pertunjukan tarian Dewi Laut. Semua Dewa yang menyaksikan terkesima dengan tarian yang indah tersebut. Bukan karena tariannya saja, kebanyakan dari Dewa pria suka karena paras para Dewi Laut itu sangat cantik dengan pakaian yang begitu terbuka dan tipis hingga hampir semua lekuk tubuhnya terlihat.Batara Geni melirik kearah Dewi Iyana istrinya. Pandangan matanya bertemu dengan mata ungu wanita itu. Mereka berdua pun saling tersenyum penuh arti."Kau suka dengan pertunjukan seperti ini istriku?" tanya Batara Geni melalui telepati."Bukankah seharusnya aku yang menanyakan hal ini kepadamu ka

  • Geger Kahyangan   966.Jahilnya Batara Geni

    Batara Geni dan semua orang yang ada di dalam penginapan itu merasakan getaran yang kuat dari atas langit. Semua menebak-nebak, siapa yang datang kali ini. Mereka satu pemikiran soal kali ini, yakni Mahadewa Kahyangan Barat, Dewa Petir Zeus."Akhirnya datang juga," ucap Batara Geni lalu kemudian melangkah keluar dari dalam penginapan. Di halaman penginapan tersebut ada meja kecil untuk bersantai dan dua kursi batu putih. Disana, telah duduk seseorang bertubuh kekar dengan pakaian selempang putih yang menutupi sebagian tubuh berotot miliknya. Jenggotnya yang panjang dan putih, menjuntai hingga ke dada. Pria itu duduk di kursi sambil menopang dagu. Batara Geni menatap sosok yang tak lain adalah Dewa Petir Zeus, Mahadewa Kahyangan Barat tersebut."Dia bisa menembus formasi milikku dengan mudahnya. Dewa yang satu ini cukup Misterius. Menarik sekali," batin Batara Geni lalu melangkah mendekat dan duduk di seberang meja di hadapan Zeus."Apa yang membuat Mahadewa Zeus sampai datang kemari?

  • Geger Kahyangan   965.Utusan Sang Pencipta

    Anoman, Ganesha, Iyana Tunggadewi dan yang lainnya menatap kearah Batara Geni seolah meminta penjelasan. Mereka semua belum tahu mengenai jati diri Batara Geni yang sesungguhnya. Hanya Bara Sena yang sudah mengetahui sedikit tentang Mahadewa tersebut."Kalian tak perlu melotot seperti itu. Aku bukan setan. Anoman, Ganesha, kalian berdua pasti tahu siapa Wisanggeni. Jadi, sedikit banyak kalian sudah menduga tentang diriku bukan?" kata Batara Geni."Kami memang tahu tentang Wisanggeni. Tapi, kami tak menyangka jika ternyata kau adalah dirinya." kata Anoman."Aku bukanlah dirinya...Aku ini hanyalah serpihan kecil dari sisa jiwa yang tersebar di seluruh alam semesta. Entah ada berapa alam yang menerima pecahan jiwa Wisanggeni ini, dan ada berapa jiwa yang mampu bertahan...Aku sendiri belum tahu itu. Tapi, Sang Hyang Wenang memberitahu satu hal padaku, tentang rahasia alam ini...Termasuk Kahyangan Barat yang ternyata bukanlah bagian dari dunia ini." kata Batara Geni."Apa maksudmu kakang?"

  • Geger Kahyangan   467.Pecahan Jiwa

    Azkat Moil terkejut saat cahaya kuning keemasan merasuki tubuhnya. Perasaan nyaman dan aura hangat itu membuatnya merasa begitu tenang. Seketika kulitnya yang semula berwarna merah pun berubah menjadi warna coklat muda seperti manusia biasa. Semua yang melihat itu terkejut dibuatnya. Mereka

    last updateLast Updated : 2026-03-26
  • Geger Kahyangan   456.Peningkatan(2)

    Bara Sena membuka kedua matanya secara perlahan. Dia cukup terkejut melihat beberapa orang mengerumuni dirinya. Dan yang membuatnya lebih terkejut adalah dia tak mengenakan pakaian apa pun kecuali kain biru pemberian Gandi."Apa yang terjadi..? Bagaimana dengan musuh kita?" tanya Bara. Gandi tersen

    last updateLast Updated : 2026-03-26
  • Geger Kahyangan   461.Pukulan Tiga Penghancur Langit

    Wuut!Tubuh Gandi menukik dengan sangat cepat hingga tak terlihat oleh mata orang biasa. Shupala kertakkan rahang lalu dia pun mengangkat kedua tangannya ke atas. Air yang ada di bawah kakinya meluncur kearah Gandi dalam wujud dua ekor naga. Namun sepertinya itu tidak membuat Gandi surut atau berhe

    last updateLast Updated : 2026-03-26
  • Geger Kahyangan   478.Pintu Rahasia

    Raksasa es menatap kearah raksasa merah yang sudah keluar dari dalam lingkaran merah. Kedua mata raksasa itu menyala biru sebelum dia menyemburkan bola biru dari dalam mulutnya yang memancarkan cahaya dingin.Duaaarrr!!!Bola besar itu pun menghantam perut raksasa merah hingga membuatnya terpental

    last updateLast Updated : 2026-03-26
More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status