author-banner
Gibran
Gibran
Author

Novels by Gibran

Pendekar Iblis (Warisan Iblis Tanduk Api)

Pendekar Iblis (Warisan Iblis Tanduk Api)

Petualangan Bima dalam menjelajahi Hutan Awan Hitam untuk mendapatkan kekuatan iblis yang nantinya akan dia gunakan untuk membalas dendam terhadap musuhnya yang telah menghancurkan Padepokan tempat dirinya di besarkan. Tanpa di duga, selain mendapatkan kekuatan Iblis Es, Bima pun mendapatkan kekuatan tak terduga, yakni kekuatan Iblis Tanduk Api!
Read
Chapter: 320. Maharaja Manusia (Tamat)
Dewa Surya tertawa keras hingga menggema ke langit dan menggetarkan tanah. Tak ada yang bisa menghentikan kekuatan nya. Bima tergeletak tak berdaya. Ratu Azalea pun sama meski tidak terlalu parah. Arimbi bersandar di batang pohon sambil memejamkan matanya. Qing Long tak berdaya dan hanya bisa berdiri dengan terhuyung. Tangan Darah, Subali, Aryo, Birawa dan Meng Sui masih terkapar entah masih hidup atau sudah mati setelah beradu kekuatan dengan Dewa Surya. Ling Xia dan Dua Gerbang Penjaga masih sibuk bertarung dengan para pendekar Kerajaan. Setelah Batu Keramat harapan terkahir yang bisa mereka gunakan untuk memukul balik telah di hancurkan oleh Dewa Surya, mereka semua putus asa. Sementara Dewa Surya yang masih terlihat kokoh meski tubuhnya penuh dengan luka kembali terbang ke langit setelah menyambar tubuh Ratu Azalea yang berada tak jauh darinya. Wulan yang tadinya sempat mengira Dewa tersebut akan membunuh
Last Updated: 2025-05-12
Chapter: 319. Rencana terakhir Gagal
Dewa Surya berdiri dengan pakaian compang camping. Beberapa luka di tubuhnya terlihat meski tidak sejelas luka pada bahu kanan dan punggung nya yang di akibatkan oleh serangan kuku Pancanaka.Matanya menatap penuh amarah ke arah Qing Long lalu ke arah Bima yang sedang dirawat oleh Ayu Wulan Paradista."Makhluk-makhluk rendahan tidak tahu diri... Beraninya kalian membuat ku murka..." umpat Dewa Surya lalu melayang ke udara. Qing Long menatap tak percaya ke arah Dewa Surya. "Bagaimana bisa dia masih sanggup mengeluarkan kekuatan setelah dihantam serangan kami bertubi-tubi...?" batin Qing Long. Mata Dewa Surya bersinar putih. Seluruh urat di tubuhnya menyembul keluar pertanda dia tengah mengeluarkan sesuatu yang sangat dahsyat. "Akan aku musnahkan...." Kedua tangan Dewa Surya terangkat ke atas. Sinar matahari yang terang semakin terlihat terang dan panas! Bima yang sudah cukup kuat untuk berdiri se
Last Updated: 2025-05-12
Chapter: 318. Ajian Jiwa Naga Langit
Ki Mangkubumi pun tewas setelah terkena serangan Sinar Pemusnah Kegelapan milik Ratu Azalea tepat di kepalanya hingga hancur. Setelah membunuh Ki Mangkubumi, Ratu Azalea segera melesat ke arah benteng yang baru saja bergetar setelah di hantam tubuh Bima.Namun belum juga sampai di benteng tebal tersebut, terdengar ledakan keras dan benteng tersebut hancur. Sesosok tubuh terpental dan melayang ke rumah para petinggi kerajaan. Sosok wanita berpakaian putih itu jatuh di sebuah taman rumah keluarga bangsawan kerajaan.Beberapa hiasan taman hancur terkena hantaman tubuhnya. Ratu Azalea menyusul sosok yang tak lain adalah Arimbi. Saat Dewa Surya akan menghabisi Bima yang sudah tidak berdaya karena di hajar begitu rupa oleh Dewa tersebut, Arimbi segera datang menolong. Namun dengan mudah Dewa Surya memukulnya hingga tubuh Arimbi terhempas ke dinding benteng."Arimbi...!" seru Ratu Azalea terkejut.Arimbi tak menyahut. Darah keluar dar
Last Updated: 2025-05-12
Chapter: 317. Duel Melawan Dewa
Bima tak bisa bergerak beberapa saat lamanya setelah tubuhnya di lempar oleh Dewa Surya dari pusat kerajaan hingga keluar kerajaan. Tubuhnya merasakan sakit yang luar biasa setelah menghantam tiga benteng besar dan rumah-rumah batu di kerajaan. Kini dia berada jauh dari kerajaan Angin Timur. Matanya melihat api yang membubung tinggi di atas kerajaan tersebut. "Dewa itu sangat kuat... Gila, dia hanya melempar diriku namun rasanya seperti di hantam gada raksasa," batin Bima. Terlihat satu cahaya kuning melayang di atas kerajaan. Lalu banyak titik cahaya berkilau terlihat melesat ke arah Bima. Semakin lama, cahaya tersebut semakin terlihat jelas. Dan setelah tahu cahaya apa yang datang ke tempat Bima, pemuda itu terkejut lalu segera mengeluarkan sayap es milik nya. "Dewa gila! Dalam keadaan terluka pun masih bisa mengerahkan kekuatan segila ini!" Bima melompat ke udara dan menjauh dari tempatnya berada sebe
Last Updated: 2025-05-12
Chapter: 316. Kemunculan Dewa Surya
Arimbi dan pasukannya yang tengah bertarung di tembok sebelah luar menatap ke arah langit di atas kerajaan Angin Timur tersebut."Aura yang sangat kuat terpancar dari dalam kerajaan...Ada apa di dalam sana?" batin Arimbi.Pasukan dua kerajaan yang tengah menggempur benteng dari arah selatan dan barat pun semua merasakan aura yang mengerikan menyeruak dari dalam kerajaan.Ki Mangkubumi berteriak kencang. Dari atas langit semua awan menyingkir sehingga cahaya matahari menerangi kerajaan dengan lebih terang. Bersamaan dengan itu muncul satu sosok bercahaya terang dari dalam tubuh Ki Mangkubumi.Sosok itu berwujud pemuda tampan dengan aura cahaya membungkus tubuhnya. Di sebelah kanan keningnya sebuah tanduk putih berkilau tumbuh. Di belakang tubuhnya sepuluh bola bercahaya terang melayang.Kelopak matanya yang terpejam terbuka secara perlahan. Bola matanya berwarna kuning terang. Senyum tipis menghias bibirnya."Ternyata
Last Updated: 2025-05-12
Chapter: 315. Lawan Terkuat
Anggoro merasa kesal karena keberadaannya tidak di anggap. Tebasan pedang tadi hampir mengenai sasaran. Namun Bima dan gurunya bergerak cepat menghindar.Saat itu juga Barata segera meluncur ke arah Anggoro melakukan serangan cepat. Anggoro bahkan tidak dapat melihat kecepatan gerakan Barata. Pedang hitam di tangan Barata menebas bahu Anggoro menyilang hingga ke pinggang.Bima takjub melihat kecepatan gurunya. Dia pun segera membantu Ratu Azalea yang tengah bertarung melawan Ki Mangkubumi.Anggoro tergeletak di atas lantai arena. Namun beberapa saat kemudian dia bangun dan lukanya telah pulih kembali."Bagaimana mungkin lukanya langsung pulih tanpa melakukan apa pun!? Bahkan kecepatan pulihnya lebih mengerikan jika di banding dengan ilmu Ganti Rogo..." batin Barata.Anggoro menyeringai lebar."Jadi di dalam tubuhmu pun ada kekuatan Iblis Neraka sama sepertiku," ucap Anggoro.Barata tersenyum kecil."A
Last Updated: 2025-05-11
Legenda Dewa Cahaya

Legenda Dewa Cahaya

Bara Sena, sang Pemburu Dewa yang telah mati ratusan tahun silam di tangan Dewa Ganesha berhasil bangkit kembali didalam tubuh seorang pria lemah bernama Xiao Feng di dataran Tiongkok(Zhuo Guo). Kebangkitan sang Pemburu Dewa tersebut tentu saja tidak mudah karena dia harus memulai semuanya dari awal untuk bisa mencapai kembali puncak kejayaannya di masa lampau. Bara, memulai kehidupan awalnya sebagai Xiao Feng dan harus menjalani banyak hal di Keluarga Xiao yang rumit. Hingga akhirnya, Darah Iblis dari masa lalu justru bangkit di dalam tubuhnya saat dirinya mulai ditindas. Perjalanan penuh aksi dan cinta dari berbagai gadis di Zhuo Guo pun dimulai. Dari sanalah, Bara mulai mengerti takdir baru yang sangat diidamkan oleh banyak orang. Yaitu pesona sang Dewa Cahaya yang mampu memikat banyak wanita ke dalam hidupnya menjadi bagian dari perjalanan cinta sang Dewa Cahaya. Hingga akhirnya, Bara menyadari bahwa ada tugas yang harus dia lakukan berhubungan dengan kebangkitannya di tanah Zhuo Guo. Yakni, memusnahkan para Iblis!
Read
Chapter: 674.Probo Lintang(TAMAT)
Sosok wanita yang baru saja membukakan pintu terkejut dengan kemunculan pemuda tampan yang tahu nama dirinya dan siapa suaminya. "Kau siapa? Bagaimana kau bisa tahu namaku?" tanya wanita tersebut. "Aku tahu dari Kahiyang Dewi semua tentang Gandi dan dirimu. Bolehkah aku masuk? Ada yang ingin aku bicarakan denganmu," kata Bara. "Oh...Sebentar, aku sendirian di rumah ini..." ucap wanita itu seolah enggan menerima tamu seorang pemuda tampan yang dia tak tahu siapa orang tersebut. "Ada aku Sinta," terdengar satu suara dari balik tubuh Bara Sena. Saat wanita itu melongok keluar pintu, dia melihat Raja Kartikeyasingha yang berdiri di belakang sang Pendekar Golok Iblis. "Paman...! Kalau begitu silahkan masuk!" kata Sinta sambil membuka pintu lebar-lebar. Dia merasa tenang setelah melihat Raja Kalinggapura tersebut ada disana. Itu artinya dia tidak sendirian. Bara dan Raja duduk di sebuah kursi kayu. Sementara Rara Sinta membuatkan minuman panas. Aroma teh yang wangi mengingatkan B
Last Updated: 2024-10-13
Chapter: 673.Kalinggapura
Tak terasa, perjalanan Bara Sena dan armada Kekaisaran Zhou sudah memasuki kawasan laut Jawa. Itu artinya sebentar lagi mereka akan sampai di Pelabuhan Kalingga. Sebelum sampai kesana, Bara mengajak semua pengikutnya untuk memasuki Lantai Rahasia yang dia dapatkan setelah mengalahkan Dewa Hong di Lantai 100 Ujian Pagoda Dewa.Di lantai tersebut Bara menemukan banyak harta Karun yang tentu saja tidak dia makan sendiri. Para pengikutnya pun mendapatkan banyak harta Karun untuk menunjang kemampuan bertarung mereka. Bara mendapatkan satu gelang perak yang memiliki kemampuan untuk menahan tenaga dalam. Dia memberikan gelang tersebut kepada anaknya yang masih kecil dari Dewi Biru Xue Ruo bernama Meili Tianshi. Hal itu dikarenakan gadis bayi itu belum mampu mengendalikan kekuatannya yang sangat besar. Akan sangat berbahaya jika sampai tak terkendali diluar sana. Meili bisa menjadi bencana bagi manusia.Harta Dewa Hong terlalu banyak sehingga mereka semua bingung memilih harta untuk kemampuan
Last Updated: 2024-10-13
Chapter: 672.Kabar Bahagia
Clep!Ranting itu menancap di bagian paling memalukan Dewa Angin Hong Li. Sontak saja hal itu membangunkan Dewa yang baru saja terkapar setelah terkena jurus ilusi milik Kala."Bocah keparat! Apa yang kau lakukan padaku!?" teriak Dewa Hong marah namun dia tak bisa bergerak sama sekali."Oh...! Maaf! Aku kira kau sudah mati!" sahut Bara lalu dia membuang ranting yang dia gunakan untuk menyogok tubuh Dewa tersebut."Aku kalah darimu...Kau pantas menjadi pemilik Pagoda Dewa ini..Dan sebagai hadiah, kau akan mendapatkan sebagian kekuatan yang aku simpan di dalam peti ini...Anggap saja ini sebagai hadiah untuk pemilik baru, bukan hadiah karena kau telah mengalahkan aku. Namun tetap saja, kau akan mendapatkan hadiah sesuai yang telah di tetapkan di Ujian Pagoda Dewa ini..." kata Dewa Hong masih dalam keadaan tengkurap.Sebuah peti perak muncul di hadapan Bara Sena. Dengan rasa penasaran yang tinggi, pemuda itu pun membuka peti tersebut. dan didalam peti itu nampak sebutir pil berwarna putih
Last Updated: 2024-10-13
Chapter: 671.Jurus Ilusi
Blaaaarrr!!!Ledakan keras menggelegar terdengar saat tinju Bara Sena menghujam. Awalnya pemuda itu yakin serangannya akan membuahkan hasil. Namun ternyata, Dewa Hong tak semudah yang dia kira. Sesuatu yang menyerupai penutup kepala untuk prajurit perang menutupi kepala pria bernama Hong Li tersebut. Dan pelindung kepala itu tercipta dari kekuatan angin miliknya. Ledakan keras tercipta setelah tinju Bara menghantam pelindung tersebut dikarenakan pelindung itu memiliki kekuatan badai yang mampu menahan serangan apa pun!Disaat Bara tercengang dan kaget dengan apa yang dilihatnya, tangan Dewa Hong tiba-tiba saja sudah mencengkram kaki kanannya. Lalu denga satu kali tarikan, tubuh pemuda itu pun menghantam tanah dari pulau terbang tersebut dengan sangat keras hingga tanah itu hancur."Kau cukup pandai juga. Tapi sayangnya aku bukan Dewa lemah yang bisa dengan mudah kau kalahkan anak muda!" kata Dewa Hong lalu dia kembali mengayunkan tubuh Bara yang masih ada dalam cengkraman tangannya ke
Last Updated: 2024-10-13
Chapter: 670.Keluar Dari Lembah
Tubuh sosok bersayap kelelawar itu terbakar hebat dan seketika berubah menjadi abu dalam waktu sekejap mata. Dan yang tersisa disana hanya ada satu butiran kecil yang menyala. Itu adalah Inti Jiwa dari makluk tersebut. Bara mengarahkan tanganya ke benda tersebut sehingga benda berbentuk kelereng itu melayang terbang kearahnya.Setelah Inti Jiwa dari makhluk tersebut ada di tangannya, Bara tersenyum kecil."Aku kira akan menjadi Inti Jiwa yang bagus...Huh, ternyata hanya setingkat ini." gerutu nya lalu dia pun menelan butiran inti jiwa tersebut. Yui yang melihat itu terkejut."Hei! Kau langsung telan Inti Jiwa itu mentah-mentah!?" serunya.Bara menoleh dan alis kanannya sedikit terangkat."Kenapa?" tanyanya."Kau...Apakah kau sering melakukan ini?" tanya Yui yang masih ada di gendonga pemuda tersebut."Tentu saja dan itu tak masalah sama sekali bagiku," kata Bara."Bodoh! Kau menyiksa tubuhmu sendiri jika kau melakukan itu dalam waktu lama!" kata Yui membuat mata Bara terbelalak."Apa
Last Updated: 2024-10-12
Chapter: 669.Para Penghadang
Bara Sena melangkah dengan perlahan memasuki Hutan Mati dimana semua pohon yang ada disana hanyalah pohon kering tanpa daun sama sekali. Yui yang berada di gendongan punggung sang pemuda hanya bisa ikut mengawasi keadaan di sekitar dengan waspada."Tak ada pergerakan apa pun yang aku rasakan," kata Bara dengan suara lirih."Justru karena sepi seperti ini kita harus meningkatkan kewaspadaan...Aku merasa gelisah sejak tadi...Kau tahu bukan, bagaimana seekor ular yang gelisah merasakan hawa kehadiran yang tidak jelas?" sahut Yui membuka Bara mengangguk paham.Setiap langkah kaki pemuda itu meninggalkan jejak api yang menyala. Setelah perjalanan hampir mencapai di Kuil, barulah Bara Sena merasakan ada sesuatu yang mengikutinya dari belakang."Sepertinya mereka mulai datang...Aku bisa merasakan ada beberapa ekor yang mengawasi pergerakan kita," bisik Yui."Aku tahu. Tenang saja, setelah sampai di Kuil, kau cukup duduk saja dan menantiku..." kata Bara. Yui mengangguk pelan.Pendekar Golok I
Last Updated: 2024-10-12
Geger Kahyangan

Geger Kahyangan

Bencana besar terlihat di Mata Kebenaran Batara Geni. Sehingga dia pun mulai mencari Pilar Penjaga Dunia dengan cara menggelar Turnamen Besar yang melibatkan para dewa termasuk anak-anaknya sendiri. Salah satu tujuan utama pagelaran turnamen tersebut adalah untuk membangkitkan kekuatan dahsyat yang tertidur di dalam tubuh salah satu anaknya. (Buku ini adalah lanjutan dari kisah Legenda Dewa Cahaya. Agar terhubung dengan kisah ini, silahkan baca dulu Legenda Dewa Cahaya.)
Read
Chapter: 955.Dewa Emas Tiga Penjuru
Kedua pukulan dahsyat itu saling bertemu di udara. Karena dua kekuatan yang luar biasa dahsyat, udara di sekelilingnya pun berubah menjadi pecahan ruang. Barulah kemudian disusul ledakan yang sangat besar hingga membentuk bola api raksasa.Sukma Geni tak bergeming di tempatnya. Sementara Tarak yang berada di bawah sana mulai merasakan tekanan dahsyat dari ledakan tersebut."Tubuh Brahmastra adalah tubuh terkuat di jaman Kuno...Bagaimana bisa darah langka itu diwariskan kepada gadis kecil ini?" batin Tarak yang bertahan sekuat tenaga dari tekanan tersebut.Sukma Geni mengangkat tangan kanannya ke atas. Kedua matanya menyala merah. Saat itu juga, dari dalam tanah muncul raksasa dengan seribu tangan yang mekar bagaikan ekor merak. Itu adalah wujud dari Tubuh Dewa milik Sukma Geni. Yakni Dewi Seribu Tangan.Setelah ledakan berlalu, Takar segera terbang ke udara dan melayang di atas asap hitam tebal. Di beberapa bagian tubuhnya nampak luka akibat ledakan tersebut. Matanya menatap tajam kea
Last Updated: 2026-03-08
Chapter: 954.Dewa Emas Sejati
Singkat cerita, Bara Sena berhasil mengumpulkan banyak senjata untuk para pengikutnya. Setelah dirasa tak ada lagi senjata yang lebih kuat dari yang mereka miliki, akhirnya Dewa Cahaya tersebut memutuskan untuk keluar dari dunia harta. Namun ternyata, dia sendirian di luar sana dan hanya disambut oleh seorang utusan dari Kahyangan Barat yang sebelumnya mengantarkan Bara dan teman-temannya. Sosok itu bernama Saros, wanita bertopeng dengan pakaian serba merah yang merupakan Dewi Api. Dia ditugaskan menjadi pemandu kelompok Bara yang mendapatkan plat emas."Kau sudah kembali?" tanya Saros. Bara tak menyahut. Dia menatap wanita itu dengan sorot mata tajam menusuk. Dewi Api berambut pirang tersebut menundukkan kepala. Bara tersenyum tipis."Sepertinya usaha kalian sia-sia. Aku tak akan mempemasalahkan hal ini. Hanya saja, tidak untuk Mahadewa Jaka Geni. Jika kau menyentuh anaknya, kau bisa merasakan akibatnya," kata Bara kemudian duduk bersila di bawah pilar besar untuk menunggu rekan-reka
Last Updated: 2026-03-08
Chapter: 953.Kebahagian Para Pengikut
Setelah pertarungan yang panjang melawan Nara Soka, Akhirnya Bara Sena berhasil menjadi pemenangnya. Roh penjaga yang sudah berada di Ranah Alam Nirwana itu pada akhirnya harus mengakui kekuatan sang Dewa Cahaya. Bahkan roh senjata itu dipaksa untuk melakukan sumpah darah dengannya.Dari Nara Soka, Bara mendapatkan beberapa informasi mengenai harta-harta yang berada dalam pengawasan menara Batu. Ternyata menara batu itu didirikan bukan hanya untuk menyimpan Panah Matahari, melainkan sebagai menara pengawas untuk menjaga harta yang tersebar di sekitar menara tersebut."Jadi semua harta Surgawi yang ada di sekitar tempat ini adalah harta rampasan perang dari Alam Lima Warna?" tanya Bara setelah Nara Soka menjelaskan panjang lebar harta apa saja yang ada di sekitar menara Batu.Pemuda berambut merah itu menganggukkan kepala."Selain dari Alam Lima Warna, ada satu harta yang berasal dari Alam Bintang Ungu. Alam itu masih memiliki Pencipta nya. Karmapala mendapatkan harta dari sana karena
Last Updated: 2026-03-08
Chapter: 952.Sumpah Darah
Keadaan menjadi sunyi setelah Tubuh Dewa Bertangan Delapan itu menghantam Nara Soka. Tapi Bara tahu, roh senjata itu masih bertahan di bawah sana, berusaha mati-matian menahan serangannya. "Mustahil! Mustahil! Bagaimana bisa kau memiliki kekuatan Ranah Alam Nirwana!? Aku yakin ini ilusi! Tapi kenapa bisa sekuat ini!?" teriak Nara Soka sambil memuntahkan darah dari mulutnya. Serangan satu tangan Tubuh Dewa berukuran raksasa itu sangat kuat untuknya. Meski Nara Soka juga berada di Ranah yang sama, tetap saja, Tubuh Dewa milik Bara jauh lebih unggul darinya. "Kau terkejut bukan, melihat tubuh roh milikku yang berbeda dengan tubuh luarku?" tanya Bara di atas kepala raksasa sambil duduk dengan santai. "Kenapa bisa begitu...? Siapa kau sebenarnya...?" sahut Nara Soka sambil mengerahkan kekuatan miliknya untuk mendorong telapak tangan yang berukuran lebih besar dari Istana Kerajaan. Kedua mata Bara menyala kuning terang, lalu dia mengangkat tangan kanannya. Saat itu juga, tangan T
Last Updated: 2026-03-03
Chapter: 951.Jebakan
Nara Soka melepaskan lima anak panah sekaligus kearah bawah sana. Serangan sedahsyat itu bisa menghancurkan tempat tersebut karena satu anak panah saja bisa menciptakan kerusakan yang besar.Namun sepertinya Bara Sena memiliki satu rencana untuk membalikkan keadaan. Itu terlihat dari senyum tipis yang mengembang di bibirnya. Tangannya bergerak membentuk rapalan jurus. Saat itu juga, tepat di depan matanya muncul lingkaran merah yang merupakan sebuah portal gaib. Kelima panah itu masuk ke dalam portal Gaib yang Bara ciptakan membuat Nara Soka terkejut setengah mati."Dia menciptakan portal!?" serunya tak percaya.Portal lain muncul tepat di atas tubuh Nara Soka yang masih melayang di langit. Lima panah itu pun menderu keluar dari dalam portal yang tiba-tiba muncul itu. Kemunculan portal itu membuat Nara Soka semakin terkejut. Bara tersenyum sinis. "Aku kembalikan serangan dirimu cacing berbulu merah!" seru Bara disusul tawanya yang menggema.Nara Soka berteriak keras. Dia langsung me
Last Updated: 2026-03-03
Chapter: 950.Rencana
Bara Sena berteriak keras. Pedang Dewa Matahari dia ayunkan kearah Nara Soka yang menatap tak berkedip di puncak menara. "Hiaaaaahhh!"Semburat cahaya merah membelah langit saat pedang tersebut mengayun ke depan. Cahaya terang kemerahan itu melesat dari dalam Pedang menuju kearah Nara Soka yang menanti dengan perasaan berdebar. "Tidak salah lagi, itu adalah Pedang Dewa Matahari! Tapi Bagaimana bisa dia memiliki Pedang yang seharusnya ada ditangan Karmapala?" batin Nara Soka.Cahaya terang berbentuk sabit raksasa itu menderu ganas kearah puncak menara. Udara di sekitar menara batu itu terbakar oleh kekuatan merah yang terpancar dari serangan tersebut.Nara Soka tersenyum kecil."Serangan ini kuat, tapi sayangnya kau masih berada di Ranah Alam Dewa. Jadi, serangan yang kau ciptakan pun tak sekuat mereka yang sudah berada di atas Ranah Alam Semesta atau Alam Nirwana. Kau tetap tak akan bisa mengalahkan diriku karena perbedaan ranah," ucap Nara Soka lalu dia mengangkat tangan kirinya.D
Last Updated: 2026-03-03
Perjalanan Sang Batara

Perjalanan Sang Batara

Menceritakan perjalanan seorang pemuda bernama Jaka yang ternyata adalah seorang titisan dewa terkuat di masa lalu. Untuk mendapatkan kekuatan dewa yang terpecah, Jaka harus mengumpulkan tiga pusaka dewa. Dengan pusaka tersebut, Jaka yang semula hanyalah manusia biasa, akhirnya bisa naik ke alam para dewa. Namun semua usahanya dianggap sesat oleh para Dewa sehingga Dewa-dewa tersebut memberikan hukuman kepada manusia. Dari sanalah, Pertarungan Jaka melawan para Dewa dimulai!
Read
Chapter: 315.Pembicaraan Di Tengah Malam
Lu Che gelisah tak bisa memejamkan mata. Beberapa kali dia pindah posisi tidur namun tetap saja gelisah. Dia menatap langit-langit kamarnya. "Jika kakak Jaka berada di sini, mungkin aku akan tenang." pikir gadis itu. Ingatannya terbayang kembali saat dia dan pemuda itu melakukan hubungan badan. Wajahnya seketika memerah, dan senyum mengembang di bibirnya. "Dia sangat luar biasa..."Sementara itu Chang Yun pun tak bisa tidur karena gelisah. Dia pun memikirkan hal yang sama. Li Mey membuka matanya mendengar Chang Yun yang beberapa kali membuang nafas dengan suara keras. "Kenapa kak?" tanya Li Mey. Chang Yun menoleh.Dia tersenyum tawar. "Tidak apa-apa adik Mey," jawab nya. Li Mey tersenyum lalu membelai rambut Chang Yun dengan lembut. "Aku tahu kakak memikirkan kakak Jaka, dan juga pertolongan Lu Che beberapa hari yang lalu. Lebih baik kakak berunding dengan kak Lu Che agar kalian bisa menyelesaikan masalah hati ini dengan baik. Kalau melihat kakak Jaka Geni yang tampan dan sebaik
Last Updated: 2026-03-08
Chapter: 314.Kekalahan Pasukan Sui
Kerajaan Sui gempar saat mendengar berita satu juta lebih prajurit yang di kerah kan untuk menaklukan Kerajaan Silla, Baekje dan Goryeo kalah. Bahkan yang lebih memalukan lagi kekalahan mereka terjadi saat mereka masih berada di Kerajaan Goryeo. Pasukan yang begitu banyak harus bertahan hidup dari serangan pasukan pertahanan Goryeo dan bencana kelaparan.Mendengar kabar itu murka lah Kaisar Yang. Dia menyuruh Menteri Li Yuan memecahkan permasalahan itu. Terutama masalah kelaparan. Karena gudang penyimpan makanan mereka di bakar oleh penyusup. Sehingga mereka kesulitan. Penyusup dari Goryeo yang di perintahkan oleh Panglima Yu Shin, berhasil membakar beberapa gudang makanan prajurit Yang. Karena para prajurit terlalu sibuk memikirkan perang, mereka tidak menyangka bahwa musuh akan membakar gudang penyimpanan. Kelemahan terbesar dalam peperangan besar dan prajurit yang sangat banyak adalah makanan. Saat sumber makanan terhenti, maka dalam hitungan hari semua akan berakhir. Setelah g
Last Updated: 2026-03-08
Chapter: 313.Sepasang Ular Dewa
Saat Siluman Ular Putih Xian Hui menerjang, Jaka Geni teringat pada sepasang ular pemberian Nyai Lanjar waktu berada di laut Utara. "Lang dan Ling keluar lah!" teriak Jaka. Tiba-tiba tubuh Jaka Geni bersinar putih kekuningan. Lalu dari mulutnya melesat dia makhluk kecil yang panjang. Saat berada di luar tubuh Jaka, makhluk itu berubah menjadi ular raksasa berwarna putih kekuningan. Ular bernama Lang langsung menerkam Xian Hui dengan taringnya. Mereka bergumul dan saling gigit. Sementara Ling melingkari tubuh Jaka Geni. "Ular sebesar ini berada di dalam tubuhku?" batin Jaka tak percaya. Lang menerjang dengan keras membuat tubuh Xian Hui terpental dan menabrak pohon hingga tumbang. Pertarungan mereka terdengar bergemuruh karena tubuh dua ular yang sama-sama besar. Xian Hui tak percaya akan bertemu ular yang tidak kalah besarnya. Di tambah Lang sangat ganas dan tak mau di ajak berbicara. Beberapa kali Xian Hui mencoba tetap saja dia gagal seolah ular itu tidak mengerti apa yang dia
Last Updated: 2026-03-08
Chapter: 312.Terdesak
Sementara itu di kawasan Selatan di daerah Kerajaan Nang Yue, para urusan dari Kaisar Yang Sui mendirikan perkemahan di perbatasan Sui dan Kerajaan Nang Yue. Kerajaan Nang Yue memberontak dari Dinasti Sui. Mereka tidak sudi hanya mengirim upeti namun perdagangan mereka anjlok. Tidak ada keuntungan sama sekali yang masuk ke dalam Kerajaan Nang Yue, yang di pimpin oleh Raja Champa. Li Jian Cheng alias Cheng-cheng kakak dari Li Shimin, menjadi urusan Kaisar. Namun Li Mi,paman Cheng-cheng atau adik dari Menteri Pertahanan Li Yuan ikut serta atas perintah Kaisar untuk mengawasi pekerjaan Cheng-cheng. Cheng merasa dirinya dicurigai karena pasukan Kerajaan yang berada di bawah kendalinya lebih dari lima puluh ribu prajurit. Tujuan dia memang membantu para pasukan yang kalah dalam pertempuran melawan pasukan Champa. Di tambah hawa panas di Kerajaan Nang Yue membuat mereka kekurangan cairan. Sementara air bersih sangat sulit di jumpai di kawasan yang kering kerontang itu. Ribuan prajurit
Last Updated: 2026-03-03
Chapter: 311.Kekuatan Siluman Ular Putih
Xian Hui terus mendesak Jaka Geni dengan serangan serangan tenaga dalam. Jaka yang berusaha menghindar akhirnya mau tak mau harus berhadapan secara langsung. Meski dengan tangan kosong, Xian Hui tetap bisa mengimbangi Jaka Geni yang menggunakan golok hijau. "Kamu bukan orang Zhuo Guo! Bagaimana bisa orang asing sepertimu nyasar di tanah ini dan berbuat dosa seenaknya!?" hardik Xian Hui. Jaka Geni nyengir saja tanpa bersalah sedikit pun. "Aku datang dari jauh bukan berniat untuk enak-enak di tempatmu kek! Itu hanyalah kebetulan tanpa di sengaja! Harusnya kamu maklum saja dengan jiwa muda sepertiku ini!" balas Jaka. "Anak muda sialan! Aku belum puas jika belum menghukum dirimu!" teriak Xian Hui semakin gencar menyerang Jaka. Jaka semakin kelabakan. Kekuatan racun es milik Xian Hui sangat sakti. Dia harus menghindari serangan-serangan berbahaya itu sekaligus menangkis nya. "Gawat...!" pikir Jaka. Gerakan Xian Hui semakin menjadi-jadi. Sekejap dia menghilang menjadi asap putih dan
Last Updated: 2026-03-03
Chapter: 310.Siluman Ular Xian Hui
Jaka Geni bersama tiga gadis itu makan ikan bakar bersama. Mereka terlihat sangat kelaparan. Terbukti dengan puluhan ekor ikan bakar berukuran sedang habis di lahap dalam sekejap. "Ternyata kamu ahli dalam membuat makanan," puji Lu Che sambil tersenyum. Chang Yun yang merasa cemburu pada wanita itu langsung menyahut. "Kakak Jaka memang ahli dalam memasak, dia juga ahli di semua hal. Hanya saja kamu kurang begitu paham." kata Chang Yun. Panas wajah Lu Che mendengar cemooh gadis itu. Dia segera menyahut ucapan panas Chang Yun. "Oh ya?Aku kira,kamu tahu semua yang Kakak Jaka lakukan. Apakah kamu tahu, apa yang kami lakukan di luar sana?" tanya Lu Che tak kalah panas. Mata Chang Yun melotot. "Kau!" hardik nya marah. Lu Che tertawa kecil melihat Chang Yun kesal. Jaka Geni yang berada di dekat mulut goa menoleh sesaat, namun dia kembali acuh tak acuh. Dia tangah sibuk menutup lubang-lubang kecil di pintu masuk. "Dia paling suka dengan bermain di dalam air, apakah kamu pernah melaku
Last Updated: 2026-02-27
You may also like
DEWA PERANG AZURA
DEWA PERANG AZURA
Pendekar · Azka Riyuzaki
19.3K views
Jalan Pendekar
Jalan Pendekar
Pendekar · Bangaw
18.9K views
Legenda Kultivator Terkuat
Legenda Kultivator Terkuat
Pendekar · Klan Fang
18.8K views
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status