Chapter: 970.Naga Petir TerkuatAung Ma menatap kearah Alessa yang sudah berada di dalam arena pertarungan. Seringai menghiasi bibir pria tersebut. "Cih, kau sama sombongnya dengan teman bodohmu itu." ucapnya dengan nada sinis.Tak ada suara, tiba-tiba tubuh Alessa lenyap dari pandangan mata membuat Aung Ma terkejut dan langsung menciptakan perisai api yang mengelilingi dirinya.Duar!Terdengar suara ledakan keras dari arah atas perisai. Aung Ma terkejut dan menatap kearah atas. Namun ledakan kembali terjadi di sisi sebelah kanan. Duar!Aung Ma kembali terkejut kemudian menoleh. Namun lagi-lagi dia tak bisa melihat keberadaan lawan. Yang ada hanyalah aura petir di sekitar bekas ledakan."Apa yang tengah dia lakukan dasar bodoh! Serangan mu tak akan mempan pada perisai api milikku!" ucap Aung Ma.Alessa terus menyerang dari berbagai arah dan berbagai titik membuat para penonton bingung dengan apa yang tengah wanita itu lakukan.Berbeda dengan para penonton yang tidak tahu siasat apa yang Alessa rencanakan. Batara
Last Updated: 2026-03-29
Chapter: 969.Aung MaKong Li menoleh ke atas. Dia terkejut saat Tombak Petir Raksasa melesat begitu cepat kearahnya. Dewa Gajah Emas itu pun tak sempat untuk menahan serangan tersebut sehingga tombak itu menghujam tubuhnya dengan telak.BLEGAR!Ledakan besar terjadi setelah Tombak raksasa itu menembus tubuh Kong Li. Teman-temannya menatap tanpa kedip menyaksikan Dewa Gajah Emas itu terkena serangan.Icarus melayang di udara menatap kearah bawah sana. Kedua matanya menyala melihat Kong Li yang kini sudah kembali seperti semula namun dalam keadaan tubuh berlubang."Pertahanan nya memang sangat kuat. Bahkan setelah menerima serangan dariku, dia masih dalam keadaan hidup. Sungguh menakjubkan." batin Icarus. Saat dia hendak mengerahkan kekuatan kembali untuk menyerang, tiba-tiba Kong Li mengangkat tangannya pertanda dia telah menyerah karena lukaya yang terlalu parah dan tentu saja dia tak bisa lagi melanjutkan pertarungan. "PERTARUNGAN PERTAMA DI MENANGKAN OLEH ICARUS DI KUIL NAGA PETIR!" seru Poseidon.Par
Last Updated: 2026-03-29
Chapter: 968.Icarus Vs Kong LiPoseidon mempersilahkan kelompok yang memegang plat Giok nomor satu untuk sama-sama naik ke arena pertarungan yang megah. Para Dewa yang menyaksikan terlihat tegang, menebak-nebak, kelompok mana yang akan naik untuk bertarung lebih dulu.Sepuluh Dewa pun melesat ke atas arena. Ternyata mereka adalah kelompok dari Dewa Binatang dan Kuil Naga Petir. "Cih, ternyata lawan kita adalah para Naga...Ini akan menjadi pertarungan yang merepotkan." bisik Kong Li si Dewa Gajah Emas."Tak masalah. Kemampuan kita adalah pertahanan. Di pertarungan bersama, kita akan bertahan lalu menyerang balik." sahut Dewi Raksasa Basundari."Aku akan menghancurkan mereka dengan kekuatan api neraka milikku. Jadi, bantu aku mengalihkan perhatian mereka agar aku bisa merapal kekuatan pamungkasku." ucap Dewa Elang Neraka Aung Ma."Kita masih beruntung melawan Kuil Naga Petir, daripada bertemu dengan orang mengerikan itu...Melawan satu orang pun, sepertinya adalah hal yang mustahil." bisik Yukari, Dewi Phoenix Biru.
Last Updated: 2026-03-29
Chapter: 967.Turnamen Kembali DigelarGelanggang raksasa terlihat meriah kembali setelah dua purnama berlalu. Semua peserta yang mengikuti babak pertama Turnamen Dewa kini telah berkumpul di satu tempat untuk mengikuti babak kedua yang akan segera di gelar. Para penonton dari berbagai penjuru terus berdatangan tidak ada habisnya.Poseidon yang sebelumnya menjadi Pembawa acara di babak pertama, dia langsung membuka acara besar itu dengan pertunjukan tarian Dewi Laut. Semua Dewa yang menyaksikan terkesima dengan tarian yang indah tersebut. Bukan karena tariannya saja, kebanyakan dari Dewa pria suka karena paras para Dewi Laut itu sangat cantik dengan pakaian yang begitu terbuka dan tipis hingga hampir semua lekuk tubuhnya terlihat.Batara Geni melirik kearah Dewi Iyana istrinya. Pandangan matanya bertemu dengan mata ungu wanita itu. Mereka berdua pun saling tersenyum penuh arti."Kau suka dengan pertunjukan seperti ini istriku?" tanya Batara Geni melalui telepati."Bukankah seharusnya aku yang menanyakan hal ini kepadamu ka
Last Updated: 2026-03-29
Chapter: 966.Jahilnya Batara GeniBatara Geni dan semua orang yang ada di dalam penginapan itu merasakan getaran yang kuat dari atas langit. Semua menebak-nebak, siapa yang datang kali ini. Mereka satu pemikiran soal kali ini, yakni Mahadewa Kahyangan Barat, Dewa Petir Zeus."Akhirnya datang juga," ucap Batara Geni lalu kemudian melangkah keluar dari dalam penginapan. Di halaman penginapan tersebut ada meja kecil untuk bersantai dan dua kursi batu putih. Disana, telah duduk seseorang bertubuh kekar dengan pakaian selempang putih yang menutupi sebagian tubuh berotot miliknya. Jenggotnya yang panjang dan putih, menjuntai hingga ke dada. Pria itu duduk di kursi sambil menopang dagu. Batara Geni menatap sosok yang tak lain adalah Dewa Petir Zeus, Mahadewa Kahyangan Barat tersebut."Dia bisa menembus formasi milikku dengan mudahnya. Dewa yang satu ini cukup Misterius. Menarik sekali," batin Batara Geni lalu melangkah mendekat dan duduk di seberang meja di hadapan Zeus."Apa yang membuat Mahadewa Zeus sampai datang kemari?
Last Updated: 2026-03-29
Chapter: 965.Utusan Sang PenciptaAnoman, Ganesha, Iyana Tunggadewi dan yang lainnya menatap kearah Batara Geni seolah meminta penjelasan. Mereka semua belum tahu mengenai jati diri Batara Geni yang sesungguhnya. Hanya Bara Sena yang sudah mengetahui sedikit tentang Mahadewa tersebut."Kalian tak perlu melotot seperti itu. Aku bukan setan. Anoman, Ganesha, kalian berdua pasti tahu siapa Wisanggeni. Jadi, sedikit banyak kalian sudah menduga tentang diriku bukan?" kata Batara Geni."Kami memang tahu tentang Wisanggeni. Tapi, kami tak menyangka jika ternyata kau adalah dirinya." kata Anoman."Aku bukanlah dirinya...Aku ini hanyalah serpihan kecil dari sisa jiwa yang tersebar di seluruh alam semesta. Entah ada berapa alam yang menerima pecahan jiwa Wisanggeni ini, dan ada berapa jiwa yang mampu bertahan...Aku sendiri belum tahu itu. Tapi, Sang Hyang Wenang memberitahu satu hal padaku, tentang rahasia alam ini...Termasuk Kahyangan Barat yang ternyata bukanlah bagian dari dunia ini." kata Batara Geni."Apa maksudmu kakang?"
Last Updated: 2026-03-29
Chapter: 674.Probo Lintang(TAMAT) Sosok wanita yang baru saja membukakan pintu terkejut dengan kemunculan pemuda tampan yang tahu nama dirinya dan siapa suaminya. "Kau siapa? Bagaimana kau bisa tahu namaku?" tanya wanita tersebut. "Aku tahu dari Kahiyang Dewi semua tentang Gandi dan dirimu. Bolehkah aku masuk? Ada yang ingin aku bicarakan denganmu," kata Bara. "Oh...Sebentar, aku sendirian di rumah ini..." ucap wanita itu seolah enggan menerima tamu seorang pemuda tampan yang dia tak tahu siapa orang tersebut. "Ada aku Sinta," terdengar satu suara dari balik tubuh Bara Sena. Saat wanita itu melongok keluar pintu, dia melihat Raja Kartikeyasingha yang berdiri di belakang sang Pendekar Golok Iblis. "Paman...! Kalau begitu silahkan masuk!" kata Sinta sambil membuka pintu lebar-lebar. Dia merasa tenang setelah melihat Raja Kalinggapura tersebut ada disana. Itu artinya dia tidak sendirian. Bara dan Raja duduk di sebuah kursi kayu. Sementara Rara Sinta membuatkan minuman panas. Aroma teh yang wangi mengingatkan B
Last Updated: 2024-10-13
Chapter: 673.KalinggapuraTak terasa, perjalanan Bara Sena dan armada Kekaisaran Zhou sudah memasuki kawasan laut Jawa. Itu artinya sebentar lagi mereka akan sampai di Pelabuhan Kalingga. Sebelum sampai kesana, Bara mengajak semua pengikutnya untuk memasuki Lantai Rahasia yang dia dapatkan setelah mengalahkan Dewa Hong di Lantai 100 Ujian Pagoda Dewa.Di lantai tersebut Bara menemukan banyak harta Karun yang tentu saja tidak dia makan sendiri. Para pengikutnya pun mendapatkan banyak harta Karun untuk menunjang kemampuan bertarung mereka. Bara mendapatkan satu gelang perak yang memiliki kemampuan untuk menahan tenaga dalam. Dia memberikan gelang tersebut kepada anaknya yang masih kecil dari Dewi Biru Xue Ruo bernama Meili Tianshi. Hal itu dikarenakan gadis bayi itu belum mampu mengendalikan kekuatannya yang sangat besar. Akan sangat berbahaya jika sampai tak terkendali diluar sana. Meili bisa menjadi bencana bagi manusia.Harta Dewa Hong terlalu banyak sehingga mereka semua bingung memilih harta untuk kemampuan
Last Updated: 2024-10-13
Chapter: 672.Kabar BahagiaClep!Ranting itu menancap di bagian paling memalukan Dewa Angin Hong Li. Sontak saja hal itu membangunkan Dewa yang baru saja terkapar setelah terkena jurus ilusi milik Kala."Bocah keparat! Apa yang kau lakukan padaku!?" teriak Dewa Hong marah namun dia tak bisa bergerak sama sekali."Oh...! Maaf! Aku kira kau sudah mati!" sahut Bara lalu dia membuang ranting yang dia gunakan untuk menyogok tubuh Dewa tersebut."Aku kalah darimu...Kau pantas menjadi pemilik Pagoda Dewa ini..Dan sebagai hadiah, kau akan mendapatkan sebagian kekuatan yang aku simpan di dalam peti ini...Anggap saja ini sebagai hadiah untuk pemilik baru, bukan hadiah karena kau telah mengalahkan aku. Namun tetap saja, kau akan mendapatkan hadiah sesuai yang telah di tetapkan di Ujian Pagoda Dewa ini..." kata Dewa Hong masih dalam keadaan tengkurap.Sebuah peti perak muncul di hadapan Bara Sena. Dengan rasa penasaran yang tinggi, pemuda itu pun membuka peti tersebut. dan didalam peti itu nampak sebutir pil berwarna putih
Last Updated: 2024-10-13
Chapter: 671.Jurus IlusiBlaaaarrr!!!Ledakan keras menggelegar terdengar saat tinju Bara Sena menghujam. Awalnya pemuda itu yakin serangannya akan membuahkan hasil. Namun ternyata, Dewa Hong tak semudah yang dia kira. Sesuatu yang menyerupai penutup kepala untuk prajurit perang menutupi kepala pria bernama Hong Li tersebut. Dan pelindung kepala itu tercipta dari kekuatan angin miliknya. Ledakan keras tercipta setelah tinju Bara menghantam pelindung tersebut dikarenakan pelindung itu memiliki kekuatan badai yang mampu menahan serangan apa pun!Disaat Bara tercengang dan kaget dengan apa yang dilihatnya, tangan Dewa Hong tiba-tiba saja sudah mencengkram kaki kanannya. Lalu denga satu kali tarikan, tubuh pemuda itu pun menghantam tanah dari pulau terbang tersebut dengan sangat keras hingga tanah itu hancur."Kau cukup pandai juga. Tapi sayangnya aku bukan Dewa lemah yang bisa dengan mudah kau kalahkan anak muda!" kata Dewa Hong lalu dia kembali mengayunkan tubuh Bara yang masih ada dalam cengkraman tangannya ke
Last Updated: 2024-10-13
Chapter: 670.Keluar Dari LembahTubuh sosok bersayap kelelawar itu terbakar hebat dan seketika berubah menjadi abu dalam waktu sekejap mata. Dan yang tersisa disana hanya ada satu butiran kecil yang menyala. Itu adalah Inti Jiwa dari makluk tersebut. Bara mengarahkan tanganya ke benda tersebut sehingga benda berbentuk kelereng itu melayang terbang kearahnya.Setelah Inti Jiwa dari makhluk tersebut ada di tangannya, Bara tersenyum kecil."Aku kira akan menjadi Inti Jiwa yang bagus...Huh, ternyata hanya setingkat ini." gerutu nya lalu dia pun menelan butiran inti jiwa tersebut. Yui yang melihat itu terkejut."Hei! Kau langsung telan Inti Jiwa itu mentah-mentah!?" serunya.Bara menoleh dan alis kanannya sedikit terangkat."Kenapa?" tanyanya."Kau...Apakah kau sering melakukan ini?" tanya Yui yang masih ada di gendonga pemuda tersebut."Tentu saja dan itu tak masalah sama sekali bagiku," kata Bara."Bodoh! Kau menyiksa tubuhmu sendiri jika kau melakukan itu dalam waktu lama!" kata Yui membuat mata Bara terbelalak."Apa
Last Updated: 2024-10-12
Chapter: 669.Para PenghadangBara Sena melangkah dengan perlahan memasuki Hutan Mati dimana semua pohon yang ada disana hanyalah pohon kering tanpa daun sama sekali. Yui yang berada di gendongan punggung sang pemuda hanya bisa ikut mengawasi keadaan di sekitar dengan waspada."Tak ada pergerakan apa pun yang aku rasakan," kata Bara dengan suara lirih."Justru karena sepi seperti ini kita harus meningkatkan kewaspadaan...Aku merasa gelisah sejak tadi...Kau tahu bukan, bagaimana seekor ular yang gelisah merasakan hawa kehadiran yang tidak jelas?" sahut Yui membuka Bara mengangguk paham.Setiap langkah kaki pemuda itu meninggalkan jejak api yang menyala. Setelah perjalanan hampir mencapai di Kuil, barulah Bara Sena merasakan ada sesuatu yang mengikutinya dari belakang."Sepertinya mereka mulai datang...Aku bisa merasakan ada beberapa ekor yang mengawasi pergerakan kita," bisik Yui."Aku tahu. Tenang saja, setelah sampai di Kuil, kau cukup duduk saja dan menantiku..." kata Bara. Yui mengangguk pelan.Pendekar Golok I
Last Updated: 2024-10-12
Chapter: 340.Kekuatan Li MiLi Mi melompat saat tinju Chang Yun menerjang ke arah batu. Dalam sekali pukul batu itu hancur berantakan. Aura petir membungkus setiap pecahan batu tersebut. Li Mi berteriak marah lalu menerjang ke arah Chang Yun. Tangan Li Mi bergerak cepat ke arah gadis itu. Chang Yun menangkis menggunakan lengannya. "Gadis bodoh!" umpat Li Mi. Saat telapak Li Mi berhasil di tangkis oleh Chang Yun, dari telapak itu sesuatu menembus lengan Chang Yun seperti kekuatan tak terlihat. Chang Yun terhempas setelah kekuatan itu melabrak dadanya. Tubuhnya terguling beberapa kali di atas tanah berbatu. Li Mi tertawa cekikikan. "Masih bocah sudah berlagak jago di hadapan ku, sungguh menyebalkan!" Chang Yun merangkak di atas tanah untuk mencoba berdiri. Dia merasakan dadanya sesak setelah terkenal pukulan Li Mi yang sangat aneh. "Dia berada di tanah Langit. Sudah pasti aku tidak akan mampu melawannya..." lirih Chang Yun. Li Mi menggerakkan bahu nya yang terasa sakit dan linu. "Sial, ternyata buka hany
Last Updated: 2026-03-29
Chapter: 339.Pengecut Dari Keluarga LiPasukan kerajaan memburu Bayu Seta hingga ke dalam hutan Luoyang. Mereka melacak jejak kaki lelaki tua itu. Li Mi memimpin pasukan itu bergerak ke dalam hutan. Meski dia baru saja tiba dari selatan, tapi perburuan ini membuatnya bersemangat. "Kaisar akan mengakui ku jika aku berhasil menangkap tahanan ini." batin Li Mi penuh ambisi. Bayu Seta terus bergerak hingga sampai di sebuah sungai kecil. Di sana ternyata ada lima orang prajurit yang tengah bertugas menjaga aliran air. "Siapa itu!" teriak salah satu penjaga. Bayu Seta melemparkan pecahan batu ke arah lima orang tersebut. Tiga di antaranya tewas seketika terkena lemparan batu yang tepat menembus kepala mereka. Dua prajurit itu berteriak keras lalu menyerang Bayu Seta. Pertarungan pun terjadi. Lelaki tua itu melawan dengan serius. Hanya empat jurus dua prajurit itu pun tumbang. "Pengganggu," ucap Bayu Seta lalu bergerak meninggalkan tempat itu. Beberapa saat kemudian Li Mi datang ke tempat dimana ada lima mayat tergeletak.
Last Updated: 2026-03-29
Chapter: 338.Gadis Yang KesepianYang Chu dan Yo Fan masuk ke dalam kamar sang putri. Mereka menatap sekitar dan tak mendapati hal yang mencurigakan. Setelah yakin tak ada siapa-siapa di kamar itu, mereka berdua pun pamit pergi setelah meminta maaf karena telah mengganggu ketenangan Putri Nanyang. Gadis itu pun menutup pintu dan menguncinya. Saat dia masuk ke dalam kamarnya dilihatnya Jaka Geni sedang duduk di pinggiran kasur. Putri Nanyang heran, bagaimana kedua orang tadi tidak melihat keberadaan Jaka Geni, padahal ruangan itu tak begitu luas. Sembunyi dimanakah pemuda itu? pikir gadis itu penasaran. "Siapa yang mengijinkan mu duduk di atas tempat tidurku?" tanya Nanyang sambil bersandar di pintu. Jaka Geni segera beralih dan duduk di lantai kamar yang terbuat dari batu pualam. Terasa dingin dan menyegarkan. Putri Nanyang tersenyum lucu melihat kelakuan Jaka Geni yang terlihat serba salah. Jaka Geni selama ini menjadi orang yang di puja dan di kejar-kejar wanita. Namun kali ini,dia salah tingkah di depan Putr
Last Updated: 2026-03-29
Chapter: 347.Dua TetuaJaka Geni tak bisa berucap apa pun melihat pemandangan yang terlalu mempesona. Dia tertegun dan hanya menatap gadis itu tanpa berkedip hingga tanpa dia sadari... Plak! Sebuah tamparan mendarat di pipi Jaka dengan cukup keras. Pemuda itu tersadar seketika dan melihat seorang gadis yang tengah menatapnya dengan wajah cemberut. Wajah itu terlihat memukau sehingga Jaka tak berkutik dan hanya cengengesan sambil mengusap pipinya yang baru saja kena tampar. "Siapa kamu!? Apakah kamu buronan yang di bicarakan Cheng tadi?" tanya Putri Nanyang. Jaka Geni tidak langsung menjawab, dia menatap sejenak mata gadis itu. "Aku memang buron. Tapi aku bukan penjahat." kata Jaka Geni.Mata putri Nanyang menatap tajam. Lalu tiba-tiba tangan Nanyang menarik Jaka Geni masuk ke dalam ruangan miliknya. "Kamu tunggu di dalam kamar ku, ada prajurit wanita datang kesini," ucap Nanyang lalu meninggalkan ruangan itu. Jaka menatap ruangan yang di penuhi bunga dalam pot dan lukisan ikan sungai Yangtze. "Indah
Last Updated: 2026-03-29
Chapter: 336.Putri NanyangHong Lie langsung bergerak melepas Kecapi miliknya. Li Shimin mengetahui hal itu, dia berusaha membelakangi Hong Lie agar pendekar dari Xin Xiang itu kesulitan membidik Jaka Geni. Benar saja, Hong Lie menanti saat Jaka Geni terlihat. Namun malah punggung Li Shimin yang terpampang di depan matanya. "Cepat kabur dari sini!" ucap Li Shimin perlahan. Jaka Geni mengangguk. "Pukul aku agar kau terlihat menang dan bisa kabur," kata Li Shimin lagi. Dengan ragu Jaka memukul Li Shimin. Awalnya Li Shimin mengira Jaka bakal memukul dengan sedikit tenaga, tapi ternyata tidak. Jaka Geni tak bisa mengendalikan kekuatannya dengan baik. Buk! Li Shimin terlempar hingga tujuh tombak. Hong Lie segera menahannya. Jaka Geni memanfaatkan waktu itu untuk segera kabur dengan perasaan bersalah. "Pendekar sinting! Aku suruh memukul ku bukan berarti memukul dengan kekuatan penuh!" umpat Li Shimin dalam hati. Darah meleleh dari mulutnya. Namun itu justru membuat kecurigaan Hong Lie tadi hilang. Ternyata
Last Updated: 2026-03-29
Chapter: 335.KekacauanBayu Seta melempar kan pecahan batu itu ke arah sepuluh penjaga. Trang!Trang! Terdengar pecahan-pecahan batu itu mengenai pakaian besi sepuluh prajurit penjaga tersebut. Mereka menoleh. "Aki!Apa yang kamu lakukan tadi!? tidak ada gunanya sama sekali!" ujar Jaka langsung melesat ke arah sepuluh penjaga yang menatap ke arahnya. Belum sampai Jaka di tempat mereka, sepuluh penjaga itu tumbang dengan suara besi yang berisik di lorong tersebut. Jaka Geni terpana. Dia menoleh ke arah Bayu Seta yang nyengir ke arahnya. "Sudah ku bilang,lihat saja. Sekarang kamu mau menyerang mayat-mayat itu?" tanya Bayu Seta. Jaka masih tak percaya. Dia mencoba melihat tubuh mayat-mayat tersebut. Ternyata baju besi itu berlubang. Bahkan hingga tembus ke punggung. "Ini... luar biasa, Aki hanya menggunakan dua pecahan batu dan berhasil membunuh sepuluh orang prajurit berpakaian besi...Jurus apa yang kau tunjukkan Ki?" tanya Jaka penasaran. "Aku ini seorang Tabib, bukan seorang pendekar hebat sepertimu.
Last Updated: 2026-03-29
Chapter: 320. Maharaja Manusia (Tamat) Dewa Surya tertawa keras hingga menggema ke langit dan menggetarkan tanah. Tak ada yang bisa menghentikan kekuatan nya. Bima tergeletak tak berdaya. Ratu Azalea pun sama meski tidak terlalu parah. Arimbi bersandar di batang pohon sambil memejamkan matanya. Qing Long tak berdaya dan hanya bisa berdiri dengan terhuyung. Tangan Darah, Subali, Aryo, Birawa dan Meng Sui masih terkapar entah masih hidup atau sudah mati setelah beradu kekuatan dengan Dewa Surya. Ling Xia dan Dua Gerbang Penjaga masih sibuk bertarung dengan para pendekar Kerajaan. Setelah Batu Keramat harapan terkahir yang bisa mereka gunakan untuk memukul balik telah di hancurkan oleh Dewa Surya, mereka semua putus asa. Sementara Dewa Surya yang masih terlihat kokoh meski tubuhnya penuh dengan luka kembali terbang ke langit setelah menyambar tubuh Ratu Azalea yang berada tak jauh darinya. Wulan yang tadinya sempat mengira Dewa tersebut akan membunuh
Last Updated: 2025-05-12
Chapter: 319. Rencana terakhir GagalDewa Surya berdiri dengan pakaian compang camping. Beberapa luka di tubuhnya terlihat meski tidak sejelas luka pada bahu kanan dan punggung nya yang di akibatkan oleh serangan kuku Pancanaka.Matanya menatap penuh amarah ke arah Qing Long lalu ke arah Bima yang sedang dirawat oleh Ayu Wulan Paradista."Makhluk-makhluk rendahan tidak tahu diri... Beraninya kalian membuat ku murka..." umpat Dewa Surya lalu melayang ke udara. Qing Long menatap tak percaya ke arah Dewa Surya. "Bagaimana bisa dia masih sanggup mengeluarkan kekuatan setelah dihantam serangan kami bertubi-tubi...?" batin Qing Long. Mata Dewa Surya bersinar putih. Seluruh urat di tubuhnya menyembul keluar pertanda dia tengah mengeluarkan sesuatu yang sangat dahsyat. "Akan aku musnahkan...." Kedua tangan Dewa Surya terangkat ke atas. Sinar matahari yang terang semakin terlihat terang dan panas! Bima yang sudah cukup kuat untuk berdiri se
Last Updated: 2025-05-12
Chapter: 318. Ajian Jiwa Naga LangitKi Mangkubumi pun tewas setelah terkena serangan Sinar Pemusnah Kegelapan milik Ratu Azalea tepat di kepalanya hingga hancur. Setelah membunuh Ki Mangkubumi, Ratu Azalea segera melesat ke arah benteng yang baru saja bergetar setelah di hantam tubuh Bima.Namun belum juga sampai di benteng tebal tersebut, terdengar ledakan keras dan benteng tersebut hancur. Sesosok tubuh terpental dan melayang ke rumah para petinggi kerajaan. Sosok wanita berpakaian putih itu jatuh di sebuah taman rumah keluarga bangsawan kerajaan.Beberapa hiasan taman hancur terkena hantaman tubuhnya. Ratu Azalea menyusul sosok yang tak lain adalah Arimbi. Saat Dewa Surya akan menghabisi Bima yang sudah tidak berdaya karena di hajar begitu rupa oleh Dewa tersebut, Arimbi segera datang menolong. Namun dengan mudah Dewa Surya memukulnya hingga tubuh Arimbi terhempas ke dinding benteng."Arimbi...!" seru Ratu Azalea terkejut.Arimbi tak menyahut. Darah keluar dar
Last Updated: 2025-05-12
Chapter: 317. Duel Melawan DewaBima tak bisa bergerak beberapa saat lamanya setelah tubuhnya di lempar oleh Dewa Surya dari pusat kerajaan hingga keluar kerajaan. Tubuhnya merasakan sakit yang luar biasa setelah menghantam tiga benteng besar dan rumah-rumah batu di kerajaan. Kini dia berada jauh dari kerajaan Angin Timur. Matanya melihat api yang membubung tinggi di atas kerajaan tersebut. "Dewa itu sangat kuat... Gila, dia hanya melempar diriku namun rasanya seperti di hantam gada raksasa," batin Bima. Terlihat satu cahaya kuning melayang di atas kerajaan. Lalu banyak titik cahaya berkilau terlihat melesat ke arah Bima. Semakin lama, cahaya tersebut semakin terlihat jelas. Dan setelah tahu cahaya apa yang datang ke tempat Bima, pemuda itu terkejut lalu segera mengeluarkan sayap es milik nya. "Dewa gila! Dalam keadaan terluka pun masih bisa mengerahkan kekuatan segila ini!" Bima melompat ke udara dan menjauh dari tempatnya berada sebe
Last Updated: 2025-05-12
Chapter: 316. Kemunculan Dewa SuryaArimbi dan pasukannya yang tengah bertarung di tembok sebelah luar menatap ke arah langit di atas kerajaan Angin Timur tersebut."Aura yang sangat kuat terpancar dari dalam kerajaan...Ada apa di dalam sana?" batin Arimbi.Pasukan dua kerajaan yang tengah menggempur benteng dari arah selatan dan barat pun semua merasakan aura yang mengerikan menyeruak dari dalam kerajaan.Ki Mangkubumi berteriak kencang. Dari atas langit semua awan menyingkir sehingga cahaya matahari menerangi kerajaan dengan lebih terang. Bersamaan dengan itu muncul satu sosok bercahaya terang dari dalam tubuh Ki Mangkubumi.Sosok itu berwujud pemuda tampan dengan aura cahaya membungkus tubuhnya. Di sebelah kanan keningnya sebuah tanduk putih berkilau tumbuh. Di belakang tubuhnya sepuluh bola bercahaya terang melayang.Kelopak matanya yang terpejam terbuka secara perlahan. Bola matanya berwarna kuning terang. Senyum tipis menghias bibirnya."Ternyata
Last Updated: 2025-05-12
Chapter: 315. Lawan TerkuatAnggoro merasa kesal karena keberadaannya tidak di anggap. Tebasan pedang tadi hampir mengenai sasaran. Namun Bima dan gurunya bergerak cepat menghindar.Saat itu juga Barata segera meluncur ke arah Anggoro melakukan serangan cepat. Anggoro bahkan tidak dapat melihat kecepatan gerakan Barata. Pedang hitam di tangan Barata menebas bahu Anggoro menyilang hingga ke pinggang.Bima takjub melihat kecepatan gurunya. Dia pun segera membantu Ratu Azalea yang tengah bertarung melawan Ki Mangkubumi.Anggoro tergeletak di atas lantai arena. Namun beberapa saat kemudian dia bangun dan lukanya telah pulih kembali."Bagaimana mungkin lukanya langsung pulih tanpa melakukan apa pun!? Bahkan kecepatan pulihnya lebih mengerikan jika di banding dengan ilmu Ganti Rogo..." batin Barata.Anggoro menyeringai lebar."Jadi di dalam tubuhmu pun ada kekuatan Iblis Neraka sama sepertiku," ucap Anggoro.Barata tersenyum kecil."A
Last Updated: 2025-05-11