Share

Chapter 17

Bab 17~Kebahagiaan

Keesokan paginya Xia Lien terbangun dengan wajah cerah, sedangkan Zhang Yuze kebalikannya, berwajah kusut seperti tidak disetrika.

"Pagi, Kek!" sapa Xia Lien ketika sampai di ruang makan. Penampilannya saat ini terlihat rapi seakan hendak pergi.

Kakek Zhang tersenyum hangat menyambut cucu menantunya itu. "Oh, Lien'er sayang, kamu sudah bangun. Kemari, duduk dekat Kakek!" ajaknya sembari menepuk kursi di samping kirinya.

"Baik, Kek!" Kaki Xia Lien melangkah menghampiri kursi samping Kakek Zhang. Namun, sebelum duduk sempurna, Kakek Zhang juga bertanya perihal cucunya yang belum terlihat batang hidungnya pagi ini. "Sebentar lagi juga turun, Kek." Itulah jawaban Xia Lien mengenai pertanyaan kakeknya tersebut.

Zhang Bei terkikik mengingat kejadian semalam yang membuatnya canggung tapi kegirangan. Kakek tua itu mengira jika apa yang dilihatnya semalam adalah sesuatu yang terjadi antara suami-istri di malam pertama. Padahal k
Bab Terkunci
Membaca bab selanjutnya di APP

Bab terkait

Bab terbaru

DMCA.com Protection Status