Share

Bab 79. Adik Ipar

Perempuan berbadan padat dan sekal dengan perut cembung di ruang makan itu baru meletak kotak salad kembali ke dalam kulkas. Rambut ovale panjang yang lembut berkilat dibiar tergerai dan indah. Pagi ini baru saja bersarapan seorang diri sebab lelaki yang seatap dengannya telah pergi bekerja lepas subuh. Entah kenapa, lelaki berstatus suaminya itu sangat rajin belakangan ini.

Bell berdering terdengar tiba-tiba pertanda seorang tamu sedang berdiri di depan pintu. Mak Min sedang di dalam kamar mandi sedari tadi. Jeta kembali menaiki kursi roda dan meluncur dengan laju. Tidak ingin berjalan tertatih dan membuatnya kehilangan seorang tamu. Salah satu penghibur yang diharap datangnya sesekali. Tidak peduli sesiapa pun yang datang berkunjung sebagai tamu. Beberapa kali pun Fitri sudah datang bersembang. Tidak ketinggalan juga Mama Fani dan Om Ardi.

"Kak, Elma?!" Pekik Jeta terkejut. Wanita cantik berperut lebih buncut darinya sedang tersenyum masam di balik jeruji pintu besi.

"Assalamu'alai
Bab Terkunci
Membaca bab selanjutnya di APP

Bab terkait

Bab terbaru

DMCA.com Protection Status