Beranda / Male Adult / Hasrat Wanita Desa / Bab 106 Verona vs 5 pria ++

Share

Bab 106 Verona vs 5 pria ++

Penulis: Tristar
last update Tanggal publikasi: 2026-01-02 09:40:37

Verona sudah tidak bisa melawan, dia pun tidak memberontak lagi. Dia hanya diam dengan tatapan kosong, jiwanya seperti menghilang dari tubuhnya.

Pria bertubuh besar itu langsung melahap dada Verona dengan penuh hasrat, tangannya memainkan gua Verona dengan ganas.

"Ahh..." erangan keluar dari mulut Verona, saat merasakan jari pria itu menerobos masuk ke dalam guanya. Verona seorang wanita normal, rasa terangsang itu pasti ada, saat area sensitifnya dimainkan pria.

"Ternyata kamu mulai menikmatin
Lanjutkan membaca buku ini secara gratis
Pindai kode untuk mengunduh Aplikasi
Bab Terkunci

Bab terbaru

  • Hasrat Wanita Desa   Bab 418 Pemanasan Sama Alana

    Erfan bisa merasakan dengan jelas, kalau apem wanita itu sudah sangat basah. Dia melepaskan puting payudara wanita itu, lalu dia berkata. "Kamu udah basah banget yah! Sekarang, biar aku buat kamu semakin basah." Setelah selesai berbicara, Erfan menusukkan dua jarinya ke dalam apem wanita itu. "Ahhh..." Alana kembali mengeluarkan desahan panjang dengan tubuh yang tampak menegang hebat. "Apemmu ternyata masih sangat sempit. Dua jariku saja udah sesak di dalam. Apalagi kalau batangku yang masuk," ujar Erfan dengan nada main-main. Perlahan jarinya mulai bergerak di dalam apem wanita itu. "Shh... Ahhh... punya suamiku... berukuran normal, jadi wajar saja ~ kalau milikku masih sangat sempit," balas Alana. "Kamu harus mengerti! Kalau apemmu ini sudah di tusuk batangku, pasti akan jadi longgar untuk ukuran milik suamimu," ucap Erfan dengan nada main-main. "Aku gak peduli!" tegas Alana. "Hehe, kalau gitu, aku lanjut," ucap Erfan, lalu dia kembali mengisap puting payudara wani

  • Hasrat Wanita Desa   Bab 417 Gairah Alana

    "Mereka... mereka bersama secepat ini?" ucap sosok tersebut. "Tuan Muda, pesonamu benar-benar sangat besar," lanjutnya. Sosok tersebut, adalah Riana, sang dokter cantik. Tadinya dia ingin mengambil air minum di dapur. Namun, di perjalanan, dia mendengar suara langkah kaki dan obrolan pria dan wanita. Dia mengenal suara si wanita apalagi si pria. Jadi, dia memutuskan kembali ke kamarnya, untuk mengintip di sana. === Erfan dan Alana masuk ke dalam kamar. Kemudian, Alana menutup pintu dan menguncinya. Setelah itu, Alana berbalik, lalu menarik Erfan ~ mengajaknya ke tempat tidur. Sampai di sisi tempat tidur, Alana mendorong Erfan sampai pria itu terbaring di tempat tidur. Tanpa banyak bicara, Alana langsung melepaskan pakaiannya. Dalam sekejap, pakaian itu terlepas ~ tubuh indah yang hanya tertutup pakaian dalam renda hitam terpampang di mata Erfan. Hasrat Erfan seketika mencuat, sampai batangnya menegang hebat, saat melihat pemandangan tubuh yang begitu menggairahkan itu.

  • Hasrat Wanita Desa   Bab 416 Paksa Dikit

    Karena tak ada sedikitpun penolakan fisik dari Alana, tindakan Erfan selanjutnya tentu lebih berani lagi. Dia melingkarkan tangannya di pinggang Alana, lalu menarik tubuh wanita itu, sampai payudara wanita itu menekan dadanya. Alana merasa sedikit terkejut dengan tindakan yang jauh lebih berani dari Erfan. "Tuan Muda, kamu..." sebelum dia sempat menyelesaikan perkataannya, Erfan meletakkan jari telunjuknya di bibir merah wanita itu. "Sstt... kamu yakin mau nolak aku?" tanya Erfan dengan nada main-main. Sorot matanya tampak sangat panas. Alana tampak linglung. Saat ini, perasaan di dalam hatinya sedang bertarung hebat. Rasa ingin menyerah dan rasa penolakan itu terus beradu hebat. "Alana, masa sih kamu selingkuh! Tapi... pesona Tuan Muda ini benar-benar sangat besar! Aku enggan menolaknya," gumam Alana. "Gimana? Kamu mau nolak, gak? Kalau kamu gak jawab, aku anggap kamu gak nolak," ucap Erfan dengan nada menggoda. Tangannya tampak sudah berkeliaran di tubuh wanita itu. "Ak

  • Hasrat Wanita Desa   Bab 415 Goda Alana

    Karena rasa penasarannya, Alana ingin mengorek lebih banyak informasi tentang seberapa perkasa Erfan. "Aku sangat penasaran. Kalian kan sangat banyak, terus setiap berapa minggu sekali kalian dapet jatah di ranjang," ucap Alana. "Kita semua pasti dapat jatah setiap minggu juga. Pria nakal ini sangat kuat, bahkan dia mampu tidur sama kami semua," ucap Dewi sambil mencubit pipi Erfan. Mendengar itu, Alana benar-benar di buat tercengang. "Kamu jangan berbohong!" "Eh, siapa yang bohong. Buat apa aku berbohong," ucap Dewi. "Itu kenyataan, Alana! Kalau gak percaya, kamu coba langsung saja," ucap Calista dengan nada main-main. Satu persatu wanita Erfan, mulai menyatakan seberapa kuatnya Erfan. Pada akhirnya, Alana pun percaya, kalau semua itu adalah kenyataan. Sebuah perasaan aneh, mulai menyebar di hati wanita itu. Selain Alana, ada wanita lain yang memiliki perasaan tak karuan saat ini. Wanita itu adalah Riana. Setelah tinggal di vila selama dua hari, wanita perasaannya ter

  • Hasrat Wanita Desa   Bab 414 Alana Terus Di Goda

    Erfan hanya tersenyum, saat mendengar ocehan para wanitanya ~ yang sedang menggoda Alana. Alana tak pernah mengira, kalau ternyata ~ beberapa wanita Erfan pada awalnya punya suami. "Tuan Muda, kamu jahat banget, yah... suka merebut istri orang," ucap Alana sambil menatap Erfan dengan tatapan main-main. "Hey, aku merebut ada alasannya. Buka berati aku jahat! Aku merebut karena aku gak tega melihat wanita cantik gak bahagia," ucap Erfan dengan ekspresi wajah yang dibuat seperti orang bijak. Kemudian, dia menatap para wanitanya. "Iya gak sayang? Ucapanku benar, kan?" "Iya, iya... gimana kamu saja sayang," ucap Bu Sandra. Erfan terkekeh pelan. "Sayang, kalau Alana gak bahagia sama suaminya, apa kamu mau merebutnya juga?" tanya Jessy dengan nada main-main, sambil melepaskan lirikan menggoda ke arah Alana. "Tentu saja! Kalau dia mau... aku gak akan nolak! Sangat di sayangkan menolak wanita cantik," balas Erfan dengan berani, tanpa malu sama sekali. Mendengar itu, seketika jan

  • Hasrat Wanita Desa   Bab 413 Saran Bisnis Untuk Alana

    Setibanya di vila, Alana langsung di buat terkejut oleh banyaknya wanita cantik di sana. Bahkan ada satu yang dia akui ~ lebih cantik dari Viona. Tentu saja, wanita itu adalah Dewi. Erfan memperkenalkan Alana kepada semua wanita. Pada akhirnya, mereka pun berkenalan dengan penuh kehangatan. Di antara para wanita Erfan, hanya dua wanita yang Alana kenali. Dua wanita itu adalah, Calista dan Tante Yurike. Setelah berkenalan, mereka pun duduk di sofa. Beberapa wanita Erfan, dengan cepat mengambil minuman dan makanan untuk di nikmati Alana dan mereka semua. "Tuan Muda, anda gak pernah berubah!" ucap Alana sambil tersenyum penuh arti. "Hahaha, aku lebih suka seperti ini... jadi buat apa berubah," balas Erfan sambil tertawa. Setelah makanan dan minuman di sajikan, Erfan menceritakan tentang persoalan Viona. Mendengar cerita itu, tentu saja semua wanita sangat terkejut. "Nona Alana, apa kamu gak be

  • Hasrat Wanita Desa   Bab 112 Kematian Suami Bi Ayu dan Bu Susan

    Tapi alam berkehendak lain, beberapa menit kemudian, Pak Jukri suami Bu Susan meninggal, tidak lama setelah itu, Ningsih juga meninggal.Akhirnya Erfan memutar balik mobil, tidak ada gunanya melanjutkan perjalanan ke rumah sakit.Di jalan pulang, Pak RW menelepon salah satu warga di kampung, member

    last updateTerakhir Diperbarui : 2026-03-23
  • Hasrat Wanita Desa   Bab 111 2 vs 1 Di Hutan, Malah Di Gigit Ular

    Bu Susan yang mendengar suaminya di gigit ular sangat cemas. "Mereka mereka bercinta di dalam hutan, lalu digigit ular!" jawaban Anne, membuat Erfan dan Bu Susan seketika terdiam.Wajah Bu Susan seketika memucat, yang perasaan khawatirnya di gantikan dengan amarah."Bajingan! ternyata begitu kelak

    last updateTerakhir Diperbarui : 2026-03-23
  • Hasrat Wanita Desa   Bab 107 Shara Dan Zihan

    Erfan menarik Geya, dan ingin bermain dengannya, tapi Geya buru-buru menghentikannya."Sayang, gua aku masih sakit! jangan di masukin dulu yah," ucap Geya, dengan nada memohon.Sebelum Erfan menjawab, Shara berkata."Geya gimana kalo aku menggantikanmu?" ucap Shara, dengan nada penuh hasrat."Aku j

    last updateTerakhir Diperbarui : 2026-03-23
  • Hasrat Wanita Desa   Bab 117 Persiapan Liburan

    Erfan menatap Bi Ayu dan Bu Susan, secara bergantian. "Oke...agar Bi Ayu, Tesa, Bu Susan, dan Cika, gak sedih lagi, gimana kalo besok kita pergi berlibur!" ucap Erfan. "Kapan dan Ke mana?" tanya Dewi, dengan antusias. "Kalo besok gimana? tempatnya tentukan saja sama kalian!" ucap Erfan. "Gi

    last updateTerakhir Diperbarui : 2026-03-23
Bab Lainnya
Jelajahi dan baca novel bagus secara gratis
Akses gratis ke berbagai novel bagus di aplikasi GoodNovel. Unduh buku yang kamu suka dan baca di mana saja & kapan saja.
Baca buku gratis di Aplikasi
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status