Home / Romansa / Hasrat Wanita Desa / Bab 125 Bu Jessy Terbaik++

Share

Bab 125 Bu Jessy Terbaik++

Author: Tristar
last update Last Updated: 2026-01-08 04:17:37

Erfan meletakan ujung senjatanya di depan pintu gua Bu Jessy, lalu menekannya ke depan.

"Ahh...ini ahh...terlalu besar!" pekik Bu Jessy, sambil mendesah antara nikmat dan ada rasa sakit.

"Ternyata milikmu begitu sempit! sebesar apa milik suamimu itu," ucap Erfan, sambil terus mendorong ke depan, memaksa senjatanya masuk ke dalam gua.

"Ahhh...milik suamiku sangat kecil. Sayang masukkan langsung saja, aku akan menahannya," balas Bu Jessy.

Erfan langsung menghentak dengan keras.

PLAKK...

"Ahhh..." suara erangan nikmat keluar dari keduanya.

Akhirnya tubuh mereka menyatu sepenuhnya. Kedua memejamkan mata, menikmati sensasi kenikmatan.

"Sayang...milikmu...emm...benar-benar besar, dan sangat panjang!" ucap Bu Jessy, dengan nada berat.

"Milikmu juga, sangat sempit, ini sangat nikmat!" balas Erfan, dengan nada penuh kenikmatan.

Setelah terdiam sebentar, tubuh Erfan mulai bergerak.

"Ahh...ahh...sayang langsung bergerak cepat sayang! tiduri aku dengan keras!" pinta Bu Jessy.

"Ahh...kamu mema
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter

Latest chapter

  • Hasrat Wanita Desa   Bab 131 Bertemu Tuan Muda Reza Kembali

    Nayla yang sedang di gendong, menatap boneka di depannya, dia langsung berkata sambil menunjuk salah satu boneka yang sebesar dirinya."Ayah, aku mau boneka itu," "Oke oke, kita beli yah," balas Erfan, dengan nada ceria.Erfan membeli 3 boneka besar yang hampir seukuran orang dewasa, dan satu boneka yang sebesar Nayla, dengan harga 7 juta.Para wanita yang melihat itu, hanya bisa menggelengkan kepalanya.Para pengunjung yang melihat Erfan membeli 4 boneka untuk ketiga gadis itu, hanya bisa berdecak kagum."Enak jadi orang kaya, apapun yang mereka inginkan bisa mereka beli," ucap salah satu pengunjung.Karena Cika kesulitan membawa boneka besar itu, akhirnya Erfan yang membawanya, satu sangan menggendong Nayla, tangan lainnya membawa boneka."Sayang, biar aku yang bawa," ucap Bu Susan, dengan nada tidak enak."Sudah, aku saja!" balas Erfan, sambil tersenyum."Kak, ternyata boneka ini berat yah," rengek Tesa, dengan ekspresi cemberut.Sebelum Erfan menjawab, Bi Ayu berkata terlebih dah

  • Hasrat Wanita Desa   Bab 130 Berwisata Penuh Kebahagiaan

    Mata hari sudah mulai terbenam, di sepanjang jalan, Erfan melihat para pengunjung yang sedang sibuk mengambil foto, dan ada juga yang hanya diam menikmati pemandangan. Sampai di tempat para wanita, Erfan langsung masuk. Semua wanita sudah berkumpul di dalam sambil menatap matahari, termasuk ketiga gadis yang tadi sedang membuat konten. Melihat Erfan masuk, para wanita itu langsung menoleh. Ekspresi mereka terlihat penasaran. "Dari mana kamu pria nakal? beli rokok kok begitu lama," ucap Dewi, dengan tatapan menyelidik. Erfan tertawa santai, dia memberi alasan. "Aku tadi bertemu teman lama, jadi ngobrol dulu, soalnya gak enak kalo langsung pergi," balas Erfan. Ekspresinya tidak ada kaku sama sekali, dia benar-benar pandai menyembunyikan sesuatu. "Kami kira kamu mendapatkan masalah. Tadinya kami ingin mencarimu," ucap Serina. Erfab terkekeh, lalu duduk di antara para wanita. "Kalian gak mau keluar untuk berfoto?" tanya Erfan, sambil merebahkan kepalanya, di pangkuan Serina. "B

  • Hasrat Wanita Desa   Bab 129 Maya, Wanita Penghibur++

    Erfan dengan ganas langsung mencium bibir wanita itu dengan ganas, Maya tidak melawan, dia langsung menanggapi ciuman Erfan.Tangan Erfan mulai menggerayangi tubuh wanita itu, sampai di bagian dada besarnya, lalu meremasnya dengan keras.Maya melepaskan bibir Erfan, wanita itu mendesah nikmat, dengan tubuh yang menegang merespons rangsangan yang Erfan berikan."Ahh...remas lebih kuat tuan!" Erfan meremas lebih kuat, dan lebih liar, sambil memandangi ekspresi wajah wanita itu."Apa kamu sering menerima pelanggan?" tanya Erfan penasaran, karena harga yang di tetapkan wanita ini termasuk mahal."Ahh...jarang...paling hanya orang kaya, yang menjadi langganan ahh," balas Maya, sambil terus mendesah.Erfan tidak bertanya lagi, dia kembali bermain. Bibirnya mengecupi leher harum wanita itu, tangannya mulai turun ke area gua wanita itu."Ahh...tuan," desahan Maya semakin liar, hasrat wanita itu memuncak.Maya melepaskan pakaian dress nya, saat dress terlepas, Erfan menatap panas tubuh menggo

  • Hasrat Wanita Desa   Bab 128 Rencana Bu Jessy

    Saat Erfan ingin menyalakan rokok, dia baru sadar ternyata rokoknya habis. "Sayang, aku beli rokok dulu yah," ucap Erfan, sambil bangkit berdiri. Para wanita mengangguk. "Kalian tidak ingin menitip sesuatu?" tanya Erfan. "Sayang, aku juga suka merokok, boleh gak aku nitip tapi rokoknya harus yang mentol!" ucap Bu Jessy, dengan nada ragu. "Kamu merokok? tanya Erfan, sedikit terkejut. Bu Jessy tertawa canggung. "Sayang, ini kebiasaanku saat dulu masih menjadi seorang dj," ucap Bu Jessy. "Ternyata kamu pernah nakal," ucap Erfan, sambil mencubit dagu wanita itu. "Sekarang udah enggak kok! cuma merokok saja," balas Bu Jessy buru-buru, dia takut Erfan menganggapnya masih nakal. "Oke. aku akan membelikanmu rokok," ucap Erfan, sambil melepaskan dagu Bu Jessy, lalu berbalik pergi. "Jes, ternyata kamu pernah nakal," ucap Anne, dengan nada main-main. "Mau gimana lagi ne, aku buruh uang, dan aku tipe yang tidak bisa jika tidak punya uang," balas Bu Jessy, dengan nada tidak berdaya. "

  • Hasrat Wanita Desa   Bab 127 3 Gadis Mendapat Masalah

    Semua pria itu mengerutkan kening, setelah mendengar perkataan cemoohan Erfan."Siapa kau? berani sekali meremehkan keluarga kelas 2?" teriak pria bertubuh kurus."Berisik! sebaiknya kalian enyah dari sini! jika tidak...aku akan menghancurkan kalian!" balas Erfan, dengan nada dingin.Sebelum para pria itu menjawab, ada seorang pria muda lain menghampiri, kelompok para pria itu."Ada apa ini?" tanya pria muda itu dengan nada santai."Tuan muda Reza, dia sangat arogan!" ucap pria gemuk itu mengadu.Yang di sebut tuan muda Reza itu, melirik Erfan. "Siapa dia?" tanya tuan muda Reza."Dia kekasih kedua wanita cantik itu! tadinya kami ingin membawa kedua wanita itu untuk bersenang-senang, tapi dia datang!" ucap salah satu pria.Tuan Muda Reza, menatap Frisa dan Tesa, dia pun sangat tertarik, dengan kecantikan dan tubuh kedua wanita itu.Erfan yang menyadari tatapan pria itu, yang tertuju ke tubuh Tesa dan Frisa, dia langsung berkata dengan dingin."Hati-hati tatapanmu, jika tidak, aku akan

  • Hasrat Wanita Desa   Bab 126 Wisata Pantai

    Pantai tidak lah jauh dari hotel, cukup beberapa menit, mereka sudah sampai di pantai. Saat mobil Erfan masuk ke dalam parkiran pantai, itu langsung menjadi pusat perhatian. Selain suaranya yang merdu, mobil Erfan terlihat sangat mewah. "Itu Lamborghini Urus!" ucap Seorang pria, sambil menyenggol temannya, sambil menunjuk mobil Erfan. "Orang besar mana, yang datang untuk berwisata," balas Temannya, sambil menatap mobil Erfan, dengan tatapan berbinar.Mobil Erfan dan mobil terparkir, Erfan dan para wanita pun keluar dari dalam mobil.Saat melihat para wanita itu keluar dari mobil, para pengunjung khususnya pria langsung menatap dengan tatapan menyala."Wow, para wanita itu sangat cantik!" ucap seorang pria, dengan mulut terbuka, sampai air liurnya hampir jatuh.Saat Melihat Erfan yang bersama para wanita itu, para pengunjung pria menatap iri, dan penasaran."Siapa pria itu, kenapa banyak wanita cantik di sekelilingnya?" tanya seorang pengunjung pria, dengan nada cemburu."Bro, apa

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status