Home / Male Adult / Hasrat Wanita Desa / Bab 224 Berakhir Nikmat!

Share

Bab 224 Berakhir Nikmat!

Author: Tristar
last update publish date: 2026-02-02 23:55:12

Setelah di rasa cukup berbincang dengan Erfan, para tamu itu pamit pergi dari perusahaan tersebut.

Setelah para tamu pergi, Erfan dan Nyonya Tina pergi ke suatu ruangan di perusahaan tersebut, untuk membahas apa yang Nyonya Tina inginkan.

Sampai di ruangan mereka duduk berhadapan. Nyonya Tina tampak sedikit nakal, sedari tadi dia terus mencuri-curi pandang pada wajah Erfan.

"Nyonya Tina, anda buru-buru tidak?" tanya Erfan dengan santai.

"Tidak kok tuan muda, kenapa tuan muda bertanya seperti it
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter

Latest chapter

  • Hasrat Wanita Desa   Bab 446 Bermesraan Di Depan Kak Rita

    Kak Gisel terus menarik Kak Rita masuk ke dalam kamar. Setelah itu, dia mendudukkan Kak Rita di sofa yang ada di kamar itu.Erfan menutup pintu kamar, lalu dia buru-buru menghampiri kedua wanita itu."Katanya... mau... ketemu Erfan di desa, kenapa jadi di hotel?" tanya Kak Rita sambil menatap Kak Gisel dengan sorot mata serius."Hihi, kalau ke desa... aku agak malas, soalnya jauh. Ya sudah, aku suruh aja Erfan datang ke sini," balas Kak Gisel dengan nada main-main.Melihat gelagat kakaknya itu, berbagai tebakan terlintas di benak Kak Rita. "Apa dia sengaja mau jebak aku? Biar aku sama Erfan... kayak dia sama Erfan," gumam Kak Rita di dalam hati. Dia menggigit bibirnya, karena hatinya mulai kacau sekarang. Apalagi, bayangkan video Erfan dan Kak Gisel, terbayang kembali di benaknya. "Kalau benar, aku harus gimana?" Kak Gisel meraih tangan Erfan, "Sayang, sini duduk di samping aku!" ucapnya dengan nada genit.Tanpa sungkan Erfan duduk di samping Kak Gisel. Bahkan, dengan berani dia meli

  • Hasrat Wanita Desa   Bab 445 Jebakan Kak Gisel

    Beberapa saat kemudian, terlihat mobil Erfan melaju meninggalkan hutan tersebut. Masuk ke jalan raya, mobil itu melaju ke arah kedatangannya tadi. Setelah mengantarkan Bu Nana ke tempat penjemputan awal, Erfan pun melajukan mobilnya menuju ke arah pulang. Setibanya di vila, Erfan langsung memberi tahu para wanitanya, kalau dia ada urusan di kota. Dia pun memberi tahu, kalau dia kemungkinan tidak pulang nanti malam. Tanpa banyak bertanya, para wanita Erfan langsung mengangguk mengijinkan. Mereka hanya berpesan, supaya Erfan berhati-hati di jalan. Karena kebetulan, di vila hanya ada para wanita yang tidak pernah banyak bertanya. Kalau di sana ada para gadis muda, seperti Shara, Diva, dan yang kainnya, mungkin para gadis itu mewawancarai Erfan terlebih dahulu. Setelah membersihkan diri, Erfan pun pergi dari vila. Kini dia mengendarai mobil Lamborghini Veneno Roadster nya, untuk pergi ke kota. === Setibanya di Kota, hari sudah menunjukkan sore hari. Erfan langsung pergi ke salah sat

  • Hasrat Wanita Desa   Bab 444 Kak Gisel Ngajak Bertemu

    Erfan meraih celananya yang tergeletak di bawah, lalu mengeluarkan ponselnya yang ada di dalam kantung celana tersebut.Saat dia melihat layar ponsel, ternyata yang menelepon adalah kakak iparnya yang menggoda itu. Siapa lagi kalau bukan, Kak Gisel.Erfan melirik Bu Nana. "Kamu lanjutin goyang aja!" perintahnya."Tuan Muda gak angkat dulu telepon?" tanya Bu Nana."Aku angkat kok, ini wanitaku, gak masalah kalau menelepon sambil bercinta," balas Erfan dengan nada main-main."Emang... gak masalah? Gimana kalau wanita Tuan Muda tau?" tanya Bu Nana dengan ragu."Mereka udah terbiasa, jadi gak masalah," balas Erfan, lalu dia mengangkat telepon itu.Setelah mendengar perkataan Erfan, Bu Nana pun tak banyak berpikir lagi. Dia langsung melanjutkan goyangannya yang sempat terhenti. Namun, dia bergoyang tidak seliar sebelumnya, dan juga dia menahan desahannya.•••"Halo, sayang," terdengar suara sapaan genit Kak Gisel di seberang telepon."Halo, sayang... ada apa?" tanya Erfan."Sayang, kamu la

  • Hasrat Wanita Desa   Bab 443 Kasih Tau Aku, Kalau Kamu Kesepian

    Bu Nana mengambil ponselnya yang ada di tasnya. Kemudian, dia melihat siapa yang meneleponnya. Setelah melihatnya, ternyata itu adalah panggilan video dari suaminya. Tanpa ada rasa takut ataupun khawatir, Bu Nana menyingkirkan ponselnya, tidak ada niat untuk mengangkat panggilan video tersebut. "Siapa? Kenapa kamu gak mengangkatnya?" tanya Erfan sambil mengangkat alisnya. "Suamiku!" balas Bu Nana dengan nada santai, sambil kembali berbaring, dan membuka lebar kakinya. Erfan berlutut di antar kakinya, lalu menempelkan batangnya di apem wanita itu. "Kenapa kamu gak mengangkatnya?" tanya Erfan. "Kalau mau angkat, angkat saja ~ gak apa-apa, Aku nanti ngumpat di depan," lanjutnya. "Aku malas! Dia pasti cuma mau teleponan sama aku! Kalau di angkat, pasti gak akan boleh di matikan sampai dia puas," balas Bu Nana. "Puas? Maksudmu..." kata puas yang di maksud Bu Nana, membuat pikiran Erfan mengarah ke hal-hal nakal. Bu Nana seakan tahu, apa yang sedang di pikirkan oleh Erfan. "

  • Hasrat Wanita Desa   Bab 442 Biar Aku Yang Puasin Kamu

    Tanpa banyak basa basi lagi, Erfan mendaratkan bibirnya di bibir wanita itu, lalu dia melumat bibir merah ranum itu dengan ganas. Mendapatkan lumatan itu, tentu saja Bu Nana yang sudah sangat berhasrat ~ membalas dengan lumayan yang tidak kalah ganas dari pria itu. Pada akhirnya, mereka berciuman dengan panas, meluapkan hasrat yang sedang bergejolak itu. Tangan Erfan menurun Bra renda yang menutupi payudara Bu Nana, sampai kedua payudara wanita itu menyembul keluar dari sana. Setelah itu, Erfan meremas payudara itu, sampai berubah bentuk sesuai dengan remasannya. "Emm... emm..." Desahan tertahan keluar dari mulut Bu Nana, saat rasa kenikmatan dari remasan pria itu ~ menjalar ke seluruh tubuhnya. Erfan menarik bibirnya dari bibir pria itu, lalu bibirnya menyerang leher wanita itu kembali. Kali ini, bukan hanya kecupan ringan! Dia mendaratkan jilatan ganas dan isapan basah di leher wanita itu. "A

  • Hasrat Wanita Desa   Bab 441 Ketemuan Sama Bu Nana

    Ternyata Erfan kembali ke tempat mobilnya di parkir. Setibanya di sana, dia masuk ke dalam mobil, menyalakannya, memutar arah mobil, lalu dia melajukannya ke arah jalan raya. Beberapa saat kemudian, terlihat mobil Erfan berhenti di depan seorang wanita dewasa cantik ~ berpakaian dinas desa. Wanita itu adalah adik Bu Sumi, yaitu Bu Nana. Ternyata sebelumnya, Erfan sudah janjian dengan wanita itu. Erfan membuka kaca mobil, lalu dia memberi kode agar wanita itu masuk ke kursi depan. Dengan penuh senyuman, Bu Nana langsung beranjak masuk ke dalam mobil. Setelah pintu mobil kembali di tutup, Erfan langsung melajukan mobilnya ~ meninggalkan tempat tersebut. Di dalam mobil, Bu Nana tampak menyandarkan kepalanya di bahu Erfan. Sikapnya saat ini, tampak sangat manja. "Tuan Muda, aku kangen banget sama kamu," ucap Bu Nana dengan nada genit. "Kangen aku, atau kangen bercinta sama aku?" tanya Erfan dengan nada mai

  • Hasrat Wanita Desa   Bab 253 Rahasia Dosen Salwa

    Malam berlalu, pagi hari pun tiba. Erfan yang sedang tidur, terbangun, karena para wanita membangunkannya. "Sayang, bangun! ayo kita sarapan," ucap Shara sambil menepuk-nepuk pipi Erfan pelan. Mata Erfan perlahan terbuka, lalu dia bangkit dari tidurnya dan duduk. Mata kantuk Erfan, menyapu wajah

    last updateLast Updated : 2026-04-01
  • Hasrat Wanita Desa   Bab 233 Malam Panas Bersama Yesi++

    Setelah Yesi tampak tenang, Erfan langsung menerkamnya kembali. Dia melebarkan paha Yesi, memosisikan tubuhnya di antara paha itu, berniat memulai permainan yang lebih nikmat lagi. "Sayang...aku mulai yah!" ucap Erfan dengan penuh keinginan. Yesi mengangguk kecil. "Masukkan sayang! jadikan aku s

    last updateLast Updated : 2026-03-31
  • Hasrat Wanita Desa   Bab 232 Yesi Minta Jatah++

    "Sayang, malam ini aku tidur sama kamu yah!" ucap Yesi, karena malam ini gilirannya.Erfan tersenyum, lalu menarik gadis cantik dan seksi itu ke pangkuannya."Malam ini giliranmu kan?" goda Erfan."Iya. Kau sudah menahannya, kamu harus membuatku puas!" balas Yesi dengan tegas."Tentu saja, aku akan

    last updateLast Updated : 2026-03-31
  • Hasrat Wanita Desa   Bab 207 Manajer Cantik Bersuami++

    Seorang wanita dewasa cantik berpenampilan anggun, berjalan menghampiri Erfan. Senyuman indah terlukis di bibir merah wanita itu. Senyumannya itu membuat siapa saja yang melihatnya pasti sulit untuk melupakannya. "Tuan Muda! saya Rita, manajer PT Coleri," ucap wanita cantik itu dengan sopan. "Ha

    last updateLast Updated : 2026-03-29
More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status