I Want You Back (TAGALOG)

I Want You Back (TAGALOG)

last updateLast Updated : 2023-08-04
By:  ZamOngoing
Language: Filipino
goodnovel16goodnovel
10
2 ratings. 2 reviews
33Chapters
4.6Kviews
Read
Add to library

Share:  

Report
Overview
Catalog
SCAN CODE TO READ ON APP

Synopsis

A couple for almost three years broke up just because of some kind of misunderstanding. Even though they still loved each other, there is this uncertain feeling they doubt each other. Minsan ay nakasasama sa atin ang maling akala-akala mo ay wala na siyang nararamdaman sa'yo. Akala mo ay ayaw na ng lahat sa'yo. Akala mo ay wala na silang pakialam sa sarili mo. Puro na lang 'akala ko'. You want him back. You want her back. But the question is, will you listen to your own heart? Or will you listen to your mind which gives you the craziest imagination you ever expected?

View More

Chapter 1

PROLOGUE

"Akhirnya kita bertemu lagi, Jeany Sayang."

Dante Richardo ... pria yang aku hindari karena kesalahan di masa lalu kini menyapaku dingin. Senyum di bibirnya tak lagi membuatku terpana seperti dulu, melainkan merinding seketika.

Senyumnya yang sekarang seperti seorang psikopat.

Dia sangat berbeda dengan saat kami sama-sama kuliah di jurusan manajemen bisnis. Pria yang dulu terlihat polos itu kini tiba-tiba berubah menjadi seorang dokter muda dengan aura yang benar-benar berbeda.

Aku pernah mendengar bahwa dia ganti jurusan kuliah setelah putus denganku, tapi aku tak menyangka, dia akan berubah se-drastis ini.

Auranya yang sekarang luar biasa. Hanya melihatnya berdiri diam di depanku, sudah membuat saraf-sarafku tegang seketika.

Sungguh.

Bagaimana seseorang bisa berubah sebanyak ini?

Senyum manis yang dulu selalu dia berikan padaku kini menghilang tanpa bekas. Aku seperti melihat sosok berbeda dari seorang Dante Richardo. Pria dingin di depanku ini, aku benar-benar tak mengenalnya.

"D-Dante Richardo.... "

Tanpa sadar, tenggorokanku tercekat saat menyebutkan nama itu.

Rasa bersalah karena memanfaatkan kepolosannya membuat aku tak berani menatap matanya.

Selain itu, pisau bedah yang dia pegang sangat menakutkan.

Hey, kenapa dia harus membawa pisau bedah untuk memeriksaku saat aku hanya sedang menderita kram perut?

Pria yang tampaknya masih menaruh dendam padaku itu, tidak sedang berencana untuk merobeknya perutku dengan pisau bedah yang dia pegang, kan??

Aku sangat merinding sampai tanda sadar memegang perut sebagai pertahanan diri. Meski itu sia-sia.

Pria itu tersenyum sinis, seperti menyadari ketakutan di wajahku, dengan dingin dia menjawab.

"Bagus sekali. Kamu masih ingat namaku rupanya. Apa kamu juga masih ingat rasa sakit yang kamu berikan padaku, Sayang?"

Dia masih memanggilku sayang, tapi kata-katanya setajam pisau bedah yang dia pegang, membuat tubuhku membeku tanpa sadar.

Dante Richardo.

Pria yang dulu imut dan manis sepertinya anjing, kini berubah menjadi serigala buas yang siap mencabik-cabik tubuhku kapan saja.

Kebenciannya padaku sepertinya benar-benar tak tertahankan. Aku merasa menyesal kenapa tadi pergi ke rumah sakit ini untuk memeriksakan sakitku, jika akhirnya bertemu dengan pria yang sepertinya ingin membunuhku kapan saja itu.

"Rich.... "

Aku memandang dirinya dengan tatapan memohon, sambil berharap semoga dia segera menyingkirkan pisau bedah yang menakutkan itu dari tangannya.

Sayangnya, harapanku sia-sia. Dante Richardo bahkan memain-mainkan pisau itu di tangannya, seperti sengaja menakut-nakuti.

"Ap-apa yang terjadi di antara kita dulu itu hanyalah sebuah kesalahpahaman. S-sebenarnya, aku... dulu.... "

Sial.

Aku tak bisa mengakui bahwa aku mendekati dirinya karena ingin memeras uang ibunya. Itu memalukan.

Rich, panggilan Dante Richardo, adalah pria muda kaya raya yang dulu cintanya kumanfaatkan demi uang. Saat kuliah, aku mendekati Richard yang masih polos, menggodanya dengan kecantikanku dan membuat dia tergila-gila, lalu setelah pria itu jatuh cinta sangat dalam padaku, ibunya yang menentang hubungan kami, menyuruh aku berpisah dari Richard dengan imbalan uang yang sangat banyak.

Tergiur dengan uang, aku segera meninggalkan Richard, tanpa peduli bagaimana dia mengalami patah hati setelah kuputuskan tanpa sebab.

Lalu sekarang, aku tak menyangka akan bertemu lagi dengannya, meski dalam situasi yang sangat berbeda.

Richard yang melihat aku tergagap, tampak tersenyum sinis.

"Apa? Bukankah dulu kamu menjual cinta tulusku dengan uang 500 juta dan membuangku begitu saja meski aku sudah memohon padamu bahkan berlutut di kakimu supaya tidak kamu tinggalkan, Jeany?"

Ucapan pria itu semakin dingin dan dingin, yang membuat punggungku kaku dan basah oleh keringat.

Dia mengatakan sebuah fakta dengan wajah datar, sehingga membuat aku semakin ketakutan.

"Aku... aku punya alasan melakukannya! Waktu itu aku.... "

Sebelum aku selesai bicara, Dante Richardo mengibaskan tangannya dengan acuh tak acuh dan aku pun membungkam mulutku sendiri dengan patuh.

"Sudahlah. Itu artinya aku juga punya alasan melakukan ini, kan, Sayang? Aku tidak menyangka kita bertemu lagi di sini. Sebagai dokter dan pasien."

Dante seperti sengaja menekankan kata 'dokter dan pasien'.

Kata-katanya itu sangat mencurigakan, membuat aku seketika berteriak dengan ekspresi ketakutan.

"Ap-apa yang mau kamu lakukan padaku, Rich?!"

Pria itu hanya mengendikkan bahu seraya menatap malas padaku.

Bertahun-tahun tak bertemu, Dante Richardo semakin tampan, tapi ketampanannya sekarang mengeluarkan aura berbahaya, aku sampai tak berani menatap matanya.

"Hmm, entahlah. Sebagai harga sakit hatiku, sepertinya satu ginjalmu tidak cukup. Haruskah aku merobek hatimu juga, Jeany?" bisiknya, mengulurkan tangan dan menekan pelan dadaku, tempat organ hati berada.

Tubuhku seketika membeku.

Aku gemetar.

"Ughh, sungguh. Apa yang.... "

Dadaku terasa sesak, sepertinya aku kekurangan oksigen.

Sedangkan Dante Richardo tersenyum dengan begitu tampan, tapi di mataku... dia seseram malaikat pencabut nyawa.

Akankah... akankah aku mati di sini??!!

"T-tidak! Tolong jangan lakukan itu, Rich! Aku... aku akan melakukan apa pun, tapi tolong jangan bunuh aku!" mohonku, berusaha duduk untuk meminta pengampunannya.

Rasa sakit di perutku bahkan tak kurasa, karena aku sangat ketakutan sekarang.

Ini rumah sakit, tapi aku bahkan tak merasa aman di sini.

"Apa pun?"

Dante Richardo mengangkat satu alisnya, tersenyum sinis.

"Ya! Apa pun! Tolonglah, jangan bunuh aku atau robek perutku, Rich! Aku... aku takut mati!" teriakku putus asa, berusaha meraih lengannya tapi langsung ditepis pria itu dengan kasar.

Aku bisa merasakan kebencian yang meluap-luap di wajahnya.

Baru kusadari bahwa dulu aku mungkin menorehkan luka yang cukup dalam padanya.

Aku menyesal, tapi bahkan sekarang, itu tak ada gunanya lagi.

"Oh, manis sekali, Jeany. Wajahmu yang sedang menangis, sangat manis," ucapnya dengan seringai kejam, membuat aku semakin merinding ketakutan.

Entah kenapa aku merasa dia seperti ingin terus melihat aku menangis di masa depan.

"Rich, please.... "

Tanganku gemetar hebat saat Richard membelai pipiku dengan senyum ala psikopat nya yang menakutkan.

"Menurutmu, hukuman apa yang cocok untuk seorang penipu seperti dirimu, Jeany?"

Dante Richardo bertanya dengan lembut, tapi tatapannya sangat beracun. Kebencian itu, terlihat meluap luap di matanya sampai dadaku sesak.

"H-hukuman... ap-apa saja! Asal jangan bunuh aku, Rich. Please," jawabku buru-buru seraya memasang wajah se memelas mungkin.

Saat ini yang bisa kulakukan hanyalah meminta pengampunan pria yang tampaknya berkuasa ini, dan menggunakan wajahku adalah hal yang paling bisa kulakukan di saat seperti ini.

Orang-orang bilang wajahku sangat cantik, dengan ekspresi memelas seperti ini, setidaknya Richard yang marah itu akan luluh, kan?

Richard mengulurkan tangan untuk membelai pipiku, tangannya sangat dingin sehingga aku gemetar lagi.

"Aku tidak akan membunuhmu semudah itu, Sayang. Bertahun-tahun aku tersiksa karena perbuatanmu, apa kamu pikir aku akan membuatmu mati dengan cepat?" tanyanya dengan suara tenang, yang justru membuat tubuhku semakin menggigil.

"Tidak.... "

Aku menjawab dengan putus asa.

Kamu lebih menakutkan jika seperti ini, tahu?!

"Rich, please. Aku menyesal sudah mempermainkan perasaanmu waktu itu, tolong, tolong beri aku kesempatan. Aku akan melakukan apa pun sebagai penebusan dosa, sungguh!" mohonku mengiba, hanya mengharap belas kasihnya.

Aku bahkan menyatukan kedua tangan dengan mata basah oleh air mata. Bahkan setelah seperti ini, apakah hatimu masih sekeras batu, Dante Richardo?!

Untungnya, ekspresi dokter muda itu sepertinya sedikit melunak saat melihat penampilanku yang sangat menyedihkan.

"Baiklah. Kalau apa pun, maka.... "

Mata pria itu berkilat, tampak sangat misterius dan menakutkan. Membuat aku tanpa sadar gemetar hebat.

Ya Tuhan, aku tak menyangka kesalahan kecil yang kuperbuat saat kuliah membuat kehidupanku jadi menyedihkan seperti ini!

Dante Richardo, bagaimana bisa kamu berubah begitu banyak! Sekarang, kamu sangat menakutkan!

Dia... dia tidak akan benar-benar membunuhku atau membuatku lumpuh untuk balas dendam, kan???

Seandainya... seandainya aku tahu masa depan akan se mengerikan ini, aku tak akan pernah melakukan hal bodoh dengan menggoda pria bernama Dante Richardo untuk menguras uang ibunya!

"Bagaimana kalau jadikan aku sebagai budakmu saja? Demi menebus kesalahan, aku bersedia menjadi budak seumur hidup untukmu, Rich!" seruku sambil memejamkan mata, sebelum Richard mengatakan apa pun.

Expand
Next Chapter
Download

Latest chapter

More Chapters

To Readers

Maligayang pagdating sa aming mundo ng katha - Goodnovel. Kung gusto mo ang nobelang ito o ikaw ay isang idealista,nais tuklasin ang isang perpektong mundo, at gusto mo ring maging isang  manunulat ng nobela online upang kumita, maaari kang sumali sa aming pamilya upang magbasa o lumikha ng iba't ibang uri ng mga libro, tulad ng romance novel, epic reading, werewolf novel, fantasy novel, history novel at iba pa. Kung ikaw ay isang mambabasa, ang mga magandang nobela ay maaaring mapili dito. Kung ikaw ay isang may-akda, maaari kang makakuha ng higit na inspirasyon mula sa iba para makalikha ng mas makikinang na mga gawa, at higit pa, ang iyong mga gawa sa aming platform ay mas maraming pansin at makakakuha ng higit na paghanga mula sa mga mambabasa.

reviews

Zam Anasta
Zam Anasta
nice......
2022-12-17 20:26:59
1
0
Zam
Zam
...️...️...️...️...️...️...️...️...️
2022-12-09 20:36:08
0
0
33 Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status