LOGINChapter 24
Bigger
Beck dan Sophie masih meringkuk di atas tempat tidur dengan posisi saling membelakangi, Beck tampak masih terlelap dan bernapas secara pelan dan teratur. Sophie meraih ponselnya yang bergetar di atas nakas sambil matanya masih setengah terpejam.
"Ma, ini masih terlalu pagi," sungut Sophie menjawab panggilan telepon Nena.
"Selamat, akhirnya Beck melamarmu," ucap Nena.
Sophie menggeser tubuhny
Epilogue
Chapter 57
Chapter 56
Chapter 55
Chapter 54
Chapter 53
Chapter 22Jealous but StubbornSeharusnya Vanilla marah-marah kepada Nick, seharusnya Vanilla pergi meninggalkan pesta dan Nick mengejarnya.Seharusnya begitu.Sayangnya sikap Vanilla sangat tenang, tidak bereaksi ap
Chapter 21Worried"Charlotte, kau di sini?" tanya Nick, ia tidak mampu menyembunyikan keterkejutannya bertemu Charlotte di pesta ulang tahun kekasih Beck.Charlotte menyeringai. "Yeah, kau sendiri?"Niick mengedikkan bahun
Chapter 28Making FamilyNick mendorong tubuh Vanilla hingga terpojok ke dinding kaca, sementara bibir mereka terus bertaut. Satu lengan Nick melingkar di pinggang Vanilla dan satu telapak tangannya menahan tengkuk Vanilla untuk memperdalam ciuman mereka sementar
Chapter 23It's Not Fucking Jokes"Aku harus ke restoran pukul dua," ucap Vanilla sambil mengelus bulu-bulu di dagu Nick.Nick meraih telapak tangan Vanilla, mempermainkan jari gadis itu. "Kau baru saja tidur dua jam, Mi Amor."







