MasukChapter 45
Drama
Ketukan lembut di pintu menginterupsi pembicaraan Clara, wanita itu menoleh ke arah sumber suara. "Ada apa?"
Seorang bodyguard melangkah masuk ke dalam kamar menghampiri Clara. "Tuan Danish bersama Nona Charlotte ada di bawah."
Ekspresi Clara berubah melunak. "Aku akan menemuinya." Clara kembali menatap Nick. "Keluarga Danish sepadan dengan keluarga Knight, jika kau memang cerdas, kau seharusnya m
Epilogue
Chapter 57
Chapter 56
Chapter 55
Chapter 54
Chapter 53
Chapter 24BiggerBeck dan Sophie masih meringkuk di atas tempat tidur dengan posisi saling membelakangi, Beck tampak masih terlelap dan bernapas secara pelan dan teratur. Sophie meraih ponselnya yang bergetar di atas nakas sambil matanya masih setengah terpejam.
Chapter 22Jealous but StubbornSeharusnya Vanilla marah-marah kepada Nick, seharusnya Vanilla pergi meninggalkan pesta dan Nick mengejarnya.Seharusnya begitu.Sayangnya sikap Vanilla sangat tenang, tidak bereaksi ap
Chapter 28Making FamilyNick mendorong tubuh Vanilla hingga terpojok ke dinding kaca, sementara bibir mereka terus bertaut. Satu lengan Nick melingkar di pinggang Vanilla dan satu telapak tangannya menahan tengkuk Vanilla untuk memperdalam ciuman mereka sementar
Chapter 23It's Not Fucking Jokes"Aku harus ke restoran pukul dua," ucap Vanilla sambil mengelus bulu-bulu di dagu Nick.Nick meraih telapak tangan Vanilla, mempermainkan jari gadis itu. "Kau baru saja tidur dua jam, Mi Amor."







