Home / Romansa / I'm Yours My Husband / 115. (NK) Siapa Nabila?

Share

115. (NK) Siapa Nabila?

Author: CacaCici
last update Huling Na-update: 2025-11-21 20:33:10
Sebelum Kaze menjawab laporan sekretarisnya, tiba-tiba seorang perempuan yang tak lain adalah Nabila lebih dulu masuk ke dalam ruangan Kaze.

Meskipun Naia terkejut mendengar ucapan sekretaris suaminya, akan tetapi dia memilih tetap tenang. Dia lanjut menonton dan pura-pura tak mendengar apapun yang terjadi di sana. Saat Nabila muncul, Naia juga tetap diam, walau ada banyak pertanyaan dalam hati.

"Kaze, aku ingin bicara denganmu." Nabila buru-buru menghampiri Kaze, langsung duduk di sebuah kursi–depan meja kerja Kaze, tanpa dipersilahkan.

'Minim attitude,' batin Naia yang diam-diam mengawasi.

Sekretaris suaminya mengundurkan diri, buru-buru pergi dari ruangan tersebut.

Di sisi lain, Kaze terlihat meraih handphone lalu mengirim pesan pada seseorang.

"Kaze, aku hamil anak Pak Deri." Nabila mulai berbicara, walau Kaze terlihat sibuk dengan ponselnya, "tapi aku sudah terlanjur membatalkan pernikahanku dengannya. Aku mengikuti perkataanmu. Jadi-- tolong nikahi aku agar anakku kel
CacaCici

Selamat membaca ….

| 29
Patuloy na basahin ang aklat na ito nang libre
I-scan ang code upang i-download ang App
Locked Chapter
Mga Comments (2)
goodnovel comment avatar
CacaCici
Baik, Kakku sayang. CaCi sudah up satu bab tambahan. Selamat membaca dan semoga suka, Kak. (⁠人⁠ ⁠•͈⁠ᴗ⁠•͈⁠)(⁠✿⁠ ⁠♡⁠‿⁠♡⁠)
goodnovel comment avatar
lullaby dreamy
up lg yaa kak CaCi mlm ini lanjutannya ^^
Tignan lahat ng Komento

Pinakabagong kabanata

  • I'm Yours My Husband   118. (NK) Keguguran

    "Entah apa yang Kaze lihat dari kamu. Masih kekanak-kanakan dan sangat kacau. Kurang empaty!" "Apa yang Kak Kaze lihat dariku? Yah banyak lah!" jawab Naia dengan nada menantang dan penuh kepercayaan diri, "aku cantik, aku bidadari murni, aku cerdas, aku punya keahlian yang bisa dibanggakan, aku putri dari CEO bukan orang melarat sepertimu, dan paling penting aku waras!" Di akhir kalimat, nada Naia meninggi, matanya melotot marah karena kesal pada Nabila. "Tidak ada yang bisa dibanggakan dari perempuan kekanak-kanakan sepertimu," arogan Nabila, bersedekap sambil menatap dingin pada Naia, "suatu saat Kaze akan menyesal telah menikahi perempuan kekanak-kanakan sepertimu." "Ck." Naia berdecak lalu memejamkan mata sejenak untuk meredam emosi dalam dirinya, "sekalipun aku kekanak-kanakan, itu urusanmu. Dan … kamu memang sangat dewasa, Mbak." "Ouh, tentu." Nabila senyum sinis pada Naia, merasa semakin arogan karena Naia sendiri mengakui sikapnya yang dewasa. "Dewasa plus plus sampe ha

  • I'm Yours My Husband   117. (NK) Bertemu di Toko Buku

    "Kenapa wajahmu tegang begitu?" tanya Kaze dapa Danish, di mana saat ini mereka sudah kembali ke kantor. Naia sendiri, perempuan itu juga masih di sana. Naia tengah sibuk dengan ponselnya, mungkin membaca salah satu novel online atau bermain game. "Ck." Danish berdecak pelan, kemudian memberikan ponselnya pada Kaze. Dia dan Kaze ada di meja kerja pria ini, duduk saling berhadapan tetapi dipisah oleh meja kerja Kaze. Arsen juga ada di sana, hanya saja dia duduk di posisi ujung meja–tengah sibuk membantu Kaze menyelesaikan pekerjaan. "Mira kira aku makan siang dengan perempuan. Padahal itu Naia," ucap Danish dengan nada pelan, menghela napas panjang dengan tampang yang lelah dan menahan kesal. Dalam foto tersebut, dia seperti tengah makam siang romantis dengan Naia. Mereka saling berhadapan dan terlihat saling bersitatap, seperti pasangan. Namun, ini jelas karena angel gambar lah yang membuat Naia dan Danish terlihat mesra, kenyataannya tidak seperti itu. Mereka bersitatap kare

  • I'm Yours My Husband   116. (NK) Wanita Anggun Yang Sebenarnya Licik

    "Maksudnya, Kak?" Naia mengerutkan kening. "Seperti yang Kakak katakan sebelahnya, dia berteman dengan Kaze. Meskipun terkenal cuek dan cukup dingin, tetapi Kaze berteman dengan siapapun. Kaze hanya cuek urusan orang, bukan benar-benar cuek pada semua orang. Dia juga-- mungkin saking cueknya, dia sering pura-pura tidak peka. Singkatnya, Nabila berteman dengannya karena mereka satu Tim magang di perusahaan Kakak. Kaze sendiri memilih magang di perusahaan Kakak karena dia takut dipersulit oleh Uncle Danzel jika magang tahap akhir di perusahaan ini." Mendengar itu, Naia senyum kecil. Ah, tak menyangka kalau suaminya takut pada ayahnya sendiri. Manis! "Awal mereka magang, semua berjalan lancar. Hingga tiba-tiba Nabila semakin dekat dengan Kaze. Kakak bertanya padanya apakah dia punya hubungan dengan Nabila atau tidak, karena sering kali saat bertemu dengan Kakak, Nabila ikut dengan Kaze. Namun, Kaze bilang dia tidak punya hubungan spesial dengan Nabila. Hanya teman. Dia juga mengat

  • I'm Yours My Husband   115. (NK) Siapa Nabila?

    Sebelum Kaze menjawab laporan sekretarisnya, tiba-tiba seorang perempuan yang tak lain adalah Nabila lebih dulu masuk ke dalam ruangan Kaze. Meskipun Naia terkejut mendengar ucapan sekretaris suaminya, akan tetapi dia memilih tetap tenang. Dia lanjut menonton dan pura-pura tak mendengar apapun yang terjadi di sana. Saat Nabila muncul, Naia juga tetap diam, walau ada banyak pertanyaan dalam hati. "Kaze, aku ingin bicara denganmu." Nabila buru-buru menghampiri Kaze, langsung duduk di sebuah kursi–depan meja kerja Kaze, tanpa dipersilahkan. 'Minim attitude,' batin Naia yang diam-diam mengawasi. Sekretaris suaminya mengundurkan diri, buru-buru pergi dari ruangan tersebut. Di sisi lain, Kaze terlihat meraih handphone lalu mengirim pesan pada seseorang. "Kaze, aku hamil anak Pak Deri." Nabila mulai berbicara, walau Kaze terlihat sibuk dengan ponselnya, "tapi aku sudah terlanjur membatalkan pernikahanku dengannya. Aku mengikuti perkataanmu. Jadi-- tolong nikahi aku agar anakku kel

  • I'm Yours My Husband   114. (NK) Malam Panas

    Seperti yang disarankan oleh Kaze, Naia benar-benar tidur untuk beristirahat. Entah kenapa dia sangat penasaran ke mana Kaze akan membawanya nanti malam. Apakah dia akan dibawa ke sebuah tempat romantis? Mungkin, mengingat Kaze mengatakan Naka perlu mengisi semangat. Sekitar jam 6 petang, Naia bangun. Dia mandi lalu menemui Kaze, menagih kemana pria itu akan membawanya. Namun, Kaze tak menjawab, malah mengajak Naia makan malam lebih awal. Setelah selesai makan malam, Naia kembali bertanya ke mana Kaze akan membawanya malam ini. Tapi lagi-lagi Kaze tak menjawab, pria itu malah menyarankan agar Naia bersantai–menikmati segelas coklat hangat sambil membaca novel. Hingga sekitar jam 9 malam, Kaze menyuruh Naia pergi ke kamar. Naia bersemangat dan langsung ke kamar, dia kira ada kejutan di sana. Mungkin gaun indah yang akan ia kenakan untuk pergi bersama Kaze. Akan tetapi, tiba di kamar dia tak menemukan apa-apa. "Kak, tidak ada apa-apa di dalam kamar kita," ucap Naia, ketika Kaze m

  • I'm Yours My Husband   113. (NK) Sebuah Tujuan

    "Kak Kaze ingin melakukan apa?" tanya Naia panik, mengamati Kaze yang sudah melepas kemeja–memperlihatkan perut pria itu yang sispek dan punya roti sobek. Astaga! Andai saja malam pertama tidak menghantui Naia, mungkin dia sudah menjerit sambil meraba-raba roti sobek itu. Terlihat menggoda dan menggiurkan! "Menurutmu apa yang akan dilakukan pasangan di malam pertamanya?" tanya Kaze, mendekat ke arah Naia yang terlihat gugup dan panik. Naia meneguk saliva secara kasar, mendongak ke arah Kaze dengan ekspresi panik bercampur gugup. "Mau kubantu untuk melepas dressmu?" tanya Kaze yang sudah berdiri tepat di depan Naia. "A-apa maksud Kakak?" tanya Naia, refleks menyilangkan tangan di depan dada. Lagi-lagi dia meneguk saliva secara kasar. "Ini malam pertama kita, Naia. Jangan berpura-pura tidak paham," ucap Kaze, memperjelas tujuan dan keinginannya pada perempuan yang telah sah menjadi istrinya ini. Dia meraih tangan Naia yang menyilang di depan dada lalu menyingkirkannya pelan

Higit pang Kabanata
Galugarin at basahin ang magagandang nobela
Libreng basahin ang magagandang nobela sa GoodNovel app. I-download ang mga librong gusto mo at basahin kahit saan at anumang oras.
Libreng basahin ang mga aklat sa app
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status