Inicio / Romansa / ISTRI KONTRAK SANG MONSTER / BAB 32 Ketika Monster Itu Datang

Compartir

BAB 32 Ketika Monster Itu Datang

Autor: Mutia Azwar
last update Fecha de publicación: 2026-05-06 23:47:18
Sore itu, mansion Wijaya terlihat lebih hidup dari biasanya. Lampu-lampu kristal di ruang utama sudah menyala sebelum pukul lima. Para pelayan mondar-mandir membawa nampan teh hangat, dessert, dan hidangan pembuka dengan langkah hati-hati, seolah takut satu bunyi kecil saja bisa merusak suasana yang sudah tegang sejak pagi.

Vanessa, hair stylist, dan makeup artist Naura sudah pulang sekitar lima belas menit yang lalu. Kini, Naura hanya tinggal sendiri di kamarnya. Ia menarik napas panjang, lalu
Mutia Azwar

Dukung aku terus ya guys, biar tetap semangat post cerita ini setiap harinya. jangan lupa follow dan kasih vote untuk cerita ini. terimakasih :)

| 4
Continúa leyendo este libro gratis
Escanea el código para descargar la App
Capítulo bloqueado

Último capítulo

  • ISTRI KONTRAK SANG MONSTER   BAB 37 Titik Nadir

    Langit Jakarta pagi itu tampak kelabu, seolah turut berduka atas reputasi yang sedang hancur lebur di dasar jurang. Gedung agensi Starlight Entertainment yang biasanya menjadi tempat Naura Callista Wijaya merasa seperti ratu, kini terasa seperti tiang gantungan yang siap menjerat lehernya.Naura melangkah keluar dari mobil dengan langkah yang dipaksakan teguh. Ia mengenakan setelan blazer hitam oversized dari Balenciaga untuk menyembunyikan tubuhnya yang semakin kurus karena stres, outfitnya dipadukan dengan kacamata hitam besar yang menutupi matanya yang bengkak akibat kurang tidur. Rambut blonde yang baru saja menjadi kebanggaannya kini justru terasa seperti beban yang menarik kepalanya ke bawah. Di sampingnya, Vanessa berjalan dengan wajah sepucat kertas, jemarinya tak henti mengetik di ponsel yang terus bergetar."Ingat, Ra. Jangan sampai terpancing emosi ya, kita harus tetap tenang. Semua ini pasti bisa kita lewati dengan baik," bisik Vanessa saat mereka sampai di depan pintu jati

  • ISTRI KONTRAK SANG MONSTER   BAB 36 Tawaran Sang Monster (21+)

    Tatkala kesadarannya kembali pulih, Naura berharap semua yang baru saja terjadi hanyalah mimpi buruk. Namun sialnya, apa yang mereka lakukan beberapa menit lalu adalah sebuah kenyataan yang membuatnya ingin menghilang saja dari bumi ini.Saat akhirnya ia memberanikan diri melirik ke bawah, napasnya hampir terhenti. Ia nyaris tidak percaya dengan apa yang dilihatnya. Pahanya basah. Cairan itu merembes di antara lipatan kulitnya, menyebar hingga membasahi sofa.Naura memejamkan mata sejenak, tersengat rasa malu yang menyesakkan dada. Ini benar-benar gila. Apa yang baru saja terjadi bersama monster itu adalah hal paling mustahil yang pernah ia bayangkan. Ia menggigit bibirnya kuat-kuat, tidak tahu bagaimana harus bersikap setelah ini.“Sekarang sudah paham, Naura?” Suara rendah Arka mengudara, membelah kekacauan di kepala Naura. “Lain kali, ingat ini sebelum berpikir untuk menjadi pengkhianat kecil!”Sorot puas bercampur gairah masih tercetak jelas di iris gelap pria itu. Arka mengusap pi

  • ISTRI KONTRAK SANG MONSTER   BAB 35 Hukuman Sebuah Pengkhianatan (21+)

    “Cincin yang bagus, Naura.” Sarkasnya tajam.Deg…Jantung Naura berdegup kencang. Kalimat itu lebih tajam dari belati yang diam-diam ditancapkan ke dadanya. Reflek matanya melirik ke cincin berlian yang tersemat rapi di jari manisnya pemberian Dion waktu itu.‘Naura bodoh.’ Ia memaki dirinya sendiri dalam hati.Dengan suara yang tenang, ia mencoba mencairkan kecurigaan yang sudah jelas terpancar di mata Arka.“Ah, iya ini salah satu koleksi cincin favoritku. Bagus, kan?” jawab Naura santai. Ia mengangkat dagu sedikit berpura-pura percaya diri.Arka tidak menjawab. Ia mengambil tangan Naura dengan gerakan tiba-tiba, lalu memperhatikan cincin itu dengan tatapan tajam. Jemari Naura menegang saat ia merasa cincin itu dilepas paksa dari jari manisnya.“Arka, kenapa dilepas? Itu cincin kesukaanku. Cepat kembalikan!” serunya, panik mulai merayapi hatinya. Takut pria itu melakukan hal gila.Arka meneliti cincin itu dengan ibu jari dan telunjuknya, bibirnya menyeringai penuh ledekan. “Cincin ke

  • ISTRI KONTRAK SANG MONSTER   BAB 34 Cincin yang Salah

    Di taman belakang mansion yang dipenuhi lampu gantung kecil bernuansa hangat, suasana jauh lebih ringan. Naura duduk bersama Jesslyn dan Tiffany di area gazebo, ditemani teh hangat dan dessert kecil. Tawa ringan sesekali terdengar.Tiffany bahkan merangkul bahu Naura dengan penuh kasih sayang. “Jangan pikirkan berita sampah itu, Ra. Mami tahu kamu anak yang baik. Orang-orang hanya iri dengan kecantikanmu.” Suara Tiffany lembut, tulus.Naura menatap wanita itu sebentar. Ia tidak menyangka akan mendapat dukungan sebesar ini. “Terima kasih, Mami. Sudah percaya denganku.”Tiffany tersenyum hangat. “Pokoknya kamu jangan sampai down, ya. Tenang saja, Arka pasti akan membantumu memulihkan skandal itu.”Naura mengangguk pelan. Ada rasa aneh yang menghangat di dadanya.“Kamu tahu, Mami dan keluarga Wijaya sudah lama sekali menginginkan pernikahan ini. Iya, kan, Jess?” lanjut Tiffany.Jesslyn tersenyum. “Iya, benar sekali. Bahkan kita sudah saling kenal sejak lama. Mungkin dari Rafa dan Arka mas

  • ISTRI KONTRAK SANG MONSTER   BAB 33 Harga Sebuah Pernikahan

    “Aku tidak mengkhianatimu, Arka.” Suaranya lembut. “Trust me.”Arka menunduk, menatap tangan kecil yang menggenggam tangannya. Tatapannya tetap dingin. Rahangnya mengeras.Beberapa detik terasa seperti beberapa menit. Ia akhirnya mengangkat kepala. Menatap Naura tepat di matanya.“Kalau itu benar, Naura…” Ia berhenti sebentar. “Maka malam ini, kamu harus membuktikannya padaku.”Naura membeku sesaat. Tapi, ia tetap mempertahankan senyum tipis di bibirnya. “Tentu saja, aku akan membuktikannya padamu.”Tiffany akhirnya meletakkan sendoknya dan tersenyum lembut, berusaha memecah suasana. “Sudahlah. Kalau kalian terus begini, Mami yang ikut stres. Lagipula kalian cuma salah paham saja.”Ia menatap Arka dengan tatapan seorang ibu yang tahu persis sifat anaknya. “Kamu ini selalu keras kepala, Arka.” Lalu ia beralih pada Naura. “Jewer saja telinganya, Naura. Biar tidak menyebalkan lagi.”“Ini namanya ujian sebelum pernikahan. Memang begitu, selalu ada saja yang ingin menggagalkan.” lanjut Tif

  • ISTRI KONTRAK SANG MONSTER   BAB 32 Ketika Monster Itu Datang

    Sore itu, mansion Wijaya terlihat lebih hidup dari biasanya. Lampu-lampu kristal di ruang utama sudah menyala sebelum pukul lima. Para pelayan mondar-mandir membawa nampan teh hangat, dessert, dan hidangan pembuka dengan langkah hati-hati, seolah takut satu bunyi kecil saja bisa merusak suasana yang sudah tegang sejak pagi.Vanessa, hair stylist, dan makeup artist Naura sudah pulang sekitar lima belas menit yang lalu. Kini, Naura hanya tinggal sendiri di kamarnya. Ia menarik napas panjang, lalu melangkah keluar menuju ruang tengah.Saat menuruni tangga, keluarganya sudah berkumpul dengan ekspresi yang tegang, cemas, dan penuh tekanan.Naura duduk santai di sofa besar itu. Tatapan tajam Rafael sama sekali tidak ia gubris. Sementara Surya terlihat jelas terkejut melihat penampilan putrinya yang sangat berbeda. Jesslyn hanya diam, memandang Naura dengan sorot mata yang sulit dijelaskan.“Apa yang kamu lakukan dengan rambutmu, Naura?” tanya Rafael sinis.Naura tidak langsung menjawab. Ia m

Más capítulos
Explora y lee buenas novelas gratis
Acceso gratuito a una gran cantidad de buenas novelas en la app GoodNovel. Descarga los libros que te gusten y léelos donde y cuando quieras.
Lee libros gratis en la app
ESCANEA EL CÓDIGO PARA LEER EN LA APP
DMCA.com Protection Status