LOGIN
[ Ding ! Sisa waktu untuk menyelesai kan misi hanya 20 jam lagi dari waktu 1 Minggu, perlu di ketahui jika dalam waktu 20 jam jika tuan belum bisa mendapat kan keperawanan seorang wanita maka tuan akan m*ti ]
"Ayo lah apa lagi ini, kau sudah 1 Minggu berada di dalam pikiran ku dan selalu menganggu ku, apa kau tidak lihat hidup ku sudah sangat susah seperti ini, 1 Minggu yang lalu kau tiba - tiba muncul dan memberi kan misi gilaa seperti ini," gerutu Ilham dengan wajah tertekan. ***** Nama nya Ilham Sodikin, berumur 18 tahun dan karena dia hanya bersekolah sampai SMP jadi sejak umur 16 tahun dia sudah merantau ke ibu kota bertujuan membantu ekonomi keluarga yang bisa di bilang pas - pasan. Namun semua nya harapan nya itu sirna seketika, jangan kan membatu orang tua nya di kampung, hari ini dapat makan juga dia sudah sangat bersyukur, karena memang Ilham ini bekerja sebagai tukang bersih - bersih panggilan dan tidak setiap hari ada yang membutuh kan jasa nya bahkan 1 Minggu paling cuma 1 orang saja yang menyuruh nya. Tapi semua itu berubah dalam 1 Minggu yang lalu, saat itu Ilham sedang berjalan pulang sehabis mebersih kan rumah orang yang memanggil nya, Ilham melihat ada sebuah cahaya aneh dari atas langit. Dan cahaya itu tiba - tiba masuk ke dalam kepala nya yang membuat Ilham kebingungan, tapi setelah beberapa saat Ilham pun tahu jika itu adalah sistem yang memilih nya, dan juga kesenangan karena dia menerima hadiah pemula yang berupa uang 5 jt rupiah yang langsung Ilham kirim kan ke kampung 2 jt dan sisa nya dia pakai untuk membayar kontrakan yang sudah menunggak selama 2 bulan dan juga sekalian membayar untuk 1 bulan yang membuat uang nya tinggal tersisa 1,5 jt karena biaya kontrakan nya hanya 500 ribu perbulan. Tapi semua kebahagiaan nya itu hilang seketika saat sistem nya memberi kan misi gilaa untuk mendapat kan keperawanan seorang wanita, mendengar misi gilaa itu Ilham langsung tertekan saat tahu jika dia gagal atau tidak mendapat kan keperawanan wanita dalam waktu 1 Minggu dia akan m*ti, terlebih lagi itu bukan hanya ancaman saja, karena saat Ilham mencoba untuk mengganti misi nya dengan yang lain sistem di tubuh nya langsung membuat sekujur tubuh nya tersetrum listrik bertegangan tinggi, yang dengan tegas jika sistem nya tidak bermain - main. ***** [ Ding ! Sistem juga akan membatu tuan jika tuan menerima misi ini, karena sistem sangat kasihan dengan tuan yang sangat tidak di lirik sedikit pun oleh seorang wanita ] "Sialan kau malah mengejek ku," ucap Ilham kesal. [ Ding ! Bukan mengejek hanya saja ini adalah fakta nyata dan bisa di lihat oleh siapa pun jika wajah tuan saat ini bisa di bilang dekil, jelek, burik, tapi karena sistem kasihan dengan tuan sistem akan membantu tuan dalam misi ini agar tuan tidak m*ti dalam waktu 20 jam lagi, tapi tuan harus menerima dulu misi ini ] "Hmm baik lah tidak ada pilihan lain aku menerima misi dari mu sistem," ucap Ilham. [ Ding ! Karena tuan menerima misi ini tuan mendapat kan pil penyuci tubuh, pil memperkuat tubuh, pil pesona tiada tara dan juga teknik beladiri, dan semua nya sudah ada di dalam ruang penyimpanan sistem ] "Wah mendengar pil pesona seperti nya pil yang sangat bagus," ucap Ilham dengan mata berbinar. [ Ding ! Pil pesona hanya pil untuk memperkuat pesona tuan tidak lebih, sedang kan pil penyuci tubuh untuk membersih kan seluruh tubuh tuan dari segala penyakit yang ada di dalam tubuh tuan, sedang kan pil memperkuat tubuh agar membuat tuan menjadi semakin kuat dan juga mengubah susunan tulang tuan menjadi lebih kuat dan tahan banting bahkan sekali pun senjata api tidak akan bisa melukai tubuh tuan, sedang kan teknik beladiri nanti akan otomatis di pelajari setelah tuan mengonsumsi ke 3 pil itu ] "Jadi pil penyuci tubuh dan pil memperkuat tubuh itu yang sangat berharga," ucap Ilham. [ Ding ! Benar tuan, waktu misi tuan hanya tinggal 19 jam 50 menit lagi jadi segara telan ke 3 pil itu dan langsung beredam di dalam air ] "Terimakasih sistem," ucap Ilham dan langsung masuk ke dalam kontrakan kecil nya dan langsung menuju ke kamar mandi. Ilham langsung mengisi baskom besar dengan air, setelah air nya penuh Ilham langsung melepas kan pakaian nya dan hanya menyisa kan celana dalam nya saja. Setelah itu Ilham langsung berendam di dalam air itu dan langsung mengambil dan langsung memasuk kan ke 3 pil itu ke dalam mulut nya. "Arghhhh sakit, sialan kau sistem kenapa tidak bilang jika sesakit ini," teriak Ilham dengan sekujur tubuh yang kesakitan. [ Ding ! Sakit ini hanya sesaat setelah ini tuan tidak akan pernah merasa kan sakit yang lebih sakit dari ini ] "Silalan kau sistem," umpatt Ilham sambil terus menggertak kan gigi nya menahan rasa sakit yang menjalar di seluruh tubuh nya. "Arghhhh arghhhh," Ilham terus berteriak kesakitan sampai 10 menit lama nya. Setelah 10 menit Ilham tidak lagi merasa kan sakit lagi, tapi tiba - tiba saja cairan hitam pekat yang sangat bau keluar dari tubuh nya. "Uhh apa ini kenapa bau sekali tubuh ku," ucap Ilham sambil menutup hidung nya. "Ahh rasa nya tubuh ku sangat nyaman dan lebih kuat," ucap Ilham. [ Ding ! Tuan sudah berhasil mengekstrak ke 3 pil dan sekarang tuan bukan lagi manusia biasa tuan sudah menjadi seorang kultivator ] "Kultivator apa itu, apa semacam kelompok orang - orang kuat," tanya Ilham. [ Ding ! Sudah sekarang tuan bersih kan tubuh tuan yang bau itu, nanti akan sistem jelas kan semua nya tentang apa itu kultivator ] "Hmm baik lah," ucap Ilham dan langsung beranjak dari baskom yang berisi air hitam dan bau itu. Setelah membuang air bau itu Ilham langsung membersih kan tubuh nya dengan menggunak kan sabun yang sangat bayak agar bau di tubuh nya menghilang. Setelah selesai mandi dan hendak mengganti pakaian Ilham mendengar suara bayak orang di depan kontrakan nya. "Apa apa ya kok rame - rame," ucap Ilham dan langsung berjalan ke arah pintu depan mengguna kan handuk saja dan tubuh yang polos sehingga terlihat otot dan roti sobek di perut nya. Ceklekk Ilham langsung membuka pintu dan alangkah terkejut nya Ilham saat melihat ibu pemilik kontrakan dan beberapa warga yang berada di depan kontrakan nya. "Ehh ibu, bapak semua nya, ada apa ya kok rame - rame di kontrakan saya, maaf ya saya baru selesai mandi," ucap Ilham. "Nak tadi ibu mendengar kamu berteriak - teriak, ibu khawatir terjadi sesuatu kepada mu jadi ibu langsung mengumpul kan warga dan tadi hendak mendobrak pintu tapi kamu keburu keluar," ucap ibu pemilik kontrakan yang bernama ibu Siti. "Ouh karena itu ya, hehehe maaf ya semua nya, tadi Ilham itu sedang meniru kan adegan film yang Ilham tonton," ucap Ilham berbohong. "Owalah jadi lagi belajar akting toh kirain ada apa," ucap seorang bapak - bapak. "Hehehe maaf ya semua nya," ucap Ilham sambil terkekeh. "Yasudah karena tidak ada hal buruk yang terjadi sekarang semua nya boleh kembali ke rumah kalian, maaf jika saya mengganggu aktifitas kalian," ucap ibu Siti. Setelah itu para ibu dan bapak - bapak langsung membubar kan diri menyisa kan ibu Siti dan juga anak perempuan nya yang sedari awal tidak berpaling dari roti sobek milik Ilham. "Ouh iya Ham, kenalin ini anak ibu nama nya Sarah, dia kuliah di kota sebelah dan hanya sesekali pulang," ucap ibu Siti. "Kenalin nama saya Ilham Sodikin, panggil saja Ilham karena sudah kelihatan jika umur kakak lebih tua dari saya," ucap Ilham. "Nama saya Sarah Safitri, panggil aja mbak jangan kakak aku bukan kakak kamu," ucap Sarah. "Oke mbak, kalau begitu bu dan mbak Sarah Ilham ke dalam dulu ya mau pakai baju dingin," ucap Ilham. "Iya nak, jika ada sesuatu langsung saja lapor kepada ibu," ucap ibu Siti. "Iya bu aman lagian rumah ibu cuma terhalang sama pagar doang," ucap Ilham. "Yasudah ibu dan Sarah pamit dulu," ucap ibu Siti. "Iya bu," angguk Ilham. "Saya duluan ya Ham," ucap Sarah. "Iya mbak," ucap Ilham, setelah ibu dan anak itu pergi Ilham langsung masuk ke dalam kontrakan nya dan langsung memakai pakaian. Saat Ilham bercermin dia terkejut karena wajah nya yang sangat berbeda. "Jirr ini gua apa siap cokk, ganteng banget jirr," ucap Ilham sambil memandang wajah nya di cermin. [ Ding ! Ini adalah wajah tuan setelah menggunak kan pil penyuci tubuh di tambah pil pesona yang membuat tuan semakin tampan ] "Sistem berapa jam lagi waktu misi ku," tanya Ilham. [ Ding ! 19 jam 30 menit lagi ] "Hmm dengan waktu segini apa aku bisa mendapat kan keperawanan seorang wanita," ucap Ilham. "Apakah aku harus menjadi seorang penjahat demi hidup ku," lanjut Ilham. "Ahh sialan, sungguh sistem gilaa kenapa juga ada misi seperti ini, perasaan saat aku membaca novel - novel sistem tidak ada misi yang mengharus kan MC nya mengambil keperawanan seorang wanita," ucap Ilham. Tok tok tok "Hmm siapa," ucap Ilham dan langsung berjalan menuju ke pintu dan langsung membuka nya. "Ehh ternyata mbak Sarah, ada apa ya padahal baru aja pulang kok udah balik lagi, apa mbak suka sama saya," ucap Ilham dengan tersenyum. "Dih narsisi dasar bocil, hahaha," ucap Sarah lalu tertawa. "Heh bocil - bocil gini udah bisa loh bikin anak kecil," ucap Ilham sambil tersenyum penuh arti. "Dasar bocil mesum, sudah lah mbak cuma mau bilang jika nanti sore tolong temani mbak ke acara pertemuan teman - teman SMA mbak ya, nanti kamu harus pura - pura jadi kekasih mbak," ucap Sarah. "Ehh maksud nya apa mbak," ucap Ilham kebingungan. "Sudah pokok nya nanti sore mbak ke sini lagi, awas aja kalau kamu gak ada, mbak bakal suruh ibu buat usir kamu di kontrakan ini," ucap Sarah dan langsung melangkah meninggal kan kontrakan Ilham. "Lah kok gini sih," ucap Ilham. [ Ding ! Itu karena pesona tuan sangat kuat sehingga Sarah menjadi jatuh cinta kepada tuan, tapi dia tidak berani mengata kan nya secara langsung karena malu melihat umur tuan yang 3 tahun lebih muda dari nya, tapi sistem saran kan agar tuan segar menjalin hubungan dengan Sarah karna dia masih perawann sehingga bisa menyelamat kan tuan dari kem*tian sekali gus meyelesai kan misi dan akan mendapat kan hadiah rahasia dari sistem ] "Hmm kita tunggu saja nanti," ucap Ilham dan langsung kembali masuk ke dalam kontrakan nya. Bersambung… Salam author ¥•A•¥"Sudah jam setengah 1 siang, aku harus pulang, Sarah dan Aulia menunggu ku di rumah ku," ucap Ilham sambil mengelus kepala Elara yang sedang berbaring dengan kepala di lahunan Ilham, dan saat ini Ilham sedang berada di ruangan pribadi milik Elara. "Huh kok cepat banget ya, padahal tadi baru juga jam 11 siang loh," ucap Elara yang masih ingin bersama sang kekasih baru nya itu. "Kalau mau dan kalau di restoran ada yang mengurus kamu ikut saja ke rumah ku, sekalian nanti kamu belajar agar tidak ada kecanggungan antar Sarah dan juga Aulia," ucap Ilham. "Mau sayang, untuk restoran sebentar nya ada yang mengurus nya sih aku ke sini cuma gak tau aja mau ngapain lagi soalnya di rumah juga aku cuma tinggal sendiri," ucap Elara. "Hmm sendiri? Emang nya kamu gak tinggal di kediaman keluarga besar mu," tanya Ilham. "Enggak sayang, aku sengaja membeli rumah yang lumayan jauh dari kediaman keluarga besar ku tapi lumayan dekat dengan restoran ini jadi setiap hari aku ke restoran la
Sekitar 20 menit kemudian Ilham pun sampai di restoran milik Elara. Saat Ilham memasuk kan mobil nya ke area restoran Ilham melihat Elara yang sedang berdiri di depan restoran nya sedang menunggu ke datangan nya. "Ternyata sudah di tunggu ya, sebentar nya apa yang Sarah lakukan," ucap Ilham langsung memarkir kan mobil nya. Setelah itu Ilham pun langsung turun dari mobil nya. Ilham pun langsung menghampiri Elara yang terlihat celingak - celinguk ke arah gerbang restoran nya. "Ehmm apa menunggu lama," ucap Ilham yang mengaget kan Elara. "Ehhh, kamu kapan sampai aku gak lihat kamu masuk," ucap Elara sedikit terkejut. "Aku baru aja sampai," ucap Ilham. "Jangan bilang kamu yang pakek mobil LAMBORGHINI AVENTADOR yang baru masuk tadi," ucap Elara. "Ya itu mobil ku," ucap Ilham. "Ahh sudah lah mari masuk aku sudah mempersiap kan ruangan VVIP untuk kita," ucap Elara. "Ya ayok," angguk Ilham. Setelah itu Ilham pun mengikuti langkah Elara menuju ke lantai 2 re
Saat ini Ilham dan Sarah juga Aulia sudah tiba di rumah Ilham. Setelah memarkir kan mobil nya Sarah dan Aulia langsung menghampiri Ilham. "Sayang beneran ini rumah kamu," ucap Sarah terkejut. "Iya sayang, kamu tahu sendiri kan perumahan BUKIT GELORA itu seperti apa ketat nya kepada orang luar, jadi jika bukan aku pemilik rumah ini aku tidak akan bisa masuk meskipun aku mengenal pemilik rumah ini," ucap Ilham. "Wahhh," seru Sarah dan Aulia kagum. "Sudah ayok masuk, di dalam hanya ada para pelayan saja," ucap Ilham. "Apa boleh sayang, aku gak berani soalnya liat harga rumah paling murah saja seharga seluruh harta ku saat ini," ucap Aulia. "Lah kenapa gak boleh ini rumah ku, dan kamu kekasih ku jadi siapa yang akan melarang nya," ucap Ilham. "Hehehe aku takut sayang," ucap Aulia. "Sudah lah ayok masuk," ucap Ilham dan langsung berjalan menuju ke pintu rumah nya. "Selamat datang kembali tuan muda," ucap seorang pelayan dan langsung membuka kan pintu untuk
Pagi hari nya. [ Ding ! Selamat pagi tuan, ini sudah jam 05:30 pagi ] "Hoamm pagi juga sistem," ucap Ilham dan langsung bangkit duduk di tempat tidur. [ Ding ! Tuan memiliki kesempatan untuk login harian, apa tuan ingin login { Ya atau Tidak } ] "Ya login sistem," ucap Ilham sambil mengucek mata nya yang sedikit gatal. [ Ding ! Tuan melaku kan login harian ] [ Ding ! Selamat tuan mendapat kan satu surat rekomendasi dari SMA Harapan bangsa untuk adik perempuan anda Sintia Sodikin ] "Wahh terimakasih sistem, hadiah mu sangat berguna dan sangat murah hati, iya aku baru ingat kalau adik ku ini sekarang sudah lulus SMP, padahal waktu itu saat aku pergi ke ibu kota ini dia baru saja masuk SMP," ucap Ilham. [ Ding ! Sama - sama tuan ] "Baik lah seperti nya setelah Sarah kembali ke asrama kampus nya, aku juga akan langsung pulang ke kampung untuk menjemput ibu dan adik ku yang sudah sekitar 2 tahun aku tidak melihat wajah mereka secara langsung dan hanya lewat hp s
WARNINGGG!!! Bab ini akan mengandung unsur 21++ jadi untuk anak kecil tidak di saran kan membaca nya.******* "Ahhh ahhh ahh sayang tolong bantu mamah, mamah dah lemas," ucap bu Siti kepada Sarah sambil mendesah karena Ilham kembali memompa miss V nya. "Apa yang kalian ber 2 lalu kan," ucap Sarah. "Ahhh ahhh ahhhh, nanti dulu mamah akan jelas kan, sekarang ayok bantu dulu mamah, mamah udah lemes gak bisa lagi layanin kekasih kita," ucap bu Siti sambil terus mendesah. "Kita," ucap Sarah lirih. Sarah yang awal nya terkejut tapi melihat pedang sakti Ilham yang terus menggempur miss V sang ibu Sarah pun langsung melepas kan pakaian tidur nya dan langsung menungging di samping sang ibu. "Sayang ayok cepat masuk kan, biar kan mamah istirahat dulu," ucap Sarah sambil dengan miss V yang sudah siap di masuk kan. Plakkkk "Kamu nakal juga ya," ucap Ilham setelah menampar pantat putih mulus milik Sarah. "Sudah cepat masuk kan aku sudah tidak tahan, melihat kamu berm
WARINGINGG!!!! Bab ini akan mengandung unsur 21 ++ anak kecil tidak di saran kan untuk membaca nya.****** Ilham yang melihat Sarah sudah terlelap tidur segera bangkit dari tempat tidur. "Ahh b*do amat lah dengan misi ini toh cuma misi opsional, ya meskipun hadiah nya sangat menggiur kan," ucap Ilham yang merasa tidak mungkin jika malam ini dia bisa menidurii anak dan ibu itu secara bersamaan. Ilham mengirim pesan kepada bu Siti kalau dia datang. Setelah itu Ilham pun segera menuju ke rumah bu Siti melewati jalan belakang dengan sedikit mengendap - ngedap takut jika ada orang yang melihat nya. Setelah beberapa saat Ilham pun berhasil masuk ke dalam rumah bu Siti lewat pintu belakang yang tidak di kunci, Ilham langsung mengunci pintu belakang itu dan langsung menuju kamar bu Siti. Tok… tok… tok… "Ini aku," ucap Ilham sedikit berbisik. "Sebentar sayang, jangan keras - keras takut Sarah bangun," ucap bu Siti di dalam kamar dan setelah beberapa saat bu Siti pun







