Share

Telepon Misterius

Bab 58 : Telepon Misterius

Cucu angkatnya Opa Jhon itu terlihat cuek saja saat melihat aku menyembunyikan dua botol jamu ke belakang punggung. Dia pun berlalu begitu saja seolah tak terjadi apa-apa. Tapi aku yakin, dia pasti sangat mendengar obrolanku dengan Oma Jenny tadi.

Aku pun menaiki anak tangga menuju lantai atas. Aku masuk ke dalam kamar untuk menyimpan botol jamu ini lalu kembali keluar kamar dan turun ke bawah.

“Bik Maria,” panggilku pada asisten pribadiku itu.

Wanita itu mendekat. “Ada apa, Nyonya?”

“Kenapa Opa Jhon belum pulang ya, Bik? Ke mana beliau?” tanyaku.

“Tuan Jhon sedang pergi bersama asistennya sejak siang tadi, Nyonya,” jawabnya.

Aku pun mengangguk-angguk tanda mengerti. Aku lantas menyuruh wanita paruh baya itu untuk kembali melanjutkan tugas atau aktivitasnya tadi yang sempat terhenti karena aku panggil.

Ke mana ya perginya Opa Jhon? Tumben sekali.

Ponselku tiba-tiba berdering, ada yang menelepon. Ternyata Intan yang menghubungi.

“Hallo, Ntan
Bab Terkunci
Membaca bab selanjutnya di APP

Bab terkait

Bab terbaru

DMCA.com Protection Status