Beranda / Rumah Tangga / Istri Kedua Kesayangan Suamiku / Bab.55 Kirana menyetujui untuk komitmen.

Share

Bab.55 Kirana menyetujui untuk komitmen.

Penulis: Armelia Melmel
last update Terakhir Diperbarui: 2026-02-19 22:28:22

Lima belas menit berlalu.

Jihan menatap serius layar komputer miliknya. Dari dalam ruangannya, Nathan sesekali melirik ke arah istrinya.

Dia tahu jika istrinya telah berbohong kepadanya. Memikirkan kebohongan istrinya membuat Nathan kesal.

Nathan meraih ponselnya.

"Cari tahu apa yang di lakukan Jihan di luar jam kerja kantor." Perintah Nathan kepada seseorang.

Nathan kembali meletakkan ponselnya. Dia kembali melirik ke arah istrinya.

Tangannnya sedikit gemetar. Jangan sampai Jihan
Lanjutkan membaca buku ini secara gratis
Pindai kode untuk mengunduh Aplikasi
Bab Terkunci

Bab terbaru

  • Istri Kedua Kesayangan Suamiku   Bab.56 Kebahagiaan Zakki.

    Di sisi lain, Zakki sedang rapat dengan para karyawannya. Dia terlihat begitu fokus hingga dia tidak sadar jika ponselnya bergetar. Tiga puluh menit berlalu. Rapat telah usai. Zakki meninggalkan ruang rapat. Dia berjalan menuju ke ruangannya. Begitu tiba di ruang rapat. Zakki memeriksa ponselnya. Netranya menatap pesan dari Kirana. Seulas senyum kebahagiaan terlihat di bibirnya. Sang sekertaris yang melihat hal itu sedikit bingung. Entah siapa yang mengirim pesan kepadanya hingga senyumannya tidak pernah luntur. "Khmmm. Apa yang begitu membahagiakan pak?" Tanya sekertarisnya. Zakki hanya menoleh sekilas tanpa mengucapkan sepatah kata pun. Dia kembali menatap ponselnya. Dia beranjak dari tempat duduknya. Dia berjalan ke atap. Setibanya di atap, dia menelpon Kirana. Tapi hal itu berujung kekecewaan. Ketika teleponnya tidak di angkat. "Ini jam kantor. "Lirihnya dengan penuh rasa kecewa. Zakki memasukkan ponselnya ke dalam sakunya. Netranya menatap gedung-gedung yan

  • Istri Kedua Kesayangan Suamiku   Bab.55 Kirana menyetujui untuk komitmen.

    Lima belas menit berlalu. Jihan menatap serius layar komputer miliknya. Dari dalam ruangannya, Nathan sesekali melirik ke arah istrinya. Dia tahu jika istrinya telah berbohong kepadanya. Memikirkan kebohongan istrinya membuat Nathan kesal. Nathan meraih ponselnya. "Cari tahu apa yang di lakukan Jihan di luar jam kerja kantor." Perintah Nathan kepada seseorang. Nathan kembali meletakkan ponselnya. Dia kembali melirik ke arah istrinya. Tangannnya sedikit gemetar. Jangan sampai Jihan mengkhianatinya. Mereka memiliki putra. Dia sudah memimpikan kehadirannya sejak lama. Tapi ada sesuatu yang membuat Nathan merasa ganjil. Hatinya tidak begitu menyayangi putra mereka. Bahkan dia juga melihat istrinya tidak begitu menyayanginya. Seolah-olah mereka tidak punya ikatan batin antara ayah dan anak. Kehadiran putra mereka tidak sesuai dengan yang ia harapkan. Hatinya tidak untuk sang putra. Lima belas menit berlalu. Ponsel Nathan kembali berdering. Tanpa berpikir panjang deng

  • Istri Kedua Kesayangan Suamiku   Bab.54 Sebuah kebohongan perlahan-lahan terungkap

    Mobil Kirana berhenti. Mereka sudah tiba di depan perusahaan. Kirana turun dari mobil. Wanita itu tersenyum. Senyuman itu perlahan-lahan menghilang ketika melihat kehadiran dari seseorang yang tidak ingin dia lihat. Nathan. Pria itulah yang membuat senyuman Kirana menghilang. Tanpa sengaja mereka berdua bertemu di depan perusahaan. Seharusnya dia memecat mantan suaminya tapi dia juga tidak bisa melakukan hal itu karena dia tidak punya alasan yang cukup. "Pagi." Nathan mendekat dan menyapa Kirana. Dia tersenyum tipis. "Benar kata orang. Seseorang yang pernah berbuat salah sama sekali tidak menyadarinya. Kamu tersenyum seolah-olah tidak ada masalah. Mungkin ini terdengar egois tapi aku juga manusia biasa. Allah saja maha pemaaf. Kita sebagai hamba tentu saja harus saling memaafkan. Tapi aku sakit hati Nathan. Jangan tersenyum seolah-olah tidak ada masalah." Ujar Korana melangkah pergi. Bahkan dia tidak memberikan kesempatan Nathan untuk berbicara. Nathan diam. Dia

  • Istri Kedua Kesayangan Suamiku   Bab.53 Makan malam Zakki dan Kirana

    Restoran. Jam 8 malam. Zakki duduk di dalam sebuah restoran mewah. Pria itu duduk di dalam sebuah ruangan dengan pemandangan kota jakarta tepat di depan matanya. Tidak berselang lama kemudian. Pintu ruangan itu terbuka. Kirana masuk ke dalam dengan gaun indah dan hijab yang menutupi kepalanya. Sejenak Zakki terpaku. Pria itu menatap Kirana dari atas sampai bawah. Hal itu tentu saja membuat Kirana sedikit risih. Menyadari hal itu. Zakki mengalihkan perhatiannya. Pria itu tersenyum kecil dan menggaruk kepalanya yang tidak gatal. "Maaf. Malam ini kamu begitu cantik." Ujar Zakki tersenyum tipis. Wajah Kirana memerah bahkan terasa panas. Dia segera mengambil posisi di depan Zakki. Zakki tersenyum tipis. Pria itu kembali menatap wajah cantik Kirana. Wajah yang sudah membuatnya jatuh cinta sejak lama tapi dia masih belum bisa menggenggamnya. "Kapan aku bisa memiliki mu sepenuhnya Kirana?" Batin Zakki. Netranya masih menatap wajah Kirana. Dia merasakan detak jantungny

  • Istri Kedua Kesayangan Suamiku   Bab. 52 Semakin menaruh curiga

    Jihan menoleh. Wanita itu jelas mengenal pemilik suara itu dengan sangat baik. Dia tersenyum ketika melihat kehadiran suaminya. "Kamu tidak mengantar kepergian pak Tony?" Kini tubuh mereka sejajar dengan pandangan yang sama-sama tertuju kepada pak Tony. Nathan melirik istrinya. Pria itu merasakan ada sesuatu yang aneh dengan sikap istrinya. Feelingnya mengatakan jika ada rahasia yang di sembunyikan oleh istrinya. Nathan melihat ada tatapan yang berbeda ketika istrinya melihat pak Tony. Hal itu menimbulkan perasaan khawatir di hati Nathan. "Ayo kita mengucapkan salam perpisahan dengan pak Tony." Nathan menarik tangan istrinya tapi wanita itu menarik tangannya. Nathan menoleh kepada istrinya. "Ada apa sayang?" Nathan terlihat bingung. "Kamu saja yang pergi. Aku ada urusan yang harus kuselesaikan." Jihan meninggalkan Nathan begitu saja. Wanita itu tiba di meja kerjanya. Dia memegangi dadanya. Jihan merasakan gugup dan juga takut. "Apa yang terjadi?" Batinn

  • Istri Kedua Kesayangan Suamiku   Bab.51 Surat pengunduran diri pak Tony

    Pria itu tersenyum kecil dan duduk di hadapan pak Tony. "Ada apa pak Tony? Apa anda sakit? Anda terlihat begitu pucat." Zakki tersenyum meski dia tahu apa yang membuat pak Tony seperti itu. Dia berpura-pura tidak tahu tapi dia menikmatinya. "Tidak terjadi apa-apa pak Zakki. Apa anda butuh sesuatu?" Pak Tony mempersilahkan Zakki duduk. "Benarkah?" Zakki tersenyum miring. Dia tahu pak Tony sedang berbohong kepada dirinya. "Aku dengar jika kamu melakukan pengkhianatan kepada bu Kirana. Apa itu benar?" Raut wajah pak Tony semakin pucat. Suaranya tercekat di kerongkongan. Tiba-tiba dia tidak bisa bersuara. Dia hanya menatap Zakki yang juga menatap ke arah dirinya. "Apakah dia yang di maksud pak Antonio?" Batin pak Tony dengan pandangan yang masih tertuju kepada Zakki. Pria itu tersenyum kepada dirinya dengan tatapan yang tidak bisa di artikan. Hal itu semakin membuatnya gugup. "Kamu tidak mengenal ku pak Tony? Jangan pernah berpikir untuk menyentuh Kirana. Kamu tahu

Bab Lainnya
Jelajahi dan baca novel bagus secara gratis
Akses gratis ke berbagai novel bagus di aplikasi GoodNovel. Unduh buku yang kamu suka dan baca di mana saja & kapan saja.
Baca buku gratis di Aplikasi
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status