Chapter: Bab.191 Momen yang begitu mengharukan Lima belas menit setelah kedatangan mempelai laki-laki,mempelai wanita pun memasuki aula pernikahan. Semua tamu undangan menatap kagum ke arah pasangan pengantin itu.Mempelai laki-laki yang terlihat begitu tampan dan mempelai wanita yang terlihat begitu cantik. "Mereka benar benar serasi sekali bu."Ucap Alona menggandeng tangan ibunya. "Kamu benar nak.Dia terlihat begitu bahagia." Angelina terlihat begitu terharu. Dia tidak menyangka jika dia masih di beri kesempatan untuk menyaksikan momen paling membahagiakan di dalam hidupnya. Wanita paruh baya itu tidak bisa menahan air matanya.Dia memeluk putrinya dengan tatapan yang tidak pernah beralih dari sang putra. Dari kejauhan tuan Jhon juga menatap haru ke arah putranya. Mereka berdua tidak memiliki kenangan bersama. Tapi setidaknya dia begitu bersyukur ketika melihat momen paling membahagiakan untuk putranya. "Hiduplah dengan bahagia nak.Jangan menjalani kehidupan seperti kami."Batin tuan Jhon kemudian beralih memandan
Last Updated: 2025-04-29
Chapter: Bab.190 pernikahan Louis dan Lily Tuan Jhon dan Lily terus saja mengobrol dengan santai.Mereka berdua mengabaikan Louis dan tetap mengobrol. "Apa kamu tidak ingin kembali sayang?"Louis bertanya kepada kekasihnya yang terlihat begitu serius mengobrol. "Kenapa begitu buru buru nak?" "Kami belum kembali sejak tadi."Jawab Louis beranjak dari tempat duduknya. "Berhati-hatilah nak."Tuan Jhon tersenyum kecil menatap ke arah putranya dan juga calon menantunya. Pria paruh baya itu mengantar kepergian putranya dan calon menantunya sampai ke depan pintu. Tentu saja pria paruh baya itu bahagia ketika putranya mau mengunjunginya di Kediamannya. "Ada apa denganmu sayang?Kamu terlihat tidak bisa berkata apa apa ketika kita berhadapan dengan ayah mu." "Aku tahu tapi tetap saja aku merasa tidak nyaman. Mungkin seiring berjalannya waktu,semuanya akan baik-baik saja. "Louis tersenyum kecil ke arah kekasihnya. "Kamu benar sekali. Semuanya akan baik-baik saja seiring berjalannya dengan waktu. "Lily mengenggam tangan keka
Last Updated: 2025-04-27
Chapter: Bab.189 Fitting baju pengantin Kini Angelina seorang diri di dalam kamarnya ketika putra dan putrinya pergi dan kembali ke kamar mereka masing-masing. "Semoga kalian bahagia dengan pasangan kalian nak.Jangan seperti ibumu ini yang begitu menyedihkan. "Gumam Angelina dengan tatapan sendu. Satu minggu berlalu... Louis dan Lily kini sudah menentukan tanggal pernikahan mereka berdua.Kini mereka sedang berada di dalam sebuah toko pakaian. Lily dan Louis ingin melakukan fitting baju pengantin di sebuah toko ternama di kota itu.Lily sebagai seorang wanita terlihat begitu antusias.Berbeda dengan Louis yang menyerahkan semuanya kepada Lily. Louis sama sekali tidak mengerti tentang hal seperti ini. Dia memilih untuk mengikuti apa pun yang dipilih oleh sang kekasih. Dua jam berlalu,Louis dan Lily meninggalkan tokoh.Keduaanya kembali menuju ke sebuah restoran. "Apa kamu suka dengan restoran ini?"Louis bertanya kepada Lily. "Terserah kamu saja,yang penting perut ku kenyang.Aku sudah lapar sejak tadi."Lily ters
Last Updated: 2025-04-26
Chapter: Bab.188 percakapan antara ibu dan anak Louis terdiam sejenak dan hanya menatap wajah ibunya.Tidak beda jauh dengan sang ibu,wanita paruh baya itu juga menatap ke arah dirinya. "Apa ibu mengingat ini?"Louis meletakkan syal yang di berikan oleh Lily tadi. Angelina mengambil syal tersebut dan tersenyum kecil. Dia jelas masih mengingat dengan jelas syal miliknya. "Ini adalah syal yang kupakai saat terakhir kalinya kita bertemu.Aku tidak sadar telah menjatuhkannya."Ucap Angelina menatap sendu ke arah putranya. Dia tidak pernah melupakan pertemuan terakhirnya dengan putranya di taman.Dia tidak menyangka jika dia akan berpisah dengan putranya dengan waktu yang cukup lama. "Aku menemukannya saat mencari kalian.Aku menunggu cukup lama di taman dengan membawa syal ini. Aku menunggu sampai sore tapi kalian tidak kunjung datang. Hingga tuan Mahendra datang dan berbicara kepada ku.Kami mengobrol dengan waktu yang cukup lama di taman dan tuan Mahendra membawa ku ke mansion miliknya. " Louis masih ingat dengan jelas hal itu
Last Updated: 2025-04-25
Chapter: Bab.187 Menikahlah dengan kuDi tempat lain tepatnya di restoran,Louis dan Lily masih saja berada di tempat itu. Keduanya mengobrol dengan santai dan terlihat begitu serius. pasangan itu terlihat begitu betah berada di tempat itu.Keduanya mengobrol dengan begitu santainya "Aku tahu ini bukan momen yang pas tapi ini adalah tempat yang memberiku banyak kenangan. Menikah lah dengan ku Lily. " Louis mengeluarkan sebuah cincin yang berada di saku Jasnya. Sedangkan wanita yang dia lamar hanya menatap dirinya dengan penuh keheranan. Lily sedikit terkejut sekaligus heran dengan pengungkapan Louis yang secara tiba-tiba kepada dirinya. Pria itu bahkan tidak mengatakan hal hal yang romantis tapi dia langsung melamar dirinya dengan sebuah cincin berlian yang tampak begitu mewah. "Kenapa bengong sayang?"Louis kembali bertanya setelah melihat wanita yang dia cintai hanya terdiam dan menatap ke arah cincin di hadapannya itu. "Ini Sangat tiba tiba. Aku bahkan tidak menyangka jika kamu akan melamar ku secepat ini. "
Last Updated: 2025-04-25
Chapter: Bab.186 pertemuan tidak terduga "Ada apa sayang?"Alex bertanya ketika melihat istrinya melamun kan sesuatu . "Tidak ada apa-apa. Ayo kita turun."Ajak Alona yang segera turun bersama dengan putranya dan suaminya. Kelvin menggandeng tangan mommynya turun dari mobil.Bocah laki-laki itu terlihat begitu antusias begitu turun dari mobil. Kelvin menggandeng tangan Mommy dan daddy memasuki restoran. Bersamaan dengan Alex membuka pintu.Kelvin berteriak memanggil neneknya. "Nenek. "Panggil Kelvin yang langsung mengalihkan perhatian kedua orang tuanya. Seketika Alona dan Alex menoleh ke belakang. Alex tersenyum tipis ketika melihat ibu mertuanya bersama dengan tuan Jhon. Sedangkan Alona tampak bingung melihat ibunya bersama dengan seorang pria. Sedangkan Angelina yang melihat putrinya terlihat begitu malu.Dia sudah setua itu tapi masih berharap bisa bersama dengan orang yang dia cintai. Angelina belum mengerti sepenuhnya tentang sifat putrinya. Alona bukanlah orang yang berpikiran sempit.Dia tidak mungkin menen
Last Updated: 2025-04-24
Chapter: Bab.67 Tiga bulan kemudian Zaka melangkah pergi dan meninggalkan Grace begitu saja.Tapi gadis itu sama sekali tidak akan menyerah.Dia akan tetap meluluhkan hati Zaka. Zaka menoleh ke arah Grace, pria itu menatap wajah Grace yang terlihat begitu serius.Grace benar-benar menunjukkan ketulusannya hatinya. Zaka tersenyum tipis dan melangkahkan kakinya mendekati Grace.Pria itu tersenyum tipis dan memeluk Grace. Grace menatap lurus ke depan dengan tatapan yang tidak bisa menyembunyikan keterkejutannya.Sedangkan Zaka semakin mengeratkan pelukannya. Dia tahu jika gadis yang sedang berada di pelukannya itu,terkejut dengan tindakannya tapi dia tetap saja memeluk erat Grace. Sebelum Grace memilikinya perasaan kepada Zaka. Tanpa dia sadari jika pria yang saat ini sedang memeluknya lebih dulu memiliki perasaan kepada dirinya. Tapi Zaka memilih untuk memendamnya tapi sekarang dia sepertinya tidak bisa menyembunyikan perasaannya,di saat gadis di hadapannya itu,terang terangan mengakui perasaannya kepada dirinya.
Last Updated: 2025-09-14
Chapter: Bab.66 Mengejar cintanyaPerhatian Geralyn teralihkan oleh bunyi ponselnya.Geralyn meraih ponselnya di atas meja dan melihat nama sahabatnya tertera di layar ponselnya. "Grace,kamu sudah kembali?Bagaimana dengan Zaka?" "Dia pergi Lyn.Dia terlihat begitu hancur setelah mengetahui kebenarannya.Bagaimana dengan mu?Apa kamu baik-baik saja?" "Aku baik-baik saja."Jawab Geralyn dengan perasaan sendu. "Aku mencintainya Lyn." "Aku mendukung mu seratus persen. Kejar arang yang kamu cintai. Sebagai calon adik ipar aku akan mendukung. " Grace terkekeh mendengar ucapan dari sahabatnya. Meskipun kedua gadis itu sedang tidak baik baik saja tapi mereka terap berusaha saling menghibur satu sama lain. "Terimah kasih adik ipar.Sepertinya sulit menaklukkan hati pria itu." Grace dan Geralyn terus mengobrol satu sama lain.Sementara di satu sisi, Zaka tiba di tempat persembunyiannya selama ini.Pria itu duduk termenung seorang diri. Sementara para anak buahnya sedang berjaga di sekitar.Mereka semua mendapatkan per
Last Updated: 2025-09-12
Chapter: Bab.65 Suasana kembali tenangZaka beranjak dari posisinya dan berjalan keluar dari mansion. Sementara semua orang hanya memandang kepergiannya.Tidak ada yang mencegah kepergian Zaka. Pria itu merasakan hatinya begitu sakit ketika mengetahui kebenarannya.Zaka merasa bersalah kepada orang orang terdekatnya. "Apa yang kamu lakukan?Lepaskan mereka dan terima hukuman mu." Dalam sekejap saja, pengasuh Elena sudah di bawa oleh anak buah Zello.Geralyn langsung berhambur ke pelukan Zello. "Maafkan aku sayang, kamu pasti syok."Zello mengeratkan pelukannya. Sementara itu,Grace menoleh ke arah Zaka. Tatapannya begitu sendu.Ada perasaan yang begitu dalam yang dia rasakan saat ini kepada pria yang baru saja melangkah pergi. "Pergilah, jika kamu ingin menghiburnya."Geralyn melerai pelukannya dan menatap ke arah sahabatnya. Grace tersenyum tipis dan melangkahkan kakinya pergi.Gadis itu menyusul kepergian Zaka. Sedangkan Geralyn hanya tersenyum tipis. Geralyn jelas tahu jika sahabatnya itu memiliki perasaan ke
Last Updated: 2025-09-10
Chapter: Bab.64 Rahasia terungkap "Apa yang anda bicarakan?"Zaka menodongkan senjata kepada Zello tapi pria itu terlihat begitu tenang. Sementara Zaka terlihat bergetar karena begitu kesal saat ini.Tapi detik berikutnya, Zaka menarik tangannya dan tersenyum kecil. Zello hanya mengerutkan keningnya ketika Zaka menurunkan senjatanya kembali. Beberapa menit kemudian, dia mendengar suara tangisan bayi kecilnya. Zello menoleh dan melihat wanita yang di cintainya dan juga putrinya di todongkan senjata oleh pengasuhnya sendiri. Melihat hal itu,Zello tersenyum miring. Kenapa dia tidak menyelidiki pengasuh putrinya. "Sayang. "Lirih Geralyn menatap wajah Zello. "Tenang Sayang, jangan khawatir. Semuanya akan baik-baik saja. "Ucap Zello tersenyum tipis memandang ke arah Geralyn. Tapi begitu menoleh ke arah Zaka,tatapannya begitu tajam. Ada kemarahan yang terpancar di mata pria itu. "Kamu salah dengan melakukan hal ini Zaka.Aku yang terlalu berharap kepada mu.Aku tidak bertindak karena aku masih berharap jika kamu
Last Updated: 2025-09-09
Chapter: Bab.63 Permohonan maaf Zaka kepada Zello Zello kembali masuk ke dalam helikopter, Alvaro yang melihat hal itu tentu saja tidak punya pilihan lain selain masuk ke dalam helikopter. Alvaro kembali menerbangkan pesawat dan meninggalkan tempat itu. Sementara itu Zello hanya terdiam tanpa sepatah kata pun. Di sisi lain,Zaka tersenyum dan pamit kepada wanita paruh baya itu.Tampaknya pria itu tahu kedatangan Zello. Tanpa menunggu lebih lama lagi, Zaka masuk ke dalam mobil miliknya dan melajukan mobilnya meninggalkan tempat itu. Satu jam berlalu... Kini Zello sudah tiba di mansion miliknya. Pria itu sedang menjaga putri kecilnya dan menatap wajah wanita yang di cintainya. "Aku akan melindungi kalian. Tidak akan ku biarkan siapa pun menyakiti kalian. "Batin Zello dengan tatapan penuh cinta kepada wanita yang sedang berbaring. Tok...tok... Perhatian Zello teralihkan oleh ketukan pintu.Zello meletakkan Elena dan melangkahkan kakinya membuka pintu. "Tuan."Pengasuh Elena berdiri di depan Zello dengan raut wajah y
Last Updated: 2025-09-07
Chapter: Bab.62 Penyebab Zaka berkhianat Tiga puluh menit berlalu.. Geralyn mulai merasa tenang dan menatap wajah sahabatnya. Geralyn tersenyum tipis dan kembali memandang ke arah luar. "Jangan bersedih berlarut larut Lyn. Paman pasti tidak ingin melihat mu bersedih." "Aku hanya tidak menyangka jika ayah ku akan pergi dengan cara yang tragis Grace.Bagaimana bisa ayahku melakukan hal itu?"Grace kembali menangis di pelukan sahabatnya. Grace hanya bisa menguatkan sahabatnya. Dia jelas mengenal sosok Geralyn adalah wanita yang ceria tapi kini dia melihat sosok sahabatnya yang rapuh. Sementara itu dari kejauhan mansion milik Zello. Zaka sedang berada di dalam mobil miliknya dan mengamati keadaan mansion. Tanpa Zaka sadari jika Zello sudah mengetahui kebenarannya. Zello dengan cepat memberikan putrinya kepada Pengasuhnya dan berjalan menuju ke suatu tempat. Sedangkan Zaka jelas tahu jika berada di tempat itu dalam waktu lama akan membuatnya dalam bahaya. Zaka melajukan mobilnya dengan kecepatan penuh meninggalkan
Last Updated: 2025-09-05
Chapter: Bab.18 Hadiah tidak sampaiTiga puluh menit berlalu. Wiliam sudah tiba di perusahaan. Pria itu terlihat begitu kesal. Raut wajahnya terlihat begitu dingin. Para karyawan tidak ada yang berani menyapa. Wiliam melangkah masuk ke dalam. Wajahnya tampak begitu tenang tapi hatinya terlihat gelisah. Kini dia tiba di depan ruangannya. Dia menoleh ke arah meja Emely. "Kemana dia?" Batin Wiliam yang melihat meja Emely kosong. Entah kemana Emely pergi. Hal itu semakin membuat Wiliam gelisah. Dia berjalan mendekati meja kerja Emely. Tatapan Wiliam tampak begitu sendu. Dia berjalan mengitari meja. Tangannya mengepal begitu mengingat tuan James. Ada perasaan cemburu yang di rasakan oleh Wiliam tapi dia sama sekali tidak menyadari hal itu. Dia hanya merasakan amarah ketika melihat tuan James begitu perhatian kepada Emely. Wanita yang dulunya ia sia-siakan tapi kini dia tidak ingin melakukan hal itu. "Tuan." Wiliam menoleh. "Di mana Emely?" "Sepertinya tuan James tidak menyerah tuan." Jon tampak r
Last Updated: 2026-03-01
Chapter: Bab.17 Sebuah Detakan Jantung"Ada apa ini?" Lirih Wiliam kembali. Dia memegangi dadanya yang berdetak lebih cepat. Hal yang tidak pernah ia rasakan sebelumnya.. Wiliam menatap ke arah Emely kembali. Detakan itu semakin terasa. "Apa aku merasakan hal ini karena mu? Selama lima tahun pernikahan kita. Aku tidak pernah merasakan ini. Apa mungkin sekarang aku merasakannya." Batin Wiliam menatap ke arah Emely. Tatapannya kali ini sedikit berbeda. Wiliam terlihat sendu. Rasa bersalah semakin terasa. Dia melihat bagimana istrinya selama ini. "Maafkan aku. Selama ini aku begitu egois kepada mu. Aku tidak tahu penderitaan mu. Tapi sekarang aku tidak ingin membuat mu merasakan hal itu lagi."Gumam Wiliam dengan tatapan yang tidak pernah beralih dari Emely. Wiliam beranjak dari kursinya. Dia berjalan keluar dari ruangannya. "Tuan." Wiliam menoleh. "Ada apa?" Wiliam menatap ke arah Jon yang sedang berdiri tidak jauh darinya. "Ada pertemuan dengan tuan James. Entah sejak kapan tuan James ada di sini. Tapi
Last Updated: 2026-02-28
Chapter: Bab.16 Sebuah HadiahMalam hari. Pukul 7 malam. Emely duduk di sebuah cafe. Dia menatap langit yang sudah gelap. Dia sudah mendarat beberapa jam yang lalu tapi dia memilih untuk tidak kembali segera. Wanita itu duduk dengan pandangan lurus ke depan. Dia merindukan orang tuanya saat ini. Rasa rindu itu cukup menyiksa dirinya. Tidak berselang lama kemudian. Dia meninggalkan cafe. Dia kembali ke mansion yang baru menghitung hari dia tinggal. Sepanjang perjalanan, dia hanya menutup matanya. hingga ia berhenti di depan mansion. Emely turun dari mobil. Dia berdiri di sana selama beberapa menit lamanya. Netranya melihat sekeliling. Rasa rindu kini ia rasakan kembali. Selama ini dia selalu kembali di sambut hangat oleh ibunya tapi sekarang dia tidak melihat ibunya lagi. Kini dia kembali di tempat yang begitu asing. "Kenapa baru tiba? Aku dengar jika kamu mendarat beberapa jam sebelumnya." Emely menoleh. Dia menatap ke arah suaminya yang sedang berdiri di hadapannya. Pria itu menatap dirinya d
Last Updated: 2026-02-27
Chapter: Bab.15 Kerja sama berhasil di dapatkanKe esokan paginya. Emely membuka matanya. Dia menatap langit-langit kamarnya. Tatapannya kemudian beralih kepada cahaya yang menyusup masuk melalui celah tirai yang terbuka. Drt.... Bunyi ponselnya mengalihkan perhatiannya. "Apa kamu sudah bangun?"Tanya seseorang di sebrang telepon. Emely terdiam sejenak. "Sudah." "Baguslah. Jam 9 nanti tuan James sudah menunggu di restoran. Alamatnya akan ku kirim sebentar lagi. Kamu harus berhasil." "Aku mengerti." Emely meletakkan ponselnya. Wanita itu tersenyum tipis. "Apa dia sedang perhatian kepadaku?" Lirihnya menatap cincin pernikahannya. "Meskipun pernikahan ini di rahasiakan. Tapi aku akan berusaha untuk mendapatkan cinta mu. Aku mencintai mu Wiliam. Dari pertama kita bertemu aku sudah tertarik."Batin Emely beranjak dari tempat duduknya. Emely tampak begitu bersemangat. Dia berjalan ke arah kamar mandi. Di sisi lain, Wiliam sedang berada di mansion miliknya. Pria itu sedang duduk di ruang tamu menikmati kopi mil
Last Updated: 2026-02-26
Chapter: Bab.14 Perjalanan bisnis EmelyLima belas menit berlalu. Emely kini berada di meja kerjanya. Dia menatap ke arah Wiliam yang sedang fokus pada pekerjaannya. " Apa kamu percaya aku bisa?" Lirihnya menatap wajah suaminya. Emely meraih ponselnya. Dia menghubungi pelayan di mansion untuk menyiapkan barang-barang miliknya. Tepat jam 12 siang. Emely kini sudah berada di bandara. Bertepatan dengan hal itu. Pakaiannya yang sudah di siapkan pelayan juga sudah tiba. "Pakaian anda nyonya." "Terimah kasih." Emely meraih koper miliknya. Setelah itu dia berjalan masuk ke dalam pesawat. Jujur saja dia merasa gugup. Tangannya menggenggam erat koper miliknya. Dia melangkah masuk ke dalam pesawat dengan perasaan khawatir. Dia sedikit khawatir jika dia tidak mampu melakukannya. Emely masuk dan mencari kursinya. Begitu ia menemukannya. Dia meletakkan kopernya dan duduk. "Kamu harus bisa Emely. Wiliam sudah memberikan kesempatan kepada mu. Gunakan kesempatan ini dengan baik." Batinnya memegangi dadanya yang b
Last Updated: 2026-02-25
Chapter: Bab.13 Tidak menemukan apa punSatu jam berlalu Isabella beranjak dari taman. Dia berjalan kembali ke mansion. Suasana hatinya masih belum baik. Isabella terus melangkahkan kakinya hingga ia tiba di depan mansion. Langkshnya terhenti. Dia menoleh kepada pelayan yang berdiri di belakangnya. "Bagaimana?" "Kami tidak menemukan informasi apa pun nyonya." Tatapan Isabella seketika berubah menjadi tajam. "Itu tidak mungkin. Dia pasti memiliki informasi." Ujar Isabella dengan perasaan kesal. Dia tidak percaya jika dia tidak bisa menemukan kelemahan menantunya. Isabella melangkah masuk ke dalam mansion miliknya dengan perasaan kesal. Dia sibuk memikirkan bagaimana dia menyingkirkan menantunya. Isabella melangkahkan kakinya menuju ke kamar putranya. Kamar itu telah kosong. Netranya melihat sekeliling. Tiba-tiba Isabella merasakan rindu dengan sang putra. "Wiliam. Mamah ingin melihat mu bersanding dengan wanita yang kamu cintai. Bukan wanita itu."Ujarnya begitu ia mendudukkan bokongnya pada sofa. He
Last Updated: 2026-02-24
Chapter: Bab.60 Pasangan Serasi"Mereka terlihat begitu serasi. Bukan begitu sayang?" Bisik Jihan tepat di telinga Nathan. Nathan menoleh dan tersenyum kecil. Bibirnya tersenyum tapi hatinya tidak terima. Netranya terus menatap ke arah panggung. Di mana Kirana dan Zakki berada. "Benar-benar pasangan yang sempurna." Pujian itu bagaikan pedang yang menusuk jantung Nathan. Dia tidak suka mendengar pujian itu. Nathan melepaskan tangan Jihan dan meninggalkan aula. "Ada apa sayang? Apa kamu cemburu melihat Kirana bersama dengan pria lain?" Batin Jihan menatap kepergian suaminya. Di sisi lain, Kirana menatap kepergian Nathan dari kejauhan. Tidak ada lagi cinta yang terlihat di mata Kirana setelah melihat ke arah Nathan. Zakki jelas melihat semua itu. Tapi dia jelas melihat tatapan yang berbeda dari Kirana. Dia tidak melihat adanya cinta lagi. Tentu saja hal itu memberikan harapan yang cukup besar bagi Zakki. Lima belas menit kemudian. Pertunangan Zakki dan Kirana di mulai. Kirana kini menyamatkan cincin d
Last Updated: 2026-03-01
Chapter: Bab. 59 Pertunangan Kirana dan ZakkiSatu minggu berlalu. Undangan pertunangan Zakki dan Kirana sudah tersebar di kantor. Hal itu semakin membuat Nathan kesal. Pria itu berdiri menatap undangan di atas mejanya. Terlihat jelas nama Kirana dan Zakki tertera di sana. Nathan meraih undangan itu dan meremasnya. "Aku tidak akan pernah rela melihat kalian berdua bahagia. Aku memang bersalah Kirana tapi aku tidak pernah rela melepasakan dirimu." Batin Nathan membuang undangan itu begitu saja di atas meja miliknya. Di ruangan yang lain. Kirana duduk menatap ke arah layar komputer miliknya. Tapi pikirannya tertuju kepada dirinya dan Zakki. Entah keputusan yang dia ambil adalah sesuatu yang sudah benar atau salah. "Ya tuhan. Jika ini keputusan yang baik maka semoga engkau menunjukkan jalan yang lebih baik dari sebelumnya. Semoga Zakki adalah yang terbaik untuk ku." Batin Kirana dengan penuh harapan yang begitu besar. Di masa lalu, dia begitu mencintai laki-laki. Bahkan dia terkadang lupa dengan kewajibannya. Tapi nyatan
Last Updated: 2026-02-28
Chapter: Bab.58 Berita Pertunangan Kirana dan ZakkiRaut wajah Jihan seketika berubah pucat. Dia menatap wajah suaminya. Terlihat jelas suaminya sedang murka saat ini. Tapi apa yang membuat suaminya marah. Jihan sama sekali tidak menyadari apa pun. Nathan tertawa keras. Hal itu semakin membuat Jihan gugup. Semenjak menikah baru kali ini dia melihat suaminya begitu kesal kepadanya. "Apa kamu baik-baik saja?" Jihan kembali bertanya. "Jangan pura-pura tidak tahu. Aku tahu jika kamu datang ke rumah pak Tony. Apa yang kamu lakukan di sana? Kamu bahkan mengabaikan telepon ku saat kamu berada di sana." Tatapan Nathan semakin tajam. "Aku minta maaf sayang. Maaf jika aku tidak jujur kepada mu. Om Tony sedang sakit. Itu sebabnya tadi aku menemuinya. Soal telepon mu, aku begitu buru-buru. " Jihan berusaha meyakin kan suaminya. Meski dia tahu kebenarannya seperti apa. Nathan tersenyum miring. Dia tahu jika dia tidak punya bukti yang kuat. Dia tidak bisa menuduh Jihan tanpa bukti. Nathan memilih pergi dan meninggalkan kamar merek
Last Updated: 2026-02-27
Chapter: Bab.57 Kebohongan Jihan mulai terciumNathan terus berada di dalam mobil miliknya memandang kepada Kirana dan Zakki di depan mobil Kirana. Kedunya tampak mengobrol dengan santai. Beberapa menit kemudian. Nertranya menangkap sosok istrinya yang tampak buru-buru. Nathan menghubungi istrinya. Dia mencobanya selama beberapa kali. Tapi tidak ada jawaban dari istrinya. Tangan Nathan mencengkram erat kemudi. Dia menatap kepergian istrinya selama beberapa menit sebelum memutuskan untuk mengikutinya. Sepanjang jalan, Nathan terus merasakan gugup. Dia kembali menghubungi istrinya tapi lagi-lagi dia tidak mendapatkan jawaban. Nathan tersenyum miring. "Kali ini kamu akan pergi kemana Jihan?"Gumam Nathan terus mengikuti istrinya hingga dia menyadari arah tujuan mereka. Nathan semakin gugup ketika dia melihat arah tujuan istrinya sangat familiar. "Kamu tidak mungkin kesana bukan?" Gumamnya kembali. Dalam lima belas menit, kini Nathan melihat semuanya. Jihan benar-benar datang ke rumah pak Tony. Kini dia menyadari a
Last Updated: 2026-02-26
Chapter: Bab.56 Kebahagiaan Zakki.Di sisi lain, Zakki sedang rapat dengan para karyawannya. Dia terlihat begitu fokus hingga dia tidak sadar jika ponselnya bergetar. Tiga puluh menit berlalu. Rapat telah usai. Zakki meninggalkan ruang rapat. Dia berjalan menuju ke ruangannya. Begitu tiba di ruang rapat. Zakki memeriksa ponselnya. Netranya menatap pesan dari Kirana. Seulas senyum kebahagiaan terlihat di bibirnya. Sang sekertaris yang melihat hal itu sedikit bingung. Entah siapa yang mengirim pesan kepadanya hingga senyumannya tidak pernah luntur. "Khmmm. Apa yang begitu membahagiakan pak?" Tanya sekertarisnya. Zakki hanya menoleh sekilas tanpa mengucapkan sepatah kata pun. Dia kembali menatap ponselnya. Dia beranjak dari tempat duduknya. Dia berjalan ke atap. Setibanya di atap, dia menelpon Kirana. Tapi hal itu berujung kekecewaan. Ketika teleponnya tidak di angkat. "Ini jam kantor. "Lirihnya dengan penuh rasa kecewa. Zakki memasukkan ponselnya ke dalam sakunya. Netranya menatap gedung-gedung yan
Last Updated: 2026-02-20
Chapter: Bab.55 Kirana menyetujui untuk komitmen.Lima belas menit berlalu. Jihan menatap serius layar komputer miliknya. Dari dalam ruangannya, Nathan sesekali melirik ke arah istrinya. Dia tahu jika istrinya telah berbohong kepadanya. Memikirkan kebohongan istrinya membuat Nathan kesal. Nathan meraih ponselnya. "Cari tahu apa yang di lakukan Jihan di luar jam kerja kantor." Perintah Nathan kepada seseorang. Nathan kembali meletakkan ponselnya. Dia kembali melirik ke arah istrinya. Tangannnya sedikit gemetar. Jangan sampai Jihan mengkhianatinya. Mereka memiliki putra. Dia sudah memimpikan kehadirannya sejak lama. Tapi ada sesuatu yang membuat Nathan merasa ganjil. Hatinya tidak begitu menyayangi putra mereka. Bahkan dia juga melihat istrinya tidak begitu menyayanginya. Seolah-olah mereka tidak punya ikatan batin antara ayah dan anak. Kehadiran putra mereka tidak sesuai dengan yang ia harapkan. Hatinya tidak untuk sang putra. Lima belas menit berlalu. Ponsel Nathan kembali berdering. Tanpa berpikir panjang deng
Last Updated: 2026-02-19