Beranda / Romansa / Istri Kedua Sang Jenderal / 47. Program Kehamilan

Share

47. Program Kehamilan

Penulis: rainaxdays
last update Tanggal publikasi: 2025-11-27 22:55:48

"Apa kau ingin memakai nama belakangku?"

Anna menoleh dengan kening berkerut. Kaiden duduk di sofa, menatapnya dengan penasaran.

Tidak ada peraturan khusus di Mosirette mengenai pergantian nama seorang wanita setelah menikah. Akan tetapi, kebanyakan wanita ibu kota dengan senang hati memakai nama belakang suaminya. Terutama jika suaminya memiliki pangkat yang tinggi di Mosirette.

Sama halnya dengan panggilan pada pria dan wanita yang telah menikah. Mereka bisa dipanggil dengan nama depan atau
Lanjutkan membaca buku ini secara gratis
Pindai kode untuk mengunduh Aplikasi
Bab Terkunci

Bab terbaru

  • Istri Kedua Sang Jenderal   175. Pertemuan Anna dan Kaiden

    ‘Astaga, di mana mayatnya?’ Fay mulai merasa lelah mengecek satu per satu mayat yang ditumpuk di ruang pembakaran. Ruangan itu berbau busuk, membuatnya hampir tak tahan untuk berada lebih lama di sana. Namun, ia tidak bisa pergi begitu saja sampai menemukan mayat pria itu. Theo. Fay ingat dia dimasukkan ke ruang pembakaran bersama pria bernama Kobee. Theo adalah anggota penting Panthera Kroy dan setidaknya memiliki pangkat yang sama dengan Dominic. Setelah pergi ke medan perang, dia kembali dengan kedua tangan terpotong. Dia telah kehilangan banyak darah dan tidak bertahan lama di ruang perawatan. Lukanya mengalami infeksi parah sebelum akhirnya tewas. Fay sudah berencana untuk masuk ke ruang pembakaran sejak kemarin, tetapi ia tidak memiliki kesempatan. Sekarang, para penjaga sedang makan, jadi Fay harus bergegas menemukan mayatnya. Theo memiliki kunci penting untuk akses keluar-masuk bunker. Jika Fay bisa menemukannya, maka ia dan Anna dapat keluar dari bunker dengan muda

  • Istri Kedua Sang Jenderal   174. Kematian Lachey dan Lysa

    Anna sudah bisa berjalan. Penawar itu benar-benar efektif. Dalam seminggu, kakinya mulai menunjukkan perubahan besar tanpa rasa sakit sama sekali. Ia telah mencoba berjalan diam-diam ketika ruangannya kosong. Selama itu, Anna terus berpura-pura lumpuh. Baik ayahnya maupun Dokter Marcus tidak menaruh kecurigaan sama sekali. Namun, akhir-akhir ini, ayahnya sering mendatanginya. Dia terus memaksanya untuk bekerja sama demi menghabisi Kaiden. Dia sudah putus asa dan nyaris ingin memohon padanya. Tentu saja, Anna terus menolak. Tidak peduli apa pun ancaman ayahnya, ia tidak akan pernah mengkhianati suaminya. Dari informasi yang diberikan Fay, rupanya Panthera Kroy telah gagal total dalam penyerangan mereka. Kaiden terus membuat strategi baru yang menjebak para pemberontak. Hari ini, Fay juga melapor kalau tidak ada seorang pun dari tim penyerangan yang kembali ke markas. Yang berarti, mereka semua tewas di Mosirette. Pemimpin penyerangan itu adalah Dominic dan tidak ada tanda-ta

  • Istri Kedua Sang Jenderal   173. Kaiden dan Dominic

    Kaiden berjalan keluar dari terowongan begitu Dominic menghilang dibalik pintu besi. Ia melangkah perlahan, memperhatikan pijakannya, kalau-kalau ada jebakan yang terpasang. Dirasa aman, pandangannya kemudian terarah ke titik di mana Dominic menghilang. Dia menggali pasir itu, lalu menemukan sebuah pintu sebelum memasukinya. Kaiden masih tercengang mengingat hal itu. Tidak pernah sedikit pun terpikir olehnya bahwa pintu masuk markas disembunyikan di bawah pohon akasia yang menjulang. Ia merasa takjub sekaligus kesal dengan kecerdikan Baliant. Biasanya, sebuah pohon selalu ditebang jika seseorang akan membuat bunker bawah tanah di gurun. Terutama jika pohonnya adalah pohon raksasa berusia ratusan tahun. Struktur akarnya yang besar, bercabang, dan banyak jelas akan membuat pembangunan bunker menjadi terhambat. Namun, Baliant sengaja tidak menebang pohonnya. Justru, ia menggunakan pohon itu sebagai pengecoh alami untuk melindungi pintu masuk bunkernya. Tidak ada seorang pun d

  • Istri Kedua Sang Jenderal   172. Pintu Masuk Markas Panthera Kroy

    Kaiden menatap sekeliling bunker bawah tanah yang ditempatinya. Seluruh senjata dan bom rakitan yang penting telah dipindahkan secara menyeluruh. Mereka hanya menyisakan beberapa barang yang terlihat cukup penting untuk mengecoh para pemberontak. Sekarang, tinggal memantau jebakan yang telah disiapkan khusus untuk mereka. Kaiden beralih menatap peta digital yang bersinar redup di hadapannya. Para pemberontak telah berada di barak dan sibuk menghancurkan apa pun yang mereka temukan. Mereka mengelilingi seluruh lantai, lalu turun ke lantai paling bawah. Kaiden menyeringai keji saat melihat mereka menuju pintu rahasia yang terhubung ke terowongan. Mereka mengikuti jebakannya dengan sangat baik. Kini, saatnya pertunjukkan dimulai. Kaiden duduk di kursi tanpa mengalihkan sedikit pun pandangannya dari layar. Seringai kejam yang tersemat di bibirnya kian melebar ketika pemberontak itu mencoba membuka terowongannya secara paksa. “Tim tiga maju sekarang. Pasang dan hubungkan bomny

  • Istri Kedua Sang Jenderal   171. Strategi Baru

    Dua minggu lima hari telah berlalu sejak perang dimulai.Suara dari radio taktis pecah oleh deru ledakan yang datang bertubi-tubi. Tanah bergetar hebat, hampir seluruh bangunan tinggi puluhan lantai telah roboh dan hancur berhamburan. Penampakannya persis seperti rumah pasir buatan yang dilempari batu hingga jatuh berguguran. Debu dan asap semakin membumbung tinggi menutupi Mosirette.Pemberontakan ketiga Panthera Kroy adalah yang terburuk dibanding pemberontakan pertama dan kedua. Karena didanai oleh keluarga konglomerat nomor satu, amunisi mereka menjadi tak terbatas.Belum lagi tambahan uang yang Kaiden berikan untuk pengobatan Baliant selama ini. Mereka semua menggunakannya untuk membeli senjata dan merakit peledak.“Kita perlu mengepung mereka segera,” ucap Kaiden, berdiri memperhatikan dibalik layar monitor besar.Peta digital memperlihatkan titik-titik merah di mana para pemberontak mulai bergerak ke arah barak militer. Mereka mengubah strategi dengan membagi kelompok menjadi

  • Istri Kedua Sang Jenderal   170. Ketahuan?

    Ruangan di sebelah Anna tak lagi berpenghuni. Anak-anak hasil eksperimen itu telah dipindahkan, tetapi suara rintihan kesakitan mereka terus menghantui Anna.Tangisan mereka, teriakan mereka, dan bagaimana mereka terus memohon untuk dibawa keluar—semua itu masih terus terngiang di benaknya.Ia tidak bisa tidur barang sejenak, meskipun tubuhnya lelah luar biasa. Ia terus memikirkan anak-anak itu, tetapi tak ada yang bisa ia lakukan untuk menolong mereka.Jika ia memohon pada ayahnya, ia tahu mereka akan memanfaatkan kesempatan itu agar ia mau bekerja sama. Mereka akan menukar permintaannya dengan menjebak Kaiden agar mereka bisa menghabisinya.Anna tidak bisa. Tidak mungkin ia melakukan itu. Meskipun, ia putus asa ingin menyelamatkan anak-anak itu.Ia bahkan tidak tahu apakah ayahnya akan menepati janjinya. Dia bisa saja menipunya, seperti yang dia sering lakukan di masa lalu. Anna tidak bisa mengambil resiko begitu besar dengan mengorbankan Kaiden dan anak-anak itu sekaligus.Ia harus

  • Istri Kedua Sang Jenderal   59. Perselingkuhan Selena

    “Camila, kenapa semua heels-ku diganti?” Anna mengernyit menatap sepatu hak tinggi baru yang Camila susun ke dalam lemari. Desain dan warnanya sama dengan heels sebelumnya, dengan hiasan mutiara, glitter, dan bunga. Namun, bagian dalamnya tidak lagi sakit ketika dikenakan. Malah terasa sangat ny

    last updateTerakhir Diperbarui : 2026-03-24
  • Istri Kedua Sang Jenderal   23. Lysa Proxie yang Aneh

    “Seorang prajurit kelas atas akan mengantar Anda ke perpustakaan utama, Nona.” Camila berkata setelah menata sarapan di atas meja. Anna mengangguk dan memperhatikan penampilannya sejenak. Ia kembali memakai gaun sutra yang ketat membentuk tubuh, juga rambut yang disanggul ke belakang. Camila menam

    last updateTerakhir Diperbarui : 2026-03-19
  • Istri Kedua Sang Jenderal   19. Hadiah

    Anna terbelalak. Bibir Kaiden yang dingin menekan bibirnya. Pandangan mereka bertemu. Rasanya seolah ia baru saja dihempas badai. Itu adalah ciuman tanpa hasrat. Ciuman untuk membungkamnya. Hanya beberapa detik dan Kaiden menarik diri. Ada sesuatu yang tampak berkilat di matanya. Kemudian, dia m

    last updateTerakhir Diperbarui : 2026-03-18
  • Istri Kedua Sang Jenderal   131. Anna Hamil

    Anna merasa tidak enak badan pagi ini.Ia duduk di tepi tempat tidur cukup lama, menyentuh kepalanya yang terasa pusing. Sekeliling kamar terasa berputar untuk sejenak, lalu berangsur-angsur normal kembali. Tetapi, bagian belakang kepalanya masih menyisakan rasa sakit yang tajam.Apakah karena ia k

    last updateTerakhir Diperbarui : 2026-04-05
Bab Lainnya
Jelajahi dan baca novel bagus secara gratis
Akses gratis ke berbagai novel bagus di aplikasi GoodNovel. Unduh buku yang kamu suka dan baca di mana saja & kapan saja.
Baca buku gratis di Aplikasi
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status